Bagaimana Cara Kerja Pasangan Forex, Apa Itu Trading Forex

Peringkat broker opsi biner:

Forex Tutorial

  • Apakah Forex dan apa yang diperdagangkan di forex ?
  • Bagaimana Cara Kerja Forex ?
  • Pasangan Mata Uang (Currency Pair)
  • Mata Uang Utama
  • Pasar Forex Dunia
  • Satuan Terkecil Mata Uang (point/pip) dan Contract Size
  • Quote/rate mata uang
  • Apakah arti posisi LONG dan SHORT?

Apakah Forex dan apa yang diperdagangkan di forex ?
Trading FOREX (Foreign Exchange) atau yang lebih dikenal dengan Valas (Valuta Asing) merupakan suatu jenis transaksi yang memperdagangkan mata uang (currency) suatu negara terhadap mata uang (currency) negara lainnya. Dengan rata-rata volume harian sebesar US$2 triliun, Market Forex 46 kali lebih besar daripada semua gabungan pasar saham dan karena itu disebut pasar paling liquid di dunia. Forex Market adalah pasar yang buka selama 24 jam secara berkesinambungan

Bagaimana Cara Kerja Forex ?
Trading Forex (Valas) merupakan pertukaran 1 mata uang terhadap mata uang lainnya dengan tujuan untuk mendapatkan profit (keuntungan) dari perbedaan nilai mata uang. Sebagai contoh :

Seorang trader mendapatkan keuntungan dari transaksi BUY Poundsterling (Great Britain Pounds/GBP)

Apa Yang Dilakukan Trader Great Britain Pounds (GBP) US Dollars (USD)
Seorang Trader membeli 10.000 pounds pada awal February 2007 ketika harga GBP/USD 1.9800. (Buy GBP/USD) +10,000 -19,800 *
Keesokan harinya, Trader tersebut menukarkan kembali 10,000 pounds itu menjadi US dollar pada harga 2.0000.(Sell GBP/USD) -10,000 +20,000 **
Pada contoh ini, Trader tersebut mendapatkan keuntungan kotor $200. 0 +200

* $10,000 x 1.9800 = US $19,800
(Trader tersebut membeli GBP 10.000 dengan cara menjual US$ 19.800)
** $10,000 x 2.0000 = US $20,000
(Trader tersebut menjual GBP 10.000 dengan cara membeli US$ 20.000)

Action Arti
Buy EUR/USD Membeli EUR dengan cara menjual USD
Sell EUR/USD Menjual EUR untuk membeli USD

Pasangan Mata Uang (Currency Pair)
Mata uang (Currency) selalu berupa pasangan atau pair karena setiap melakukan transaksi forex berarti anda membeli suatu mata uang dan sekaligus menjual mata uang lainnya. Misalnya rate/kurs untuk pair GPB/USD adalah GPB/USD=1.8500, artinya 1 pound GBP adalah 1,85 USD.

Cross Rate adalah pasangan mata uang (pair) yang tak mengandung mata uang resmi suatu negara di mana mata uang tersebut diperdagangkan, misalnya transaksi forex dilakukan di Amerika (mata uang resminya adalah USD). Artinya pasangan mata uang yang tidak mengandung USD merupakan cross rate dari USD. Contohnya adalah GBP/JPY, EUR/GBP, dll. Pair yang tidak mengandung USD dan melibatkan EUR dinamakan euro cross seperti EUR/GBP.

Pasangan Mata Uang (Pair) terdiri dari 2 quote mata uang yang berbeda. Mata Uang yang terletak di sebelah kiri adalah base currency. sebagai contoh pada pair GBP/USD maka GBP disebut base currecy. Sedangkan USD adalah quote currency atau counter currency.

Sebagai contoh adalah pada quote EUR/USD 1.2500, di mana EUR sebagai base currecy dan USD sebagai quote currency. Artinya EUR 1 bernilai US$ 1,25.

Bila quote bergerak dari EUR/USD 1.2500 menjadi EUR/USD 1.2510, maka Euro menguat dan US dollar melemah. Begitu juga sebaliknya bila quote bergerak dari EUR/USD 1.2500 menjadi EUR/USD 1.2490, maka Euro melemah dan US dollar menguat

Pair Mata Uang Grafik (Chart) bergerak EUR (base) USD (quote)
EUR/USD Naik Menguat Melemah
EUR/USD Turun Melemah Menguat

Bila anda BUY EUR/USD maka berarti anda membeli base currency (EUR) dan pada saat yang sama menjual quote currency (USD). Jika anda SELL EUR/USD maka berarti anda menjual base currency (EUR) dan saat yang sama membeli quote currency (USD).

Buy EUR/USD -> Buy EUR / Sell USD
Sell EUR/USD -> Sell EUR / Buy USD
Contoh lain :

Pair EUR/USD:
Untuk prediksi EUR menguat terhadap USD, anda dapat melakukan BUY EUR/USD
Untuk prediksi USD menguat terhadap EUR, anda dapat melakukan SELL EUR/USD

Pair USD/JPY:
Untuk prediksi USD menguat terhadap JPY, anda dapat melakukan BUY USD/JPY
Untuk prediksi JPY menguat terhadap USD, anda dapat melakukan SELL USD/JPY

Mata Uang Utama
Mata uang utama yang umum dan seringkali diperdagangkan di dunia adalah :

Simbol Negara Mata Uang
USD United States Dollar
EUR Euro members Euro
GBP Great Britain Pound
JPY Japan Yen
CHF Switzerland Franc
CAD Canada Dollar
AUD Australia Dollar

Pasar Forex Dunia
Pasar Forex adalah pasar 24 jam berkesinambungan yang buka 5 hari per minggunya. Tabel di bawah kami bagi menjadi 2 yaitu berdasarkan New York Time saat Day Light Saving Time (DST) dan Eastern Standard Time (EST atau ET). Mulai tanggal 9 Maret 2008 – 2 November 2008 menggunakan DST (WIB lebih cepat 11 jam daripada NY Time DST), sedangkan mulai 2 November 2008 – 8 Maret 2009 menggunakan EST (WIB lebih cepat 12 jam daripada NY Time EST), dan seterusnya. Untuk list lengkapnya dapat anda cek di http://timeanddate.com/worldclock/timezone.html?n=179

Timezone New York (ET/EST) GMT WIB
Tokyo Open 7:00 pm 00:00 7:00
Tokyo Close 4:00 am 9:00 16:00
London Open 3:00 am 8:00 15:00
London Close 12:00 pm 17:00 00:00
New York Open 8:00 am 13:00 20:00
New York Close 5:00 pm 22:00 5:00
Timezone New York (DST) GMT WIB
Tokyo Open 7:00 pm 23:00 6:00
Tokyo Close 4:00 am 8:00 15:00
London Open 3:00 am 7:00 14:00
London Close 12:00 pm 16:00 23:00
New York Open 8:00 am 12:00 19:00
New York Close 5:00 pm 21:00 4:00

Satuan Terkecil Mata Uang (point/pip) dan Contract Size
Point (pip) adalah satuan terkecil pergerakan harga di forex. Satu point (pip) untuk pair GBP/USD adalah 0.0001 sedangkan satu point untuk pair USD/JPY adalah 0.01. Contoh: Pair GBP/USD, pergerakan 1.8500 sampai 1.8550 adalah 50 point.
Nilai per point (pip) bergantung pada jumlah contract size (lot) dan mata uang yang digunakan.

Contract Size (Lot) adalah jumlah terkecil dalam trading forex. Pada umumnya, contract size (lot) yang sering digunakan adalah Standard Lot, Mini Lot dan Micro Lot Standard Lot sama dengan $100.000, Mini Lot adalah $10.000 dan Micro Lot adalah $1000.
Seandainya broker forex anda mendukung Standard dan Mini Lot, maka artinya anda dapat trade dengan jumlah kelipatan dari 100.000 dan 10.000. Contohnya : $30.000, $120.000, dan lain-lain.

Quote/rate mata uang
Quote forex terdiri dari harga 2 harga, yaitu harga yang lebih rendah (Bid) dan harga yang lebih tinggi (Ask/Offer).
Bid adalah harga anda jual kepada broker forex (dealer) atau harga di mana broker forex (dealer) mau membeli dari anda. Sedangkan Ask / Offer merupakan harga anda beli dari broker forex (dealer) atau harga di mana broker forex (dealer) mau menjual kepada anda. Bid umumnya lebih rendah dari Ask.

Selisih harga Bid dan Ask adalah Spread. Semakin kecil spread dealer forex semakin menguntungkan trader.

Quote dari forex tampak seperti ini :

yaitu Quote EUR/USD Bid/Ask : 1.2293/96. Berarti harga jual ke broker anda 1.2293 dan harga beli dari broker adalah 1.2296. spreadnya 1.2296-1.2293 adalah 3 point.

Contoh :
Anda open BUY (Long) EUR/USD pada harga 1.2296 (Ask), maka bila Bid sekarang menunjukkan harga 1.2293, artinya anda masih rugi sebesar -3 pips. Oleh sebab ini, setiap kali anda open posisi dapat dipastikan akan terjadi minus sebesar spread (yaitu misalnya 3 untuk EUR/USD). Untuk mendapatkan profit anda harus menunggu hingga Harga Bid pada tabel harga NAIK lebih dari 1.2296

Harap diingat :
Bila anda open posisi Buy (Long), artinya anda membuka posisi dengan harga ask, dan kemudian nantinya akan ditutup (close/liquid dan termasuk juga stop loss dan target profit) menggunakan harga bid.

Bila anda open posisi Sell (Short), artinya anda membuka posisi dengan harga bid, dan kemudian nantinya akan ditutup (close/liquid dan termasuk juga stop loss dan target profit) menggunakan harga ask.

Posisi Open dengan Close (TP */SL **) dengan
Buy (Long) Harga Ask Harga Bid
Sell (Short) Harga Bid Harga Ask

* TP = Take Profit
** SL = Stop Loss

Apakah arti posisi LONG dan SHORT ?
Posisi LONG atau open BUY adalah posisi di mana seorang trader membeli suatu mata uang pada harga tertentu dan bertujuan untuk menjualnya kemudian pada harga yang lebih tinggi.Jadi investor tersebut mendapatkan keuntungan dari market yang naik (grafik pair naik). Misalnya anda membeli di posisi 1.1500 kemudian menjual di 1.1525 maka anda akan mendapatkan keuntungan sebanyak 25 poin/pips.

LONG atau open BUY adalah mengharapkan harga pasangan mata uang (pair) NAIK agar profit. (grafik pair naik) Contoh : Long (BUY) eur/usd maka anda mengharapkan grafik eur/usd adalah NAIK atau euro menguat terhadap usd.

Naiknya harga suatu pair juga bisa anda artikan mata uang di DEPAN pair tersebut menguat terhadap mata uang di belakang pair tersebut. Contoh : Grafik harga Pair eur/usd NAIK maka artinya euro menguat terhadap usd.

Harga yang digunakan sewaktu OPEN BUY / LONG adalah harga beli (ASK) dan harga yang digunakan waktu anda menutup/liquid adalah harga jual (BID).

Bila kita open Buy (Long) menggunakan Harga Ask, maka Harga Bid pada tabel harga harus LEBIH TINGGI dari Harga Ask (harga open posisi Buy) agar mendapatkan Profit.

Untuk kemudahan Posisi LONG seringkali disingkat BUY

Posisi SHORT atau open SELL adalah posisi di mana seorang trader menjual suatu mata uang pada harga tertentu dan bertujuan untuk membeli kemudian pada harga yang lebih rendah.Jadi investor tersebut mendapatkan keuntungan dari market yang turun (grafik pair turun).

SHORT atau open SELL adalah mengharapkan harga pasangan mata uang (pair) TURUN agar profit. Contoh : Short (SELL) eur/usd maka anda mengharapkan grafik eur/usd adalah TURUN atau euro melemah terhadap usd.

Turunnya harga suatu pair juga bisa anda artikan mata uang di DEPAN pair tersebut melemah terhadap mata uang di belakang pair tersebut. Contoh : Grafik harga Pair eur/usd TURUN maka artinya euro melemah terhadap usd.

Harga yang digunakan sewaktu OPEN SELL / SHORT adalah harga jual (BID) dan harga yang digunakan waktu anda menutup/liquid adalah harga beli (ASK).

Bila kita open Sell (Long) menggunakan Harga Bid, maka Harga Ask pada tabel harga harus LEBIH RENDAH dari Harga Bid (harga open posisi Sell) agar mendapatkan Profit

Untuk kemudahan Posisi SHORT seringkali disingkat SELL

Aturan Dan Cara Trading Forex

Bagi Anda yang masih awam, tentunya bertanya-tanya tentang bagaimana sih cara bermain forex itu? Banyak orang membayangkan caranya mudah, beli mata uang di harga rendah, kemudian jual di harga tinggi. Padahal, untuk bisa melakukannya dengan baik dan mencapai keuntungan, dibutuhkan pemahaman mengenai aturan dan cara trading forex yang dirangkum dalam 10 poin berikut ini.

1. Trading Forex Bisa Dilakukan Kapan Saja Dan Dimana Saja

Waktu dibukanya pasar forex dibagi menjadi beberapa sesi perdagangan utama, yaitu: Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo (Asia), Sesi London (Eropa), Sesi New York(Amerika). Sesi-sesi perdagangan ini buka silih berganti, sehingga seolah-olah perdagangan forex berlangsung tanpa henti.

Fakta ini berpengaruh besar setelah terlahirnya cara trading forex online, karena artinya trader forex di penjuru dunia manapun dapat bertrading 24 jam sehari selama 5 hari dalam seminggu. Anda bisa trading forex sebelum berangkan ke kantor, sebelum tidur malam, atau bahkan saat istirahat kerja.

2. Cara Trading Forex Online Membutuhkan Akses Internet

Sebelum masuk dalam pembahasan mengenai cara trading forex, perlu diketahui apa saja infrastruktur penunjangnya. Untuk bisa trading forex online, diperlukan komputer, laptop, atau smartphone; serta koneksi Internet. Selain itu, diperlukan pula software platform trading forex yang bisa diunduh dan digunakan secara gratis.

Dimana bisa mendapatkan software untuk trading forex itu? Perusahaan-perusahaan bernama broker forex yang akan menghubungkan Anda sebagai trader untuk mendapatkan akses ke pasar. Jadi, langkah pertama dalam prosedur cara trading forex adalah mendaftar ke broker tertentu, kemudian mengunduh software trading yang disediakannya.

Apabila Anda ingin mencoba-coba cara bermain forex dan belum ingin trading sungguhan, dapat pula mendaftar akun demo forex terlebih dahulu. Akun demo forex bisa diperoleh secara gratis dari broker manapun, dan Anda bisa menggunakannya untuk melakukan trading dengan dana virtual (tak perlu menyetorkan dana sungguhan sepeserpun). Sedangkan materi-materi belajar cara trading forex juga bisa diakses secara bebas dan cuma-cuma dari internet, termasuk di situs seputarforex.com yang sedang Anda simak ini.

3. Mata Uang Diperdagangkan Secara Berpasangan

Bukan cuma pria dan wanita yang diciptakan berpasangan. Trading forex juga dilakukan secara berpasangan (pair). Dalam trading forex, kita akan melakukan jual atau beli mata uang, dan itu tentunya dilakukan antara dua mata uang berbeda. Oleh karenanya, penyebutan pun selalu berpasangan, dimana mata uang yang lebih kuat akan berada di depan. Misalnya Dollar Amerika dengan Poundsterling Inggris yang disingkat GBP/USD. Atau Dolar Amerika dengan Yen Jepang menjadi USD/JPY.

Pada dasarnya ada delapan mata uang yang paling umum diperdagangkan dalam pasar forex. Kedelapan mata uang tersebut, disebut dengan mata uang major yang terdiri dari:

  • Dollar Amerika (USD) disebut juga “Greenback” atau “Buck”.
  • Euro (EUR) disebut juga “Single Currency” atau “mata uang tunggal 18 negara”
  • Yen Jepang (JPY)
  • Poundsterling Inggris (GBP) dijuluki “Sterling” atau “Cable”
  • Dolar Australia (AUD) dijuluki “Aussie”
  • Dolar New Zealand (NZD) dijuluki “Kiwi”
  • Dolar Kanada (CAD) dijuluki “Loonie”
  • Franc Swiss (CHF) dijuluki “Swissy”

Mata-mata uang tersebut biasanya dipasangkan dan diperdagangkan satu sama lain (cross), dan termasuk jajaran pasangan mata uang yang paling banyak diperjual-belikan di dunia. Ada juga yang disebut dengan pasangan eksotik (exotic pair. Misalnya Dolar Amerika dengan Dolar Singapura (USD/SGD). Namun, perdagangan mata uang eksotik jarang terjadi di pasar forex, karena biasanya volatilitas dan biaya tradingnya akan sangat tinggi, sehingga risiko rugi lebih besar ketimbang potensi profit.

Karena mata uang-mata uang diperdagangkan berpasangan, maka dalam trading forex, ketika kita membeli (Buy) satu mata uang, secara otomatis kita menjual (Sell) mata uang yang menjadi pendampingnya. Misalnya saja pada pair Euro vs Dolar, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Mata uang yang muncul di depan tanda garis miring dikenal dengan istilah base currency atau dalam kasus ini EUR, sedangkan mata uang yang ada di belakang garis miring biasa disebut counter atau quote currency atau dalam kasus ini USD.

Kalau order yang kita lakukan adalah “buy”, nilai tukar memberi tahu kita berapa yang harus kita bayar menggunakan quote currency untuk memperoleh base currency. Lebih mudahnya, mari kita gunakan contoh di atas. Untuk membeli EUR 1, kita harus membayar USD1.4746.

Saat kita melakukan “sell”, nilai tukar tersebut memberi tahu berapa unit dari quote currency yang akan kita dapat saat menjual satu unit base currency. Jika menggunakan contoh di atas, itu artinya kita akan mendapat USD 1.4745 saat menjual EUR 1.

Supaya lebih mudah memahami tentang pasangan-pasangan mata uang dan bagaimana cara trading forex menggunakannya, kita cukup menghafalkan kuncinya: base currency adalah “basis” atau “dasar” untuk order “buy” atau “sell” kita. Jadi. sewaktu kita buy EUR/USD, itu artinya kita membeli Euro dan menjual Dolar AS; dan kalau sell EUR/USD artinya menjual Euro dan membeli Dolar AS.

4. Trader Forex Bisa Untung Saat Harga Naik Maupun Turun

Pada dasarnya bermain forex dilakukan dengan melihat kondisi pasar, lalu memprediksi apakah nilai suatu pair mata uang (harga) nantinya akan naik atau turun. Prediksi itu kemudian dieksekusi dengan membuka posisi trading (entry atau open position). Dalam cara trading forex hanya dikenal ada dua jenis posisi, yaitu:

  • Beli (Buy/Long Position): Posisi Buy dibuka jika harga suatu pasangan mata uang diprediksi akan NAIK.
    Posisi Buy artinya kita ingin mendapat keuntungan dari kenaikan harga pada sebuah pasangan mata uang. Jadi bila ingin melakukan Buy, kita harus memastikan nilai base currency bakal meningkat. Setelah membeli pada level harga rendah, kita akan menutup posisi (close position) dengan harga yang lebih tinggi.
  • Jual (Sell/Short Position): Posisi Sell dibuka jika harga suatu pasangan mata uang diprediksi akan TURUN.
    Posisi Sell artinya kita ingin mendapat keuntungan dari penurunan harga. Jadi, kalau ingin melakukan sell, kita mesti memastikan kalau nilai base currency bakal menurun. Kita membeli pada level harga tinggi, kemudian menutup posisi itu setelah nilai base currency lebih rendah dibanding nilai pembukaannya tadi.

Karena dalam cara trading forex terdapat dua jenis posisi tersebutlah, maka trader forex memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan, baik ketika nilai tukar suatu mata uang menguat ataupun melemah. Menarik sekali, bukan!?

5. Dalam Trading Forex Ada Dua Jenis Harga

Pernahkah Anda masuk ke Money Changer untuk menukar valuta asing (valas)? Di sana diberlakukan dua jenis kurs, yaitu kurs jual dan kurs beli. Demikian pula dalam trading forex, semua kuotasi harga ditulis dalam dua harga: bid dan ask. Harga bid biasanya lebih rendah dibanding harga ask.

Untuk memahaminya, mari lihat lagi kuotasi harga yang tadi:

Harga bid adalah harga dimana broker bersedia membeli base currency dan menjual quote currency. Ini adalah harga yang kita pakai kalau kita akan sell suatu pair mata uang.

Harga ask, atau kadang juga disebut sebagai offer, adalah harga dimana broker bersedia menjual base currency dan membeli quote currency. Artinya, harga ask adalah harga yang kita pakai kalau kita akan buy suatu pair mata uang.

Dalam contoh di atas, kita punya pilihan untuk sell Euro pada harga 1.4745 atau buy Euro pada harga 1.4746. Selisih antara harga bid dan ask disebut sebagai spread, dan ini adalah salah satu bagian dari imbalan yang diberikan trader pada broker sebagai balas jasa karena telah menyediakan software trading dan menghubungkan dengan pasar.

6. Hitungan Pergerakan Harga Berdasarkan Pip

Dalam trading forex, pergerakan harga dihitung sejak mulai dari beberapa angka di belakang koma. Satuan pergerakan harga ini disebut sebagai pip. Atau dengan kata lain, pip adalah unit pengukuran yang memperlihatkan perubahan nilai antara dua mata uang. Misalnya saja pair USD/JPY bergerak dari angka 91.23 ke 91.24. Nah, kenaikan 0.01 ini disebut SATU PIP.

Pip biasanya berupa desimal terakhir yang berada pada satu kuotasi nilai mata uang. Umumnya pair forex muncul dengan 4 angka desimal, tetapi beberapa pair (seperti pair cross Yen Jepang) memiliki 2 angka desimal.

Seiring perkembangan teknologi keuangan, makin banyak pula broker menyediakan fasilitas trading yang bisa memantau pergerakan harga hingga pecahan lebih kecil lagi. Karenanya, tidak semua broker menggunakan kuotasi 4 dan 2 digit; ada juga broker-broker yang menggunakan kuotasi 5 dan 3 digit. Nah, broker-broker itu pada dasarnya menggunakan fractional pips atau yang disebut juga pipettes. Contohnya, jika USD/JPY bergerak dari 91.234 ke 91.237, maka berarti disitu ada perubahan 0.003, atau sama dengan 3 pipette.

Paham ya!? Nah, sekarang pertanyaannya, bagaimana cara menghitung profit dari pip? Karena setiap mata uang memiliki nilai kursnya sendiri, maka cara mengkalkulasi nilai pip untuk setiap pair pun terus berubah bersama dengan naik-turunnya kurs. Perhatikan contoh berikut ini:

Nobita punya akun di broker DoraFX yang menyediakan kuotasi empat digit. Disana, dia akan bertrading USD/CAD. Saat itu, kurs USD/CAD adalah 1.0200. Kurs itu bisa dibaca sebagai: 1 USD/1.0200 CAD. Disini, perubahan satu pip berarti perubahan 0.0001 CAD. Sehingga nilai dolar per-pip per unit yang diperdagangkan:
= (0.0001 CAD) x (1 USD/1.0200 CAD)
= (0.0001 CAD/1.0200 CAD) x 1 USD = 0.00009804 USD per unit
Dengan contoh itu, jika Nobita bertrading 1 lot mini dalam pair USD/CAD, dimana 1 lot mini = 10,000 USD, maka nilai dolar per-pip-nya kira-kira 0.98 USD. (Baca selengkapnya: Menghitung Keuntungan dan Kerugian Dari Pips Dalam Forex)

Puyeng? Jangan khawatir, pada saat trading nanti kita tidak perlu memusingkan perhitungan pip atau pipette. Platform trading dapat melakukan semua perhitungan untuk kita secara otomatis. Seputarforex.com juga punya kalkulator pips yang dapat Anda gunakan.

7. Tak Butuh Modal Besar Karena Ada Leverage Dan Margin

Di pasar finansial, selain perdagangan biasa, dikenal pula istilah “Margin Trading”. Margin Trading memungkinkan kita untuk trading forex dengan modal jauh lebih kecil daripada yang sesungguhnya dibutuhkan untuk mengakses pasar forex. Sejatinya, diperlukan dana jutaan Dolar untuk ikut bermain forex seperti para pemain besar. Namun, Margin Trading membuat kita mampu ikut andil di pasar yang sangat menguntungkan ini.

Margin Trading adalah aktivitas trading aset-aset finansial menggunakan dana yang dipinjam dari broker, setelah kita memberikan sejumlah dana sebagai “jaminan” pada broker tersebut. Namun, meskipun “meminjam dana”, kita tak harus membayar bunga kepada broker. Mengapa begitu? karena trading forex adalah trading secara non-fisik, artinya, broker tidak perlu menyerahkan segepok uang sebanyak 10.000 Euro sungguhan pada kita. Kita sebagai trader pun sudah cukup membayar biaya trading dalam bentuk spread dan komisi saja pada broker.

Untuk memperjelas, perhatikan contoh perdagangan tanpa margin (Margin 1:1) berikut ini:

Diketahui hari ini nilai tukar EUR/USD adalah 1.5712 yang artinya 1 Euro sama dengan USD1.5712. Dan keesokan harinya pasangan mata uang tersebut telah mengalami pergerakan poin menjadi 1.6712. Misalnya kita membeli 100 Euro, maka profit yang akan kita dapatkan dihitung sebagai berikut (1.6712 – 1.5712) x 100 Euro = 0.01 x 100 = 1 Euro.

Lho, profitnya cuma 1 Euro begitu, lalu apa menariknya trading forex? Lah, modalnya kecil sih, hanya 100 Euro. Bayangkan jika kita depositkan modal yang lebih besar, 10,000 Euro misalnya. Jadi jika dihitung lagi, dengan deposit sebesar itu, keuntungannya bisa 100 Euro! Jika ditukar dengan Rupiah 100 Euro x Rp15,000 = Rp1.5 juta! Waah, lumayan juga ya!

Dari contoh kasus di atas, mungkin beberapa dari kita ada yang berpendapat,”Deposit sebesar itu tapi keuntungannya cuma 1% persen? Kita mati-matian cari modal 10,000 Euro alias 150 juta Rupiah, cuma untuk dapat 1.5 juta Rupiah? Sama saja bohong dong.”

Tunggu dulu! Contoh di atas adalah trading konvensional dengan sistem satu tukar satu, yang artinya semakin tinggi modalnya, semakin tinggi pula untungnya. Tipe perdagangan seperti itu tentunya tidak akan menarik khususnya bagi kita yang berkantong pas-pasan. Dari situlah akhirnya dilahirkan Margin Trading dengan fitur “leverage”.

Leverage secara harfiah bisa diartikan sebagai ‘daya ungkit’. Secara istilah, itu kurang lebih bisa diartikan sebagai ‘daya ungkit’ yang ditawarkan broker agar kita bisa bertrading besar meski modal kita kecil. Ini karena agar benar-benar bisa meraup untung, maka sejatinya akan butuh modal besar.

Dengan leverage, kita tidak perlu secara nyata menyiapkan modal 10,000 Euro untuk bertrading. Intinya, Anda cukup memberikan jaminan dalam jumlah kecil saja untuk memperoleh modal 10,000 Euro tersebut. (Baca juga: Apa Itu Leverage Dalam Forex?)

Contohnya, dengan leverage 1:100, kita cukup memberikan 100 Euro pada broker untuk memperoleh “modal” 10.000 Euro. Jika modal 10,000 Euro itu dipakai untuk trading dan mendapat untung seperti di contoh tadi, maka keuntungan tetap 100 Euro! Intinya, kita bisa jadi untung 100 persen sekali trading!

Uang 100 Euro sebagai “jaminan” dalam contoh tersebut dinamakan “margin” yang perlu Anda serahkan agar bisa memanfaatkan fasilitas ini. Atau dengan kata lain, margin adalah besarnya uang yang perlu kita serahkan pada broker sebagai jaminan agar kita bisa trading forex dengan leluasa.

Pada prakteknya, margin biasanya ditunjukkan dalam bentuk persentase jaminan yang harus kita serahkan versus besarnya dana yang bisa kita gunakan untuk buka posisi trading. Berdasarkan margin yang ditentukan broker, kita bisa menghitung berapa besar leverage maksimal kita. Berikut ini contoh konversinya:

8. Margin Bagai Pedang Bermata Dua

Dari uraian di bagian sebelumnya, tentu dapat disimpulkan bahwa adanya leverage dan margin itu menguntungkan trader. Namun, ini sebenarnya pedang bermata dua yang harus dimanfaatkan secara bijak.

Masalahnya, margin menyamarkan berapa besar modal kita sesungguhnya, sehingga ketika rugi besar pun bisa tidak terasa. Umpama dalam contoh diatas tadi. Berkat margin 1%, cukup dengan modal 100 Euro, kita bisa mendapatkan untung 100 Euro. Tapi, andaikan EUR/USD tidak sampai naik dari 1.5712 jadi 1.6712, tapi malah turun jadi 1.4712, maka kita kontan akan rugi 100 Euro juga.

Peringkat broker opsi biner:

Karenanya, maka disarankan untuk menggunakan leverage dan margin yang sedang-sedang saja, sekitar 1:100-1:200 apabila masih awam mengenai cara trading forex. Selain itu, kita mesti memperhatikan istilah-istilah penting berikut ini saat bertrading forex:

  • Margin Requirement/Margin Required: sama dengan pengertian “margin” di atas, ini maksudnya adalah besar uang yang perlu kita serahkan pada broker agar bisa trading forex.
  • Account Margin: total uang yang kita miliki dalam “rekening” atau akun kita di broker.
  • Used Margin: bagian dari uang dalam akun kita yang “dikunci” broker untuk menjaga posisi trading yang sedang berjalan. Kita tidak bisa mengutak-atik Used Margin ini hingga posisi trading kita ditutup (Close Position), atau terkena Margin Call.
  • Usable Margin: bagian dari uang dalam rekening kita yang bebas untuk dipakai jual-beli, alias buka posisi trading baru.
  • Margin Call: kalau jumlah uang dalam akun kita tidak bisa menambal kemungkinan rugi (loss), atau ketika jumlah modal yang kita punya lebih rendah dari Used Margin, maka posisi-posisi trading yang sedang berjalan akan secara otomatis ditutup oleh broker sesuai dengan harga pasar. Kena Margin Call (MC) artinya kita sudah jelas rugi.

Apabila sudah memahami istilah-istilah itu, maka kita dapat mengantisipasi kemungkinan margin tak memadai atau malah mengalami rugi melebihi ketersediaan modal kita. Perlu diketahui, risiko dalam forex memang tak terelakkan, tetapi bisa dikendalikan, termasuk risiko margin tak mencukupi ini. (Baca juga: Apa Itu Margin Call dan Bagaimana Cara Mencegahnya)

9. Trading Online Tak Perlu Terus-Terusan Online

Teknologi sudah membuat cara trading forex online sedemikian rupa hingga memudahkan kita sebagai trader. Umpamanya, setelah membuka suatu posisi trading, kita tak perlu memelototi komputer melulu selagi menunggu posisi mencapai target profit. Kita cukup menempatkan instruksi pada platform, pada harga berapa target profit dianggap tercapai dan posisi trading harus ditutup. Nantinya, meskipun kita sedang santai menonton film di bioskop ataupun sibuk bekerja di kantor, posisi trading akan tertutup secara otomatis dan keuntungan langsung masuk dalam akun.

Melalui metode serupa, kita juga bisa mencegah terjadinya kerugian fatal akibat Margin Call. Caranya dengan memasang Stop Loss untuk menutup posisi trading yang merugi, sebelum mencapai batas ketersediaan margin. Oleh karenanya, meskipun kita tak mengamati pasar terus menerus, kita tetap bisa mencegah kerugian yang tak diinginkan. Praktis sekali, inilah kemudahan cara trading forex masa kini.

10. Buka Posisi Trading Tak Harus Pada Harga Sekarang

Seandainya, berdasarkan berbagai analisa forex yang telah dilakukan, Anda memprediksi harga pada EUR/USD akan meningkat dalam jangka panjang, tetapi harga saat ini Anda anggap kurang rendah atau belum potensial untuk membuka posisi Buy karena masih bisa turun lagi. Apa yang harus dilakukan? Haruskah memantau komputer terus-terusan untuk memeriksa berapa harga terakhir EUR/USD? Tentu saja tak perlu.

Pada platform trading forex yang disediakan broker, sudah tersedia berbagai jenis instruksi. Selain instruksi untuk menutup posisi trading secara otomatis, ada pula berbagai jenis order, seperti: sell jika harga sudah di atas harga sekarang (Sell Limit), buy jika harga sudah di bawah harga sekarang (Buy Limit), dan lain sebagainya. Hal ini bisa disaksikan dan dicoba langsung pada platform trading, bahkan meskipun Anda hanya punya akun demo forex. (Baca juga: Jenis-Jenis Order Dalam Trading Forex)

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: