Cara mengambil uang di Binomo – Panduan Strategi Candlestick

Peringkat broker opsi biner:

Cara mengambil uang di Binomo – Panduan Strategi Candlestick

Mengambil uang di Binomo perlu Anda selalu memperhatikan dan berstrategi yang tertentu. Anda tidak bisa meneliti keuangan yang benar tetapi bisa menerapkan strategi di dalam perubahan grafik untuk memilih cara bermain. Hari ini, saya akan memperkenalkan teman-teman yang sedang menghasilkan uang di Binomo sesuatu cara yang banyak Trader di dunia gunakan. Bawah ini adalah hal-hal yang dasar, Anda harus paham semua dan sering bermain dengan akun Demo untuk biasa. Kalau Anda merasa dapat menang, menerapkan pada akun benar. Saya sudah coba menerapkan dan dapat menang dengan akun Demo sebesar $30.000.

1. Menghasilkan uang di Binomo dengan bagan Candlestick

Candlestick merupakan sebuah grafik yang ditemukan di Jepang dari 100 tahun yang lalu. Grafik ini terutama digunakan untuk menggambarkan perkembangan dengan grafik sejenis pasar tertentu, seperti: harga beras, harga emas, harga dolar … Karena bagian besar kenaikan dan penurunan pasar didasarkan pada emosi dan tindakan pedagang. Misalnya, ketika harga tinggi, pedagang menjual dengan jumlah besar. Setelah itu, barang yang tersedia untuk jual tetap banyak menyebabkan harga turun. Ketika barang yang banyak orang beli, jumlah barang yang turun menyebabkan harganya naik. Saat ini jenis grafik ini masih digunakan popule karena keakuratannya yang cukup tinggi. Salah satunya adalah industri perdagangan penelitian opsi biner. Ini adalah metode yang pedagang opsi biner gunakan paling popule di dunia.

2. Cara membaca bagan Candlestick

Untuk mengidentifikasi jenis-jenis bagan Candlestick, Anda harus mengetahui dasar-dasar sebagai berikut:

Setiap bagan Candlestick terdiri dari rangkaian lilin. Setiap lilin mewakili suatu sesi transaksi, dan menggambarkan harga pembukaan aset, harga penutupan, dan harga transaksi terendah atau tertinggi.
Pada bagian besar grafik, bar berwarna biru atau merah. Bar hijau berarti harga penutupan aset lebih tinggi daripada harga pembukaan. Ini sering dianggap sebagai indikator untung. Bar merah berarti harga penutupan aset lebih rendah daripada harga pembukaan. Untuk lebih memahami, Anda harus membuka grafik dan membacanya.
Sumpit lilin adalah segaris lurus dari atas ke bawah bar. Ini mewakili harga aset tertinggi dan terendah sepanjang sesi transaksi.

3. Analisis tren bagan Candlestick dengan Binomo

Sebelum Anda masuk ke analisis, baca dengan teliti Perhatian-perharian saat menghasilkan uang dengan Binomo.

Engulfing

Ini terjadi ketika lilin yang sangat kecil diikuti oleh lilin dengan bentuk yang lebih besar. Kelihatan lilin kedua itu sebagai dapat menelan lilin pertama. Tergantung pada kenaikan atau penurunan lilin kedua, kita dapat meramalkan pasar naik atau turun. Seperti yang ditunjukkan pada ilustrasi, Anda telah melihat lilin kedua bertren harga turun. Setelah itu, pasar juga turun.

Peringkat broker opsi biner:

Doji adalah satu-satunya lilin yang di sampingnya ada sedikit perubahan antara harga pembukaan dan penutupan, sehingga menciptakan penampilan silang. Ini sinyal keraguan di pasar dan bisa adalah sinyal perubahan.

Morning Star & Shooting Star

Sinyal-sinyal ini mewakili indikator kebalikan dari pembalikan. Morning Star terjadi ketika lilin yang berbentuk pendek ditemukan di antara dua lilin panjang di bagian bawah tren turun. Itu sinyal yang menyatakan bahwa pasar sedang putar untuk naik.

Shooting Star adalah sebaliknya, lilin pendek, dengan bola panjang memuncul di atas lilin yang berbentuk lebih panjang terletak di puncak tren naik. Ini menunjukkan bahwa pasar menjadi pasar naik ke atas.

Hammer

Model ini terjadi ketika ada fluktuasi harga yang kuat dalam sesuatu sesi transaksi. Ini membuat memuncul bagian besar sumpit sesi transaksi, harga berada di salah satu ujung. Model ini juga merupakan ekspresi pasar yang sedang bertren perubahan yang kuat.

Spinning Top

Fluktuasi harga dalam sesi transaksi membuat memuncul dua ujung sumpit, harga berada di tengah. Ini juga merupakan ramalan perubahan arah pasar.

Dalam artikel Apa Binomo? yang saya perkenalkan kepada Anda penilaian yang paling obyektif, keraguan hax tentang opsi biner secara umum dan platform perdagangan Binomo secara khususnya. Setelah Anda memutuskan bahwa Anda menghasilkan uang dengan Binomo secara serius, Anda harus memiliki penelitian dan studi bagan Candlestick. Itu salah satu hal tak bisa terlewatkan oleh Trader yang mana pun.

Ada banyak sinyal tentang pasar yang dapat ditemukan dalam Candlestick. Anda dapat menemukan beberapa strategi untuk berinvestasi secara bijak.

Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat, Tak Perlu Hafalan

Membaca candlestick tidak semata-mata menghafal dan mengenal formasi-formasinya saja. Banyak buku mereferensikan beratus-ratus pola candlestick, dengan setiap pola memiliki informasi dan keterangan untuk mengetahui apa yang akan terjadi berikutnya di pasar Forex.

Nyatanya, menghafal ratusan pola candlestick tidak membuat perbedaan signifikan pada performa trading Anda. Sebut saja Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan entah apalah itu namanya. Terlalu banyak, bikin pusing, dan tidak praktis.

Sebenarnya, Anda tidak perlu menghafal semua pola untuk analisa candlestick. Anda hanya perlu tahu gambaran besar cara membaca candlestick, karena setiap candle pada dasarnya sudah mampu menginformasikan struktur harga, kekuatan tren, dinamika Buyer melawan Seller, dan proyeksi arah harga akan bergerak nantinya.

Empat Elemen Dasar Sebagai Panduan Membaca Candlestick

Langkah 1: Perang Candlestick

Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontrol, dan pihak mana memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertempuran berikutnya.

Langkah 2: Pahami Konteks (Gambaran Besar) Saat Analisa Candlestick

Perlu digarisbawahi, candlestick tidak dapat diamati dalam satu pola saja, tanpa mengetahui dinamika harga sebelumnya. Analisa candlestick harus dicermati dengan memperhitungkan pula pergerakan harga lampau. Karena itu, setiap kali kita coba membaca candlestick atau formasi harga, kita harus mempertanyakan beberapa hal berikut:

  • Apakah candlestick terkini ukurannya lebih kecil atau besar dari candle sebelumnya?
  • Apakah perubahan ukuran tersebut berarti?
  • Apakah perubahan terjadi saat sesi trading tak aktif? Misalnya, candlestick pada pasangan-pasangan mata uang EUR sering mengkerut atau mengecil pada sesi Asia karena volume trading-nya juga kecil.

Elemen 1: Ukuran Badan Candlestick

Ukuran badan (body) candlestick adalah poin awal yang bagus karena kita bisa dapat banyak informasi darinya.

  • Panjang badan candlestick menunjukkan kekuatan salah satu pihak.
  • Ukuran badan memanjang berarti menampilkan menguatnya momentum.
  • Saat badan mengecil, berarti momentum juga bertambah pelan.

Singkatnya, panjang badan menunjukkan seberapa jauh harga telah bergerak selama durasi candle tersebut (timeframe per candle).

Elemen 2: Panjang Sumbu Candlestick (Wick)

Panjang sumbu candlestick menginformasikan volatilitas pergerakan harga.

  • Sumbu panjang mengindikasikan bahwa harga bergerak cepat selama durasi candlestik terkait, tapi mengalami penolakan karena adanya perlawanan.
  • Jika sumbu bertambah panjang, berarti volatilitas semakin meningkat. Hal ini sering terjadi di akhir sebuah tren, sebelum harga berbalik arah, atau ketika harga mendekati Support Resistance penting.

Elemen 3: Rasio Panjang Badan dan Sumbu

Mulai dari sini kita sudah bisa mendapat gambaran besar dalam membaca candlestick.

  • Mana yang lebih panjang, badan atau sumbu candlestick?
  • Pada saat tren dengan momentum tinggi, Anda akan sering mendapati candlestick berbadan panjang dengan sumbu lebih kecil.
  • Saat pasar sedang dilanda ketidakpastian, volatilitas meningkat sehingga badan candlestick mengecil, tapi sumbunya lebih panjang.

Elemen 4: Posisi Badan Candlestick

Elemen ini merupakan pengembangan dari elemen sebelumnya.

  • Apakah Anda menemukan candlestick bersumbu panjang dengan posisi badan berada di salah satu ujungnya? Hal ini menunjukkan perlawanan.
  • Candlestick dengan posisi badan di tengah-tengah sumbu bawah dan atas mengindikasikan keraguan/ketidakpastian di pasar.

Dengan memahami semua elemen dasar di atas, kita dapat membaca candlestick tanpa perlu menghafal bentuk atau namanya satu per satu.

Penampilan candlestick pada masing-masing trading platform (MT4, cTrader, Tradingview, dsb.) bisa saja berbeda. Namun dengan memahami 4 elemen dasarnya, kita masih dapat membaca candlestick dengan akurat, bagaimanapun tampilannya pada chart.

Contoh Analisa Candlestick Pada Chart

Sampai di sini, kita sudah mengupas setiap elemen-elemen dasar untuk analisa candlestick. Sekarang, dengan pengetahuan tersebut kita dapat mengunakannya untuk membedah grafik harga.

Contoh #1

Perhatikan arah pergerakan harga pada chart di bawah ini. Berikut adalah uraian mengenai informasi pergerakan harga berdasarkan analisa candlestick:

  • Selama Downtrend, candlestick menampilkan badan merah panjang dengan sumbu kecil atau tak bersumbu sama sekali. Artinya, momentum Bearish masih kuat.
  • Di posisi bawah, kita menemukan penolakan. Satu candle saja belum cukup untuk memastikan sinyal pembalikan arah. Reversal baru terkonfirmasi ketika harga ditutup lebih tinggi daripada pembukaan candle.

Contoh #2

Pada contoh di bawah, harga memperlihatkan kondisi pasar sideways. Beginilah cara kita membaca candlestick dalam kondisi tersebut:

  • Harga terjun ke bawah di sisi kiri dengan candle Bearish kuat dan tiada satupun Bullish candle di tengah-tengahnya.
  • Berikutnya, panjang badan candlestick mulai mengerut, tapi ekornya semakin panjang. Artinya, momentum sedang melemah.
  • Harga kembali mengarah ke titik Support sebelumnya, dan sekarang berubah menjadi Resistance. Candlestick menampilkan penolakan pada titik tersebut.
  • Saat harga mendekati titik Support di bawah, badan candle semakin mengecil dan ekor semakin sering muncul. Ini merupakan indikasi keraguan pasar. Artinya, kecil kemungkinan harga untuk menembus Support.
  • Sebelum harga terjun menembus Support, harga tampil membentuk barisan candlestick Bearish saja, yang berarti momentum menurun juga semakin kencang.

Contoh #3

Pada contoh terakhir, terbentuk pola candlestick klasik di akhir tren. Pola candlestick tersebut merupakan landasan untuk menentukan kapan harga akan berbalik arah.

  • Selama Uptrend, analisa candlestick menyorot badan candle yang terlihat jelas memanjang dan sumbunya mengecil.
  • Berikutnya, muncul dua candlestick dengan ekor memanjang ke bawah. Indikasinya, harga berusaha bergerak ke bawah, tapi tekanan Seller masih belum cukup kuat.
  • Setelah aksi sell-off gagal tadi, badan candlestick semakin mengecil, sehingga mencerminkan bahwa tren sudah mulai kehilangan momentumnya.
  • Dari situ muncullah candlestick Bearish balasan dengan ukuran badan panjang, yang mengonfirmasikan pembalikan arah untuk menurun.

Kesimpulan: Anda Tidak Butuh Menghafal Pola Candlestick

Dengan artikel ini, Anda sudah bisa memahami arti dari masing-masing candlestick tanpa perlu menghafal nama dan formasi setiap pola candlestick. Perlu dicatat, untuk menjadi trader profesional kita harus mengembangkan strategi di luar kebiasaan pasar dan menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam bertrading.

Intinya, dengan mempelajari dasar-dasar elemennya, Anda dapat membaca candlestick dengan lebih sederhana dan akurat, seperti mengetahui perbandingan kekuatan antara Buyer melawan Seller, siapa yang dominan, dan pihak mana yang sedang tertekan. Jika Anda memahami hal-hal tersebut, maka membaca pasar dan memperkirakan arah harga selanjutnya akan jauh lebih mudah, ketimbang harus menghafal satu per satu pola candlestick yang ada.

Komentar Pembaca : 11

Bang. Maaf nich ane minta tolong. Di youtube ada channel namanya Boy Sugra. Disana doi nunjukin OP Real Account Olymp Trade Binary options trading yang menurut doi dengan analisa BSG (Body, Sumbu, Grafik) Candlestick dengan TF 1 Minute, durasi OP 1 Minute.

Dari video-videonya tersebut dia selalu profit bang. Bahkan doi berani klaim akurasi nya 100%! Tapi doi tidak secara gamblang menjelaskan metodenya. Apa mungkin itu Holy Grail dari analisa Candlestick atau trick yang disembunyikan.

Mohon analisanyanya bang bila abang bersedia dan ada waktu.

Terimakasih Bang, Salam

Yang namanya Holy Grail dalam trading itu tidak ada, apalagi sistem yang akurat sampai 100%. Harusnya saat mengamati performa trader lain yang mengaku sukses, Anda juga memperhatikan Track Record-nya, sebesar apa Win Rate-nya, Maximum Drawdown, dan lain sebagainya.
Track Record itu juga sebaiknya ditampilkan di platform portofolio yang sudah terkenal dan kredibel, seperti Myfxbook atau Forex Factory, dan bisa diakses semua orang. Supaya Anda paham, coba buka artikel ini untuk mengetahui betapa kompleksnya meninjau performa trader itu sebenarnya: 10 Ciri Akun Myfxbook Terpercaya. Jadi, mempercayai performa trader sukses itu tidak bisa asal hanya dengan melihat apa yang dia tampilkan di Youtube.

Lagipula, ada 2 hal yang perlu Anda pahami di sini. Pertama, sangat mustahil untuk membangun strategi trading dari hanya satu jenis analisa (seperti analisa Candle), tanpa menggunakan metode analisa yang lain sebagai konfirmator. Apabila trading tsb. tidak dilengkapi manajemen risiko, maka justru lebih berbahaya lagi.

Kedua, trading Binary Options itu tidak sama dengan Forex. Jika yang Anda perhatikan itu bisa diterapkan di Binary, maka belum tentu itu juga bisa diterapkan di Forex. Dalam trading Forex, trading 1 menit itu dianggap sangat berbahaya dan hanya berspekulasi.

Jadi sepertinya, channel Youtube itu kurang bisa diandalkan sebagai patokan. Kemungkinan dia hanya trader yang ingin mempromosikan platform Olymp Trade. Hati-hati dengan trader semacam ini.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: