Beli Bitcoin Dimana – Mengapa orang-orang berinvestasi Bitcoin dan aset kripto

Peringkat broker opsi biner:

Pelajaran dari Investor yang Jadi Korban Investasi Bitcoin

Seorang pria berdiri di depan papan iklan mengenai pertukaran ‘cryptocurrency’ di Tokyo, Jepang, Sabtu (30/3/2020). Gambar diambil Sabtu (30/3). ANTARA FOTO/REUTERS/Toru Hanai

Sean Russel jarang melakukan transaksi perdagangan di pasar modal. Pengalaman dalam mencoba produk investasi juga tidak banyak. Kendati demikian, warga asal Inggris ini berani untuk memulai berinvestasi di Bitcoin.

Uang yang diinvestasikan Sean di Bitcoin pada November 2020 tidaklah sedikit. Angkanya mencapai US$120.000 atau setara dengan Rp1,68 miliar. Ia berani berinvestasi di Bitcoin karena tergiur dengan imbal hasil yang tinggi dalam waktu singkat.

“Ketika terbangun di suatu pagi, saya menghasilkan US$15.600 dari investasi itu, dan masih terus naik. Saya pikir cicilan hipotek akan terbayar, dan berlibur seperti yang saya impikan,” kata Sean dikutip dari CNN.

Namun, rencana Sean itu buyar. Selang 8 bulan, harga Bitcoin ambruk. Pada Desember 2020, satu Bitcoin dihargai sekitar US$20.000. Namun pada Juli 2020, Bitcoin berada di kisaran harga sebesar US$6.400. Investasi yang dipendam Sean sebesar US$120.000 di Bitcoin pun melorot hingga 96 persen menjadi US$4.800.

“Kejadian ini benar-benar menghancurkan, bahkan cukup membuat saya traumatis,” tutur Sean.

Kerugian akibat investasi di Bitcoin juga dirasakan ratusan warga Bangka Belitung. Namun, berbeda dengan Sean, uang investasi warga Bangka Belitung di Bitcoin justru dibawa kabur oleh penyedia platform jual beli Bitcoin.

Kasubdit II Direktorat Kriminal Umum Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Rully Tirta Lesmana mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus investasi Bitcoin, dan telah menghimpun keterangan dari pelapor.

Peringkat broker opsi biner:

“Pelapor tergiur bagi hasil 15 persen dalam 15 hari. Atau 1 persen setiap harinya,” jelas Rully dikutip dari Kompas.

Padahal instrumen imbal hasil tetap seperti deposito perbankan dalam rentang 6-7 persen per tahun, kupon surat utang negara dalam rentang 7-8 persen saja. Lebih dari itu maka kategori tinggi, apalagi berlipat-lipat.

“Investasi dengan imbal hasil tetap saat ini paling tinggi di kisaran 8 persen. Itu bisa diraih dari surat utang negara. Jika ada yang menawarkan lebih dari itu, investor diimbau berhati-hati, dan mencari tahu risiko yang ada,” kata Kepala Riset PT Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan kepada Tirto.

Bitcoin Sulit Diprediksi

Dari dua kasus tadi ada pelajaran yang berharga bagi investor pemula. Imbal hasil (yield) yang tinggi memang menjadi penyebab utama seseorang terdorong untuk menanamkan uangnya, dan kebetulan Bitcoin menawarkan itu. Kasus semacam ini bisa terjadi pada instrumen investasi lainnya.

Harga Bitcoin sejak 2020 memang terus melonjak. Kenaikannya pun tidak sedikit. Sepanjang 2020 misalnya, harga Bitcoin naik 59 persen menjadi US$433. Tahun berikutnya, harga Bitcoin naik 115 persen menjadi US$963,.

Pada 2020, Bitcoin mencatatkan kinerja yang luar biasa, bahkan sempat mencatatkan rekor harga Bitcoin tertinggi sepanjang sejarah. Harga Bitcoin pada tahun itu tumbuh 1.833 persen, menjadi US$17.172 pada akhir 2020.

Oleh karena itu, tidak heran apabila ada pihak-pihak yang menawarkan imbal hasil 1 persen per hari atau 360 persen per tahun dari investasi Bitcoin mengingat Bitcoin punya rekam jejak kenaikan signifikan sebelumnya.

Bitcoin memang tidak seperti investasi keuangan pada umumnya. Risiko untuk gagal sangat tinggi lantaran sulit diprediksi. Bahkan, sejumlah kalangan analis ragu terhadap mata uang digital untuk bisa menjadi sarana investasi karena tidak ada hal yang bisa dianalisis.

“Tidak ada cukup ekosistem di sekitar Bitcoin untuk dapat dianalisis secara fundamental, dan dipelajari sebagai salah satu sarana investasi,” kata Partner and Fintech Leader PwC, Vivek Belgavi dikutip dari EconomicTimes.

Bagi Vivek, orang-orang yang membeli mata uang digital melakukan suatu investasi dengan informasi yang tidak sempurna. Alhasil, komunitas yang ada di pasar mata uang digital justru akan banyak diisi oleh para spekulan.

Akibat kondisi itu, pergerakan harga Bitcoin sangatlah fluktuatif. Bisa tumbuh sangat tinggi, bisa juga turun sangat rendah. Akhir tahun lalu saja, harga Bitcoin tiba-tiba ambruk hingga 73 persen menjadi US$3.855 per satu Bitcoin.

Berbeda dengan Bitcoin, perdagangan saham—yang juga berisiko tinggi—justru masih dapat diprediksi dan dianalisis, mulai dari sisi fundamental makro ekonomi, kinerja emiten, aksi korporasi, kebijakan pemerintah dan faktor lain. Pusat transaksi pun jelas keberadaan oleh pengelola bursa. Sedangkan Bitcoin di Indonesia adalah ilegal. Pembentukan harga Bitcoin biasanya sesuai platform di masing-masing negara.

Harga Bitcoin yang fluktuatif dan sulit untuk dianalisa pergerakannya, tentunya tidak masuk akal apabila ada yang mematok imbal hasil dari investasi Bitcoin itu. Jika ada, maka rentan terjadi penipuan.

“Karakteristik investasi Bitcoin itu tidak fixed. Kalau ada penawaran imbal hasil tetap di Bitcoin, maka ini pelanggaran. Jadi rentan penipuan,” kata Alfred.

Faktor-faktor yang mendorong pergerakan harga Bitcoin sesungguhnya bukan tidak ada. Hanya saja, sifatnya sekadar sentimen semata. Misalnya, pemberitaan media yang positif terkait Bitcoin.

Menurut Senior Research Consultant dari CSIRO Alicia Cameron dikutip dari The Conversation, pemberitaan media yang positif menjadi salah satu pendorong pergerakan harga Bitcoin. Umumnya ini terjadi di saat awal-awal kemunculan Bitcoin.

Kebijakan pemerintah juga dapat berdampak terhadap pergerakan Bitcoin. Sebagai contoh, ketika Jepang melegalkan Bitcoin. Dalam 24 jam, harga Bitcoin naik 2 persen, dan selang dua bulan harganya naik 160 persen.

Contoh lainnya adalah ketika pemerintah Cina menutup beberapa pertukaran Bitcoin, dan melarang pengumpulan dana melalui mata uang digital. Imbasnya, harga Bitcoin ambruk 29 persen hanya dalam waktu 24 jam.

Menurut Alfred sah-sah saja jika masyarakat ingin berinvestasi di Bitcoin asalkan mengerti seluruh konsekuensinya, dan jangan berharap ada imbal hasil yang tetap di produk-produk mata uang digital.

Hal yang sama juga diutarakan Oscar Darmawan. Pria yang menjabat sebagai CEO Bitcoin Indonesia ini menilai harga mata uang digital seperti Bitcoin, Litecoin, Etherium atau lainnya memang tidak bisa diprediksi kapan naik atau turun.

“Makanya, saya sangat setuju OJK menutup perusahaan investasi yang mana menawarkan keuntungan dalam sehari-dua hari naik berapa persen. Sebulan atau dua bulan naik berapa persen dari Bitcoin. Itu sudah investasi bodong,” katanya.

Menurut Oscar, Bitcoin tidak dapat disamakan dengan mata uang umumnya. Bitcoin lebih terlihat sebagai komoditas ketimbang mata uang. Alhasil, Bitcoin bisa digunakan sebagai investasi dan menyimpan kekayaan jangka panjang.

Per Juli 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan sedikitnya 13 produk investasi di mata uang digital (Cryptocurrency) yang tidak memiliki izin. Beberapa produk di antaranya juga menawarkan imbal hasil yang tinggi.

Misal, ExoCoin menawarkan investasi mata uang digital dengan imbal hasil 15-30 persen per bulan. Ada lagi, Bitcoin Trading & Cloud Mining Limited yang menawarkan imbal hasil 4,1 persen per hari, dan bonus US$100,.

Selain itu, ada Btc-rush.com menawarkan imbal hasil 120 persen dalam waktu 24 jam atau 300 persen dalam waktu 3 jam. Contoh terakhir, Cryptopia Indonesia menawarkan imbal hasil 35 persen per 10 hari sebanyak 10 kali.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi, tanpa melihat risikonya,” ujar Tongam L. Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi kepada Tirto.

Dalam berinvestasi ada baiknya mencari produk yang lebih terjamin payung hukumnya ketimbang tergoda iming-iming imbal hasil tinggi. Jadi bila ada yang menawarkan investasi Bitcoin dengan janji imbal hasil dengan jumlah pasti dalam waktu tertentu, sebaiknya dihindari.

Penulis: Ringkang Gumiwang
Editor: Suhendra

Beli Bitcoin Dimana – Mengapa orang-orang berinvestasi Bitcoin dan aset kripto?

Bitcoin merupakan salah satu mata uang kripto yang penggunaanya semakin banyak diminati. Hal ini tidak terlepas dari keuntungan yang diberikan oleh mata uang ini dengan peningkatan valuasinya yang tidak bisa diremehkan. Bitcoin merupakan mata uang elektronik yang penggunaanya tidak melalui jasa bank. Sistem kerjanya menggunakan sistem peer to peer (P2P) yang menggunakan database dari jaringan P2P. Untuk penyimpanannya Bitcoin juga tidak menggunakan rekening bank, melainkan menggunakan sebuah dompet yang disimpan pada komputer yang bisa disebut dengan wallet atau bisa juga memakai perantara dari pihak lain. Beli Bitcoin juga bukalah merupakan hal yang baru saat ini.

Bitcoin telah memberikan kemajuan dalam dunia keuangan khususnya pada dunia transaksi elektronik. Untuk transaksi pada Bitcoin dilakukan secara lebih pribadi, sehingga semua transaksi yang diberikan akan terjaga kerahasiaannya. Kegunaan bitcoin juga semakin meluas bahkan bisa digunakan untuk membeli barang fashion. Tidak hanya itu, pembelian juga telah digunakan semakin bebas dengan mata uang ini. Pada umumnya orang menggunakan bitcoin untuk dapat memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan.

Sebelumnya mata uang kripto ini mungkin dianggap sebagai bagian dari penipuan ataupun hal negatif lainnya karena bentuknya yang merupakan mata uang virtual. Hal inilah yang sebelumnya membuat orang merasa tidak percaya dengan Bitcoin. Namun, berbeda dengan saat ini. Mata uang bitcoin kini telah banyak dipercaya banyak orang sebagai bagian dari mata uang yang diakui oleh dunia. Bitcoin masih harus bekerja keras untuk dapat memperbaiki citra yang baik kepada publik sebagai mata uang yang benar-benar terpercaya. Diluar itu semua, Bitcoin telah mulai untuk dapat menjadi mata uang yang dipercaya untuk membantu meningkatkan kegiatan ekonomi yang ada pada banyak negara.

Mata uang Bitcoin telah mengalami pengalaman yang panjang untuk dapat bertahan sampai saat ini. Harga dari mata uang ini mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu dan cenderung untuk mengalami peningkatan yang lebih maju. Dilansir dari zycrypto.com, saat ini harga dari Bitcoin diperdagangkan dengan harga berkisar USD 9.768 yang mana angka ini disebut-sebut dapat memiliki angka probabilitas yang tinggi dan dapat naik ke USD 1 juta dan sedikit kemungkinan untuk dapat berubah menjadi USD 1.000. Untuk itu, beli Bitcoin saat ini akan memberikan keuntungan yang bagus.

Kelebihan dari Bitcoin adalah mata uang ini tidak rentan untuk mengalami inflasi maupun deflasi yang biasanya terjadi pada mata uang. Sistem dari mata uang Bitcoin lebih stabil sehingga dapat digunakan sebagai mata uang yang lebih aman dan pilihan yang tepat untuk dapat melakukan investasi. Maka tidak mengherankan jika orang yang menggunakan Bitcoin dapat menjadi jutawan karena peluang keuntungan yang dihasilkan dari usaha ini. Bahkan setiap tahunnya jumlah dari jutawan yang memperoleh manfaat dari Bitcoin semakin meningkat.

Kenaikan dari bitcoin diperkirakan semakin besar dalam beberapa waktu berikutnya sehingga peluang untuk menghasilkan keuntungan dari penggunaan Bitcoin ini juga akan semakin besar. Penggunaan mata uang yang semakin meluas dan mencakup wilayah global tentu akan memberikan banyak kesempatan untuk membuatnya dapat mendapatkan manfaat yang besar. Mungkin bagi beberapa orang bahkan para pengamat menyebutkan USD 1 juta mungkin terlihat terlalu besar untuk mata uang ini. Seiring dengan berkembangnya dunia digital kemampuan bitcoin akan semakin bagus dan beli Bitcoin dapat menjadi pilihan banyak orang.

Bitcoin (BTC) Akan Menghasilkan Harga USD 13.000, Pendapat Trader dan Perlindungannya

Bitcoin memberikan kejutan yang cukup mengejutkan setelah sebelumnya mengalami kemunduran pada pertengahan Maret, kini nampaknya Bitcoin telah mulai beranjak pulih dengan memberikan beberapa kenaikan yang secara signifikan. Pada 12 Maret Bitcoin memiliki harga yang melonjak keatas dan kebawah dengan harga USD 7.000. Kenaikan Bitcoin yang sesungguhnya dimulai ada 23 April dimana mata uang kripto ini mulai beranjak naik dimulai dengan harga USD 7.777 dan mencapai harga USD 7.925 yang mana harga ini terus naik dan diharapkan oleh banyak investor angkanya naik menjadi USD 9.000 bahkan mencapai USD 13.000. Saat inilah kesempatan yang bagus untuk bisa beli Bitcoin untuk dapat menghasilkan keuntungan yang cukup bagus.

Kenaikan ini semakin dikuatkan dengan adanya pernyataan dari trader terkenal yaitu Galaxy di akun twitternya yang menyatakan bahwa Cryptocurrency sedang menuju pada level yang tertinggi yaitu USD 13.000 yang dekat dengan level BTC yang terakhir dilihat pada Juli 2020.

Oleh trader @AnondranCrypto menyebutkan bahwa Bitcoin telah menuntaskan retracement yang panjang dan sekarang akan bergerak ke arah USD 9.000. Hal ini berdasarkan pada harga Bitcoin yang sebelumnya mengalami penurunan secara drastis pada 12 Maret hingga 13 Maret yang mana angkanya sangat turun dari USD 7.300 dan bahkan menyentuh USD 3.800. Untuk itu, beli Bitcoin pada saat ini dapat menjadi pilihan yang bagus.

Selain itu, berdasarkan data yang disediakan oleh pelacak keuangan DeFi Pulse memperkirakan bahwa Bitcoin akan mencapai nilai tertinggi pada 20 Mei. Dijelaskan oleh Rune Christensen yang seorang pencipta Maker DAO menyatakan di akun twitternya bahwa 4 juta Dai baru saja dicetak dengan WBTC (Wrapped Ethereum-based Bitcoin) dalam satu transaksi. Hal ini benar-benar menunjukkan permintaan laten untuk aset non-ETH dan merupakan awal dari tren yang lebih luas dari DeFi yang bertindak sebagai kekosongan ekonomi yang akhirnya akan menarik hampir semua nilai untuk blockchain Ethereum.

Dalam hal ini WBTC menjadi jaminan DAI baru. Lebih lengkapnya pada 3 Mei WBTC, token ERC20 yang didukung Bitcoin menjadi jaminan baru yang ditetapkan pemegang MRK. Sehingga terdapat empat cryptocurrency yang dapat menghasilkan DAI termasuk ETH, BAT, dan USDC, stablecoin terdesentralisasi pertama yang diiringi dolar AS.

Disisi lain, manipulasi perdagangan merupakan salah satu masalah yang harus dihadapi oleh industri untuk pertukaran kripto. Berdasarkan penelitian 95% volume perdagangan cryptocurrency terdapat manipulasi yang cukup berat. Pada umumnya manipulasi yang ada melibatkan instrumen sensitif seperti manipulasi pasar klasik termasuk cuci perdagangan dan spoofing dan manipulasi lintas pasar dan lain sebagainya. Untuk itu, tingkat kritis pada kerentanan perdagangan tiap layanan pertukaran kripto selalu disebutkan oleh regulator dalam layanan yang mereka berikan dengan berbasis blockchain.

Untuk dapat mengatasi masalah ini, AAX yang merupakan tingkat kelembagaan yang berbasis di HK (anggota Platform Mitra London Stock Exchange Group) yang menjalin kemitraan dengan Solidus Labs yang merupakan vendor pengawasan pasar asli dari kripto. Dalam hal ini, Solidus Labs membangun dashboard terpadu untuk dapat melakukan risiko holistik dan meningkatkan efisiensi operasional. Untuk AAX, akan meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi dan memberikan laporan terkait dengan semua jenis perilaku perdagangan yang tidak sesuai atau cenderung kejam. Hal ini tentu saja dapat memberikan keamanan yang lebih baik pada pertukaran kripto. Sehingga beli Bitchoin dapat dilakukan dengan lebih aman dari berbagai manipulasi yang mungkin akan timbul.

Bitcoin Diprediksi Akan Menuju USD 9,000 di Minggu-Minggu Ini, Inilah Alasannya

Bitcoin sudah menjadi sesuatu yang tidak asing lagi untuk dapat memaksimalkan keuntungan dalam pengalokasian dana dengan tingkat valuasinya yang begitu fantastis. Bitcoin sendiri digunakan untuk transaksi keuangan dengan internet dengan mata uang elektronik. Salah satu jenis cryptocurrency ini menggunakan alamat wallet Bitcoin untuk mentransfer uang Bitcoin. Saat ini, nampaknya cryptocurrency akan bangkit kembali khususnya di tahun 2020 ini.

Seperti yang diketahui sebelumnya Bitcoin mulai melemah pada beberapa saat yang lalu. Namun, saat ini Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda untuk segera naik dengan kisaran USD 7,000. Pada minggu-minggu ini harga Bitcoin telah mengalami kenaikan yang singkat hingga USD 9.200. Banyak orang yang akan mengincar Bitcoin dengan harga mencapai USD 10.000. Untuk itulah, pilihan untuk Beli Bitcoin pada saat ini akan memiliki peluang yang bagus. Berikut ini adalah alasan yang menunjukkan kebangkitan dari Bitcoin.

Data On-Chain menunjukkan bahwa Bitcoin mengalami bullish

Bullish atau tren naik pada Bitcoin merupakan penanda bahwa mata uang ini akan naik pada minggu-minggu kedepan. Data yang ditunjukkan terus menunjukkan tanda-tanda kenaikan. Berdasarkan bitcoinst.com melansir dari laporan 16 April Crypto dan startup analytics blockchain Glassnote bahwa Bitcoin telah kembali 64% yang tadinya rendah pada bulan Maret, setelah crash menjadi USD 3.700. (Sumber:Nick Chong,2020)

Masih dari sumber yang sama, tingkat hash yang ditunjukkan mencapai dengan tingkat 82 exahash per detik. Pada saat ini metrik kembali menunjukkan grafik dibawah 130 exahash per detik, dimana hal ini tidak jauh dari grafik yang pernah mencapai level tertinggi yang dekat dengan 140 exahash. Dengan adanya beberapa kenaikan yang diberikan menunjukkan bahwa kenaikan Bitcoin memang sedang terjadi dan hal ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi para penambang untuk dapat mendapatkan harga yang optimal.

Senat Amerika Serikat menyetujui paket stimulus tambahan yang nantinya akan berdampak positif pada mata uang kripto

Hal ini merupakan kabar yang cukup baik bagi dunia crypto.Untuk itu, Beli bitcoin pada saat ini menjadi pilihan yang tepat untuk dilakukan. Dilansir dari bitcoinist.com, pada tanggal 21 April, Senat Amerika Serikat telah memberikan persetujuan terhadap paket stimulus tambahan yang diberikan sebesar USD 484 miliar, yang mana hal tersebut dapat menambahkan rangsangan sebesar USD 2 triliun yang telah disepakati pada bulan Maret. Pendanaan tersebut rencananya akan digunakan pada rumah sakit, pengujian penyakit, dan juga usaha kecil. Paket yang diberikan ini belum menjadi hukum, namun paket ini diharapkan akan dapat memberikan dukungan yang baik pada beberapa waktu mendatang. Pada hubungan dengan Bitcoin, adanya pendanaan ini dapat memberikan keuntungan pada Bitcoin dalam faktor fundamental dikarenakan korelasinya dengan S&P 500. Yang mana pasar saham merosot sekitar USD 2 triliun menjadi undang-undang dan pada beberapa waktu berikutnya menguat sebar 30%.

Adanya halving yang kemungkinan akan terjadi pada bulan Mei menjadikan Bitcoin menjadi mata uang kripto yang patut untuk dibeli. Berdasarkan data-data diatas diperkirakan bahwa Bitcoin akan mendapatkan banyak permintaan pada tahun 2020. Dengan adanya halving ini sehingga pada sisi permintaan akan tinggi. Permintaan ini rata-rata datang dari investor baru yang ingin membeli Bitcoin. Banyak orang yang mulai tertarik dengan keuntungan yang diberikan dari adanya mata uang Bitcoin ini yang memberikan hasil yang cukup banyak. Adanya investor baru ini tentunya akan menaikkan pertumbuhan Bitcoin 2020, sehingga beli Bitcoin dapat memberikan kesempatan yang bagu.

Permintaan Bitcoin Melonjak Seiring Bencana Argentina Berlanjut

Sebuah perusahaan riset cryptocurrency bernama Arcane Research mengungkapkan di Twitter pada hari Kamis bahwa permintaan atas Bitcoin di Argentina meningkat di tengah-tengah bencana negara tersebut berlanjut. Argentina berhutang 9 kali berturut-turut dan menghabiskan sebagian besar Peso untuk beli Bitcoin. Kondisi ekonomi Argentina saat ini rapuh. Negara tersebut menyatakan bahwa mereka belum mampu melakukan pembayaran utang dari negara lain yang akan jatuh tempo pada hari Rabu. Dengan kondisi ini, Argentina mulai menghitung mundur untuk default berikutnya dalam pembayaran hutang, kecuali jika negara tersebut berhasil restrukturisasi miliaran dolar dengan kreditor asing.

Sayangnya, untuk negara yang dilanda hutang, proposal yang dibuat Argentina untuk mengurangi beban hutang tidak disetujui oleh banyak pemegang obligasi. Karena itulah, dengan siklus hutang yang terus berlanjut dan secara praktis menghalangi pertumbuhan ekonomi, sejumlah besar warga Argentina memilih untuk membeli dan berdagang Bitcoin.

Permintaan Bitcoin Terus Naik Walaupun Ekonomi Gagal

Sesuai laporan, permintaan Bitcoin terus melonjak walaupun Argentina gagal membayar hutang sebesar $503 juta dolar bulan ini. Warga Argentina telah mengeluarkan sejumlah besar Peso untuk pertukaran dan perdagangan Bitcoin. Faktanya, permintaan Bitcoin telah naik sebanyak 1028% sejak tahun 2020. Hal ini diungkapkan dalam chart yang terlampir di laporan tersebut. Peningkatan volume Bitcoin dilaporkan meningkat sebesar 407% dan setoran volume senilai dolar AS mengalami peningkatan sebesar 139%. Semua data ini menunjukkan bahwa nilai riil dan Bitcoin mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Pembatasan Menjadi Bumerang

Sementara itu, dalam upayanya untuk memperkuat mata uang fiat asli, Bank Sentral Argentina telah memberlakukan banyak pembatasan pada crypto dan dolar AS. Dari memberlakukan pembatasan pada pembelian yang dilakukan dengan dolar AS hingga mencegah warganya untuk membeli Bitcoin menggunakan kartu kredit, tampaknya semua upaya untuk menghidupkan kembali mata uangnya yang lesu dan perekonomian kini telah menjadi bumerang.

Apakah Bitcoin Merupakan Sebuah Solusi?

Bank Sentral Argentina akhirnya berdamai dengan fakta bahwa negara tersebut hanya memiliki 2 pilihan; memilih untuk menjadikan Bitcoin sebagai solusi atau membiarkan perekonomian negara lesu. Bank Sentral Argentina akhirnya mengadakan kemitraan dengan perusahaan startup Bitcoin IOV Labs pada 21 April 2020. Kolaborasi ini bertujuan untuk merancang sistem pembayaran yang diberdayakan oleh blockchain yang membantu bank merampingkan pembayaran, setoran, koleksi, dan proses serupa lainnya.

Inisiatif tersebut, sebagaimana disebutkan di atas oleh bank sentral, juga dipandang sebagai indikator kuat dari apa yang diharapkan selanjutnya. Banyak analis mengklaim bahwa dengan permintaan Bitcoin yang meningkat, akhirnya menarik perhatian para pihak berwenang dengan jabatan yang lebih tinggi untuk mempertimbangkan solusi yang berkaitan dengan Bitcoin, atau paling tidak blockchain teknologi yang belum diumumkan. Dengan hal ini, diharapkan perekonomian Argentina bisa bangkit kembali.

Walaupun harga Bitcoin mengalami naik turun yang cukup ekstrim, namun banyak analis dan trader Bitcoin yang optimis bahwa harga Bitcoin masih bisa naik. Hal ini dikarenakan adanya para top investor yang masuk dalam industri cryptocurrency ini. Hal ini diharapkan bisa memulihkan harga Bitcoin yang sempat turun di harga terendah beberapa waktu yang lalu. Para analis dan trader optimis bahwa Bitcoin masih bisa menembus angka $20,000 pada akhir tahun. Melihat berita dan problem yang berhubungan dengan Bitcoin yang sudah disebutkan di atas, apakah Anda tertarik untuk membeli dan memperdagangkan cryptocurrency ini?

Post Halving, Bitcoin Masih Akan Menembus Angka $20,000

Reward atau hadiah Bitcoin berupa halving atau pengurangan separuh telah berakhir beberapa jam yang lalu. Tidak seperti yang diduga oleh para optimis, pasar Bitcoin tidak menjadi lebih ramai karena adanya event ini. Sebaliknya, BTC sebenarnya malah turun lebih dari 15% dalam 3 hari terakhir. Setelah mencapai $10,100 pada hari Kamis, BTC jatuh pada angka $8,400 pada saat artikel ini ditulis. Namun, hal ini tidak menghentikan miliarder Wall Street terkemuka dalam memprediksikan bahwa harga Bitcoin akan menembus angka $20,000 pada akhir tahun.

Top Investor Masih Optimis Harga Bitcoin Mencapai $20,000

Saat berbicara kepada panel CNBC “Fast Money” setelah pengurangan setengah Bitcoin, CEO Galaxy Digital Mike Novogratz masih optimis mengenai cryptocurrency ini. Novogratz menegaskan bahwa dengan semua stimulus yang diberikan oleh pemerintah bersama dengan jumlah rekor operasi likuiditas oleh bank sentral, Bitcoin dapat naik hingga $20,000 pada akhir tahun. Bersamaan dengan pandangan positif tersebut, Novogratz melihat Paul Tudor Jones, seorang investor yang legendaris, ikut masuk dalam industri Bitcoin adalah sesuatu yang patut diperhatikan.

Poin ini tidak diperluas, namun banyak yang percaya bahwa dengan masuknya investor ke industri Bitcoin adalah salah satu hal terbaik yang terjadi pada cryptocurrency. Ide ini bermula karena Jones sekarang sudah bergabung secara publik di dunia Bitcoin, sehingga para investor yang lain sekarang cenderung untuk beli Bitcoin.

Prospek Teknis Juga Sama Kuatnya

Pandangan Novogratz didukung oleh latar belakang fundamental yang kuat. Namun, pandangan teknisnya juga sama kuatnya. Setelah Bitcoin dan seluruh pasar crypto jatuh lebih dari 50% menjadi $3,700 dalam beberapa hari, beberapa analis mengharapkan pemulihan yang cepat. Setidaknya ada satu suara positif yang mempublikasikan di thread Twitter beberapa jam setelah harga Bitcoin jatuh pada angka $3,700. Seiring dengan pernyataan bahwa Bitcoin telah mencapai angka terendah selama kapitulasi tersebut, analis tersebut juga berbagi bahwa skenario potensial yang dia harapkan adalah “pembalikan berbentuk V”. Seperti yang kita ketahui sekarang, hal ini menjadi nyata.

Analis tersebut sekarang tetap optimis terlepas dari jatuhnya harga Bitcoin baru-baru ini. Dia mengidentifikasi 5 tren yang mendukung pandangannya, yaitu:

  • Penurunan Bitcoin akhir-akhir ini adalah ‘guncangan besar’ yang sebagian besar sudah diserap oleh para pembeli. Sehingga harga Bitcoin pulih menjadi $8,700.
  • Bitcoin menguji ulang dan mempertahankan rata-rata pergerakan utama. Seperti rata-rata pergerakan 50 minggu dan rata-rata pergerakan 200 hari.
  • Tindakan harga Bitcoin “bisa dibilang dalam gelombang 3”, yang merupakan sebuah komentar yang dibuat sehubungan dengan pandangan Elliot Wave-nya yang optimis.
  • Pola “berjalan datar” bisa berkembang. Penurunan harga Bitcoin ini memungkinkan Bitcoin itu sendiri untuk memantul dari garis tren yang penting.

Bitcoin telah mengalami beberapa volatilitas yang luar biasa selama beberapa hari dan beberapa minggu terakhir. Turbulensi ini terjadi setelah harga Bitcoin naik tajam mencapai angka $10,000 hingga akhirnya mengalami penurunan di angka terendahnya yaitu $8,000. Sejak penurunan ini, Bitcoin telah melihat pantulan yang tajam yang memungkinkannya untuk memulihkan sebagian besar kerugian ini. Bitcoin masih diperdagangkan walaupun di bawah angka tertinggi mingguan. Namun, hal ini menunjukkan beberapa tanda hal yang baik. Para analis sekarang menunjuk ke satu kejadian yang menarik sembari menunggu spot Binance yang menjadi alasan mengapa harga cryptocurrency akan naik kembali secepatnya.

Nilai Beli Bitcoin di Halving Ketiga

Apakah kamu tertarik untuk investasi dengan beli bitcoin? Bila kamu tertarik, sebaiknya kamu segera mulai mempelajari tentang nilai jual beli bitcoin sebelum terjadi halving untuk sekian kalinya. Hal ini dikarenakan tahun 2020 ini telah terjadi halving ketiga dari bitcoin.

Namun apa sih halving itu? Apa efek yang diberikan oleh adanya halving bitcoin? Apakah efek itu menguntungkan? Ataukah malah sebaliknya? Lalu, bagaimana dengan proses jual beli maupun investasi bitcoin? Untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut, mari simak penjelasan selengkapnya melalui uraian singkat di bawah ini.

Halving

Sebelum mempelajari tentang halving ketiga bitcoin dan efek dari bitcoin secara umum serta efek terhadap nilai investasi dan jual beli bitcoin secara khusus, alangkah baiknya bila kamu memahami dulu tentang halving itu sendiri. Sebenarnya apa sih halving itu? Apa efek umum adanya halving?

Secara umum halving dikenal sebagai sebuah kejadian dimana ada pengurangan jumlah imbalan dari penambangan uang crypto. Dalam bahasa sederhananya dapat diartikan bahwa halving merupakan sebuah kegiatan yang memiliki tujuan untuk mengurangi jumlah pasokan pada mata uang fiat. Secara tak langsung pengurangan ini menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah ataupun menurunkan tingkat inflasi terhadap mata uang crypto. Sehingga bukan hal yang aneh bila ada beberapa mata uang crypto yang menggunakan teknik halving untuk mengatasi inflasi. Sama seperti halnya bitcoin.

Halving Ketiga Bitcoin

Seperti halnya yang telah disinggung sebelumnya, di tahun 2020 atau tepatnya Mei 2020, bitcoin telah mengalami halving untuk ketiga kalinya. Sebelumnya halving bitcoin pernah terjadi di tahun 2020 dan 2020. Sehingga dapat dikatakan bahwa periode halving bitcoin ini, terjadi dalam kurun waktu empat tahun sekali.

Sama halnya seperti yang dijelaskan tentang halving. Halving bitcoin tentu digunakan untuk mengatasi masalah inflasi pada bitcoin. Namun, bagaimana sih proses halving ini dilakukan?

Setiap uang crypto, umumnya memiliki tahapan halving yang sedikit berbeda. Sama seperti halnya bitcoin. Halving bitcoin, biasanya dilakukan dengan membagi dua penghargaan penambang. Ini artinya pencetakan dari bitcoin baru berkurang sebanyak 50%. Hal ini ditujukan agar peredaran bitcoin tidak terlalu banyak dan inflasi pun terselamatkan. Bahkan akibat dari halving bitcoin untuk ketiga kalinya ini, pencetakan bitcoin hanya tinggal 6,25 BTC saja. Padahal seperti halnya yang kamu ketahui, di awal munculnya bitcoin melakukan pencetakan baru sebanyak 50 BTC.

Efek dari Halving Bitcoin

Efek utama dari halving bitcoin secara umum pasti mengarah pada para penambang bitcoin. Khususnya bagi penambang jaringan. Bahkan penambang jaringan yang terhitung kecil mungkin terpaksa menutup penambangannya. Hal ini dikarenakan biaya produksi dari proses penambangan tersebut sangat mahal. Terlebih biaya produksi ini bisa naik sebanyak 70% dibandingkan biaya sebelumnya.

Selain itu, halving bitcoin tentu juga berdampak pada harga jual beli dan investasinya. Dikarenakan proses halving mengurangi produksi bitcoin baru mencapai 50%, maka sudah selayaknya bila nilai dari bitcoin mengalami peningkatan. Sehingga harga jual beli pun mengalami peningkatan secara signifikan.

Demikianlah penjelasan sederhana tentang halving, halving bitcoin serta efek dari halving bitcoin. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat serta menjadi bahan pertimbangan untuk kamu yang ingin memulai melakukan investasi terhadap bitcoin ataupun bagi kamu yang ingin mengetahui efek dari halving bitcoin terhadap nilai investasi ataupun nilai jual beli bitcoin.

Kenaikan Harga Bitcoin dan Peluang Investasi di Tengah Pandemi

Kamu pasti sudah pernah mendengar tentang investasi serta jual beli bitcoin. Bitcoin sendiri merupakan salah satu mata uang crypto yang sangat populer. Di mulai dari awal uang crypto ini ciptakan sampai saat ini bitcoin tetap menjadi salah satu favorit bisnis investasi uang crypto.

Bagi kamu yang sudah lama terjun di dunia cryptocurrency, kamu pasti sudah sering mendengar tentang bitcoin. Meski tidak berinvestasi bitcoin, kemungkinan besar kamu pun sudah tahu tentang kenaikan harga yang terjadi pada bitcoin. Bahkan kamu mungkin sudah paham dengan kemungkinan peluang bisnis investasi dari bitcoin dalam berbagai kondisi. Termasuk kondisi ketika terjadi pandemi, seperti pada tahun 2020 ini.

Namun bagaimana bagi kamu yang belum atau baru terjun di dunia cryptocurrency dan ingin melihat peluang investasi bitcoin? Terutama di tengah pandemi saat ini? Penasaran dengan kenaikan harga beli bitcoin serta peluang bisnis investasi dari bitcoin, khususnya di tengah pandemi? Penasaran? Yuk simak dan perhatikan dengan seksama ulasan singkat tentang kenaikan harga serta investasi bitcoin berikut ini.

Kenaikan Harga Bitcoin

Dari awal keluar sebagai mata uang crypto sampai saat ini, bitcoin menjadi salah satu uang crypto paling stabil dan konsisten dengan kenaikan harganya. Bahkan di awal kuartal kedua ( awal bulan April ), harga bitcoin kembali mengalami kenaikan. Kenaikan ini bahkan mencapai 12 %, sebuah angka kenaikan harga yang tentunya cukup tinggi. Selain itu, karenanya jangkauan pasar bitcoin menjadi lebih luas lagi.

Kenaikan harga bitcoin yang semula 7000 dolar naik menjadi 7170 dollar. Kenaikan dengan nilai yang cukup tinggi, bukan? Bahkan di awal tahun 2020. Ketika krisis pandemi virus corona mulai menyeruak, para investor memprediksi dan sepakat bahwa kemungkinan harga bitcoin naik mencapai 20.000 USD.

Tingginya kenaikan harga dari hit coin ini, tentunya juga dikarenakan oleh investor-investor di seluruh dunia yang melihat tanda-tanda awal penguncian negara. Dimana penguncian ini digunakan untuk memperlambat penyebaran dari virus corona yang sangat cepat menular dan berbahaya bagi kesehatan tubuh. Lalu, bagaimana kira-kira peluang investasi bisnis bitcoin di tengah keadaan seperti ini?

Peluang Investasi Bitcoin

Dengan adanya kenaikan harga bitcoin yang terus meningkat, tentu menjadi sebuah keuntungan tersendiri. Ini juga menjadi salah satu hal yang diharapkan oleh investor-investor bitcoin. Sehingga secara pasti dapat disebutkan bahwa bitcoin memiliki peluang investasi yang sangat tinggi dan layak untuk dicoba. Khususnya bagi kamu yang suka atau minimal paham dengan cara kerja bisnis model ini. Namun apakah itu berlaku untuk setiap waktu?

Seperti halnya bisnis investasi pada umumnya, pasti ada pasang surut dalam bisnis investasi bitcoin. Sehingga kamu harus menemukan momen yang pas, supaya peluang investasi dari bitcoin ada di tahapan paling tinggi ketika kamu terjun di dalamnya. Contoh sederhananya ketika ada pandemi seperti saat ini. Pandemi ini membuat banyak kebangkrutan dalam beberapa bisnis. Sebab terkendalanya berbagai sektor. Akan tetapi, bitcoin malah mengalami kenaikan harga yang cukup besar. Jadi apakah worth it memulai investasi untuk saat ini?

Apabila kamu sudah memiliki bitcoin saat ini dan mulai bisnis dengan menjual beberapa uang crypto milikmu ini, itu merupakan salah satu cara yang cukup worth ini. Namun, bila kamu baru mau mulai investasi dengan beli bitcoin di masa seperti saat ini, sebaiknya pikirkan kembali.

Tertarikkah Anda Investasi Bitcoin dengan Keuntungan Besar?

Beli bitcoin – Era baru saat ini telah banyak orang berusaha menjanjikan investasi untuk keamanan dan kesejahteraan masa depan. Ada beberapa investasi yang dipilih orang seperti rumah, logam mulia, tempat usaha, hingga sejumlah jasa yang diperjual belikan. Namun, seorang warga jepang bersama timnya bernama Satoshi Nakamoto membuat ide baru sebuah investasi melalui dunia maya yaitu bitcoin.

Jika dilihat dari namanya, bitcoin ini mirip seperti sebutan untuk uang ya, memang benar demikian tetapi tidak 100% benar. Bitcoin merupakan sebuah simbol mata uang elektronik yang dipakai untuk transaksi namun bisa dibuat investasi jangka panjang. Di beberapa negara maju seperti Amerika, bitcoin sudah menjadi alat pembayaran yang sah dan berjalan untuk jangka waktu yang lama. Mulanya bitcoin masih diragukan apakah aman dan bisa dipakai di seluruh dunia. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu bitcoin diterapkan dan memberikan kepercayaan kepada nasabah untuk terus menabung bitcoin.

Cara Membeli Bitcoin

Bitcoin disebut juga dengan uang digital atau uang virtual yang wujudnya riilnya tidak nampak namun bisa dipakai untuk pembayaran. Bitcoin ini seringkali disebut sebagai bentuk emas kedua karena memiliki nilai yang tinggi. Untuk memiliki bitcoin, Anda cukup mengunduh aplikasi wallet bitcoin di pc atau ponsel pintar Anda, kemudian Anda nantinya akan mulai belajar untuk mengelola data dan jenis investasi bitcoin yang ada di dalamnya.

Bitcoin juga bisa dipakai untuk pembayaran yang sah seperti belanja online di minimarket, mall atau sejenisnya. Uang digital ini terbatas di seluruh dunia, Anda bisa menjual atau membeli bitcoin dengan melihat aplikasi dan melihat pergerakannya setiap saat. Bitcoin berada di bawah naungan bank resmi dunia dan Anda tidak perlu khawatir akan keamanan investasi bitcoin. Pihak bank dunia memastikan bahwa bitcoin yang Anda beli tidak akan membuat kerugian dan akun pemilik bitcoin dalam jumlah berapapun dipastikan aman.

Kita ambil contoh, seorang pria menabung bitcoin dan ingin membeli laptop seharga Rp. 5 juta, maka dia memakai bitcoin untuk membayar barang tersebut. Apakah bisa?

Ya, bisa, bitcoin itu nantinya akan berjalan seperti kartu kredit atau kartu ATM dan masuk sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, ada catatan pentingnya yaitu saldo di akun bitcoin harus sesuai dengan barang yang Anda beli. Apabila saldo bitcoin belum terpenuhi maka akan ditolak.

Seberapa Tinggi Nilai Bitcoin?

Nilai bitcoin yang ada di dunia hanya dibatasi 21 juta saja dan setiap satu koin bitcoin bernilai 100 juta. Angka 100 juta ini masih mengalami naik turun tetapi lebih stabil artinya tidak akan mengalami penurunan sangat drastis. Maka, bitcon seringkali disebut sebagai emas digital kedua oleh pebisnis dunia. Anda bisa juga membeli bitcoin dalam jumlah yang diinginkan, misalnya seperti harga emas 1 gram sekitar Rp. 750 ribu. Anda bisa investasi dengan mengisi saldo sebesar Rp. 150 ribu dahulu, dan mendapakan emas dalam bentuk digital seberat 0,2 gram. Sama dengan bitcoin yang bisa Anda beli dengan modal kecil Rp. 100 ribu saja dan disimpan dalam waktu yang lama. Perputaran inilah nanti terlihat di tahun berikutnya, bitcoin yang Anda simpan akan mengalami kenaikan.

Bagaimana, Anda tertarik untuk mencoba investasi bitcoin?

Keuntungan emas digital kedua ini sudah sah di seluruh dunia, terutama Indonesia. Beli bitcoin dengan modal kecil bisa untung lebih besar.

Diprediksi Alami Kenaikan Harga, Investasi Bitcoin Masih Layak Dijadikan Pilihan

Beli Bitcoin menjadi salah satu instrumen investasi yang digandrungi banyak orang. Terutama bagi kawula muda. Sejak kemunculannya, jual beli Bitcoin bukan lagi hal asing bagi kaum milenial.

Berbeda dengan jenis mata uang lainnya yang melibatkan bank dalam pengelolaannya, jual beli Bitcoin tercatat secara transparan dalam blockchain.

Prediksi Kenaikan Harga Bitcoin

Harga jual dan beli Bitcoin mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak menentu. Bahkan, pada akhir tahun 2020 lalu, harga Bitcoin mencapai puncak tertinggi dengan valuasi yang menyentuh angka US$ 20.000 atau setara dengan Rp. 275 juta. Artinya, Bitcoin menjadi bentuk investasi yang menjanjikan.

Sementara pada tahun ini, sebagaimana yang disampaikan analis Bitcoin, harga Bitcoin diprediksi akan mengalami kenaikan secara perlahan dan berhenti di harga $23.000. Kenaikan harga Bitcoin dinilai akan terjadi secara stabil.

Bagi Anda yang melakukan investasi Bitcoin jangka pendek, ini bisa jadi peluang yang bagus untuk mendapatkan keuntungan. Investasi jangka pendek, umumnya Bitcoin dipegang kurang dari 12 bulan. Jika kenaikan harga Bitcoin berjalan sesuai dengan pola, Anda yang beli Bitcoin dengan harga rendah dapat menjualnya di sisa tahun ini untuk meraup keuntungan.

Keuntungan Dari Investasi Bitcoin

Sebagai bentuk investasi, ada beragam keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan beli Bitcoin. Selain dari nilai jual yang cukup menjanjikan, Bitcoin yang tidak memiliki gatekeeper jadi keuntungan tersendiri. Sebab, Bitcoin tidak dapat dikontrol.

Keuntungan lain dari beli Bitcoin untuk investasi adalah sifatnya yang open manner. Bitcoin yang bersifat terbuka memiliki kode program yang dapat dilihat secara mendunia. Dengan kata lain, transparansi menjadi hal utama dalam investasi Bitcoin.

Sementara di Indonesia, jual beli Bitcoin dan mata uang kripto telah dilengkapi dengan pengawasan serta peraturan dari lembaga pemerintah yang bersangkutan. Hal ini menjadi nilai lebih dari segi keamanan berinvestasi Bitcoin.

Beli Bitcoin sama halnya dengan Anda melakukan investasi emas. Alasannya karena beberapa karakteristik Bitcoin yang mirip emas, seperti keleluasaan dalam memindahkan Bitcoin dimanapun dan dengan jumlah berapapun, Bitcoin yang tidak mengalami degradasi, serta harga Bitcoin yang tinggi.

Susun Strategi yang Tepat untuk Investasi Bitcoin

Seiring dengan tren investasi yang kian menanjak dari waktu ke waktu, beli Bitcoin bisa menjadi investasi yang menarik. Apalagi dengan perkembangan Bitcoin yang semakin baik dan banyak digunakan sebagai alat transaksi secara global.

Kendati demikian, investasi Bitcoin tidak jauh berbeda dengan jenis investasi lainnya. Ada risiko yang membayangi Anda selama investasi Bitcoin. Oleh karenanya, dibutuhkan strategi yang tepat untuk bisa meraup keuntungan dari Bitcoin.

Untuk investasi Bitcoin jangka pendek, tentunya Anda harus memantau pergerakan harga Bitcoin secara berkala. Begitu juga dengan update terbaru seputar Bitcoin, supaya Anda tahu kapan waktu terbaik untuk beli Bitcoin dan menjualnya lagi dengan keuntungan besar. Berbeda halnya jika Anda memilih investasi Bitcoin jangka panjang.

Bila Anda masih pemula di bidang jual beli Bitcoin sebagai bentuk investasi, akan lebih bijak ketika Anda menggali ilmu investasi Bitcoin dari berbagai sumber yang telah berpengalaman. Menambah wawasan sebanyak mungkin seputar Bitcoin akan membantu Anda untuk menjalankan investasi ini.

Nah, itulah keuntungan dan prediksi kenaikan harga Bitcoin. Meskipun menjadi instrumen investasi yang sangat menarik, pastikan bahwa Anda selalu memiliki strategi jitu untuk bisa terhindar dari risiko-risiko yang bisa mendatangkan kerugian.

Memanasnya perdebatan antara Bitcoin dengan Dollar Amerika

Beli Bitcoin – Ditetapkannya COVID-19 sebagai sebuah pandemi global mengubah tatanan perekonomian dunia, termasuk dalam hal Beli Bitcoin. Perdebatan mengenai bitcoin dan dollar Amerika semakin memanas, manakah yang lebih cocok digunakan sebagai fiat money di tengah pandemi virus global ini. Fiat money dikenal sebagai uang kertas yang dapat memberikan saham terhadap stabilitas perekonomian suatu negara. Fiat money terpaksa harus digunakan oleh suatu negara, termasuk negara Amerika sebagai suatu bentuk perlindungan hukum dan paksaan dari negara untuk menjaga ketersediaan supply dan memenuhi permintaan yang ada.

Di tengah meluasnya virus pandemi ini, beberapa negara bagian Amerika Serikat telah mengambil kebijakan yang sebenarnya tidak ingin mereka ambil. Namun, pemerintah pusat Amerika Serikat telah mengumumkan adanya injeksi stimulus keuangan secara masif. Langkah yang diambil oleh pemerintah ini menjadi topik yang menarik di dunia kripto.

Pencetakan uang dollar Amerika

Pemerintah berusaha untuk mencetak uang secara terus-menerus, sehingga muncullah berbagai meme yang menunjukkan bahwa pencetakan uang tiada henti hanya akan membuat perekonomian negara menjadi lebih tidak stabil. Hal ini juga membuat orang-orang yang antusias terhadap kripto seperti Bitcoin menyebutkan persoalan dollar Amerika dan Bitcoin menjadi lebih jauh. Mencetak uang tanpa kontrol dapat menyebabkan inflasi terhadap dollar Amerika tersebut, sehingga membuat kekuatannya menjadi justru lebih lemah.

Bitcoin tetap teguh berdiri

Narasi mengenai pencetakan uang terkesan membuat Bitcoin dan usaha Beli Bitcoin menjadi lebih optimis sedangkan dolar Amerika menjadi lebih rendah bukanlah hal yang benar. Dampak yang dirasakan dalam jangka pendek memang berhubungan dengan kendornya kebijakan perekonomian negara, namun dalam jangka panjang, kebijakan yang dibuat oleh pemerintah ini dapat memperkuat potensi Bitcoin di masa yang akan datang.

Bahkan kini, trend menurunnya kasus COVID-19 di beberapa negara di dunia membuat nilai Beli Bitcoin menjadi semakin tinggi dalam beberapa hari terakhir. Padahal, awalnya nilai Bitcoin sempat mengalami penurunan yang signifikan di awal tahun 2020. Perlunya usaha yang mendalam untuk memerangi pandemi global virus corona diprediksi dapat memperbaiki nilai Beli Bitcoin di masa depan.

Keuntungan Bitcoin di masa krisis Dari dulu hingga sekarang, sebelum Bitcoin menjadi trending digunakan dalam dunia kripto, emas menjadi salah satu aset yang sangat menjanjikan di masa depan. Namun, di masa yang sulit seperti pandemi global ini, emas dan Bitcoin menjadi saingan satu sama lain. Di masa krisis seperti sekarang ini, penggunaan Bitcoin di dunia kripto memiliki banyak keuntungan. Hal ini dikarenakan dunia kripto tidak memerlukan transportasi dan logistik seperti halnya pengelolaan aset emas. Transportasi dan logistik menjadi dua sektor yang sangat berpengaruh di masa-masa sulit seperti sekarang ini.

Di sisi yang lain, Bitcoin sebagai salah satu mata uang digital menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk menyelamatkan perekonomian karena tidak terbentur masalah logistik dan transportasi dalam hal penyalurannya. Bahkan Bitcoin bisa melewati batas-batas negara dengan mudah karena memang sudah digunakan secara internasional. Bitcoin sendiri dapat dikonversikan ke segala jenis bentuk uang. Tidak heran jika harganya semakin meningkat di masa pandemi global ini. Uang digital seperti Bitcoin juga dirasa lebih aman dan stabil digunakan untuk transaksi jarak jauh. Selain itu, uang digital juga mampu menekan potensi ancaman penyebaran virus corona karena meminimalisir uang fisik yang digunakan. Beli Bitcoin bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa diaplikasikan untuk masa depan keuangan yang lebih baik.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: