Forex Terbaik Untuk Membeli Sekarang – 7 Broker Terbaik dan Tepercaya untuk Trading Forex

Peringkat broker opsi biner:

7 Broker Terbaik dan Tepercaya untuk Trading Forex

Pernah mendengar trading forex? Forex adalah singkatan dari foreign exchange yang artinya adalah pertukaran mata uang. Trading forex adalah perdagangan mata uang antar negara yang berbeda-beda. Jika kamu ingin menjadi seorang trader forex, maka yang kamu lakukan adalah membeli dan menjual mata uang asing pada pasar forex, misalnya membeli mata uang euro dan menjual uang dolar amerika.

Tujuan perdagangan forex adalah untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi nilai tukar mata uang antar negara. Saat satu mata uang mengalami penurunan maka para trader akan berlomba-lomba membeli mata uang tersebut.

Sebaliknya, saat mata uang tersebut meningkat maka para trader akan menjual kembali mata uang tersebut. Dengan ini, trader akan mendapatkan laba. Pergerakan pasar yang sangat dinamis ini menjadikan banyak sekali orang yang tertarik untuk melakukan trading forex.

Pelaku di pasar forex adalah bank, negara, perusahaan besar, spekulan, institusi, dan trader. Dengan masifnya skala pasar ini, memang cukup sulit untuk trader perseorangan masuk dan bisa ikut berpartisipasi aktif di dalamnya.

Maka itu, trader perseorangan biasanya membutuhkan jasa perusahaan broker retail yang akan meneruskan order transaksinya ke pasar forex. Dengan adanya broker pun investasi kamu bisa lebih termonitor dengan baik.

Namun, untuk mendapatkan broker forex yang tepat itu sendiri tidaklah mudah. Kamu harus bisa menilai apakah broker tersebut terpercaya atau tidak. Terlebih untuk kaum milenial yang baru saja masuk ke dalam pasar forex dan belum memiliki pengetahuan yang lengkap mengenai broker forex.

Penilaian ini bisa didapatkan dari testimoni orang yang sudah pernah menggunakan jasa broker forex tersebut. Memang cukup memakan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan riset dan menemukan broker forex yang cocok.

Peringkat broker opsi biner:

Daftar Rekomendasi Broker Forex

Tenang! Di sini kamu akan langsung mendapatkan daftar broker forex. Tidak perlu lagi melakukan riset pribadi yang memakan waktu lama, berikut kami berikan beberapa daftar rekomendasi broker forex agar kamu tidak salah pilih dan bisa menjalankan trading forex dengan baik!

#1 FBS

Jika kamu menggunakan broker ini, kamu bisa mendapatkan bonus deposit hingga $50 dengan minimal deposit sebesar $1. Spread yang dibuka mulai dari 0 Pip dan Leverage hingga 1:3000. Deposit dana dan withdraw bisa dilakukan melalui bank lokal Indonesia seperti BCA, Mandiri, BRI, serta BNI. Broker ini juga sudah mendapatkan regulasi dari CySEC dan IFSC.

Untuk membuka akun di trading di XM, kamu harus deposit dana minimal $5 dengan bonus deposit sebesar $30. Sama seperti FBS, spread yang dibuka mulai dari 0 Pip. Leverage pada broker ini hingga 1:888. Deposit dana dan withdraw juga bisa dilakukan melalui bank lokal seperti BCA, Mandiri, BRI, CIMB Niaga, serta BNI. Broker ini juga sudah mendapatkan regulasi dari CySEC, ASIC, FCA UK, dan IFSC.

#3 InstaForex

Broker yang satu ini memberikan bonus deposit hingga 30% dengan minimal deposit sebesar $1. Spread tetap 3 pip dan Leverage 1:1000. Deposit dana dan withdraw bisa melalui bank lokal seperti broker forex lainnya dan telah diregulasi oleh CySEC dan RAFMM.

#4 OctaFX

Untuk mulai menggunakan broker ini kamu harus deposit dana minimal $5 dan bisa mendapatkan bonus deposit hingga 50%. Spread mulai dari 0 pip dan Leverage sampai 1:500. Broker yang satu ini juga menyediakan layanan CopyTrading. Deposit dana dan withdraw juga bisa dilakukan di bank lokal Indonesia serta telah mendapatkan regulasi oleh IFSA, CySEC, dan FCA UK.

#5 FXOpen UK

Jika kamu ingin menggunakan broker ini, kamu harus mendeposit dana minimal sebesar $300. Spread mulai 0 pip dan Leverage hingga 1:500 serta telah tergulasi oleh FCA UK. Untuk deposit dana dan withdraw harus melalui Wire Transfer, Skrill Moneybookers, atau Neteller.

#6 MIFX

Minimal deposit pada broker ini adalah sebesar Rp 5.000.000. Spread mulai 0 pip dan Leverage sampai 1:100. Sudah mendapatkan regulasi oleh Bappeti dan bisa deposit dana atau withdraw melalui bank lokal Indonesia.

#7 Exness

Minimal deposit pada broker ini senilai $1. Spread mulai 0.1 pip dan Leverage hingga 1:2000. Sudah mendapatkan regulasi dari CySEC dan FCA UK. Bisa deposit dana dan withdraw melalui bank lokal di Indonesia.

Pastikan kamu memilih broker forex yang tepat agar tidak perlu berpindah-pindah broker forex karena proses pendaftarannya sendiri pun sudah memakan waktu yang cukup lama. Untuk para milenial yang ingin mendalami trading forex juga bisa membaca testimoni dan pengalaman generasi terdahulu. Hal ini juga bisa berguna untuk meyakinkan dirimu sekali lagi sebelum benar-benar memilih broker forex.

Konsep Penting dalam Transaksi Forex

Ada beberapa konsep dasar yang harus kamu ketahui ketika ingin memulai investasi forex.

#1 Pasangan Mata Uang Penulisan

Perlu diketahui, instrumen trading forex selalu ditulis dalam pasangan, misalnya EUR/USD, GBP/USD, atau USD/JPY. Hal ini karena dalam setiap transaksi valuta asing kita secara bersamaan membeli satu mata uang dan menjual yang lain. Dalam satu pasangan, mata uang pertama yang tercantum di sebelah kiri garis miring dikenal sebagai mata uang dasar (Base Currency). Sedangkan mata uang kedua di sebelah kanan disebut mata uang counter (Counter Currency).

#2 Beli/Jual Dalam Trading Forex

Dalam perdagangan forex, kamu pasti akan sering mendengar istilah Beli (Buy atau Long) yang berarti kamu berpikir nilai mata uang dasar akan naik. Sedangkan Jual (Sell atau Short) adalah ketika kamu berpikir nilai mata uang dasar akan turun

#3 Rate/Nilai Tukar/Harga

Harga dalam trading forex akan terbentuk di pasar dengan skala internasional. Harga-harga itu akan terlihat pada software trading yang diberikan broker untuk digunakan sebagai trader, dalam bentuk grafik.

#4 Selisih Harga Penawaran (Bid) & Permintaan (Spread)

Harga Penawaran (Bid) adalah harga ketika kamu sebagai trader akan menjual (sell) mata uang dasar. Harga Permintaan (Ask) adalah harga di mana kamu akan membeli (buy) mata uang dasar. Di mana, harga penawaran akan selalu lebih rendah dari permintaan, dan selisih tersebut sering disebut dengan nama Spread.

#5 Close/Tutup Transaksi

Setelah kamu membuka posisi di suatu pasangan mata uang, kamu juga perlu menutup posisi untuk merealisasikan keuntungan trading forex. Caranya dengan melakukan Close. Sehingga, ketika kamu semula adalah Buy, maka kamu bisa menutupnya dengan CLOSE (Sell). Jika awalnya kamu Sell, untuk menutup berarti CLOSE (Buy).

4 Cara Trading Forex yang Bisa Kamu Tiru

Sebelum memulai trading forex, di bawah ini adalah berapa tips dan cara trading forex yang perlu kamu ketahui.

#1 Memahami Forex Trading

Sebelum memulai investasi jenis ini, kamu harus mengetahui terlebih dulu mengenai cara kerja forex. Dan bagaimana trader bisa sukses dan meraup profit. Trading merupakan transaksi jual-beli, di mana sebuah produk dapat berpindah kepemilikan dengan membayarkan sejumlah uang sesuai harga yang telah ditetapkan.

Dalam forex trading, kamu bisa memperdagangkan (menjual/membeli) sejumlah forex berdasarkan harga yang berlaku di pasar saat transaksi berlangsung. Jadi, pastikan sebelum kamu membelinya, kamu harus mengikuti kelas training atau edukasi cara trading. Pahami dengan benar dan sepenuhnya soal seluk beluk trading Forex sebelum memulai.

#2 Memilih Broker Forex yang Tepercaya

Broker akan menentukan keberhasilan kamu dalam melakukan trading forex. Di mana, broker yang baik harus bisa menyediakan materi edukasi kelas yang bagus, karena inilah yang bisa membantu kamu sebagai trader. Selain itu, broker yang baik biasanya juga akan memberikan akun demo yang mempermudah kamu dalam mempelajari mengenai forex itu sendiri.

Bukan hanya itu, broker yang baik memberikan biaya trading platform yang signifikan dalam menentukan besar kecilnya profit karena biaya ini (dalam bentuk spread dan komisi) harus dibayar oleh trader kepada broker regardless transaksinya profit atau loss.

Masalah trading pasti akan terjadi, maka kamu wajib memilih broker yang memiliki layanan call center yang disediakan ketika nasabah membutuhkan layanan kapanpun. Broker juga wajib memiliki platform trading yang bagus sehingga bisa digunakan trader secara optimal, seperti aplikasi mobile atau fitur lainnya. Platform adalah tools yang Anda pakai setiap saat melakukan perdagangan Forex, sehingga sangat penting keberadaan platform ini.

#3 Tidak Panik dan Paham Money Management

Jika kamu ingin sukses dan mendapatkan keuntungan, pastikan kamu memiliki strategi yang tepat dan menguasai Money Management yang baik seperti berapa lot di setiap posisi trading, jarak antara harga entry (open position) dengan Stop Loss (SL) dan target profit, serta jumlah maksimal posisi trading yang akan dibuka dalam satu waktu bersamaan.

Money management inilah yang akan membantu kamu berbicara tentang berapa loss atau kerugian yang siap kamu terima setiap saat. Kemudian, setelah kamu mengetahui angkanya, kamu bisa menentukan rencana transaksi untuk bisa tetap dalam koridor loss yang bisa diterima.

#4 Mengelola Kerugian Loss Trading

Potensi keuntungan profit yang tinggi pada platform forex trading membawa volume risiko kerugian yang tidak kecil. Jadi pastikan kamu bisa mengelola informasi dan siap mengelola dan menerima kerugian jika hal tersebut datang.

Selain dengan Money Management yang baik bisa memberikan kamu kesiapan mental ketika mengalami kerugian trading. Karena dengan mental yang tenang, kamu bisa tetap berpikir jernih terutama dalam mengambil langkah yang tepat saat goncangan atau crash datang di pasar.

Itulah beberapa hal penting mengenai trading forex. Ingat, pelajari segala hal mengenai forex sebelum kamu memulai investasi ya, karena itulah yang akan membantu kamu sukses menjalankan investasi ini! Selamat berinvestasi di pasar forex!

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Broker Forex Terbaik dan Terpercaya untuk Trader Lokal Indonesia

Bergelut dalam memilih broker forex yang aman dan bagus memang gampang-gampang susah. Seiring perkembangan pasar forex, sudah dipastikan jumlah broker forex juga semakin banyak. Hal ini otomatis akan mempersulit Anda untuk memilih broker forex yang terbaik, apalagi terpercaya.

Memilih broker forex yang tepat butuh strategi dan cara trading forex yang tepat pula. Bagaimanakah cara memilih broker forex terbaik?

Anda sebagai investor harus menganalisa tujuan investasi, jumlah dana yang akan diinvestasikan, jenis trading, jangka waktu kegiatan trading, strategi yang akan digunakan, dan juga pertimbangan toleransi risiko.

Broker forex yang akan membantu mengeksekusi perdagangan forex. Keuntungan yang diterima broker forex adalah melalui selisih antara bid dan ask, juga dari komisi atau biaya pada layanan mereka.

Rekomendasi Broker Forex Terbaik dan Terpercaya 2020

Broker Info Regulation Terima Trader US Link Buka Akun
Spread: Floating, mulai dari 0 pips
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $5
Promo: 50% Bonus untuk Setiap Deposit, fixed rupiah 1 USD = 10,000 IDR, Hadiah Sepeda Motor Setiap Minggu, Merchandise OctaFX
IFSA (St. Vincent and Grenadines), 19776 IBC 2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pips
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo: 100% Bonus Deposit
Regulated by CySEC, IFSC, CRFIN. Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0.1 Pip
Leverage: 1:888
Min.Deposit: $5
Promo: 15% Instant Bonus
Regulated by IFSC, FCA UK, CySEC, BaFin, ASIC Buka Akun Baca Review
Spread: 3 Pips (Fixed)
Leverage: 1:1000
Min.Deposit: $1
Promo: 30% Deposit Bonus
RAFMM, CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pip
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $300
Promo:
Regulated by FCA UK Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0,1 Pip
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo:
Regulated By CRFIN (Russia), FCA UK dan CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0.2 Pip
Leverage: 1:100
Min.Deposit: Rp 5.000.000
Promo: Belum Ada
BAPPEBTI Buka Akun Baca Review
Spread: mulai dari 1 pip
Leverage: Maksimal 1:500
Min.Deposit: 100 USD
Promo:
Regulated by Bappebti 54/BAPPEBTI/SI/05/2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 2,3 Pips
Leverage: 1:200
Min.Deposit: 5 juta Rupiah
Promo:
Regulated by Bappebti (No. 05/BAPPEBTI/SI/XII/2000) Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0 pips
Leverage: 1:400
Min.Deposit: $250
Promo: Belum Ada
CFTC, NFA, MFSA Buka Akun Baca Review

Hal-hal yang bisa Anda lakukan sebelum memilih Broker Forex Terbaik

1. Lakukanlah sejumlah riset

Hanya membaca ulasan broker berdasarkan rating bintang saja tidaklah menjamin.
Pertama, Anda harus menetapkan kriteria dan hal-hal yang perlu diharapkan dari suatu broker, dan apa yang Anda inginkan dari bisnis ini. Kemudian lakukan riset Anda sendiri.
Untuk mendukung riset Anda, Anda bisa membuat daftar pertanyaan untuk diajukan kepada calon broker forex Anda, antara lain:

– Currency pairs (asangan mata uang) apa yang akan Anda perdagangkan?
– Berapa spreads yang cocok bagi Anda (tetap, berubah, berapa pips)?
– Apakah Anda mau membayar komisi untuk trading forex?
– Tipe akun seperti apa yang akan Anda gunakan untuk investasi minimal (ukuran account)?
– Berapa l-everage yang Anda butuhkan?
– Alat Indikator apa yang Anda butuhkan untuk menjalankan trading?
– Platform trading apa yang dibutuhkan?
– Apakah Anda Scalper?
– Apakah Anda pemain Hedging?
– Apakah Anda butuh Trailing Stop?
– Apakah Anda butuh fitur eksekusi “one-click-trading” atau EA robots?
– Apakah Anda ingin fitur mobile trading?
– Apakah Anda peduli untuk memilih broker ECN / STP / Dealing Desk?
– Apakah Anda peduli tentang reputasi broker forex?
– Dengan cara apa Anda mengirim / menerima dana transfer (wire transfer, Skrill, Neteller, Paypal, credit card..dll)?
– Berapa banyak yang Anda siap untuk membayar biaya transfer menerima/membayar dana (deposit, withdraw)?
– Seberapa banyak kesiapan Anda menerima risiko kehilangan dana jika terjadi kerugian?

2. Pastikan broker forex terdaftar secara legal

Anda tidak akan menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada orang yang hanya mengaku bahwa dirinya adalah sah/terdaftar secara legal.
Pastikan Anda memeriksa dan menganalisa broker forex tersebut pada badan-badan hukum bersangkutan. Di Indonesia, Anda bisa memeriksanya ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

3. Memudahkan setor dan tarik dana

Tidak ada alasan bagi broker forex untuk mempersulit Anda dalam menarik dana. Broker yang baik akan mengusahakan agar Anda dapt semudah mungkin melakukan setor atau tarik dana.

4. Analisa platform

Dalam online trading forex, platform trading menjadi salah satu faktor penting dalam mencari broker forex terbaik, karena mayoritas aktivitas trading dilaksanakan melalui platform trading yang disediakan oleh broker forex.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencoba platform trading forex dari broker adalah:

– Apakah fitur-fitur yang disediakan dapat Anda gunakan dengan optimal atau tidak?
– Apakah disediakan informasi rekening? Ini memungkinkan Anda melacak dan mengelola transaksi trading secara efisien.
– Apakah disediakan charting tools (grafik harga) yang mudah dipahami?
– Dan apakah disediakan informasi lain yang dibutuhkan dalam trading Anda?

5. Pemenuhan Order (Eksekusi Order)

Broker forex punya kewajiban memenuhi order klien pada harga terbaik. Pada saat pasar berada dalam keadaan normal (normal likuiditas, tidak ada berita penting yang disiarkan, atau kejadian besar), tidak ada alasan bagi broker forex untuk tidak memenuhi order klien pada, atau setidaknya mendekati, harga pasar yang terlihat pada saat klien menekan tombol ‘beli’ atau ‘jual’ di komputer mereka.

Selain beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih broker forex terbaik, berikut adalah tips memilih broker forex yang asli dan terpercaya.

1. Memperbolehkan segala macam teknik trading, termasuk scalping, martingale, dll;
2. Memperbolehkan hedging atau locking;
3. Tidak memperbolehkan transfer dengan pihak ke 3, karena faktor keamanan dan legalitas money laundry (transfer harus dengan Bank Transfer langsung ditujukan ke perusahaan pialang yang bersangkutan, TIDAK BOLEH dengan media tidak legal seperti Liberty Reserve (LR), Voucher dan titip transfer dengan perorangan atau beda nama);
4. Leverage yang disediakan mulai dari 1:100. Idealnya adalah 1:200 atau max 1:400. Jangan lebih seperti 1:1000 karena itu justru akan meledakkan account trading Anda.
5. Ketahui lama berdirinya perusahaan broker tersebut. Minimum harus diatas 5 tahun.

Dengan melakukan trading forex, Anda sudah mempertaruhkan dana investasi yang tidak sedikit. Semakin besar imbal hasil, risiko pun semakin besar.

Maka bijaksanalah dalam memilih broker forex dan perusahaan perdagangan forex. Ingat, pilihlah broker forex dengan reputasi yang baik, dan jangan percaya dengan rating, awards dan sejenisnya yang menunjukkan mereka adalah broker terbaik. Kecuali yang memberi rating adalah lembaga yang benar-benar bisa dipercaya seperti Forbes, Fortune, INC, Barons, Deloitte. Diluar lembaga itu sebaiknya jangan.

Mengenal Tipe Broker Forex

Tahukah Anda, ada berapa banyak broker forex di dunia ini? Menurut sebuah riset oleh FinanceFeeds pada tahun 2020, ada 1,231 broker forex berbasis Metatrader di seluruh dunia. Banyaknya jumlah broker forex tentu membuat trader kebingungan memilih. Broker mana yang terbaik? Mana yang bagus untuk pemula? Mana pula yang paling bisa dipercaya? Memilih broker itu sebenarnya mudah saja jika Anda telah memahami aneka tipe broker forex dan mampu membandingkan layanan yang mereka sajikan.

Dilihat dari cara kerja sistemnya, ada dua tipe broker forex, yaitu broker dengan Dealing Desk (DD) dan tanpa Dealing Desk (NDD). Broker DD juga sering dijuluki broker bandar (Market Maker). Sedangkan, broker tipe NDD (bukan bandar) dapat digolongkan menjadi dua lagi, yakni Electronic Communication Network (ECN) dan Straight Through Processing (STP). Selain itu, ada pula broker forex yang menyediakan fasilitas DD dan NDD sekaligus, sehingga dijuluki broker Hybrid. Apa yang menandai perbedaan antar tipe broker forex ini? Mari simak ulasannya bersama-sama.

  • Broker dengan Dealing Desk (DD)

Broker DD bekerja dengan memposisikan diri sebagai counterparty dalam setiap transaksi trader dan mendapatkan keuntungan dari spread. Semua order trader akan masuk ke meja broker (Dealing Desk). Dapat dikatakan bahwa mereka “menciptakan pasar” sendiri, kemudian bertindak sebagai penjual maupun pembeli dalam pasar tersebut. Sistem ini sebenarnya lazim di kalangan bank-bank dan penyedia likuiditas besar, sehingga statusnya tetap legal. Namun, akan menjadi masalah ketika broker DD tidak teregulasi oleh sebuah lembaga pemerintah resmi, karena mereka bisa saja tergoda untuk memanipulasi harga agar trader merugi. Broker DD tak teregulasi yang sering memanipulasi harga ini disebut juga dengan istilah “Bucket Shop”.

Broker DD yang bonafide memiliki sejumlah keunggulan tersendiri. Beberapa ciri khas tipe broker forex ini antara lain:

  • Menawarkan eksekusi instan (instant execution).
  • Mampu menyediakan akun trading dengan syarat modal minimal sangat rendah.
  • Mampu menyediakan akun trading dengan ukuran lot sangat rendah seperti akun nano atau akun sen.
  • Mampu menyediakan beragam fasilitas di luar kewajaran seperti leverage hingga 1:1000 atau lebih tinggi lagi, fitur spread tetap (fixed spread), spread nol (zero spread), dan beragam promosi menarik.

Broker DD bisa menjadi pilihan bagi trader, jika mereka telah mengantongi ijin dari badan regulator yang kredibel, seperti NFA/CFTC Amerika Serikat, FCA Inggris, JFSA Jepang, dan ASIC Australia. Faktanya, beberapa broker terpopuler di dunia merupakan broker DD. Akan tetapi, trader perlu mewaspadai broker DD yang tak berijin atau hanya memiliki lisensi dari badan regulator tak terkenal.

Broker DD yang ijinnya jelek (Bucket Shop) dikenal mampu melakukan rekayasa seperti requote harga, stop loss hunting, dan server sering macet. Broker Bucket Shop juga kemungkinan mangkir melunasi penarikan dana trader dengan berbagai alasan, mulai dari menunda pembayaran hingga lebih dari dua pekan, memotong keuntungan trader, dan lain sebagainya. Pada awalnya, trader mungkin tertarik mendaftar ke broker Bucket Shop karena iming-iming bonus menggiurkan. Namun, pada akhirnya perolehan bonus itu bisa jadi lebih rendah ketimbang kerugian yang dihadapi gegara manipulasi broker.

  • Broker tanpa Dealing Desk (NDD)

Sesuai namanya, order trader yang masuk ke broker NDD tidak akan masuk ke meja broker, melainkan disalurkan ke pihak lain. Tipe broker forex NDD bekerja layaknya perantara antara trader dengan jaringan pasar interbank tempat terjadinya jual-beli forex. Broker NDD biasanya tidak memasang posisi melawan trader, sehingga keuntungan mereka utamanya bersumber dari mark-up spread dan komisi trading saja.

Broker NDD bisa digolongkan lagi menjadi dua berdasarkan caranya mengoper order trader ke pihak lain:

  • Broker STP: Broker STP mengoper order trader ke sebuah “liquidity pool” yang terdiri dari banyak lembaga keuangan penyedia likuiditas (seperti bank-bank internasional, Hedge Funds, Prime Brokers, dll). Order trader akan dieksekusi berdasarkan posisi harga terbaik yang tersedia dalam “liquidity pool” tersebut.
  • Broker ECN: Broker ECN mengoper order trader ke jaringan bank-bank internasional dan penyedia likuiditas (liquidity provider) lain yang telah dibangunnya, sehingga order trader nantinya akan dijalankan sesuai dengan harga terbaik yang muncul di pasar tersebut.

Sepintas, keduanya mirip. Namun, broker ECN lebih transparan dibandingkan broker STP, karena semua trader ECN bisa melihat langsung posisi buy dan sell pemain pasar yang lain (disebut juga Depth of Market/DoM). Sedangkan broker STP tidak bisa menyediakan tampilan DoM, sehingga tak sedikit pula broker Bucket Shop berkedok STP.

Bagaimana dengan jenis akun, leverage, dan spread? Broker STP mirip dengan broker DD, karena sama-sama bisa memberikan leverage tinggi, jenis akun yang lebih variatif, dan bahkan fasilitas bebas komisi (free commission). Bagus atau tidaknya broker STP akan tergantung pada berapa banyak penyedia likuiditas yang tergabung dalam “liquidity pool”-nya. Jika hanya tersedia satu penyedia likuiditas saja, maka hampir tak ada bedanya broker STP ini dengan Market Maker.

Broker ECN umumnya memiliki aturan lebih ketat, karena terhubung dengan lebih banyak penyedia likuiditas. Leverage di broker ECN biasanya hanya mencapai maksimal 1:200, dengan syarat modal awal minimal USD200-500, dan beban komisi cukup tinggi. Keuntungannya, trader ECN dapat menyaksikan DoM dan menikmati spread sangat ketat (hingga 0 pip atau bahkan spread negatif).

  • Broker Hybrid

Mayoritas broker forex saat ini termasuk tipe Hybrid. Apa artinya? Artinya, mereka menerapkan semua sistem kerja, baik DD maupun NDD (STP/ECN). Hal ini bisa dilakukan karena satu broker menawarkan banyak jenis akun trading kepada trader. Setiap jenis akun bisa menerapkan sistem berbeda. Jadi, trader lah yang harus bersikap lebih teliti saat membuka akun di suatu broker.

Misalnya ada suatu broker Hybrid menawarkan tiga jenis akun, yaitu akun sen, akun standar, dan akun ECN. Dalam situasi ini, dapat ditebak bahwa akun sen menerapkan sistem DD (Instant Execution), sedangkan akun standar dan akun ECN bersistem NDD (Market Execution). Lebih lanjut, akun standar bisa menerapkan sistem STP, sedangkan akun ECN bersistem ECN.

Kebanyakan broker forex masa kini telah bersikap transparan mengenai sistem kerja apa yang digunakannya dan penyedia likuiditas mana saja yang terhubung dengannya. Apabila infonya belum tersedia di website resmi broker, maka trader bisa menanyakan langsung kepada Customer Service (layanan pelanggan) mengenai apakah broker termasuk DD atau NDD, apakah suatu akun trading dilaksanakan dengan instant execution atau market execution, dan seterusnya.

Terlepas dari sistem kerja apa yang diterapkan oleh broker, satu hal yang wajib diperhatikan oleh trader adalah status perijinan broker forex. Broker yang perijinannya jelek bisa saja mengklaim dirinya STP ataupun ECN, padahal nyatanya Bucket Shop. Sebaliknya, tipe broker forex apapun yang perijinannya lengkap dan kredibilitasnya bagus, maka lebih bisa dipercaya. Prioritaskanlah untuk memilih broker forex yang regulatornya berasal dari suatu negara terkenal di dunia, bukan dari kawasan antah berantah yang bahkan Anda tak tahu lokasinya.

Kenapa Harus Trading Di Broker Forex yang Teregulasi ?

Pernahkah Anda mendengar promosi forex yang menjanjikan keuntungan luar biasa, hingga 20%, 30%, atau bahkan 100% dalam waktu singkat? Pendaftaran mudah, keuntungan raksasa, siapa yang tidak mau!? Namun, jika Anda menilik secara lebih teliti, maka pasti akan menemukan bahwa promosi-promosi semacam itu dibuat oleh broker forex yang tidak teregulasi. Mereka mudah membagikan janji-janji manis, karena tak terikat secara hukum untuk memenuhinya. Seandainya mereka membawa lari uang Anda sekalipun, takkan ada konsekuensi hukum bagi mereka.

Broker forex yang teregulasi tidak bisa menawarkan iming-iming menggiurkan seperti itu, karena ada badan khusus yang mengawasi operasionalnya. Bonus yang ditawarkan oleh broker forex teregulasi jarang sekali berupa uang tunai, melainkan lebih sering bersifat non-material, seperti training atau edukasi gratis, sewa VPS gratis, dan sinyal trading gratis. Broker forex yang teregulasi bahkan tidak diperbolehkan untuk menjanjikan keuntungan berlipatganda, karena selalu ada risiko dibalik setiap aktivitas investasi dan trading.

Meski demikian, Anda sebaiknya tetap memilih broker forex yang teregulasi. Mengapa demikian? Nggak ada bonus uang, nggak ada jaminan untung, apa bagusnya broker seperti itu? Perlu diketahui, broker forex yang teregulasi memiliki legalitas usaha. Kemanan dana Anda akan lebih terjamin, dan Anda juga mendapatkan perlindungan seandainya ada oknum broker yang melakukan tindak tercela. Untuk memahami alasan selengkapnya, simaklah tiga (3) alasan kenapa harus trading di broker forex yang teregulasi berikut ini:

  • Legalitas Broker Terjamin Secara Hukum

Mari ibaratkan Anda ingin menyimpan uang di bank, maka Anda pasti akan datang ke mencari tahu reputasi bank, datang ke kantor bank tersebut, kemudian baru membuka rekening tabungan di sana. Sebuah bank yang kredibel pasti memiliki reputasi yang baik dan alamat kantor yang jelas. Hal yang sama berlaku saat Anda akan mendaftar ke suatu broker forex, walaupun Anda akan mendaftar secara online dan tidak datang langsung ke kantornya.

Sebuah broker forex dikatakan telah teregulasi jika sudah memiliki ijin resmi, sehingga usahanya pasti legal dan alamatnya jelas. Regulator juga akan senantiasa memantau aktivitas broker tersebut. Apabila broker forex tersebut melakukan tindakan tercela atau memiliki reputasi tak sedap, regulator pasti akan melakukan investigasi, kemudian mengenakan sanksi atau denda. Hukuman paling berat bisa sampai mencabut ijin broker dan menyeretnya ke pengadilan.

Broker forex yang teregulasi juga harus menyediakan alur penyelesaian sengketa yang jelas bagi trader. Umpama Anda menemui ada masalah dengan Account Manager atau platform trading, maka internal perusahaan harus dapat menyelesaikannya dengan cepat. Ketika Anda merasa tak puas, maka dapat mengajukan permohonan penyelesaian sengketa ke regulator agar dimediasi atau dilakukan investigasi.

Jaminan hukum seperti itu takkan dinikmati oleh trader di broker yang tidak teregulasi. Jangankan memiliki ijin resmi, alamat kantor broker yang tak teregulasi saja umumnya berlokasi di negara antah-berantah atau sekedar PO BOX yang tidak jelas kepemilikannya. Sekalipun mereka mencantumkan suatu alamat tertentu di negara ternama, alamat itu boleh jadi palsu dan kantornya tidak benar-benar berada di lokasi tersebut. Ketika terjadi masalah, polisi tidak akan bisa membantu Anda, karena para penipu berkedok broker itu sudah melarikan diri dan tak ada jejak yang bisa diusut.

  • Keamanan Dana Trader

Saat menyimpan dana di bank maupun berinvestasi lewat broker, satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menjamin agar dana Anda tidak disalahgunakan oleh bank atau broker. Bagaimana caranya? Hanya ada satu cara saja, yaitu dengan memastikan Anda hanya mendaftar ke broker forex yang teregulasi secara resmi.

Regulator forex di belahan dunia manapun pasti mengharuskan broker untuk menyimpan dana trader dalam rekening terpisah dari rekening perusahaan broker. Hal ini dikenal dengan istilah “Segregated Account”. Dana trader yang disetorkan ke Segregated Account akan disimpan di bawah pengawasan bank kustodian, sehingga broker forex tidak bisa membawa lari dana trader seenaknya.

Jaminan keamanan dana seperti ini tidak akan bisa disediakan oleh broker forex yang tidak teregulasi. Meskipun seandainya broker itu mengklaim bahwa semua dana trader disimpan di Segregated Account, tak ada yang bisa menjamin kebenarannya, karena sekedar pernyataan sepihak tanpa bukti maupun klarifikasi pihak lain sama sekali.

  • Operasional Broker Diawasi oleh Regulator

Setelah menyetorkan modal trading ke broker forex, Anda akan mulai melakukan analisis dan aktivitas jual beli melalui platform trading yang diberikan oleh broker. Broker forex yang tidak teregulasi bisa saja mengutak-atik platform tersebut untuk mencegah Anda menang, atau bahkan merekayasa alasan untuk memotong keuntungan Anda. Namun, broker forex teregulasi akan mendapatkan sanksi dari regulator, jika mereka berani melakukan manuver seperti itu.

Regulator menuntut broker forex untuk membuat laporan secara rutin, atau melakukan inspeksi mendadak atas aktivitas operasional mereka. Dengan demikian, kejanggalan dalam operasional mereka dapat diinvestigasi meski tak ada tuntutan dari trader. Banyak contoh kasus seperti ini. Salah satunya, ada broker teregulasi AS yang ketahuan tak membayar swap kepada trader-nya, sehingga dikenai sanksi oleh CFTC (regulator forex di AS) dan diperintahkan untuk membayarkan swap terhutang kepada trader. Sebelum munculnya kasus tersebut, tak ada seorangpun trader-nya yang merasa dicurangi, karena intrik-intrik berlangsung di balik layar.

Di bawah pengawasan regulator, broker forex juga tidak akan diperbolehkan untuk membuat promosi menyesatkan. Beberapa regulator bahkan mengharuskan broker untuk memasang peringatan risiko (disclaimer) dalam aktivitas pemasarannya. Mengapa broker harus memberitahukan disclaimer dan tak boleh bikin promosi menyesatkan? Aktivitas investasi dan trading forex merupakan kegiatan berisiko tinggi dimana Anda bisa memperoleh keuntungan besar ataupun menanggung kerugian besar. Unsur ketidakpastian ini perlu dipahami oleh trader agar tidak terjebak oleh iming-iming menyesatkan.

Nah, setelah mengetahui ketiga alasan untuk trading di broker forex yang teregulasi ini, apakah Anda masih tertarik pada promo broker abal-abal!? Di dunia investasi, setiap orang menanggung risikonya sendiri. Sah-sah saja jika Anda tetap bersikeras ingin mendaftar ke broker yang tak teregulasi. Namun, hanya broker forex yang teregulasi saja yang bisa menyediakan jaminan hukum, jaminan keamanan, dan kelancaran trading.

Baca Juga Artikel Seputar Broker Forex

Beri nilai pada halaman ini:

(94 votes, average: 4,16 out of 5)

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: