Kali Sesi Forex Di Afrika Selatan Dolar AS Beragam, BOC Pertahankan Suku Bunga – Berita Forex

Peringkat broker opsi biner:

Dolar AS Beragam, BOC Pertahankan Suku Bunga

Dibaca Normal 2 menit

Dolar AS terpantau beragam di hari Kamis (22/10) ini dan menguat terhadap mata uang-mata uang negara berkembang. Pada sesi sebelumnya, mata uang AS tersebut sempat menguat setelah diumumkannya kebijakan Bank Sentral Kanada (BOC) malam tadi.

Dolar AS terpantau beragam di hari Kamis (22/10) ini dan menguat terhadap mata uang-mata uang negara berkembang. Terhadap Rand Afrika Selatan, Dolar menguat 1.7 persen pada posisi 13.5089 sedangkan USD/IDR menduduki level 13,625. Pada sesi sebelumnya, mata uang AS tersebut sempat menguat setelah diumumkannya kebijakan Bank Sentral Kanada (BOC) malam tadi.

Pasca Kebijakan BOC

Dolar AS naik tajam terhadap Dolar Kanada hingga 1.1 persen ke angka 1.3125 malam tadi, dan siang ini USD/CAD sudah sedikit mundur ke angka 1.3114. Greenback meraih level tertinggi dalam dua minggu terhadap Dolar Kanada setelah BoC tidak mengubah tingkat suku bunganya.

Sesuai ekspektasi, BOC memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunganya di level 0.5 persen setelah dua kali pemotongan suku bunga sepanjang tahun 2020 ini. Dan yang paling menyita perhatian dari kebijakan BOC malam tadi adalah penurunan perkiraan pertumbuhan Kanada untuk tahun 2020 dan 2020.

BOC mengekspektasikan perekonomian akan tumbuh sebanyak 2.0 persen pada tahun 2020 (menurun dari 2.3 persen) dan 2.5 persen pada tahun 2020 (turun dari 2.6 persen). Kondisi ini seolah menunjukkan bahwa bank sentral tersebut sudah memperhitungkan kondisi “aftershock” akibat kembali merosotnya harga minyak yang berpotensi membebani pertumbuhan Kanada lebih lama daripada perkiraan sebelumnya.

Peringkat broker opsi biner:

Kendati demikian, Loonie (Dolar Kanada) tak perlu terlalu ciut karena Presiden BOC, Stephen Poloz, tetap memastikan kepada pasar bahwa masih ada sinyal-sinyal yang jelas bahwa pertumbuhan Kanada masih terus menuju ke kenaikan.

Dolar AS Terhadap Yen Dan Euro

Dolar AS terpantau menguat terhadap Yen, dimana mata uang Jepang tersebut menyentuh level rendah satu pekan terhadap Dolar AS setelah data perdagangan Jepang menaikkan kekhawatiran terhadap resesi yang bisa saja kembali melanda negara ekonomi terkuat ketiga di dunia tersebut. Siang ini, USD/JPY berada pada posisi 119.693. Sementara terhadap Euro, Dolar AS nampak stabil tak banyak bergerak dengan pair EUR/USD yang flat di angka 1.1340 menjelang kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) yang diantisipasi akan menambah pelonggaran kuantitatifnya.

Data Ekonomi Tampil Beragam, Dolar AS Alami Kemunduran

Berita Forex

Greenback akhirnya terpeleset pada sesi trading Jum’at (2/12) malam lalu, setelah laporan upah dari Departemen Ketenagakerjaan AS mengaburkan sentimen para trader. Berita forex Investing mencatat pelemahan USD kini mulai tampak terhadap EUR. Dibanding close hari sebelumnya (1.0661), EUR/USD ditutup pada level yang lebih tinggi di hari Jum’at, yaitu pada poin 1.0667.

NFP Mengesankan, Pertumbuhan Gaji Justru Mengecewakan
Dirilis di hari yang sama, perkembangan data NFP dan Average hourly earnings untuk bulan November rupanya tak sejalan. Dalam berita forex tentang USD semalam, Non-farm payroll tumbuh sampai ke angka 178,000, melampaui ekspektasi kenaikan ke poin 175,000, dari perolehan bulan Oktober yang baru saja direvisi turun menjadi 142,000.

Di sisi lain, data upah yang merefleksikan pendapatan rata-rata per jam para pekerja di AS, jatuh 0.1% pada bulan November. Pertumbuhan gaji (y/y) pun melambat dari 2.8% ke 2.5%. Dengan hasil negatif di sisi data upah dan outlook positif yang diberikan NFP, tak ada kejelasan dari kondisi pertumbuhan di sektor tenaga kerja. Dari laporan berita forex yang memantau perkembangan USD selanjutnya, trader tampak menyikapi kerancuan itu dengan melepas posisi mereka terhadap Dolar AS.

Greenback Akui Kekalahan
Selepas diturunkannya data-data di atas, indeks USD yang mengukur kekuatan Greenback terhadap 6 mata uang mayor lain, memperlihatkan penyusutan sebanyak 0.3% ke level 91.30. Tak hanya melawan Euro, USD juga terpantau melemah terhadap Yen Jepang. Padahal, USD/JPY sebelum ini memancarkan tren bullish berkelanjutan yang sangat kuat pasca kemenangan DOnald Trump 6 November lalu. Dalam berita forex Investing, pair tersebut dicatat anjlok 0.45% ke 113.59.

Sementara itu, GBP/USD mengukir peningkatan cukup menakjubkan, dengan tumbuh sebanyak 0.44% ke 1.2649. Sterling tampaknya berhasil memanfaatkan momentum dari pernyataan Menteri urusan Brexit, David Davis, yang dalam berita forex beberapa hari lalu dilaporkan menyatakan ketersediaan pemerintah untuk mempertimbangkan tentang pembayaran kontribusi ke single market Uni Eropa.

Berpotensi Ditunjang Ekspektasi Suku Bunga
Greenback diyakini akan kembali mendapat dukungan tak lama lagi. Berita forex Reuters melaporkan bahwa sebagian besar trader masih meyakini jika The Fed akan menaikkan suku bunga bulan ini. Tingkat probabilitas di papan monitor FedWatch CME hanya turun sebanyak 2%, tepatnya dari 95% ke 93%, setelah rilis serangkaian data tenaga kerja Jum’at malam lalu.

Informasi yang tersirat dalam berita forex itu menyebutkan bahwa para pengamat sangat mencermati tingkat pengangguran yang berhasil turun ke 4.6%. Pada level tersebut, perekonomian AS dikhawatirkan tak akan sanggup lagi menopang risiko dari tekanan harga. Itulah mengapa, pengetatan kebijakan bisa menjadi langkah tepat yang selanjutnya diambil oleh Bank Sentral AS.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: