Berapa Banyak Uang Yang Dilakukan Oleh Trader Forex – Subscribe to Duwitmu

Peringkat broker opsi biner:

5 Tips Forex Trading Sukses untuk Trader Indonesia (Strategi Terbaru)

Forex trading adalah salah satu jenis investasi, yang jika dilakukan dengan benar menjanjikan keuntungan yang sangat menarik. Apa tips sukses forex trading Indonesia ? Bagaimana trading yang menguntungkan ? Apa tips untuk menjadi trader ? Bagaimana memilih platform broker forex online mobile, termasuk rekening demo dan apa broker terdaftar resmi di otoritas keuangan Indonesia ?

Untuk mencapai tujuan keuangan, Anda selayaknya melakukan investasi yang akan menghasilkan keuntungan yang pantas untuk mengalahkan inflasi. Klik disini untuk belajar trading forex.

Salah satu jenis investasi adalah Forex Trading. Forex merupakan instrumen keuangan yang akan bisa menghasilkan return buat investor.

Forex Trading

Sebelum masuk ke Forex Trading, kita pahami dulu apa itu Forex.

Forex merupakan singkatan dari Foreign Exchange, yang berarti nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lainnya.

Nilai Forex bisa berubah – ubah setiap saat tergantung pada mekanisme di pasar, jual dan beli.

Karena nilai yang berubah – ubah, Forex menjadi ajang trading.

Peringkat broker opsi biner:

Apa itu Forex Trading ?

FX atau Foreign Exchange adalah pasar keuangan terbesar di dunia. Forex market buka 24 jam sehari, dari hari Senin pagi sampai Sabtu pagi, dan hampir £3 triliun mata uang diperdagangkan setiap hari.

Trading adalah Anda memperdagangkan (menjual/membeli) produk keuangan, dalam hal ini forex (mata uang) berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung.

Perdagangan Anda lakukan melalui broker forex.

Jam Perdagangan Forex:

  • Bursa New York forex trading antara 13:00 – 22:00 GMT
  • Bursa London forex trading antara 08:00 – 17:00 GMT
  • Bursa Tokyo forex trading antara 00:00 – 09:00 GMT
  • Bursa Sydney forex trading antara 22:00 – 07:00 GMT

Dengan volume USD 5.3 triliun per hari, perdagangan forex adalah yang terbesar di bursa (exchange) finansial.

Yang membuat forex menarik bagi trader adalah likuiditas investasi tinggi karena volume trading yang besar serta volatilitas harga yang tinggi untuk peluang profit maksimal.

FX sangat populer di kalangan trader individu karena aksesibilitas dan kesederhanaannya dibandingkan pasar lain.

Anda dapat trading FX di akun online yang terhubung dengan broker dari mana saja di dunia. Trader FX membeli atau menjual mata uang berharap bahwa itu akan naik atau turun terhadap nilai mata uang lain dalam rangka mendapatkan keuntungan dari selisih harga.

Dengan mengamati pergerakan harga pasar, sebagai investor, Anda berkesempatan untuk profit, atau mengalami risiko (loss) sesuai dengan perubahan harga yang terjadi.

Sebagai contoh, Anda membeli 1 lot EUR/USD di harga 1.2500 dan menjualnya saat harga naik menjadi 1.3000. Selisih dari kenaikan harga ini menjadi profit Anda. begitu pula sebaliknya jika harga turun maka Anda mengalami kerugian.

Sebagai contoh, jenis mata uang yang paling sering diperdagangkan adalah:

  • EUR/USD
  • GBP/USD
  • USD/JPY
  • Mata Uang lainnya

USD senantiasa menjadi mata uang utama yang diperdagangan.

Namun perlu diperhatikan bahwa meskipun pada dasarnya semua pasangan mata uang dapat diperdagangkan, yang tidak diizinkan oleh regulator adalah USD / IDR (Dolar AS vs Rupiah Indonesia).

Dalam forex trading, simbol instrumen terdiri dari 2 singkatan, misalnya:

  • EUR / USD = Euro vs Dolar AS,
  • GBP / USD = Poundsterling Britania Raya vs Dolar AS,
  • EUR / JPY = Euro versus Yen Jepang,
  • USD / TRY = Dolar AS versus Lira Turki, dll.

Anda bisa mulai dengan melakukan registrasi dan membuka akun di broker forex resmi yang terdaftar di Bapepti.

Investor harus menyiapkan modal awal sekitar US$500 dolar atau sekitar Rp6,65 juta (kurs Rp13.300 per dolar AS), yang mana modal awal ini bisa digunakan untuk mulai trading.

Anda bisa langsung melakukan trading atau beli (buy) mata uang yang Anda inginkan. Mata uang ini akan selalu berdampingan dengan mata uang lainnya, misalnya USD/EUR atau USD/JPY.

Bila USD yang di depan, maka artinya Anda membeli mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) yang berbanding dengan mata uang Euro atau Yen Jepan. Namun, jika dibalik menjadi EUR/USD artinya Anda membeli mata uang Euro yang berbanding dengan Dolar AS, dan begitu juga dengan JPY/USD.

Contohnya, sentimen bagi AS, misalnya, ketika ada target kenaikan suku bunga The Fed sebanyak dua kali dalam satu tahun maka mata uang Dolar AS akan langsung menguat. Selain itu, kebijakan Donald Trump akan turut mempengaruhi pergerakan forex.

Namun begitu, trading forex ini berbeda dengan investasi lainnya karena bersifat dua arah.

Dengan trading dua arah ini, investor tidak perlu terlalu khawatir jika ada sentimen negatif terhadap mata uang yang sedang di trading kan. Pasalnya, investor sudah dapat menjual kontrak forex nya ketika dirinya belum memiliki kontrak tersebut.

Kenapa Trading Forex

Kenapa banyak orang melakukan trading ? khususnya Forex Trading melalui broker.

  1. Peluang Profit Besar dan Tak Terbatas
  2. Keuntungan Perdagangan 2 Arah
  3. Cepat, Mudah, Dapat Dilakukan Kapanpun dan Dimanapun
  4. Waktu Trading Fleksibel
  5. Modal Terjangkau

Mari kita bahas manfaat atau keuntungan trading forex tersebut.

#1 Peluang Profit Besar dan Tak Terbatas

Simpelnya, investasi forex menjanjikan peluang profit besar dan tak terbatas.

Unlimited profit ! Siapa yang tidak mau.

Forex trader memiliki kesempatan yang sering untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi harga karena volume aktivitas perdagangan yang tinggi dan banyak pembeli dan penjual di pasar.

Di FX harga dipengaruhi oleh data ekonomi makro seperti keputusan yang dibuat oleh bank sentral yang membuat berspekulasi terhadap harga pasar relatif mudah dibandingkan dengan pasar ekuitas.

Dalam forex Anda hanya perlu mengevaluasi apakah mata uang satu negara akan bernilai lebih atau kurang dari mata uang negara lain.

#2 Keuntungan Perdagangan 2 Arah

Dengan memanfaatkan pergerakan pasar, Anda punya peluang memperoleh peluang profit baik pada kondisi pasar naik, maupun turun.

  • Pada kondisi pasar naik, Anda dapat peluang dengan membeli pada harga rendah, lalu menjual di harga tinggi. Hal ini dikenal transaksi buy atau long.
  • Namun, saat kondisi pasar turun, Anda dapat pula menjual pada harga tinggi, lalu kemudian membelinya saat harga turun. Transaksi ini disebut transaksi jual/sell, atau short.

Keuntungan 2 arah ini yang membedakan transaksi di bursa saham dengan forex trading karena di transaksi saham dilarang melakukan short selling, sementara di forex trading diperbolehkan.

#3 Cepat, Mudah, Dapat Dilakukan Kapanpun dan Dimanapun

Cukup mudah buat investor pemula sekalipun karena Anda hanya memerlukan laptop atau smartphone dan koneksi internet yang stabil untuk mulai melakukan perdagangan Forex. Dukungan software yang semakin canggih memungkinkan Anda untuk melakukan eksekusi trading hampir secara instan, kapanpun Anda melihat peluang.

Dengan jam aktif perdagangan selama 5 hari seminggu, Anda dapat melakukan trading dari manapun dan kapanpun, tanpa harus berpergian atau menghubungi pihak-pihak perantara.

Anda bisa melakukan demo terlebih dahulu dengan rekening demo online di broker yang dipilih untuk memastikan bahwa Anda menjadi lebih familiar dan bisa menjalankan di realita setelah selesai dengan rekening demo di broker tersebut.

Demo juga merupakan cara guna memberikan feeling apakah investasi forex sesuai dengan risk appetite Anda. Dalam rekening demo, Anda tidak rugi juga mengalami kegagalan selama jalan dengan demo.

#4 Waktu Trading Fleksibel

Secara waktu, berbeda dengan perdagangan saham yang memiliki batasan waktu, trading forex, misalnya untuk perdagangan USD, berjalan selama 24 jam setiap harinya.

Dengan kata lain trading forex bisa dilakukan di sela-sela waktu istirahat siang, Anda tidak perlu menunggu secara lama misalnya setelah jam pulang kantor.

Apalagi dengan teknologi Fintech, perdagangan secara mobile leboh mudah dilakukan. Aplikasi di mobile membuat waktu trading bisa Anda lakukan kapan saja.

#5 Modal Terjangkau

Secara capital, berapa modal dana yang dibutuhkan untuk mulai transaksi Forex ?

Untuk mulai trading forex Indonesia tidak perlu modal besar.

Dengan modal trading Rp5 juta, Anda sudah bisa mulai bertransaksi forex. Tentu Anda tidak perlu mematok target penghasilan besar dari trading forex dengan modal yang relatif terjangkau.

Dengan keuntungan 10% per bulan, trading forex tentu bisa menambah secara signifikan pemasukan bulanan Anda. Misalnya, Anda memiliki modal Rp20 juta untuk trading, coba hitung profit 10% per bulannya berapa. Jumlah yang lumayan, bukan?

Namun, trading merupakan pilihan yang berisiko, dengan potensi menghasilkan keuntungan yang besar. Faktor risiko dalam trading sebanding dengan potensi keuntungan yang bisa diraih.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi trader sukses dan berhasil karena tergiur keuntungan profit trading forex yang menggiurkan, silahkan pelajari tips dibawah ini.

Terminologi Forex

Umumnya pasar keuangan, Forex memiliki banyak jargon dalam komunikasinya. Anda yang ingin terjun sebaiknya belajar memahami jargon dalam Forex Trading secara fasih.

Berikut ini adalah jargon atau terminologi yang umum digunakan dalam Forex Trading, yaitu:

Bid/Offer

Hampir semua pasar keuangan di dunia memiliki harga dua arah. Ini adalah harga yang Anda beli dan jual di pasar tertentu. Mata uang yang Anda transaksikan biasanya adalah apapun underlying currency dari market.

Point/Pip/Tick

Point, pip or tick adalah unit terkecil dimana market bergerak. Misalnya di bursa saham Indonesia, minimum perubahan harga adalah Rp 25.

Tick Value

Kegunaan untuk mengetahui tick value dari transaksi adalah untuk membantu menghitung berapa keuntungan atau kerugian kita (P/L). Ini merepresentasikan implikasi keuangan dari 1 poin pergerakan di transaksi. Jadi jika Anda telah membeli £ 5.000 dari Vodafone CFD maka untuk setiap point bergerak Anda akan mendapat atau kehilangan £ 5.000/harga (misalnya 142) = £ 35,21 tergantung apakah itu naik atau turun. Anda juga bisa menghitung ini dengan mengetahui jumlah CFD yang Anda transaksikan. Jadi, dalam contoh ini untuk membeli senilai £ 5.000 Vodafone CFD Anda harus membeli 3.521 CFD (£ 5.000 / £ 1,42). Jadi untuk setiap pergerakan pence tick value adalah 3521 x 0,01 = £ 35,21.

Lot Size

‘lot’ adalah jumlah yang ingin Anda transaksikan. Ketentuan lot ditentukan untuk masing – masing pasar Forex.

Order (Manajemen Resiko)

Order adalah instruksi untuk membuka atau menutup posisi pada harga tertentu yang dipilih oleh Anda. Hal ini berguna jika Anda tidak dapat mengikuti pergerakan pasar, karena Anda dapat memilih harga yang Anda inginkan untuk masuk pasar (dengan menempatkan open order) atau keluar pasar (dengan menempatkan close order). Close order dapat digunakan untuk membatasi risiko atau mengambil keuntungan. Order dapat berlaku selama periode waktu tertentu dan bisa tereksekusi atau kadaluarsa, tergantung mana yang lebih dulu. Order dapat digunakan untuk membatasi kerugian hingga batas yang telah ditentukan, meskipun hal ini tidak selalu dijamin karena pasar dapat mengalami gap melewati batas Anda.

Stop dan Limit

Stop order adalah instruksi yang dieksekusi hanya jika harga pasar mencapai tingkat tertentu yang kurang menguntungkan dari tingkat pasar saat ini. Sebuah stop loss order adalah instruksi yang dieksekusi hanya jika harga pasar mencapai tingkat tertentu yang kurang menguntungkan dari tingkat pasar saat ini, ini khas digunakan untuk menutup open posisi. Limit order adalah instruksi yang dieksekusi pada tingkat tertentu ketika harga pasar mencapai tingkat yang lebih menguntungkan daripada harga pasar saat ini. Limit order dapat digunakan untuk open atau close posisi.

Margin Call

Margin Call adalah permintaan dari broker Anda untuk memasukkan lebih banyak uang ke akun Anda jika Anda ingin terus berdagang.

Mengapa disebut panggilan atau Call?

Karena pada masa perdagangan forex dahulu, sebelum ada internet, pihak broker akan menelpon trader untuk memberitahukan kekurangan modal untuk trading ini.

Stop Loss

Loss atau kerugian merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari dari kegiatan trading. Bahkan trader terbaik pun pasti pernah mengalami loss.

Meskipun Anda tidak bisa mengendalikan perilaku pasar, tapi Anda tentu bisa mengendalikan seberapa besar kerugian Anda per perdagangan.

Gunakanlah Stop Loss untuk membatasi kerugian.

Anda dapat mengatur sendiri level Stop Loss Anda: dilonggarkan, diperketat, atau disesuaikan dengan keinginan Anda. Pokoknya pastikan bahwa Anda selalu mengaktifkan fitur Stop Loss di platform trading Anda.

5 Tips Sukses Trading Forex

Untuk bisa sukses dalam forex trading, Anda bisa mengikuti tips berikut ini, yang disusun berdasarkan pengalaman pribadi melakukan forex trading berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung untuk mencari keuntungan berdasarkan pergerakkan harga Forex di pasar.

Dengan mengikuti pergerakan harga pasar, Anda berkesempatan untuk profit, atau mengalami risiko (loss) sesuai dengan perubahan harga yang terjadi.

Sebagai contoh, Anda membeli 1 lot EUR/USD di harga 1.2200 dan menjualnya saat harga naik menjadi 1.2300.

Selisih dari kenaikan harga ini menjadi profit Anda. Demikian pula sebaliknya jika harga bergerak ke arah yang berbeda.

#1 Memahami Forex Trading

“Tak Kenal maka Tak Sayang”. Pepatah ini sangat relevan dalam forex trading.

Karena jika tidak paham benar-benar bagaimana forex bekerja, bagaimana mungkin seorang trader bisa sukses dan meraup profit.

Apa itu Trading ?

Trading adalah transaksi jual-beli, di mana sebuah produk dapat berpindah kepemilikan dengan membayarkan sejumlah uang sesuai harga yang ditetapkan.

Dalam forex trading, Anda memperdagangkan (menjual/membeli) sejumlah forex berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung.

Untuk itu, sebelum terjun ke dalam transaksi Forex, Anda sangat disarankan mengikuti kelas training edukasi cara trading. Pahami dengan benar dan sepenuhnya soal seluk beluk trading Forex sebelum memulai.

Setiap broker forex terbaik memiliki kelas edukasi offline dan online. Manfaatkan kelas tersebut seoptimal mungkin.

Bergabung dalam komunitas trader forex yang banyak terdapat di online. Belajar dari orang lain yang sudah makan asam garam pasti bermanfaat dibandingkan kita hanya belajar sendiri.

#2 Melakukan Trading Forex Sendiri

Kejadian ini dialami oleh teman saya yang baru-baru ini kehilangan dana cukup signifikan karena kalah trading forex. Awalnya, dia menyalahkan broker tempat dia melakukan transaksi.

Tetapi, setelah saya kulik lebih dalam, dia baru mengaku tentang transaksi tersebut bahwa bukan dia yang menjalankan, tetapi dia serahkan ke orang lain untuk mengelola. Alasannya, karena dia tidak punya banyak waktu.

Hal ini yang sangat-sangat perlu dihindari oleh trader yaitu menyerahkan transaksi forex kepada orang lain untuk menjalankan. Karena mengelola uang sendiri dengan uang orang lain pasti berbeda cara pengelolaan dan kehati-hatiannya.

Disamping itu, jika transaksi dijalankan orang lain, proses pembelajaran investasi yang penting tidak bisa dipetik, tetapi dirasakan orang lain. Sementara, pelajaran tersebut sangat penting untuk mengasah keahlian dalam berinvestasi.

#3 Memilih Broker Forex yang Terpercaya

Broker terpercaya dalam forex trading sangat penting karena beberapa alasan:

Pertama, broker menyediakan materi edukasi kelas yang bagus, pasti akan sangat membantu trader. Edukasi ini tidak hanya dalam bentuk kelas offline tetapi juga kelas online.

Contohnya, salah satu broker, menyediakan akun demo, dimana Anda akan diberikan sejumlah uang virtual yang dapat diperdagangkan secara real-time di bursa trading sesungguhnya.

Kedua, tentang biaya trading platform yang dibebankan oleh broker signifikan dalam menentukan besar kecilnya profit karena biaya ini (dalam bentuk spread dan komisi) harus dibayar oleh trader kepada broker regardless transaksinya profit atau loss.

Ketiga, layanan call center yang disediakan platform broker ketika nasabah membutuhkan yang siap melayani 24 jam sehari 7 hari seminggu. Karena sifat perdagangan forex yang 24 jam sehari, support platform dari broker ke investor sangat penting untuk memastikan transaksi bisa dilakukan tanpa hambatan.

Keempat, broker memiliki platform trading yang bagus yang bisa digunakan oleh trader secara optimal, misalnya aplikasi mobile atau fitur lainnya. Platform adalah tools yang Anda pakai setiap saat melakukan perdagangan Forex, sehingga sangat penting keberadaan platform ini.

Salah satu hal yang penting diperhatikan dalam pemilihan broker untuk melakukan trading forex adalah memilih broker resmi dari dalam negeri ataupun luar negeri yang diawasi otoritas perdagangan berjangka komoditi, yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) di Indonesia.

Beberapa broker menyediakan fasilitas trading forex di Indonesia dan mendapatkan izin Bappebti, seperti PT Askap Futures, PT Monex Investindo Futures, dan PT Soegee Futures.

Daftar Lengkap tentang broker resmi (pialang berjangka) di Bapepti.

#4 Tidak Panik dan Paham Money Management

Untuk bisa sukses dalam platform trading forex, Anda tidak hanya perlu strategi mantap, tetapi juga tentang penguasaan Money Management (MM).

Apa itu Money Management dan contoh Money Management yang tepat?

MM mencakup berapa lot di setiap posisi trading, jarak antara harga entry (open position) dengan Stop Loss (SL) dan target profit, serta jumlah maksimal posisi trading yang akan dibuka dalam satu waktu bersamaan.

MM ini berbicara tentang berapa loss atau kerugian yang siap Anda terima setiap saat. Setelah tahu loss yang bisa diterima, Anda menentukan rencana transaksi untuk bisa tetap dalam koridor loss yang bisa diterima.

Tentu saja dengan MM, potensi profit akan lebih kecil.Tetapi, demi manajemen resiko dalam platform investasi yang terkendali, MM harus diterapkan agar investasi di forex bisa dilakukan secara berkelanjutan.

#5 Bisa Mengelola Kerugian Loss Trading

Potensi keuntungan profit yang tinggi di platform forex trading membawa pula volume resiko kerugian yang tidak kecil.

High Risk High Return !

Karena itu, pengelolaan informasi risiko sangat penting dalam trading forex agar Anda siap mengelola dan menerima kerugian jika hal tersebut datang.

Selain dengan Money Management yang baik dan tertata rapi, kesiapan mental juga sangat penting menghadapi kerugian trading. Karena dengan mental yang tenang, Anda bisa tetap kepala dingin dan mengambil langkah yang tepat saat goncangan atau crash datang di pasar.

Salah satu yang penting adalah diversifikasi dalam investasi, termasuk forex trading. Jangan taruh semua uang Anda di investasi forex karena jika dilakukan sangat sangat berbahaya.

Boleh melakukan investasi forex, tetapi pastikan Anda melakukan diversifikasi dengan optimal untuk mengelola risiko dengan lebih baik.

Trader Forex

Dalam investasi di platform forex trading, Anda pasti menemui istilah Trader.

Trader adalah pihak melakukan forex trading.

Tidak sedikit, profesional yang terjun menjadi trader for living.

Trader fokus pada sentimen pasar dan kondisi pasar, dan bukan pada fundamental, sehingga trader cenderung memanfaatkan momentum pasar dalam jangka pendek dengan frekuensi transaksi yang tinggi, untuk meraup keuntungan.

Karena itu, profesi trader cenderung beresiko cukup tinggi.

Untuk mengelola resiko forex trading yang tinggi tersebut, trader yang berpengalaman melakukan langkah – langkah berikut:

  • Memiliki Money Management matang dan terencana baik untuk memastikan bahwa jika terjadi volume kerugian bisa cepat dikelola.
  • Punya keahlian mengelola portofolio forex, misalnya, menggunakan Stop Loss, target profit, dan Risk/Reward Ratio tertentu untuk membatasi volume kerugian dan mengatur keuntungan
  • Punya ketahanan mental menghadapi gejolak pasar dan siap melakukan cut-loss jika kondisi pasar memang buruk.

Di pasar tidak sering muncul cerita atau berita bombastis soal profit trader forex, yang seringkali tidak menggambarkan bahwa untuk mencapai keuntungan sebesar trader tersebut dibutuhkan banyak persyaratan dan pengalaman.

Trading Forex Autopilot

Di radio setiap pagi, saya sering mendengarkan penjelasan soal trading forex autopilot.

Apa itu robot trading forex ?

Robot trading forex disebut sebagai Expert Advisor (EA).

EA atau Robot Forex adalah program computer yang didesain untuk Anda melakukan trading secara otomatis, tanpa perlu campur tangan setiap saat.

Kelihatannya cara ini, autopilot, sangat menguntungkan bukan ?

Anda santai, rileks, uang bekerja untuk Anda lewat trading autopilot yang membutuhkan minimum campur tangan.

Cara kerja robot trading forex adalah mengikuti perintah dengan program yang di setting sebelumnya dan robot tidak akan menyimpang dari setting yang sudah ditetapkan itu.

Karena ini robot, ia tentu saja tanpa emosi.

Inilah salah satu alasan mengapa banyak trader yang memillih menggunakan robot untuk trading. Karena robot tidak terpengaruh emosi yang bisa mempengaruhi analisa trading.

Tapi, dari sejumlah literatur yang saya baca, Anda perlu cermati dengan baik, sebelum terjun ke trading forex autopilot robot, yaitu:

  • Belum Teruji. Belum ada riset independen yang menemukan bahwa trading autopilot menguntungkan dalam jangka panjang. Selama ini, klaim trading autopilot menguntungkan datang dari pihak yang menjual software autopilot tersebut.
  • Biaya tambahan. Trading menggunakan robot memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual untuk membeli robot itu sendiri dan membayar biaya sewa VPS.
  • Market Sangat Dinamis, Sulit Ditebak Robot. Robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi pasar dinamis. Robot trading didesain secara linear.

Apa Trading Forex adalah Judi ?

Ini pertanyaan klasik yang selalu muncul soal forex trading.

Jawabannya sendiri pasti sangat subjektif, tergantung perspektif masing – masing orang.

Kalau saya ditanya, apakah Trading Forex Judi ?

Jika melakukannya tanpa ilmu, tanpa pemahaman yang baik soal bagaimana melakukan trading, Anda sudah pasti berjudi. Anda hanya mengandalkan keberuntungan semata.

Sebaliknya, jika melakukan dengan pemahaman yang benar soal bagaimana melakukan trading forex, memiliki strategi yang jelas, melakukan money management untuk mengelola risiko, saya berpendapat trading forex itu bukan judi.

Tanya Jawab

  1. Apa itu Forex

Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange, yang berarti nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lainnya.

Apa itu Forex Trading

Forex Trading adalah Anda memperdagangkan (menjual/membeli) produk keuangan, dalam hal ini menggunakan forex (mata uang) berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung.

Dimana Anda bisa melakukan Forex Trading

Menggunakan broker forex resmi di Indonesia yang terdaftar di otoritas Bapepti.

Untuk mengelola resiko tinggi di Forex Trading, apa perlu dilakukan

Perlu memahami informasi Money Management (MM) dengan baik, yang mana MM mencakup berapa lot di setiap posisi trading, jarak antara harga entry (open position) dengan Stop Loss (SL) dan target profit, serta jumlah maksimal posisi trading yang akan dibuka dalam satu waktu bersamaan.

Kenapa kesiapan mental penting buat trader Forex

Selain dengan Money Management yang baik dan tertata rapi, kesiapan mental juga sangat penting menghadapi kerugian trading. Karena dengan mental yang tenang, Anda bisa tetap kepala dingin dan mengambil langkah yang tepat saat goncangan atau crash datang di pasar.

Kesimpulan

Investasi forex trading Indonesia menjanjikan potensi return yang luar biasa. Tetapi di dalam return yang tinggi terdapat resiko yang tidak kecil.

Perlu sejumlah tips untuk bisa melakukan forex trading dengan sukses dan berkelanjutan. Semoga tips yang diberikan diatas membantu para trader.

9 Responses

Forex memang merupakan peluang bisnis yang saat ini sedang naik daun, banyak kaum milenial mulai mempelajari bisnis ini. namun sayang banyak yang rugi karena bekal ilmu yang belum cukup tetapi ingin cepat profit banyak. Terima kasih atas informasi ini pak.

Ulasan yang sangat menarik, kalau menurut bapak, forex itu termasuk investasi atau pedagangan? karena sifatnya yang jangka pendek dan spekulatif. trims

menurut saya perdagangan, karena keuntungan di forex bisa didapatkan saat harga naik atau turun, tidak seperti investasi di mana keuntungan didapatkan dari kenaikan harga

Dibanding Bitcoin lebih untung/beresiko mana ?

Sekarang BTC jg sdh masuk dlm Forex

sudah banyak trader sukses di indonesia

[…] web duwitmu.com menuliskan bahwa pengertian trading forex adalah kegiatan memperdagangkan (jual/beli) produk […]

[…] lebih tinggi, seperti halnya yang terjadi dengan mata uang kripto jika dibandingkan dengan valuta konvensional. Ketika volatilitasnya tinggi, kerap kali alternatif yang biasanya lebih murah akan […]

Perkenalkan saya merlyn dari situs HL8 ingin menawarkan kerjasama dalam bentuk program affiliasi dimana anda bisa mendapatkan keuntungan komisi 40% flat dari kami setiap bulannya, Apabila anda tertarik silahkan hubungi kami di affiliate[a]hl8asia .com atau fb saya.

Praktekkan! Cara Manajemen Risiko Yang Dapat Anda Lakukan Ketika Trading Forex

Manajemen Risiko memang merupakan hal penting yang perlu dijalankan agar sukses melakukan trading forex. Manajemen Risiko yang seperti apa yang perlu dipraktekkan oleh trader forex? Apa yang harus dihindari dalam mempraktikkan manajemen risiko trading forex? Mari kita simak pembahasan berikut.

Manajemen Risiko Dalam Trading Forex

Manajemen risiko adalah salah satu pilar paling penting dalam trading. Seorang trader harus memikirkan hal ini sebelum memulai trading forex. Hal ini bukanlah soal berapa keuntungan yang bisa dicapai oleh seorang trader, namun yang lebih penting adalah seberapa lama seorang trader mampu bertahan di pasar forex yang sangat kompetitif.

Seringkali kita melihat contoh kasus dimana seorang trader yang memiliki strategi trading yang bagus, namun transaksi yang dilakukannya bukannya malah menghasilkan untung, namun pada akhirnya malah merugi. Hal ini hanya bisa terjadi apabila seorang trader memiliki pengelolaan uang yang buruk. Contoh yang seringkali terjadi adalah:

  • Tidak memasang Stop Loss.
  • Stop Loss terlalu kecil, sehingga mudah terkena sebelum harga berbalik arah sesuai dengan perkiraan awal trader.
  • Stop Loss terus diperlebar dengan harapan trend akan berbalik arah sesuai perkiraan awal trader.

Inti dari hal ini adalah manajemen risiko yang seharusnya diketahui dan dijalankan oleh setiap trader yang ingin sukses dalam melakukan aktivitas trading-nya. Dalam hal ini pun, ada beberapa faktor yang masih dalam kendali seorang trader, yaitu antara lain:

  1. Modal, yaitu jumlah nominal uang yang ditanamkan ke akun forex.
  2. Tipe Rekening, yaitu jenis rekening yang dibuka oleh trader di broker (Standar – 100.000 unit atau Mini – 10.000 unit).
  3. Ukuran Lot, yaitu jumlah lot yang ditransaksikan.
  4. Frekuensi, yaitu seberapa sering seorang trader melakukan transaksi.
  5. Risk Exposure, yaitu seberapa persen modal yang berani dipertaruhkan setiap transaksi.

Dengan mengetahui dan menetapkan parameter di atas, maka trader bisa mengetahui seberapa besar risiko setiap trading dan seberapa lama trader bisa bertahan dalam kondisi paling buruk sekalipun.

Trader bisa menetapkan stop loss dari parameter yang telah ditentukan di atas, misalnya dengan modal US$3.000 dan risk exposure trader sebesar 1% saja, maka trader bisa menetapkan stop loss bila kerugiannya telah mencapai US$30. Pips yang ditentukan untuk stop loss pun bervariasi bergantung pada jumlah lot yang ditransaksikan oleh trader.

Free Download Ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula

Manajemen RRR: Risk Reward Ratio

Semua orang mengetahui bahwa berjudi adalah tidak baik untuk dilakukan, dan secara statistik pun, penjudi mengalami kekalahan lebih banyak dalam perjudian. Trading forex dapat mengarah kepada bila dilakukan secara spekulatif tanpa menggunakan analisis dan manajemen risiko yang benar.

Ada sebuah konsep manajemen risiko yang dinamakan Risk Reward Ratio (RRR), yaitu perbandingan antara risiko dengan hasil yang diharapkan dari setiap transaksi. Biasanya rasio RRR ditentukan antara 1:2 atau 1:3 atau dalam kondisi tertentu bisa saja 1:1, untuk perbandingan risiko berbanding hasil.

Dengan menggunakan rasio 1:3 misalnya, maka artinya untuk setiap risiko sebesar US$100 yang bisa ditoleransi oleh trader, trader mengharapkan keuntungan sebesar US$300.

Dengan adanya rasio ini, bahkan sekalipun bila trader mengalami jumlah kekalahan dan kemenangan yang sama, trader akan tetap mendapat keuntungan 3 kali lipat lebih besar daripada kerugian yang diterimanya.

Bila manajemen risiko ini diiringi dengan strategi trading yang baik, bukan tidak mungkin persentase kemenangan lebih besar dari 50%.

Jika strateginya baik, mengapa tidak memasang rasio yang lebih agresif saja seperti 1:4 atau 1:5? Dengan memasang RRR secara agresif, profit target akan menjadi lebih sulit dicapai, dan seringkali sebelum pasar mendekati target profit, akan berbalik dan malah mengenai stop loss.

Risiko lainnya adalah jumlah transaksi akan berkurang karena trader cenderung menunggu target profit besar tercapai, dan tentunya akan memakan waktu.

Menentukan Exit Plan

Banyak strategi yang mengulas mengenai posisi masuk atau entry plan, namun menentukan posisi keluar atau exit plan juga sama pentingnya dengan menentukan posisi masuk, atau bahkan lebih penting, karena profit atau loss yang kita terima, itu sangat bergantung dari harga saat keluar dari posisi transaksi.

Trader dapat menggunakan manajemen risiko RRR sebagai dasar untuk menetapkan posisi keluar, baik take profit atau stop loss. Ada baiknya juga target ini didefinisikan dalam grafik saat melakukan order.

Memasang target secara mental hanya bisa dilakukan apabila trader sudah benar-benar sanggup menguasai ketiga pilar trading dengan baik (Mind, Money, Method). Ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan:

  • Jangan biarkan Anda dikuasai emosi dan mengubah stop loss awal Anda. Biasanya saat harga mendekati stop loss, maka secara naluri ketakutan (fear) trader akan mencoba bertahan dengan memperlebar stop loss. Inilah yang membuat rencana dan manajemen risiko menjadi berantakan, dan kerugian akan menjadi lebih besar dari yang direncanakan.
  • Jangan biarkan Anda dikuasai emosi dan mengubah targetprofit awal Anda. Mirip dengan poin sebelumnya, namun kali ini emosi yang dominan adalah keserakahan (greed), di mana trader ingin mendapatkan untung berlebih dengan mengubah target profit.
  • Aturlah Trailing Stop Anda. Hal ini untuk memaksimalkan keuntungan yang dapat Anda peroleh. Anda hanya perlu memindahkan posisi stop loss Anda lebih tinggi bila harga telah bergerak naik. Bila harga tiba-tiba berbalik turun pun, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan atau minimal impas.

Strategi Manajemen Risiko Dalam Posisi Merugi

Setelah kita menetapkan batasan risiko yang dapat kita ambil setiap kali transaksi, pada bagian berikutnya mari kita bahas strategi yang dapat diterapkan ketika kita menghadapi situasi dimana posisi yang kita ambil mengalami kerugian atau floating loss.

Dalam transaksi forex memang tak bisa dipungkiri ada kalanya harga bergerak tidak mengikuti analisis yang kita lakukan, berikut strategi yang bisa Anda pilih untuk menghadapinya.

#1 Strategi Bertahan

Dalam strategi bertahan, artinya Anda membiarkan posisi transaksi yang miliki sedang merugi tanpa melakukan tindakan apa-apa. Hal ini dapat dilakukan bila Anda memiliki Ekuitas yang besar, karena sebetulnya tidak ada yang dapat mengetahui seberapa besar dan seberapa lama kita akan mengalami potensi kerugian ini.

Strategi ini didasarkan pada asumsi bahwa seberapapun jatuh suatu harga bergerak, pada suatu saat akan kembali ke harga di mana kita mengambil posisi transaksi.

Jangan sekali-kali menggunakan strategi ini jika uang yang Anda miliki sangat terbatas, karena banyak sekali trader yang mengalami kebangkrutan karena menggunakan strategi ini. Adalah lebih baik bila kita menerima kekalahan dan mencoba mengambil posisi transaksi yang baru.

Contoh strategi ini adalah bila kita membuka posisi Buy JPY/USD pada harga 116,00 dan ketika harga saat ini 115,00, kita telah mengalami floating loss sebesar 100 pips, namun kita tidak melakukan apapun dan berharap harga akan segera kembali ke posisi 116,00 dan bahkan lebih tinggi lagi, sehingga kita mendapatkan profit.

#2 Stop Loss atau Cut Loss

Strategi Stop Loss ini berarti adalah menerima kekalahan dalam batas tertentu. Seperti yang telah diuraikan di atas, bahkan sebelum trader memulai trading pun sebaiknya menentukan batas risiko yang bisa diterimanya.

Dengan menetapkan titik stop loss, maka ketika harga bergerak beberapa pips berlawanan arah dengan posisi yang kita ambil, maka kita dengan sigap menutup posisi tersebut dan menerima kekalahan.

Contoh penerapan strategi ini adalah bila kita membuka posisi Buy JPY/USD pada harga 116,00 dan ketika harga saat ini 115,50, maka kita akan segera menutup posisi kita dan menjual mata uang tersebut. Jika kita mendapat harga jual 115,50, artinya kita menerima kerugian sebesar 50 pips.

#3 Stop Loss And Switch

Strategi Stop Loss And Switch atau juga dikenal sebagai Cut and Switch, adalah strategi untuk menerima kekalahan sekaligus untuk membuka posisi transaksi yang baru dengan harapan untuk bisa mendapatkan profit yang bisa menutup kerugian yang kita alami sebelumnya.

Contohnya, bila kita membuka posisi Buy JPY/USD pada harga 116,00 dan ketika harga saat ini 115,50, maka kita akan segera menutup transaksi kita dan membuka transaksi baru, yaitu transaksi jual pada harga 115,52 dan mengharapkan harga akan terus bergerak turun, sehingga kita bisa mendapatkan profit.

#4 Hedging

Strategi Hedging adalah sebuah teknik yang biasa digunakan untuk meminimalkan kerugian. Strategi Hedging merupakan strategi kuncian, yang artinya bila harga bergerak berlawanan arah dengan posisi yang kita miliki maka kita akan segera membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi awal, tanpa menutup transaksi yang kita lakukan sebelumnya.

Jika kita pertama kali memiliki posisi buy, maka kita akan melakukan transaksi sell yang baru tanpa menutup posisi buy yang kita miliki.

Contohnya, bila kita membuka posisi Buy JPY/USD pada harga 116,00 dan ketika harga saat ini 115,50, maka kita akan melakukan transaksi sell yang baru di harga 115,50 sehingga kita memiliki 2 buah posisi transaksi yang terbuka.

Jika hal tersebut terjadi, maka ke manapun harga bergerak, kerugian kita hanyalah sebesar 50 pips. Hal tersebut terjadi karena satu posisi kita akan selalu mengalami kerugian sementara satu posisi lainnya mengalami keuntungan yang jika dihitung maka totalnya akan selalu kerugian sebesar 50 pips.

Trader dapat mengulangi langkah hedging sampai risiko dapat diminimalkan, akan tetapi strategi ini haruslah dilakukan oleh trader profesional, dan kadangkala pun trader profesional juga enggan melakukan strategi ini. Lebih mudah jika Anda menerima kerugian dan mencoba mencari keuntungan dari transaksi selanjutnya.

#5 Average

Strategi Average atau Averaging adalah melakukan transaksi baru yang sama persis dengan transaksi lama. Strategi ini cukup sederhana, yaitu trader hanya perlu menambahkan posisinya dengan tujuan mendapatkan keuntungan lebih. Secara umum ada 2 jenis strategi Averaging:

  • Averaging Down, yaitu trader menambah posisinya saat harga bergerak berlawanan arah dengan prediksi awal.
  • Averaging Up, yaitu trader menambah posisinya di harga yang lebih tinggi, saat harga bergerak naik.

Khususnya dalam strategi Averaging Down, Strategi ini membutuhkan ekuitas yang cukup kuat karena tidak seorang pun tahu sampai kapan harga akan berlawanan arah dengan posisi yang kita miliki. Strategi ini bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar bila pada akhirnya harga benar-benar berbalik arah sesuai prediksi analisis kita.

Contohnya, bila kita membuka posisi Buy JPY/USD pada harga 116,00 dan ketika harga saat ini 115,50, maka kita akan melakukan buy JPY/USD kembali pada harga 115,50, Bila harga terus turun sampai ke 115,00 pun, kita akan melakukan buy lagi pada harga 115,00 tersebut.

Bila nantinya harga akan bergerak kembali ke angka 116,00, maka sebetulnya kita sudah mendapatkan profit sebesar 150 pips, yaitu dari transaksi buy di 115,00 sebesar 100 pips, dan dari transaksi buy di 115,50 sebesar 50 pips, dan bila harga terus bergerak naik ke atas angka 116,00, maka keuntungan yang kita dapatkan pun semakin besar.

Namun perlu dicatat juga, dengan menggunakan cara ini, bila harga terus melanjutkan penurunannya, maka potensi kerugian kita juga semakin besar. Besarnya nominal keuntungan dan kerugian yang kita peroleh dari strategi ini pun bergantung pada jumlah lot yang kita buka untuk averaging di harga yang berbeda pula.

Pentingnya Manajemen Risiko Dalam Trading Forex

Itulah strategi manajemen risiko yang dapat Anda praktikkan, baik bila Anda belum memulai trading forex, maupun saat Anda telah berada di dalam posisi nyangkut saat melakukan trading forex. Dengan memahami berbagai teknik atau strategi yang dapat Anda lakukan dalam menjalankan aktivitas trading, semoga dapat memberi manfaat bagi keseharian Anda menjalankan trading forex .

Sudahkah Anda mempersiapkan manajemen risiko saat Anda melakukan trading forex? Mari ceritakan pengalaman Anda dan tahap di mana Anda berada sekarang dengan menulis komentar di kolom berikut. Terima kasih.

  • Joko Salim. 2020. Step By Step ForexTrading. Jakarta: Kompas Gramedia
  • Lee, Secundo & Deny Rahardjo. 2020. The “Lazy” Way of Forex Trading. Yogyakarta: Pohon Cahaya
Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: