Biaya Transaksi Saham

Peringkat broker opsi biner:

Sebelum Jual-Beli Saham, Kenali Dulu Biaya-biaya Transaksinya

Jakarta, CNBC Indonesia – Jika seseorang telah memiliki pengetahuan dasar mengenai bursa saham, maka tahapan selanjutnya yang perlu dipahami adalah mengetahui cara transaksi jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta biaya-biaya dalam bertransaksi sebuah saham.

Untuk membeli sebuah saham, seorang investor harus memiliki dana yang cukup di rekening investasinya. Tahapannya sudah dijelaskan di artikel sebelumnya.

Pihak sekuritas biasanya mensyaratkan dana awal yang harus disetor ke Rekening Dana Nasabah (RDN) miliknya. Pihak Otoritas Bursa maupun BEI menyerahkan sepenuhnya besaran setoran awal pada masing-masing sekuritas, ada yang minimal Rp 10 juta, ada pula yang bisa hanya dengan Rp 100.000.

Setelah dana tersedia di rekening, investor mulai dapat membeli saham di Bursa menggunakan sarana aplikasi online trading yang sudah diunduh sebelumnya, dan langsung melakukan order jual-beli. Jika tidak, investor dapat melakukan order jual-beli secara saham secara offline atau konvensional melalui sambungan telepon kepada pihak sekuritas.

Ada baiknya, jangan memberikan nomor personal identification number (PIN) kepada siapapun, termasuk pegawai sekuritas untuk menjaga keamanan transaksi saham anda. Nomor PIN atau password diibaratkan seperti PIN kartu automatic teller machine (ATM) Anda pada sebuah bank.

Oke, rekening sudah ada duit, Anda pun siap melakukan jual-beli saham.

Tapi satu hal lagi, ada baiknya investor mengetahui apa saja komponen biaya-biaya (fee) sebelum memulai transaksi saham. Umumnya biaya yang dikenakan tidak terlalu besar untuk setiap transaksi.

Peringkat broker opsi biner:

Berikut biaya-biaya yang dibebankan kepada seorang investor ketika melakukan transaksi beli – jual saham di Bursa, sebagaimana dirangkum oleh Tim Riset CNBC Indonesia:

Komisi Broker (Broker Fee)

Komisi merupakan biaya yang dibebankan pihak Sekuritas kepada investor dalam rangka proses penyampaian order transaksi baik jual maupun beli saham ke dalam sistem perdagangan elektronik BEI.

Jumlah fee di setiap sekuritas berbeda-beda, umumnya berkisar 0,15 – 0,25% hingga 0,25% – 0,35% dari nilai transaksi saham (sudah termasuk pajak pertambahan nilai/PPN), dan ditambah pajak penghasilan (PPh) 0,1% khusus untuk transaksi penjualan saham.

Biaya Transaksi (Levy)

Levy
merupakan biaya transaksi yang dikenakan kepada investor setiap melakukan transaksi jual beli saham atas penggunaan jasa atau fasilitas transaksi Bursa. Besarnya levy tersebut 0,04% dari nilai transaksi hingga artikel ini diterbitkan (besaran transaksi tersebut untuk BEI (0,01%), KSEI (0,01%), biaya kliring KPEI (0,01%), dan ditambah dana jaminan KPEI (0,01%).

Akhir Desember 2020, BEI sempat berencana untuk menurunkan biaya levy jika nilai rata-rata transaksi harian terus meningkat. Nilai transaksi harian hingga sesi II, Selasa (2/7/2020), sebesar Rp 5,4 triliun.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

PPN merupakan pungutan yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari transaksi sebuah barang atau jasa. Tarif pajak yang dikenakannya berupa tarif tunggal yakni sebesar 10%.

Pada transaksi jual-beli saham, tarif yang menjadi dasar pengenaan PPN adalah 0,03% dari jumlah transaksi.

Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak yang dibebankan atas penghasilan perorangan, perusahaan atau badan hukum lainnya. Pajak tersebut dikenakan saat transaksi penjualan saham saja.

Adapun jenis pajak yang dikenakan pada transaksi saham adalah PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat final atau dibayarkan melalui pihak sekuritas yang besarnya 0,1% dari nilai bruto transaksi.

Contoh Menghitung Biaya Transaksi Pembelian Saham

Bagaimanakah Perhitungan Transaksi dalam Bisnis Investasi Saham? Mungkin uraikan berikut dapat memberikan sekilas gambaran untuk anda. Contoh ilustrasi transaksi seorang investor yang melakukan pembelian saham Bank Mandiri (Perseor) Tbk (dengan kode saham: BMRI) sebanyak 1.000 lembar (2 Lot) pada harga Rp 12.000 dan dikenai fee atas transaksi tersebut sebesar 0,18% all incusive.

Pada ilustrasi transaksi tersebut, kita akan menghitung uang yang harus dikeluarkan oleh si investor. Harga bid dan offer adalah harga yang diajukan oleh penawar yang ingin membeli dan menjual saham. Kedua angka ini (bid/offer) akan tercantum pada kuotasi harga saham. Dalam contoh ilustrasi ini, si investor memasukkan harga Bid di angka Rp 12.000 dan match pada harga tersebut. Sehingga harga beli = 1.000 lembar x Rp 12.000 = Rp 12.000.000Selain biaya pembelian di atas, pada transaksi saham juga akan dikenakan sejumlah biaya tambahan, antara lain:

Komisi transaksi adalah komisi yang dipungut oleh perusahaan sekuritas kepada investor. Berapakah jumlah komisi yang dikenakan tersebut? Biaya komisi transaksi untuk setiap investor ditentukan berdasarkan besarnya frekuensi dan nilai transaksi dari investor tersebut dalam suatu periode tertentu. Misalnya seorang investor dikenakan biaya komisi sebesar 0,18%, maka besarnya komisi pada transaksi di atas adalah: 0,18%x Rp 12.000.000 = Rp 21.600.

IDX Levy
IDX Levy adalah biaya jasa yang dikenakan kepada investor setiap kali melakukan transaksi jual beli saham atas penggunaan fasilitas transaksi di Bursa Efek Indonesia. Berapa jumlah biaya Levy tersebut? Besarnya Levy ditentukan sesuai dengan keputusan dari Direksi PT Bursa Efek Indonesia. Jika penetapan IDX Levy adalah sebesar 0,03%, maka perhitungan jumlah IDX Levy adalah:
0,03% x Rp 12.000.000 = Rp 3.600.

VAT (Value Added Taxes)
VAT atau Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan pajak yang dipungut sesuai dengan peraturan Undang-undang no. 18 Tahun 2000 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Barang Mewah atas jasa yang diberikan. Nilai pajak pada transaksi saham diatas adalah sebesar 10%. Sehingga perhitungan VAT menjadi:
10% x (Rp21.600+ Rp3.600) = Rp 2.520

Sales Tax
Sales tax atau pajak penghasilan atas penghasilan dari transaksi penjualan efek. Pajak penghasilan tersebut dipungut berdasarkan Pasal 4 ayat 2 Undang-undang no. 10 tahun 1994 tentang Pajak Penghasilan. Penghasilan dari penjualan atas transaksi saham pendiri dikenakan tambahan pajak penghasilan sebesar 0,1%. Sehingga perhitungan Sales tax:
0,1% x Rp12.000.000 = Rp 12.000.

Fee KPEI
Fee KPEI atau biaya untuk PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia adalah dana yang wajib disetor oleh seorang investor atas setiap transaksi yang dilakukan untuk menjamin pemenuhan kewajiban penyelesaian atas transaksi yang dilakukan.

Berapakah jumlah fee KPEI tersebut? Besarnya tarif dana jaminan ditentukan berdasarkan keputusan dari Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), yakni sebesar 0,01%. Pada contoh kasus transaksi di atas, perhitungan fee KPEI adalah 0,01% x 12.000.000 = Rp 1.200,-

Berdasarkan uraian di atas, secara umum jumlah total biaya tambahan yang dikeluarkan oleh seorang investor yang melakukan transaksi seperti contoh kasus di atas adalah:
Komisi + IDX Levy + VAT + Sales Tax + Fee KPEI
= 21.600 + 3.600 + 2.520 + 12.000 + 1.200
= Rp 40.920

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: