Celah Pembukaan Forex – Menggunakan Gap Dalam Trading

Peringkat broker opsi biner:

Menggunakan Gap Dalam Trading

Dibaca Normal 7 menit

Penasaran bagaimana cara mengggunakan Gap dalam forex? Berikut beberapa sistem trading yang menggunakan Gap sebagai dasar analisanya.

Gap atau celah adalah kenaikan atau penurunan harga yang tajam pada trading chart. Pergerakan harga ini menyebabkan kekosongan di antara level harga penutupan sebelumnya dan harga pembukaan, tanpa terjadi transaksi trading, sehingga terbentuk celah atau “jendela”. Gap dalam forex ini terjadi karena suatu kenaikan atau penurunan harga yang tajam pada pasar.

Tidak seperti pasar saham atau futures, Gap tidak akan terlalu sering dijumpai dalam pasar forex karena volatilitasnya yang tinggi. Akan tetapi, Gap dalam forex tetap bisa terjadi karena beberapa faktor seperti tekanan beli atau jual yang kuat, rilis data fundamental yang hasilnya jauh dari permintaan, sentimen kuat akibat keadaan pasar yang tiba-tiba berubah, atau peristiwa politik yang ekstrim.

Dalam menggunakan Gap forex, banyak trader yang biasanya mengikuti pergerakan harga di sekitar celah tersebut untuk mengetahui perubahan sentimen. Karena sifatnya yang memang jarang terjadi di pasar forex, maka level harga yang berada di sekitar area Gap sering menjadi acuan penting, baik sebagai Resistance maupun Support.

Mengapa Gap Dalam Forex Dapat Terbentuk?

Hal pertama dalam pelajaran trading forex adalah pasar tutup pada hari Sabtu dan Minggu. Kenyataannya tidak seperti itu! Pasar trader ritel-lah yang tutup pada hari tersebut. Pasar finansial secara global tetap melakukan aktivitas dagangnya secara internasional.

Dari hal ini sebenarnya muncuh kenyataan pahit: tidak ada yang namanya Gap dalam forex. Gap yang muncul pada layar komputer Anda ada karena broker. Hal ini pula yang menjelaskan kenapa jarak Gap dari beberapa broker akan sangat jauh berbeda. Jadi wujud sebenarnya dari Gap adalah transaksi-transaksi di luar pasar ritel yang terjadi selama akhir minggu. Transaksi ini beragam, kadang terjadi secara besar-besaran, kadang pula terjadi dalam jumlah dan tingkat yang kecil. Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat video di bawah ini:

Gap dalam forex sendiri ada banyak jenisnya. Masing-masing Gap juga memiliki ciri khas dan mengandung beberapa arti yang disampaikan. Jika diklasifikasikan berdasarkan fungsi dan tempat terbentuknya, Gap yang telah dikenal adalah Common Gap, Break Away Gap, Run Away Gap, serta Exhaustion Gap.

Peringkat broker opsi biner:

Masing-masing Gap dalam forex ini dapat diidentifikasi dengan cara berbeda. Contohnya, Break Away Gap biasanya muncul setelah terjadi konsolidasi panjang pasar. Run Away Gap muncul di tengah-tengah tren yang sedang melaju kencang, sedangkan Exhaustion Gap muncul di penghujung tren.

Jenis Gap dalam forex yang paling sering muncul adalah Common Gap. Common Gap biasanya muncul pada pembukaan pasar di awal pekan, awal bulan, maupun awal tahun. Gap-Gap ini hampir dipastikan akan tertutup kembali dalam hari atau minggu yang sama. Gap dalam forex ini juga bisa muncul di berbagai tempat pada chart, baik di awal, tengah, maupun akhir tren. Lalu bagaimana cara membedakannya dengan Gap yang lain?

Cara Menggunakan Gap Dalam Trading

Secara umum, Gap dalam forex tidak selalu ditradingkan dengan cara membuka posisi yang berlawanan dengan arah Gap. Masih ada beberapa cara dan sistem trading lain yang dapat diaplikasikan dengan menggunakan Gap dalam trading.

Sebelum masuk ke lebih dalam, ada satu hal yang harus Anda ketahui terlebih dahulu. Dalam strategi ini, terdapat satu indikator yang dapat digunakan, yakni indikator Volume. Volume merupakan salah satu indikator teknikal penting untuk mengetahui pergerakan harga yang berada di dekat daerah Support dan Resistance.

Saat suatu harga menyambangi level Support dan Resistance dengan Volume besar, maka sinyal-sinyal yang terjadi di sekitar daerah tersebut bisa jadi lebih valid dan mantap. Dalam artikel ini, Volume akan digunakan sebagai Validasi sinyal dari Gap yang terbentuk.

Strategi Morning Reversal Gap

Morning reversal Gap adalah strategi umum memanfaatkan sifat dari Common Gap yang selalu muncul pada akhir hari maupun awal minggu. Strategi ini tidak mementingkan apakah Gap searah dengan tren ataupun tidak. Strategi ini juga diambil dari pendekatan bahwa sebagian besar Gap yang terjadi pada pasar forex pasti tertutup.

Untuk masuk dalam posisi ini, banyak trader pemula yang langsung membabi buta membuka posisinya di awal pembukaan pasar. Selain itu, kebanyakan pemula juga tidak akan menempatkan Stop Loss karena berharap Gap akan tertutup dengan segera. Namun, hal ini tidak dibenarkan oleh para profesional. Berikut cara trading dengan Common Gap menurut anjuran para trader profesional.

  1. Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tunggulah sampai adanya konfirmasi Candlestick yang searah dengan arah penutupan Gap. Konfirmasi ini dapat berbentuk Pin Bar, Engulfing, Piercing, dll.
  2. Masuk saat terjadi konfirmasi tersebut, dan pasang Stop Loss pada level pembukaan pasar.

Salah satu tanda yang paling sering diamati dari Gap dalam forex adalah indikator Volume. Common Gap biasanya diiringi dengan Volume yang rendah. Lalu saat konfirmasi candlestick telah muncul, maka Volume juga akan meningkat, baru kemudian diikuti dengan penutupan Gap tersebut. Simak gambar di bawah ini untuk lebih jelasnya:

Strategi Gap ‘n Go Trading

Inilah alasan mengapa Anda tetap harus menggunakan Stop Loss saat trading dengan Gap dalam forex; tidak semua Gap akan menutup! Gap-Gap jenis ini biasanya berasal dari jenis Break Away Gap. Gap akan meneruskan perjalanannya karena kekuatan tren saat itu yang kuat. Bahkan beberapa Gap membutuhkan waktu tahunan untuk menutup.

Strategi kali ini sering dikenal dengan Gap ‘n Go Trading. Dinamai seperti ini karena memang Gap langsung ditinggalkan tanpa pernah ada upaya penutupan oleh harga. Berikut cara trading dengan Gap ‘n Go menurut ajaran para trader profesional:

  1. Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tandailah terlebih dahulu daerah-daerah Support dan Resistance, Trendline, maupun Channel.
  2. Jika Gap dibuka pada Breakout daerah-daerah yang disebutkan di atas, maka kemungkinan besar harga akan melanjutkan perjalanannya. Pasang SL pada penutupan Gap.

Strategi Pull ‘n Gap Trading

Strategi Gap dalam forex terakhir adalah gabungan dari kedua strategi sebelumnya. Sederhananya, Gap dalam trading ini akan menutup sebelum kembali melanjutkan perjalanan yang searah dengan tren utama. Gap jenis ini biasanya berasal dari Breakout dan Run Away Gap. Kekosongan pada harga ini terjadi pada pertengahan trend. Perhatikan gambar di bawah ini untuk jelasnya:

Pada jenis Gap ini, harga akan terlebih dahulu melakukan Pullback pasca terjadinya Breakout dalam suatu level Support dan Resistance. Pullback ini kemudian diakhiri dengan konfirmasi candlestick reversal. Berikut panduan trading dengan strategi Pull ‘n Gap menurut para profesional:

  1. Saat pasar dibuka dengan Gap, jangan langsung masuk secara membabi buta. Tandai terlebih dahulu tren, daerah Support dan Resistance, Channel, maupun Trendline.
  2. Jika Gap dibuka pada Breakout daerah-daerah tersebut, jangan langsung membuka posisi. Amati konfirmasi candlestick yang terjadi. Jika terdapat konfirmasi candlestick reversal, maka harga akan berbalik menutup Gap terlebih dahulu.
  3. Setelah Gap menutup, perhatikan kembali konfirmasi candlestick. Jika terjadi pola reversal, maka buka posisi dengan memasang SL beberapa pip di sekitar daerah Support dan Resistance.

Penutup

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pasar mata uang dunia selalu buka setiap saat. Gap yang muncul sebenarnya disebabkan karena waktu operasional broker forex yang hanya sampai hari Jumat. Kemunculan Gap dalam trading ini juga bukan merupakan suatu fenomena penting dalam forex. Gap dalam trading bisa muncul tidak hanya saat awal hari maupun minggu, karena pada saat terjadi rilis-rilis berita tinggi pun, Gap dapat dengan mudah terbentuk. Kemunculan ini tentu saja bisa menjadi peluang bagi trader-trader yang dapat memanfaatkannya dengan baik.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai Gap dalam trading, selain kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami pada forum tanya jawab analisa teknikal berikut.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

MITRA FOREX

Belajar Trading Dengan Price Action

Subscribe to this blog

Follow by Email

Menggunakan Gap Dalam Trading

  • Get link
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Email
  • Other Apps

Gap atau celah adalah kenaikan atau penurunan harga yang tajam pada trading chart. Pergerakan harga ini menyebabkan kekosongan diantara level harga penutupan sebelumnya dan harga pembukaan, tanpa terjadi transaksi trading, sehingga terbentuk celah atau “jendela”. Gap bisa terjadi ketika harga pembukaan lebih tinggi dari harga penutupan sebelumnya (gap naik), atau ketika harga pembukaan lebih rendah dari harga penutupan (gap turun).

Tidak seperti pasar saham atau futures yang sering terjadi gap, dalam pasar forex jarang terjadi, dan jika terjadi biasanya gap turun, dimana harga pembukaan pada awal sesi atau awal minggu dibuka lebih rendah dari harga penutupan sebelumnya. Berikut contoh gap turun awal minggu pada GBP/USD yang terjadi baru-baru ini:

Gap disebabkan oleh beberapa faktor seperti tekanan beli atau jual yang kuat, rilis data fundamental yang hasilnya jauh dari perkiraan, sentimen kuat akibat keadaan pasar yang tiba-tiba berubah atau peristiwa geopolitik yang ekstrem. Gap menunjukkan sentimen pasar yang kuat. Trader biasanya mengamati pergerakan harga di sekitar area celah tersebut untuk mengetahui perubahan sentimen. Karena jarang terjadi dalam pasar forex, level harga di sekitar area gap menjadi acuan penting, baik sebagai resistance maupun support.

Area gap atau celah yang tidak kembali tertutup dinamakan runaway gap atau continuation gap. Gap yang tidak tertutup artinya harga tidak bergerak kembali pada area gap yang kosong. Gap semacam ini menunjukkan trend yang terjadi masih kuat. Sebaliknya gap yang kembali tertutup biasanya mengisyaratkan akan terjadinya pergantian arah trend, dan area di sekitar gap tersebut sering digunakan sebagai level stop (stop loss). Gap semacam ini dinamakan exhaustion gap.

Berikut contoh runaway gap awal minggu yang terjadi 25 Agustus 2020 lalu pada EUR/USD:

Fibonacci expansion (FE) diambil dari penurunan tanggal 8 Mei 2020 dan koreksi pada pertengahan Juni. Gap turun yang terjadi 25 Agustus membentuk level resistance 1.3205 yang berimpit dengan level 100% Fibo expansion.

Tampak pada pergerakan harga selanjutnya gap tersebut tidak tertutup, atau harga tidak menembus resistance 1.3205, sehingga ada peluang untuk entry sell dengan target pada level-level Fibo expansion dibawahnya (sebagai level-level support) seperti level 1.2900 (FE 161.8), dan stop loss pada resistance 1.3205 (area runaway gap).

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: