Deklarasi Forex Pendapatan Jenis-jenis biaya perdagangan forex dan cara untuk menghapusnya

Peringkat broker opsi biner:

Jenis – jenis trader berdasarkan perilakunya dalam menghadapi market forex

Seputar Forex. Jenis – jenis trader . Yang namanya mengetahui diri sendiri itu memang sangat penting, karena dari kita mengerti karakter akan diri sendiri kita bisa menentukan bagaiman pola trading yang tepat sesuai dengan kemampuan kita agar bisa profitable. Kini di bawah ada beberapa macam-macam tipe trader dalam bisnis forex. Di antaranya adalah Scalper, Intraday, dan Swinger.

Scalper ini bisa di katakan adalah sebutan kepada para trader yang selalu melakukan scalping. Scalping sendiri berasal dari kata scalp dimana itu adalah sebutan dari lompatan kutu atau lompatan kecil. Sesuai dengan arti dari lompatan tersebut, maka para trader lebih sering melakukan lompatan kecil. Seperti membuka posisi dan dengan cepat menutupnya kembali setelah profit. Dimana scalper mempunyai target 10-15 pips per transaksi. Biasanya timeframe yang di gunakan ada di TF kecil, antara TF 1 menit sampai dengan 15 menit. Jarang sekali menggunakan Stop Loss, jadi kalau pergerakan tidak sesuai dengan rencana langsung aja di cut loss.

Untuk tipe Intraday ini adalah untuk para trader yang membuka dan menutup posisi trasaksi mereka pada hari yang sama. Jadi bisa di katakan kalau mereka akan menutup target mereka hanya dalam sehari saja, ini disebut juga dengan trader harian. Target keuntungan yang di inginkan trader harian ini adalah 50-100 pips. Jadi jika hari ini belum tercapai maka bisa di lanjutkan hari selanjutnya. Tidak lebih sampai satu minggu. Untuk time frame yang di gunakan adalah TF H1-H4. Mereka tidak mempunyai waktu lama untuk di depan computer, maka seringkali mereka melakukan set forget dengan tetapkan Stoploss dan Take Profit target.

  1. Swinger / Long-Term Trader

Swinger bisa disebut juga dengan long term trader. Sesuai dengan namanya long term, tipe trader ini biasa membuka posisi dengan kurun waktu target yang panjang. Jadi mereka bisa hold posisi mereka dari minggu bahkan berbulan-bulan. Adapun target mereka adalah 300-500 pips dalam posisinya. Untuk time frame yang di gunakan mereka sering dengan D1 sampai Month. Mereka bakal seringkali menggunakan stoploss. Karena sama seperti day trader, mereka sering melakukan set forget karena tidak mempunyai waktu lama ada di depan computer.

Mengenal Jenis-Jenis Transaksi Forex

Penulis: Dwiya Freelancer ( August 3, 2020 – 1:16 pm ) Filed Under: Artikel Tagged With: belajar trading forex, forex, trading forex

Mengenal Jenis-Jenis Transaksi Forex Pernahkan anda mendengar istilah transaksi forex? Atau tertarikkan anda terjun dalam kegiatan transaksi forex ? forex merupakan bisnis jual beli atau perdagangan mata uang. Secara umum pada kegiatan ini tidak semua pasang mata uang bisa dijual belikan, melainkan hanya pasangan mata uang tertentu yang bisa digunakan, seperti misalnya JPY dan USD.

Peringkat broker opsi biner:

Sekilas bisnis ini memang terlihat mudah, hanya jual beli, namun jika anda tidak mempelajari lebih jauh tentang transaksi forex, jangan berharap anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari bisnis ini, sebab akan banyak hal-hal tak terduga dalam bisnis ini. Meskipun begitu, jika anda mau berusaha anda bisa belajar mengenai ilmu trading forex melalui banyak cara. Misalnya buku, internet, ataupun belajar pada ahlinya.

Jenis-Jenis Transaksi Forex

Nah, maka dari itu sebelum melangkah lebih jauh mengenai bisnis forex, ada baiknya anda mengetahui jenis-jenis transaksi forex. Secara umum, trading forex terdiri dari dua jenis transaksi, yakni “Beli atau Buy atau Long” serta “Jual atau Sell, atau Short”. Kedua jenis transaksi ini didasarkan pada kenyataan para trader melakukan trading. Ketika melakukan bisnis forex banyak trader yang melakukan berbagai strategi demi mendapatkan untung yang berlipat. Strategi paling ampuh digunakan untuk mendapatkan untung besar adalah dengan membeli dengan harga serendah mungkin dan menjual dengan harga setinggi mungkin. Sayangnya strategi ini tidak bisa digunakan sesuka hati, sebab perubahan harga forex tidak akan pernah bisa diprediksi dengan mudah. Sehingga selanjutnya, yang perlu anda perhatikan adalah mengenai waktu.

Ketika anda berencana memulai melakukan trading, perhatikan waktu yang tepat untuk memulainya. Pilihlah waktu yang tepat kira-kira kapan nilai mata uang akan turun, dan kapan nilai mata uang akan kembali naik. Memang, menentukan titik terendah dan tertinggi ada keadaan ini tidaklah mudah, begitu pula jika anda menggunakan analisis fundamental dan analisis teknikal, namun paling tidak ada usaha yang sudah anda coba walaupun dengan hasil yang tidak pasti.

Setiap masalah pasti memiliki solusi, begitu pula dalam bisnis forex. Untuk mengantisipasi masalah penentuan waktu forex yang tepat ada beberapa cara yang bisa anda pelajari. Cara ini tentu berhubungan dengan jenis-jenis transaksi yang ada dalam trading forex, seperti jenis transaksi Market Order atau Instand Order, dan Pending Order.

Market Order dan Pending Order

Market order merupakan jenis transaksi yang akan dilakukan berdasarkan harga jual broker (ask price) dan harga beli (Bid Price). Biasanya seornag broker akan menjamin terlaksananya transaksi ini. anda bisa melakukan transaksi ini jika merasa malan untuk mengantre dan ingin segera mentransaksikan mata uang yang anda miliki. Menggunakan market order, transaksi akan lebih cepat serta tidak perlu menunggu antrian.

Pending Order

Berbeda dengan market order, pending order merupakan suatu transaksi dimana anda bisa menentukan transaksi pada harga tertentu yang diinginkan. Transksi jual beli bisa dilakukan berdasarkan syarat transaksi yang telah ditetapkan oleh trader sendiri. Transaksi ini diharapkan dapat dapat membuat trader mendapatkan harga harga yang lebih baik lagi berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Sayangnya, tidak ada jaminan transaksi ini bisa dilakukan atau tidak, karena semua tergantung pada pergerakan harga selama waktu yang telah ditetapkan.

Pending order memiliki 4 jenis transaksi yang bisa anda lakukan.

Buy stop memiliki arti seorang trader harus membeli bila harga > harga yang telah ditetapkan. Pada transaksi ini trader akan terus membeli jika harga terus mengalami kenaikan dan melewati titi tertentu yang telah ditetapkan trader.

Sell stop artinya sell bila harga harga tertentu yang telah ditetapkan. Pada transaksi ini trader akan menjual bila harga yang sebelumnya turun berbalik arah keatas harga tertentu sebelum melanjutkan penurunannya lagi.

Selain beberapa transaksi diatas, ada dua jenis transaksi forex yang bisa anda pilih nantinya, yakni Stop Loss dan, Take Profit.

Stop Loss, yakni transaksi yang dilakukan dimana trader membatasi kerugian yang diterimanya dengan menjual mata uangnya jika harganya mengalami penurunan sampai batas tertentu. Sedangkan Take Profit merupakan transaksi yang dilakukan dimana trader berupaya untuk merealisasikan keuntungan yang diterimanya dengan menjual mata uang jika harganya turun sampa batas waktu tertentu, serta mengantisipasi bila setelah mencapai harga tertentu harga kembali turun.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: