Cara Trading Day Kripto

Peringkat broker opsi biner:

Day Trading Mata Uang Kripto: Cara Trading Cryptocurrency Harian

Jadi, kamu berpikir untuk meninggalkan pekerjaanmu dan menjadi trader cryptocurrency (mata uang kripto) sepenuh waktu atau full-time? Nah, sebelum kamu memutuskan, sebaiknya kamu membaca panduan day trading mata uang kripto ini dulu!

Day trading mata uang kripto atau trading cryptocurrency harian bukan sesuatu yang cocok bagi semua orang dan banyak yang perlu dipertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk memulai pekerjaan ini. Bahkan, diestimasi bahwa sebanyak 95% dari semua trader (pelaku trading) day trading berakhir dalam kegagalan.

Dalam panduan “Day Trading Mata Uang Kripto” ini, saya akan menjelaskan semua yang perlu kamu ketahui mengenai cara trading cryptocurrency harian. Saya akan memulai dari menjelaskan apa itu day trading, diikuti dengan hal-hal yang perlu kamu pertimbangkan.

Setelah itu, kalau kamu masih tertarik, saya kemudian akan menunjukkan kepadamu cara memulainya!

Di akhir panduan ini, kamu akan mempunyai semua informasi yang kamu perlukan untuk memutuskan kalau day trading mata uang kripto adalah hal yang terbaik untukmu atau bukan.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo kita mulai dengan mengupas apa itu day trading sebenarnya!

Peringkat broker opsi biner:

Day Trading Mata Uang Kripto: Apa itu Trading Harian?

Ketika orang-orang berbicara tentang trading, maksudnya adalah membeli dan menjual sebuah aset dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Sebagai contoh, dalam bursa efek atau stock exchange, orang-orang memperdagangkan atau trading berbagai macam barang. Ini dapat meliputi saham dan stock (lebih dari satu saham) seperti Apple, mata uang seperti US Dollars, dan bahkan logam seperti Emas dan Perak.

Apapun yang diperdagangkan, tujuannya sama. Beli sebuah aset, lalu menjualnya lebih dari harga yang kamu beli dulu! Ini sama persis seperti trading cryptocurrency.

Ada beberapa jenis tujuan trading, yang biasanya terbagi menjadi trading jangka pendek dan trading jangka panjang. Ini ditentukan dari berapa lama kamu ingin memegang sebuah aset sebelum kamu menjualnya.

Day trading adalah trading dalam jangka masa yang sangat pendek, dan ini bisa berarti memegang sebuah aset selama hanya beberapa detik, sampai beberapa jam. Intinya adalah kamu menjual asetmu sebelum penghujung hari, dengan harapan untuk membuat keuntungan yang kecil tapi cepat.

Mari kita lihat sebentar dua contoh trading harian cryptocurrency.

  1. Bejo membeli sejumlah Ripple (XRP) karena dia berpikir bahwa harganya akan naik dalam beberapa menit sebab baru diumumkan dalam berita bahwa sebuah bank besar Amerika Serikat akan menggunakannya untuk pembayaran internasional.
  2. Dia membeli 1000 XRP seharga $0.80 (Rp 1.130)
  3. Karena banyak orang mencoba untuk membelinya, harganya menjadi naik.
  4. 10 menit kemudian harga, XRP menjadi $0.816 (Rp 11 526) dan Bejo memutuskan untuk menjualnya dan mendapatkan keuntungan cepat.
  5. Bejo membuat keuntungan sebesar 2%, yaitu sejumlah $16 (Rp 225.993) – lumayan untuk “pekerjaan” selama beberapa menit!
  1. Joni membeli sejumlah EOS (EOS) karena dia telah mempelajari grafiknya dan tampaknya harga koin tersebut akan tetap meningkat.
  2. Dia membeli 100 EOS seharga $17 (Rp 240.117).
  3. Harganya tetap meningkat, mencapai $24 (Rp 338.989) hanya dalam beberapa jam, namun ia mulai menurun.
  4. Joni menjual EOS nya pada harga $21 (Rp 296.615).
  5. Join mendapat keuntungan sekitar 23% ( Rp 324.865), yang berarti sebanyak $391 (Rp 5.522.699)!

Namun, perlu diingat bahwa kedua contoh day trading di atas adalah contoh dari prediksi yang sukses. Di hari yang lain, harga-harganya dapat dengan mudahnya bergerak ke arah yang berlawanan, yang berarti bahwa Bejo dan Joni kehilangan uang.

Inti dari day trading adalah, kamu mencari peluang untuk membuat keuntungan instan. Kalau kamu berencana untuk memegang sebuah mata uang kripto lebih lama, ini dinamakan trading jangka panjang.

Fakta unik: Kata yang ngetren dalam dunia kripto adalah ‘HODL’. Ini adalah pengejaan yang salah dari kata ‘hold’ (pegang), karena seseorang telah salah mengetik dalam sebuah forum dan semenjak saat itu kata hodl ini menempel dalam komunitas kripto dan menjadi tren. Kata ini maksudnya adalah pegang sebuah koin atau token untuk waktu yang lama dan menahan diri dari menjualnya.

Ada banyak metode berbeda yang digunakan orang-orang untuk melakukan day trading, tetapi dua metode utama adalah berdasarkan spekulasi atau analisis grafik.

Spekulasi adalah ketika seorang trader percaya bahwa sebuah harga akan naik atau turun karena sebuah kejadian tertentu. Dalam contoh Beja di atas, dia membeli Ripple karena dia melihat sebuah berita positif. Tidak ada jaminan bahwa harganya akan naik, tapi dia berspekulasi bahwa memang akan naik berdasarkan pendapatnya sendiri.

Salah satu strategi trading mata uang kripto harian yang sering digunakan adalah analisis grafik. Ini adalah di mana para trader mempelajari pergerakan harga sebuah mata uang kripto dan mencoba menebak kemana arah pergerakan selanjutnya, berdasarkan pergerakan sebelumnya dan di masa lalu. Ketika menganalisis grafik, kamu dapat melihat pergerakannya setiap detik, menit atau jam.

Jadi, kamu sekarang tahu bagaimana cara kerja day trading dalam cryptocurrency, bagian selanjutnya dari panduan ini adalah melihat apa saja yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memulai pekerjaan ini.

Day Trading Mata Uang Kripto: Apa yang Harus Diketahui Terlebih Dahulu

Dalam bagian sebelumnya saya membahas secara singkat apa itu day trading sebenarnya dan beberapa strategi trading kripto yang banyak digunakan. Bagian ini akan dijelaskan mengenai sisi mentalitas dari trading, yang mungkin hal yang paling penting untuk dipertimbangkan.

Volatilitas

Pertama, ada perbedaan besar antara day trading mata uang kripto dan day trading aset dalam dunia nyata. Sebab dari perbedaan ini adalah volatilitas. Volatilitas adalah ketika harga sebuah aset bergerak naik atau turun dengan sangat cepat, artinya ini akan membuat kesuksesan yang besar untuk para trader, atau sebaliknya kekalahan yang besar.

Contohnya, kalau kamu melakukan trading harian atau day trading stock dalam NYSE (New York Stock Exchange), sangat tidak mungkin harga-harganya banyak dalam 24 jam. Ini karena perusahaan-perusahaan di dalamnya sudah aman dan telah lama beroperasi. Pasti harganya tetap naik atau turun, tetapi jika dibandingkan dengan mata uang kripto, perubahan tergolong masih tergolong kecil.

Berbeda dengan harga-harga mata uang kripto yang sangat mudah berubah (volatile). Bukan aneh bagi harga sebuah koin untuk naik atau jatuh sebanyak lebih dari 10-50% dalam satu hari. Bahkan pernah terjadi lebih dari itu. Contohnya, pada bulan Februari 2020, sebuah cryptocurrency bernama E-Coin meningkat harganya sebanyak lebih dari 4000% hanya dalam 24 jam, lalu kemudian jatuh kembali ke nilai awal.

Siapapun yang membeli koin di permulaan hari mendapat keuntungan besar, namun, mereka yang membelinya di harga yang tertinggi kehilangan sebagian besar dari investasinya.

Menerima kerugian

Contoh E-Coin tersebut menunjukkan betapa pentingnya untuk memahami bahwa day trading Bitcoin atau atau mata uang kripto lainnya tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kamu harus bisa untuk menerima kerugian ketika ini terjadi, karena kerugian adalah bagian dari trading. Bahkan para trader yang paling sukses di dunia mengalami kerugian, karena tidak mungkin untuk selalu membuat prediksi yang tepat.

Ingat, jangan pernah untuk mencoba “mengejar” untuk menutup kerugian (chase losses).

Chase losses adalah perbuatan trader di mana dia mengalami kerugian yang besar dan dia mencoba untuk menutupnya dengan mengambil resiko yang sangat tinggi.

Ini adalah salah satu alasan kenapa sebagian besar trader gagal. Kamu harus menerima bahwa ada waktunya di mana kamu akan selalu menerima kerugian!

Alah bisa karena biasa

Sebelum kamu memikirkan untuk membuat simpanan dalam akun trading barumu, sangatlah penting untuk berlatih terlebih dahulu. Walaupun semua exchange cryptocurrency besar tidak ada yang mempunyai akun peragaan (demo), ada tempat yang bagus untuk melakukan ini yaitu di Coins2Learn.

Coins2Learn menawarkan sebuah simulasi trading yang membolehkanmu untuk melakukan trading menggunakan uang palsu. Platform ini sangat bagus untuk pemula dan mereka menawarkan tips cara menjadi sukses.

Kamu dapat mengakses websitenya dengan mengklik tautan ini!

Setelah kamu mempunyai pemahaman yang bagus mengenai bagaimana cara pasaran kripto bekerja, langkah selanjutnya adalah praktek nyata. Walaupun menggunakan sebuah peraga merupakan cara yang bagus untuk belajar cara trading cryptocurrency, ini tidak menyiapkanmu untuk kerugian di dunia nyata.

Ini kenapa sangatlah penting untuk memulai dengan jumlah yang sangat rendah. Bahkan, jumlah yang kamu investasikan tidak boleh lebih dari jumlah yang kamu rela untuk habis karena rugi. Pada tahap ini di dalam karir day trading mata uang kripto, kamu akan mempelajari tinggi rendahnya pasar dan yang paling penting, memperdalam keahlian dan pengetahuanmu.

Target

Setelah kamu memahami bagaimana cara kerja pasar dan kamu rasa kamu siap untuk memulai trading dengan uang nyata, sekarang kamu perlu untuk memasang beberapa target. Ini sangat penting karena kalau kamu berencana untuk melakukan ini sebagai pekerjaan separuh atau sepenuh waktu, kamu perlu untuk memiliki ekspektasi mengenai berapa banyak penghasilan yang kamu harapkan.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, para pelaku trading cryptocurrency harian ingin untuk membuat penghasilan jangka pendek dan cepat, yang dapat menjadi sebesar kurang dari 1% per trading. Para trader ini akan mempunyai banyak mendapat keuntungan tersedia (“bankroll”), artinya mereka tetap menghasilkan uang yang lumayan walaupun persentase keuntungan kecil.

Catatan: Bankroll adalah jumlah total uang yang tersedia untuk trader dari sebuah trading.

Para trader berpengalaman jarang meresikokan lebih dari 1% dari total bankroll.Ini artinya kalau kamu katakan mempunyai $1000 untuk diinvestasikan, kamu tidak akan pernah meletakkan lebih dari $10 dalam setiap trading. Walaupun in terdengar seperti jumlah yang kecil, dalam jangka panjang ini akan melindungimu dari menjadi bangkrut.

Ini juga akan membolehkanmu untuk membuat penghasilan yang tetap dengan meningkatkan bankroll keseluruhan dalam jangka panjang.

Menghentikan kerugian

Aspek lain yang penting dalam cara trading cryptocurrency harian adalah kamu memasang sebuah stop loss kamu sendiri. Stop loss artinya adalah ketika kamu memasuki sebuah harga dimana kamu ingin keluar dari tradingmu secara otomatis.

Sebagai contoh, kalau kamu membeli Ethereum sebesar $700, kamu dapat memasang stop lossmu sebanyak 10%. Ini artinya adalah jika harga Ethereum turun menjadi $630, sistemnya akan menjual investasimu secara otomatis. Ini melindungimu dari jatuhnya harga secara mendadak, atau ketika kamu tidak berada di depan komputer untuk melakukannya sendiri.

Kamu juga dapat memasang sebuah “limit sell order”, yang artinya bahwa tradingmu dapat ditutup secara otomatis ketika koinmu menyentuh sebuah harga tertentu yang lebih tinggi. Kalau kita menggunakan contoh Ethereum di atas, kamu dapat menyetel 10% limit sell order, yang artinya jika harganya mencapai 70%, sistemnya akan menutup tradingmu secara otomatis.

Pertimbangkan alternatifnya

Sekarang kamu sudah tahu mengenai semua hal yang mungkin mencegahmu dari menjadi day trader cryptocurrency, penting untuk diingat bahwa ini bukanlah pilihan satu-satunya. Kalau kamu rasa kamu tidak memiliki tekad, waktu atau kesabaran untuk menjadi seorang day trader, kamu selalu dapat untuk mempertimbangkan investasi jangka panjang.

Trading jangka panjang jauh lebih rileks, karena setelah kamu membeli sebuah koin, kamu dapat meninggalkannya untuk tumbuh dalam waktu yang lebih panjang. Sebagi contoh, kalau kamu membeli koin Dash pada permulaan tahun 2020 ketika harganya masih $15 satu, lalu kamu menunggu sampai bulan Desember pada tahun yang sama ketika harganya mencapai $1.500, kamu telah mendapat keuntungan sebesar 10.000%!

Ini dapat draih tanpa kamu harus duduk di depan komputer seharian untuk mengecak pergerakan harga apapun. Kamu juga dapat untuk menerapkan strategi trading yang sama, seperti memasang stop losses atau limit order pasar.

Nah, kalau kamu yakin bahwa itulah yang kamu ingin lakukan sebagai day trader, maka bagian selanjutnya dari padnuan ini adalah cara memulainya!

Day Trading Mata Uang Kripto: Bagaimana Cara untuk Memulai

Sekarang kamu tahu apa yang diperlukan untuk trading cryptocurrency harian, serta apa yang kamu perlu pertimbangkan, saatnya untuk menunjukkan kepadamu cara memulainya!

Langkah pertama ketika melihat cara trading cryptocurrency harian adalah mencari sebuah exchange (pertukaran) yang bagus. Sebuah exchange cryptocurrency akan membolehkan kamu untuk membeli dan menjual koin 24 jam sehari. Penting untuk memikirkan jenis cryptocurrency apa yang kamu ingin terlibat di dalamnya.

Kalau kamu ingin melakukan trading harian cryptocurrency sepenuh waktu, maka patut untuk memilih sebuah exchange yang memiliki banyak pasangan berbeda yang terdaftar.

Catatan: Pasangan di sini artinya dua koin yang diperdagangkan (traded). Sebagai contoh, kalau kamu percaya bahwa harga Ethereum akan naik dibandingkan harga Bitcoin, maka kamu perlu untuk menemukan pasangan atau pairing BTC/ETH!

Di samping itu penting juga untuk menemukan sebuah exchange yang mempunyai banyak likuiditas. Ini akan memastikan bahwa kamu akan selalu dapat dipasangkan dengan seorang pembeli (buyer) atau penjual (seller), kalau tidak kamu mungkin tidak dapat untuk menutup trading ketika harganya jatuh!

Tempat yang bagus untuk memulai adalah Binance, karena mereka mempunyai ratusan pasangan trading yang tersedia dan mereka juga mempunyai salah satu volume trading terbesar di pasaran. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pembuatan akun dalam Binance, lihat panduan saya di sini!

Setelah kamu membuka sebuah akun dengan sebuah exchange, saatnya untuk menyimpan sejumlah uang (deposit). Sebagian besar exchange mata uang kripto tidak membolehkan untuk membuat deposit dengan menggunakan kartu debit/kredit atau akun bank, tetapi sebagian yang lain membolehkan ini.

Kalau exchange yang kamu inginkan tidak menerima deposit uang nyata, maka kamu dapat kunjungi Coinbase terlebih dulu untuk membeli sejumlah Bitcoin atau Ethereum lalu kemudian mentransfernya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai cara membeli cryptocurrency dalam Coinbase menggunakan kartu debit/credit, lihat panduan saya di sini!

Kamu juga harus mempertimbangkan berapa jumlah deposit yang kamu ingin buat. Jangan lupa bahwa pasar mata uang kripto sangat mudah berubah, jadi selalu ada peluang untuk kehilangan seluruh investasimu. Mulai dengan jumlah yang sedikit terlebih dahulu.

Setelah kamu selesai dan kamu telah membuat deposit, ambil waktu untuk memahami beragam fitur berbeda pada layar trading. Setiap exchange mempunyai sebuah grafik, jadi adalah sebuah ide bagus untuk mempelajari cara menganalisis pergerakan harga.

Ada sebuah panduan untuk pemula yang sangat bagus di CryptoPotatoe, yang menunjukkan cara membaca grafik lalu kemudian cara menganalisis tren harga. Kamu dapat kunjungi panduan gratisnya di sini.

Seperti yang kamu lihat pada screenshot di atas, sang trader sedang melihat pergerakan harga USD/BTC. Persegi berwarna hijau artinya harganya naik, sedngakn persegi berwarna merah artinya harganya turun.

Mempelajari cara kerja perangkat-perangkat ini sangtalh penting karena ini membolehkan kamu untuk mengidentifikasi ketika ada peluang yang bagus untuk sebuah koin akan naik atau jatuh. Namun, sekali lagi, tidak jaminan bahwa prediksi kamu akan terjadi, jadi selalu pastikan bahwa kamu siap untuk keluar dari sebuah trading ketika tidak jalannya memburuk!

Kesimpulan

Inilah akhir dari panduan “Day Trading Mata Uang Kripto” saya! Saya tahu saya telah memberikan kamu banyak sekali informasi, namun saya pikir sangat penting bagimu untuk memahami semua resiko yang terlibat di dalamnya.

Kalau kamu sudah membaca panduan ini dari awal sampai akhir, maka kamu akan paham mengenai apakah day trading cocok untukmu atau tidak, serta bagaimana cara trading Bitcoin dan juga cara trading cryptocurrency secara umum.

Seperti yang mungkin kamu ketahui, ada banyak langkah-langkah untuk dipertimbangkan sebelum kamu memulai sebuah karir trading. Dalam kenyataan, akan memakan waktu yang lama sebelum kamu dapat melakukan trading secara sukses, karena kalau kamu ingin melakukan hal dengan benar, kamu perlu untuk melakukannya secara perlahan.

Walaupun kerugian bukanlah hal yang bagus, ketika kamu mengalaminya di hari-hari pertama tradingmu, ini akan membantumu untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi!

Jadi, apa pendapatmu mengenai day trading cryptocurrency? Apakah ini sesuatu yang akan kamu pertimbangkan, atau kamu lebih memilih trading jangka panjang? Kamu perlu untuk meluangkan banyak waktu kalau kamu memutuskan untuk melakukannya, tetapi sangat tidak sia-sia ketika kamu menghasilkan satu juta untuk pertama kalinya!

Hanya pastikan kamu tidak pernah berinvestasi sebanyak lebih dari jumlah yang kamu rela untuk hilang karena rugi dan pastikan bahwa kamu tidak akan pernah melakukan “chase losses”.

Sekarang kamu tahu cara untuk melakukan day trade, dan cara untuk menghasilkan uang dengan cryptocurrency, beritahu saya apa pendapatmu di bagian komentar di bawah. Kalaupun day trading cryptocurrency tidak cocok untukmu, beritahu saya apa sebabnya!

Blockchain dan Crypto Indonesia

Belajar Blockchain dan Aset Crypto

Cara Trading Bitcoin & Crypto – Hal Hal Penting Yang Perlu Anda Tahu

Bagi Anda yang membaca artikel ini, Anda pasti punya ketertarikan dengan cryptocurrency atau mata uang digital. Semoga artikel ini bisa menjawab apa yang Anda cari.

Sebelum membeli coin atau token pertama Anda, artikel ini akan menjelaskan kepada Anda semua yang Anda butuhkan terkait membeli atau mentradingkan cryptocurrency. Karena kadang-kadang sulit untuk memilih koin pertama untuk Anda investasikan. Haruskah selalu membeli bitcoin ? atau ada altcoin yang lebih bagus untuk diinvestasikan ? atau bagaimana memilih market / exchange untuk membeli crypto currency ?

Sebelum Anda memikirkan ini, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu terlebih dulu.

Kenapa cryptocurrency adalah kesempatan baru ?

Bitcoin dan cryptocurreny mencapai puncak popularitasnya di November 2020, itu adalah sebab harga bitcoin meroket di Desember 2020. Hal ini menyebabkan cryptocurrency menjadi terobosan di dunia digital dan membuat banyak orang menjadi sadar akan manfaat cryptocurency.

Berdasarkan data 23 Agustus 2020, terdapat $206,748,089,463 total kapitalisasi pasar dari cryptocurrency. Dari data https://coinmarketcap.com/ , pada April 2020 terdapat 50 juta investor cryptocurrency (dihitung dari jumlah wallet yang dibuat). Artinya jika ada 7,6 miliar orang di dunia, terdapat 1-2% orang yang melakukan investasi di cryptocurrency. Dengan hanya 1-2% orang saja sudah ada $206,748,089,463 sirkulasi uang di pasar crypto di dunia. Bisa Anda bayangkan di 5-10 tahun ke depan saat orang mulai menyadari potensi cryptocurrency ?

Kenapa Anda ingin membeli cryptocurrency ?

Setelah Anda sadar kesempatan besar yang ada di cryptocurrency, bisa jadi Anda berpikir untuk membeli bitcoin atau crypto lainnya saat ini juga dan join FOMO (Fear of Missing Out) dari cryptocurrency. Tahan nafsu Anda kawan, Anda bisa saja ngasal beli crypto hanya karena melihat besarnya kesempatan besar tetapi tanpa alasan yang lebih jelas. Anda harus tahu apa tujuan Anda membeli crypto.

Apakah Anda membeli aset digital hanya karena trend ? investasi masa depan ? atau mencari profit dari trading ?

Jika Anda ingin mendapatkan profit harian dari crypto, maka ada beberapa hal yang perlu Anda tahu.

Berbagai Teknik dan Type dari Trading Cryptocurrency

Scalping

Scalping adalah tipe atau teknik trading yang dilakukan dengan cepat dalam interval 1 s/d 15 menit. Cara melakukannya adalah dengan cepat dan fokus pada profit yang kecil (biasanya 2-3% profit per transaksi). Kadangkala teknik trading scalping sulit dilakukan oleh beginner atau new blood karena terkadang sulit untuk memprediksi pasar.

Misalnya Anda membeli suatu coin pada USD 100, lalu setelah 10 menit, harganya naik 3%, lalu Anda menjualnya pada $103.

Kemudian Anda membeli lagi pada $101, lalu menjualnya pada $105. Tetapi Anda harus bisa mengukur berapa risiko rugi yang bisa Anda terima karena sewaktu-waktu harga bisa terus turun. Ini adalah teknik yang berisiko tetapi cara tercepat untuk mendapatkan profit di trading cryptocurrency.

Day Trading

Adalah teknik trading yang dilakukan dalam interval 24 jam, oleh karena itu teknik ini disebut “day trading” karena Anda melakukan jual beli dan trading cryptocurrency dalam periode per hari.

Seperti halnya scalping, Anda mencari profit dalam jumlah kecil dan sering, jadi Anda tetap harus berhati-hati dalam menggunakan teknik ini dan mengukur stop loss yang Anda gunakan dengan baik.

Pada umumnya ada 2 tipe day trading. Yang pertama adalah range trading, adalah trading dalam jangka waktu 24 jam yang memiliki goal profit. Trader sudah men-set range berapa income yang diharapkan di hari tersebut dan sudah men-set order sell.

Yang ke dua adalah intra-day trading, seperti namanya, ini adalah teknik trading yang dilakukan dalam periode lebih dari 1 hari, karena dalam melakukan trading bitcoin atau cryptocurrency lainnya, Anda tidak bisa selalu di sisi yang mendapatkan profit, setidaknya, untuk saat ini – sehingga Anda perlu menunggu di saat yang tepat untuk mendapatkan profit.

Swing Trading

Swing Trading adalah teknik trading yang dilakukan dalam interval yang tidak bisa ditentukan secara spesifik – bisa sehari, seminggu atau bahkan sebulan. Cara melakukannya adalah membeli saat harga coin rendah, dan menjualnya saat harga coin tersebut tinggi.

Melakukan swing trading cryptocurrency membutuhkan banyak pengalaman karena trader harus mengetahui tipe cryptocurrency mana yang sedang murah harganya tetapi tetap memiliki prospek masa depan yang bagus.

Swing trader membutuhkan banyak kesabaran dan kekuatan hati, karena Anda akan menyaksikan harga coin naik dan turun dengan cepat. Tetapi ada berbagai tipe teknologi yang membuat Anda bisa relax dan Anda tidak perlu memonitor market setiap waktu.

HODLING / Position Trading

Hodling kadang disebut position trading adalah teknik trading yang memiliki interval terpanjang dibandingkan teknik trading lainnya. Bisa seminggu, sebulan, atau bahkan setahun. Dengan teknik hodl, Anda akan men-set profit goal yang lebih tinggi, karena Anda akan menempatkan “taruhan Anda” ke suatu asset digital untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, berharap supaya aset tersebut to the moon (sebuah ekspresi yang biasa digunakan untuk cryptocurrency yang harganya naik tinggi).

Ketika trader melakukan hodl, mereka berinvestasi untuk jangka panjang, jadi seperti menjadi bagian dari kesuksesan sebuah coin di masa depan.

Beberapa Pengetahuan Dasar Tentang Trading Cryptocurrency

Hal pertama yang perlu Anda tahu jika ingin terjun ke trading crypto adalah basic term tentang cryptocurrency trading. Anda perlu mengetahui tentang ask, bid, maker dan taker. Berikut ini beberapa point singkatnya :

  • Blockchain, sebuah teknologi yang mensupport cryptocurrency
  • Cryptocurrency, uang virtual yang menggunakan teknologi cryptography dan blockchain.
  • Bitcoin, cryptocurrency pertama dan saat ini paling populer
  • Fiat, jenis uang yang dikeluarkan oleh pemerintah (USD, RMB, EURO, dll)
  • Altcoin, cryptocurrency lainnya selain bitcoin
  • Token, sebuah unit yang memiliki value yang dibuat oleh sebuah organisasi untuk menjalankan bisnis modelnya dan meng-empower user untuk berinteraksi dengan produknya. Sebuah token biasanya dibangun di atas teknologi blockchain milik coin lainnya, misalnya token yang dibangun di atas ethereum.
  • Stable Coin, coin dengan volatilitas rendah yang dibuat supaya harganya stabil
  • ICO (Initial Coin Offering), sebuah mekanisme crowdfunding yang dibangun di atas teknologi blockchain dan cryptocurrency.
  • FOMO (Fear of Missing Out), situasi di mana harga terus meningkat dan trader merasa takut kehilangan momen tersebut
  • FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt), suasana / berita negatif yang disebarkan oleh user/investor/trader yang mengingikan harga suatu koin supaya jatuh / murah.
  • FUDster, pihak yang menyebarkan FUD
  • Moon, ketika harga terus meningkat sangat tinggi
  • Market Cap, atau kapitalisasi pasar adalah jumlah dari value cryptocurrency yang biasanya terdiri dari total supply coin/token tersebut di kalikan dengan harga coin/token per unit.
  • ROI (Return on Investment), adalah persentase return / keuntungan yang didapatkan trader atau investor dari berinvestasi di cryptocurrency.
  • Whale, sebuah istilah yang mendeskripsikan pemain besar yang memiliki banyak uang dan digital asset dalam melakukan trading cryptocurrency
  • Exchange, sebuah market di mana trader cryptocurrency melakukan aktifitas tradingnya
  • Volatility, tingkat perubahan sebuah cryptocurrency dari waktu ke waktu
  • Sell Wall / tembok sell, sebuah nilai / angka sell order yang biasanya memiliki jumlah besar yang digunakan untuk menahan harga supaya tidak naik terlalu tinggi.
  • Buy Wall / tembok wall, sebuah nilai / angka buy order yang biasanya memiliki jumlah besar untuk menahan harga supaya tidak jatuh terlalu jauh ke bawah.
  • Signal trading, sebuah informasi yang mengatakan kepada trader kapan harus melakukan buy atau sell
  • Bull Trap, sinyal trading yang salah dan mengatakan bahwa harga sebuah coin akan naik
  • Bear Trap, sinyal trading yang salah dan mengatakan bahwa harga sebuah coin akan turun.
  • Bullish, ekpektasi tentang sebuah koin naik harganya
  • Bearish, ekspektasi tentang sebuah koin akan turun harganya
  • Market Maker, pihak yang menjaga harga pasar tetap terjaga dan aktifitas perdagangan sebuah koin tetap aktif sehingga mendorong trader baru untuk membeli koin tersebut.
  • Ask, jumlah crypto yang Anda inginkan untuk Anda beli di harga tertentu
  • Bid, jumlah crypto yang Anda inginkan untuk Anda jual di harga tertentu
  • Pump, ketika harga coin / cryptocurrency naik
  • Dump, ketika harga coin / cryptocurrency turun, seringkali disebabkan oleh take profit (TP) dari trader yang sebelumnya sudah membeli di harga murah
  • Maker adalah ketika Anda membuat harga baru dari price atau bid
  • Taker adalah ketika Anda mengambil harga yang tersedia diberikan oleh maker, baik itu ask atau bid
  • Arbitrage, sebuah strategi trading untuk mendapatkan profit dengan secara simultan membeli dari satu exchange yang menjual suatu coin dengan harga murah, dan menjual di exchange lainnya yang memiliki nilai jual suatu coin dengan harga lebih tinggi.
  • Coin Wallet, sebuah dompet digital untuk menyimpan aset digital
  • Hot Wallet, dompet digital yang membutuhkan koneksi internet untuk menjalankan servicenya
  • Cold Wallet, wallet dalam bentuk hardware dan memiliki bentuk fisik
  • Paper Wallet, cold wallet yang memiliki bentuk kertas
  • 2-Factor Authentication (2FA), layer security tambahan untuk mengamankan akun
  • Multi-signature (Multisig), kunci otorisasi yang memiliki lebih dari 1 kunci untuk memverifikasi transaksi
  • Leverage / daya ungkit, daya beli tambahan untuk Anda membeli cryptocurrency yang berasal dari dana pinjaman
  • Shilling, adalah kebalikan dari FUD. Shilling adalah menyebarkan berita baik dari suatu cryptocurrency dengan harapan harga coin akan meningkat.
  • Stop-Loss, order yang berjalan otomatis untuk menjual crypto yang Anda miliki yang dieksekusi saat harga turun untuk membatasi kerugian Anda
  • Take Profit, order menjual yang dieksekusi saat harga naik untuk mengeksekusi profit Anda

Tips Trading Cryptocurrency

Luangkan waktu untuk menganalisa aspek fundamental dari cryptocurrency

Jika Anda melakukan analisa fundamental dari perusahaan IPO saham, yang Anda perhatikan adalah revenue, mengevaluasi kesehatan finansial dari laporan keuangan yang sudah diaudit. Tetapi melakukan analisa fundamental dari perusahaan cryptocurrency adalah hal yang sangat berbeda karena tidak memiliki laporan keuangan.

Cryptocurrency sangat berbeda dengan perusahaan biasa, cryptocurrency adalah representasi dari value atau asset dalam suatu jaringan. Kelayakan investasinya pada umumnya (di fase awal) tidak berdasarkan revenue, tetapi berdasarkan partisipasi komunitas (users, miners, developers).

Hampir semua cryptocurrency masih berada di fase development awal, yang berarti memiliki penggunaan (use case) yang terbatas dan track record tidak panjang.

Berikut adalah aspek fundamental dari trading cryptocurrency

  1. Whitepaper dari coin tersebut “Problem yang disolve”. Setiap bisnis, baik cryptocurrency atau bisnis konvensional ada untuk memecahkan sebuah masalah dan meng-ekstrak value (=profit) dari aktifitas yang ada. Jika sebuah coin / cryptocurrency memecahkan masalah besar dan penting (urgent) dan customer / user bersedia membayar untuk itu, maka coin tersebut memiliki peluang untuk tumbuh yang tinggi. Di dalam whitepapernya, setiap coin akan menyebutkan alasan kenapa mereka dibuat dan masalah apa yang mereka coba untuk pecahkan
  2. Tim dan advisor : Semakin berpengalaman tim founder dan advisor, maka bisa diasumsikan potensi perkembangan bisnis yang seakin baik. Founder dan advisor yang memiliki partnership dan jaringan luas bisa membantu sebuah bisnis crypto untuk mengubah konsep apabila konsep awalnya tidak berjalan dengan baik.
  3. Rating ICO : Ada beberapa website yang memberikan rating untuk Initial Coin Offering berdasarkan beberapa faktor seperti potensi profit, risiko, team, visi, produk dll. Setiap rating memiliki bobotnya sendiri-sendiri. Beberapa website rating seperti ICObench, ICOchamps, ICOmarks, tokentops dan banyak lainnya. Terkadang penting untuk mengetahui bagaimana expert memberikan rating untuk crypto.

Perhatikan histori harga dari coin tersebut

“Beli murah dan jual mahal”. Salah satu cara dalam trading adalah Anda melakukan scanning harga dari beberapa coin cryptocurrency yang Anda suka aspek fundamentalnya (idenya bagus, timnya kuat), namun koin tersebut sedang memiliki harga murah (harga relatif jauh daripada range harga biasanya – atau lebih rendah dari harga ICO), misalnya karena tekanan pasar global (misalnya bitcoin sedang terkena negative news). JIka ada koin dengan karakteristik seperti ini bisa berarti peluang bagi Anda.

Teknikal Analysis Cryptocurrency

Semua orang bisa melakukan trading bitcoin atau cryptocurrency lainnya dan mendapatkan profit ketika market sedang bullish, dan juga bisa loss ketika market bearish. Profit dan loss dalam trading adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun ada beberapa strategi yang perlu Anda tahu sebelum Anda benar-benar terjun ke market dan menganalisa bisnis model dari suatu koin, misalnya trend dari pergerakan harga, level resistance dan support, termasuk hal hal terkait.

Technical analysis sendiri memiliki banyak parameter di mana parameter ini memiliki kekuatan dan kelemahan sendiri-sendiri, tetapi penting untuk Anda untuk membatasi analisa Anda dengan menggunakan 2 atau 3 indikator saja karena tiap indikator memiliki cara sendiri-sendiri untuk menyampaikan kepada Anda dengan situasi analisa candle stick.

3 parameter ini sangat umum digunakan oleh para trader yang ingin mendapatkan profit dari cryptocurrency.

Parabolic SAR Indicator

Parameter ini sangat mudah dianalisa. SAR sendiri berarti “ Stop And Reverse”. Ketika Anda memilih menggunakan parameter teknikal ini, dashboard Anda akan terlihat seperti di atas.

Satu hal utama yang perlu Anda fokuskan adalah titik titik di sekitar candle stick bar.

Titik titik akan berada di bawah candle stick ketika harga sedang naik

Titik titik akan berada di atas candle stick ketika harga sedang turun.

Indikator SAR sangat bagus digunakan ketika Anda sedang menentukan trend, entry point dan exit point, dan trailing stop.

Jika Anda adalah trader baru, parameter ini biasanya menjadi pilihan yang cocok untuk Anda. Tetapi perhatikan bahwa parameter ini berjalan bagus hanya jika ada suatu pattern di market. tetapi jika patternnya tidak terlihat jelas, maka menggunakan parabolic SAR bisa menghasilkan sinyal palsu yang menghasilkan kerugian bagi Anda.

Ichimoku Cloud Indicator

Parameter Ichimoku Cloud adalah indikator yang cukup lengkap untuk menunjukkan suatu trend di candle stick, juga masa lalu, masa sekarang dan masa depan.

Ichimoku Cloud banyak dipakai karena biasanya harga akan berada di titik titik yang sama di dalam “band” atau pita, baik itu harganya naik atau turun.

  • Ketika candle stick berada di atas cloud berarti trendnya siap untuk bullish / naik.
  • Ketika candle stick berada di bawah cloud, berarti trendnya siap untuk bearish / turun.

Trader bisa menggunakan time frame 1 hari ketika mereka ingin melihat seberapa kuat trend pasar yang ada di market.

Bollinger Band

Parameter ini sangat umum untuk para trader dan banyak digunakan untuk mengkonfirmasi breakout, mengidentifikasi area support & resistance dan juga mengestimasi profit yang bisa didapatkan berdasarkan volatility dari market.

Bollinger band sendiri adalah parameter yang berada di sekitar candle stick dan biasanya memiliki 3 jenis band, yang pertama adalah middle band yang menunjukkan moving average.

Yang ke dua adalah lower band yang menunjukkan apakah harga akan naik atau turun dan memprediksi apakah harganya akan turun. Parameter ini tidak hanya digunakan sendirian dan bekerja paling baik ketika term jangka menengah bisa terlihat di middle band. Juga akan bekerja baik jika Anda mengkombinasikannya dengan relative strength index.

Bollinger band juga memiliki 2 strategi yang perlu Anda coba jika ingin menggunakan parameter ini, yaitu Bollinger Squeeze dan Bollinger Bounce.

The Bollinger Squeeze

Strategi ini lebih efisien jika Anda menggunakannya dalam jangka panjang. Ketika sinyal bullish terlihat dan candle stick sudah mencapai upper band, artinya Anda bisa membeli di titik ini. Tetapi ketika bearish signal terlihat dan candle stick mencapai middle band, adalah saat yang tepat untuk Anda menjual (sell). Tetapi pastikan Anda menggunakan strategi ini ketika Anda melihat bullish atau bearish signal.

The Bollinger Bounce

Ini adalah strategi yang bisa Anda gunakan ketika market sedang tidak menunjukkan trend apapun atau tidak memiliki direction. Berbeda dengan Bollinger squeeze, ketika menggunakan Bollinger Bounce, Anda disarankan membeli saat candle stick berada di dekat atau di bawah dari lower band, dan menjual ketika candle stick di atas upper band.

6 Kalender Cryptocurrency Terbaik Untuk Trader

Lyfe: Platform Berbasis Blockchain yang Tingkatkan Kualitas Gaya Hidup Sehat

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: