Lebih Menguntungkan Investasi Jangka Panjang Atau Jangka Pendek

Peringkat broker opsi biner:

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Lebih Untung Mana?

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang, Lebih Untung Mana? – Investor akan selalu dibingungkan dan dilema dalam memilih jangka waktu investasi.

Bagi sebagian investor, investasi jangka pendek dipilih karena berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih cepat.

Sementara itu, investasi jangka panjang dipilih demi memanfaatkan efek compounding , meminimalisir risiko, dan untuk mewujudkan berbagai tujuan finansial dalam jangka panjang.

Bila Anda dihadapkan pada dua pilihan jangka waktu investasi, jangka waktu mana yang lebih Anda utamakan? Tentu harus berdasar pada kebutuhan atau tujuan di balik investasi itu sendiri.

Demi membantu Anda memilihnya, berikut perbandingan singkat investasi jangka pendek maupun jangka panjang:

Investasi Jangka Pendek vs Investasi Jangka Panjang: Ikhtisar

Jangka Pendek

Jangka Panjang

Jangka waktunya maksimal setahun, bahkan kurang dari setahun. Biasanya lebih dari setahun bahkan hingga berpuluh tahun. Risiko cenderung lebih besar Keuntungan Konsisten Mendapatkan keuntungan jadi lebih cepat Memungkinkan investor untuk terus mendapatkan pemasukan dalam jangka panjang Cocok untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek Dana investasi tertahan lebih lama Efek compounding tidak begitu signifikan Potensi keuntungan jauh lebih tinggi berkat efek compounding Mampu memenuhi kebutuhan dengan tingkat urgency yang tinggi Cocok untuk memenuhi kebutuhan berkelanjutan dalam jangka panjang Rentan terhadap inflasi karena valuasinya bisa saja tidak mampu menyaingin tingkat inflasi tahunan. Efek compounding dalam jangka panjang bisa membuat valuasinya bertambah mengalahkan inflasi.

Pilih mana, investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang?

Bagi sebagian besar investor, bila harus memilih, tentu ini adalah pilihan yang sulit. Namun, tidak sedikit investor yang mengkombinasikan dua jangka waktu investasi tersebut dalam kegiatan investasinya. Pertimbangannya adalah sebagai berikut:

Peringkat broker opsi biner:

I. Pertimbangan memilih investasi jangka pendek

1. Pengembalian imbal hasil/return lebih cepat

Banyak investor yang lebih memilih untuk mempercepat perputaran uangnya sehingga lebih memilih investasi jangka pendek agar return berupa pokok investasi dan bunganya bisa lebih cepat didapatkan.

Setelah itu mereka menginvestasikan kembali pokoknya ke instrumen investasi lain, atau trading di pasar uang, dan sebagainya.

2. Memenuhi kebutuhan jangka pendek

Bagi mayoritas profesional muda , di mana pendapatan bulanan masih belum terlalu memadai untuk berinvestasi setiap bulannya (rutin berinvestasi), investasi jangka pendek dianggap pilihan yang paling tepat.

Sebab, ke depannya, ada saja kebutuhan jangka pendek yang harus dipenuhi, sementara dana darurat belum bisa rutin disisihkan dari pendapatan bulanan yang masih relatif kecil.

II. Pertimbangan memilih investasi jangka panjang

1. Memaksimalkan efek compounding

Banyak investor yang cenderung memilih investasi jangka panjang karena nyatanya manfaat efek compounding dalam mendongkrak valuasi dananya dari waktu ke waktu.

Efek compounding (bunga berbunga/bergulung) sebetulnya sangat umum di dunia investasi maupun kredit. Hanya saja, banyak investor yang belum memaksimalkan manfaatnya.

BIla Anda penasaran bagaimana potensi keuntungan investasi apabila Anda memanfaatkan efek compounding, coba simulasikan valuasi dana investasi Anda dalam jangka panjang dengan kalkulator berikut:

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

2. Meminimalisir potensi risiko

Investasi jangka pendek sebenarnya rentan terhadap risiko, utamanya karena tingkat fluktuasinya yang tinggi, dan investor yang memilih investasi jangka panjang cenderung bertujuan demi meminimalisir risiko seperti itu.

Meski lama, investasi jangka panjang perlahan mampu meningkatkan nilai uang yang diinvestasikan secara konsisten.

Meski lebih lambat, stabilnya laju investasi jangka panjang memungkinkan tingkat stabilitas yang jauh lebih besar dan risiko yang jauh lebih rendah daripada investasi jangka pendek.

3. Memenuhi berbagai kebutuhan jangka panjang

Berbagai kebutuhan jangka panjang seperti biaya pernikahan , biaya pendidikan anak , hingga dana pensiun bisa dipenuhi dengan imbal hasil investasi jangka panjang. Investor hanya perlu bersabar karena waktu yang dibutuhkan memang lebih lama.

“Bagaimana caranya mempertimbangkan pilihan antara investasi jangka pendek atau investasi jangka panjang?”

Nah bila Anda sudah memahaminya, sekarang silakan tentukan tujuan investasi Anda dan pisahkan mana uang yang tidak begitu dibutuhkan dalam jangka panjang dan mana uang yang akan digunakan dalam jangka waktu setahun atau kurang.

Hal tersebut akan sangat membantu Anda dalam menentukan pilihan investasi Anda menurut jangka waktunya.

Bila Anda memilih jenis investasi dengan tenor yang lebih lama, kemungkinan besar Anda memiliki tujuan jangka panjang untuk dipenuhi seperti membeli rumah atau mempersiapkan dana pensiun .

Sebaliknya, investasi jangka pendek akan menjadi pilihan yang lebih tepat apabila Anda tahu betul bahwa Anda akan membutuhkan uang dengan nominal tertentu di waktu tertentu seperti misalnya membeli kendaraan atau melanjutkan pendidikan formal ke luar negeri.

“Di KoinWorks sendiri, jangka waktu investasi mana yang lebih menguntungkan?”

Jawaban atas pertanyaan ini tentu akan sangat bergantung pada perilaku Anda saat berinvestasi. Apa orientasi Anda? Apa tujuan Anda berinvestasi? Dari dana investasi yang dimiliki, berapa rasio perbandingan bobot untuk diinvestasikan dalam jangka pendek dan jangka panjang?

Bila Anda sudah menentukannya, maka Anda akan merasa bahwa tidak ada yang lebih dominan. Sehingga bila ditanya ‘lebih baik mana?’, akan lebih baik bahkan sangat baik bila Anda mengkombinasikan keduanya.

Di KoinWorks sendiri, fleksibilitas dalam berinvestasi begitu tinggi dan setiap investor memiliki kendali penuh terhadap pengelolaan portofolio investasi nya masing-masing. Mayoritas frekuensi pengembalian imbal hasil mendanai di KoinWorks terjadi setiap bulannya.

Itu artinya, setiap investor bisa memanfaatkan efek compounding dalam frekuensi bulanan. Investor bisa dengan mudah memilih pinjaman dengan tenor pendek maupun panjang, tergantung risk tolerance dan potensi keuntungan yang diinginkan.

Untuk mengkombinasikan keduanya, terdapat dua fitur di KoinWorks yang bisa Anda manfaatkan.

Menyeimbangkan portofolio dengan dua fitur penting KoinWorks

Fitur penting yang ada di KoinWorks tidak hanya berfungsi untuk menyeimbangkan portofolio Anda dari segi tingkat risiko maupun keuntungannya, melainkan juga dari segi jangka waktu.

1. Fitur Auto Purchase

Bila Anda menggunakan fitur Auto Purchase kala mendanai di KoinWorks, itu artinya Anda berkesempatan untuk mengotomatisasikan proses pendanaan Anda.

Dengan fitur ini, setiap pendana seperti Anda bisa menyeimbangkan bobot risiko dan keuntungan dalam portofolionya, begitu pun mengkombinasikan jangka waktunya.

Selengkapnya mengenai fitur Auto Purchase bisa Anda temukan di artikel berikut:

Anda juga bisa menonton video tutorial fitur Auto Purchase berikut:

2. RoboLending

RoboLending adalah algoritma machine learning KoinWorks yang akan mengotomatisasikan seluruh proses pendanaan online peer to peer lending di KoinWorks yang secara harafiah akan bekerja untuk Anda.

Artinya, RoboLending akan melakukan otomatisasi pendanaan Anda untuk mendapatkan keuntungan yang Anda inginkan di peer to peer lending.

Pengembalian yang sudah dicapai dalam jangka waktu tertentu akan tersedia di akun Anda di akhir tenor. Terdapat jangka waktu yang variatif entah itu 3, 6 hingga 12 bulan, sehingga akan membuat Anda lebih fleksibel dalam memilihnya.

Cara kerjanya sangat sederhana. Anda hanya perlu memilih RoboLending dengan tingkat keuntungan dan tenor yang diinginkan, top-up dana dan alokasikan ke RoboLending pilihan kemudian biarkan algoritma machine learning KoinWorks berinvestasi secara otomatis untuk Anda hingga tingkat keuntungannya tercapai di akhir tenor.

RoboLending sedikit banyak mirip seperti time-deposit, di mana Anda hanya perlu menunggu dalam jangka waktu tertentu hingga keuntungan Anda bisa didapatkan.

Masih bingung tentang RoboLending? Penjelasan lengkap mengenai RoboLending, cara kerja dan cara menggunakannya bisa Anda temukan di halaman berikut:

Investasi jangka pendek vs investasi jangka panjang: Penutup

Pilihan yang paling bijak dalam memilihnya adalah memilih keduanya, di mana Anda sebaiknya mengkombinasikannya dan meraup keuntungan dari dua jenis jangka waktu investasi tersebut.

Bila Anda berencana untuk rutin berinvestasi dalam jangka pendek demi memenuhi tujuan finansial terkini, milikilah paling tidak satu investasi jangka panjang agar peningkatan valuasi uang Anda tetap konsisten dari waktu ke waktu.

Begitupun sebaliknya, bila Anda cenderung memilih untuk berinvestasi dalam jangka panjang, milikilah investasi jangka pendek demi memenuhi berbagai kebutuhan darurat dan memperbaiki arus kas keuangan Anda.

Pastikan bahwa manapun jangka waktu investasi pilihan Anda, pastikan sesuai dengan tujuan keuangan Anda. Dengan demikian, Anda pun semakin dekat dengan kebebasan finansial atau financial freedom .

Belum bergabung di KoinWorks? Jangan lewatkan keuntungan dan serunya pendanaan online peer to peer lending sekarang juga!

Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut: Isi Survei .

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

3 Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan, Boleh Dicoba

Apa sih investasi jangka pendek paling menguntungkan?

Jawabannya, banyak alternatif investasi yang bisa Anda pilih. Namun berikut ini 3 investasi jangka pendek paling menguntungkan yang pantas untuk Anda coba!

Definisi Investasi Jangka Pendek

Investasi merupakan penanaman modal yang berhubungan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan harapan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau masa depan.

Menurut teori ekonomi, investasi yaitu pembelian atau produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang atau barang produksi.

Investasi terbagi menjadi 2 jenis, yakni investasi jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek sendiri biasanya didefinisikan dengan jangka waktu 1 hingga 12 bulan.

Di artikel ini kita akan membahas investasi jangka pendek, investasi yang dapat segera dicairkan atau didanai dari kelebihan dana yang sifatnya sementara.

Adapun tujuan dari investasi jangka pendek secara umum adalah sebagai berikut:

  • Menjadikan bermanfaat kelebihan cash flow sementara waktu.
  • Memperoleh tambahan dana.
  • Memperoleh dana untuk kebutuhan jangka pendek, dan sebagainya.

Lalu bagaimana dengan kriteria untuk memilih investasi jangka pendek? Karena periodenya cenderung singkat, biasanya kriteria terpenting adalah perubahan harga (naik turunnya harga) relatif kecil atau bisa dibilang fluktuasinya kecil.

Nah, bagi Anda yang tertarik melakukan investasi jangka pendek, yuk simak tentang investasi jangka pendek dan 3 jenisnya yang paling menguntungkan berikut ini:

Bedakan antara Trading dan Investasi Jangka Pendek

Sebelum memasuki jenis investasi paling menguntungkan, sebelumnya saya ingin menjawab pertanyaan yang banyak ditanyakan investor:

“Apa sih bedanya trading dan investasi jangka pendek?”

Kenyataannya, trading saham, trading forex (Foreign Exchange), trading opsi dan trading lainnya tidak termasuk dalam kategori investasi jangka pendek.

Trading dan investasi jangka pendek berbeda dalam metode perolehan profitnya. Tujuan dari investasi adalah untuk mengumpulkan kekayaan secara bertahap dalam periode tertentu. Bisa dengan cara membeli saham, reksa dana, dan sebagainya.

Investor memperoleh keuntungan dengan cara menghasilkan pendapatan dari pendapatan sebelumnya.

Kemampuan nilai investasi saat ini untuk menghasilkan pendapatan, yang kemudian diinvestasikan kembali untuk menghasilkan pendapatannya sendiri. Atau bisa dibilang dengan cara menginvestasikan kembali profitnya.

Sedangkan trading mencakup jual beli saham, komoditi, dan instrumen lain dalam frekuensi lebih sering. Tujuannya adalah untuk memperoleh pengembalian yang lebih baik dari investasi.

Trader memperoleh keuntungan dengan cara membeli pada saat harga rendah dan menjual pada harga lebih tinggi dalam periode singkat.

Saat investor puas dengan profit 10% hingga 15% setahun, trader akan mengupayakan profit 10% per bulan. Dengan kata lain, trader akan lebih mengambil risiko tinggi untuk memperoleh imbal hasil yang sepadan.

3 Investasi Jangka Pendek Paling Menguntungkan

Ternyata, jenis investasi sangatlah beragam dan bisa disesuaikan dengan karakteristik Anda. Ragam investasi biasanya dinilai berdasarkan potensi profit dan risikonya, seperti tergambarkan berikut ini:

Potensi Profit dan Potensi Risiko

Namun banyaknya produk investasi tentu membuat masyarakat bingung.

Apabila Anda ingin lebih mengenal mengenai investasi, langsung download ebook investasi GRATIS dari Finansialku. Anda bisa memperoleh banyak informasi terbaru dan menarik mengenai investasi.

Ebook ini akan membekali diri Anda sebelum memasuki dunia investasi, dan Anda bisa memperolehnya sekarang juga dengan meng-klik tautan berikut ini:

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Kembali ke topik investasi jangka pendek. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, investasi yang sering dipilih untuk investasi jangka pendek adalah instrumen dengan fluktuasi kecil. Sehingga bisa diartikan risikonya tidak terlalu besar dalam jangka pendek.

Nah, berikut 3 jenis investasi jangka pendek paling menguntungkan versi Finansialku:

#1 P2P Lending

Untuk memberi alternatif bagi para investor, kini muncul produk investasi baru yaitu Peer to Peer (P2P) Lending.

P2P Lending merupakan suatu sistem (platform) yang mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur) dalam sebuah kegiatan pinjam-meminjam yang umumnya dilakukan secara online.

Sistem ini disebut peer to peer adalah karena dilakukan oleh sesama pengguna awam, bukanlah oleh lembaga resmi seperti bank atau koperasi. Sayangnya karena tidak melibatkan lembaga resmi, tidak ada jaminan LPS layaknya deposito.

P2P Lending sendiri merupakan wadah untuk bertransaksi, baik sebagai peminjam maupun sebagai investor. Sehingga bisa dibilang P2P Lending bukan hanya produk pinjaman, namun juga produk investasi.

Dalam masa tenor, skema P2P umumnya satu bulan hingga 12 bulan. Sebagai contohnya adalah Amartha, dimana masa tenor pendanaannya mulai satu bulan hingga maksimal satu tahun.

Dalam P2P ada imbal hasil yang berbeda-beda. Namun jika ditelaah lebih lanjut, rata-rata imbal hasil investasi melalui P2P lebih besar jika dibandingkan dengan bunga deposito.

Aria Widyanto, Vice President PT Amartha Mikro Fintek, penyelenggara P2P bertajuk Amartha, mengungkapkan bahwa variasi imbal hasil P2P, bagi hasil bergantung tenor pinjaman dan tingkat risiko debitur. Namun, umumnya berkisar di angka 15% per tahunnya.

Nah, apabila ingin memperoleh keuntungan, carilah P2P Lending dengan risiko paling kecil, dengan jangka waktu 6 bulan hingga 12 bulan.

#2 Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Reksa Dana Pasar Uang sering juga disebut dengan money market funds.

Reksa dana merupakan pola pengelolaan modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi tanpa perlu pusing akan instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar uang dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Investasi ini cocok bagi pemula yang belum memahami dunia saham, obligasi, dan instrumen investasi lainnya karena dalam skema investasi reksa dana akan ada Manajer Investasi (MI) yang membantu mengelola uang yang Anda investasikan.

Reksa dana pasar uang memiliki potensi risiko dan imbal hasil yang lebih kecil dibandingkan dengan reksa dana jenis lainnya.

Tujuan utama dari reksa dana pasar uang adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Sifat inilah yang membuatnya sesuai untuk investasi jangka pendek.

Potensi imbal hasilnya mencapai 8,27%. Banyak kontroversi terkait dengan pemilihan reksa dana pasar uang atau menabung di deposito karena suku bunganya yang serupa.

Tetapi, satu hal yang perlu diketahui jika Anda berinvestasi di reksa dana, nilai 8,27% adalah net (tanpa potongan pajak tetapi terkadang ada fee penjualan kembali). Sedangkan bunga deposito biasanya bunga yang belum terkena pajak.

Jika Anda masih bingung mengenai reksa dana, pelajari dasar-dasar reksa dana dengan cara download e-book Reksa Dana dari Finansialku secara gratis dengan klik tautan di bawah ini:

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

#3 Deposito

Jenis investasi aman yang banyak dipilih masyarakat yakni deposito. Tentunya hampir semua orang tahu dong apa itu deposito?

Deposito merupakan produk simpanan di bank yang penyetorannya maupun penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja.

Deposito biasanya dimanfaatkan untuk menyimpan uang dingin, karena tidak dapat dicairkan kapan saja. Periode penyimpanan bervariasi bergantung pada bank, namun umumnya berkisar antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun.

Suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi yakni berkisar pada angka 4% hingga 8%, namun jangan lupa suku bunga tersebut belum dipotong pajak.

Pajak bunga deposito di Indonesia adalah 20%. Jika ditulis bunga 10% per tahun, maka setelah dipotong pajak Anda akan menerima bunga: 10% x (100% – 20%) = 8%.

Sebagai informasi, setiap dana deposito di perbankan di bawah Rp2 miliar dijamin sepenuhnya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Inilah yang menyebabkan berinvestasi di bank cenderung lebih aman.

Serupa dengan investasi emas, deposito cenderung aman karena hampir tidak ada risiko penurunan jumlah atau kerugian. Skenario terburuknya hanyalah bunga yang terus mengecil.

Tetapi ada satu kerugian deposito, yaitu uangmu tetap berwujud uang, sehingga besar kemungkinan uang tersebut akan tergerus inflasi seiring waktu.

Melalui skema tadi bisa dilihat bahwa deposito merupakan investasi dengan potensi risiko paling rendah. Meski sayangnya deposito juga kurang tepat jika dibilang sebagai investasi karena imbal hasilnya cenderung kecil, namun kenyataannya deposito menjadi pilihan banyak orang untuk investasi jangka pendek paling menguntungkan dan aman.

Pilih Sesuai Kebutuhan Anda

Kini Anda mengetahui beberapa produk investasi jangka pendek yang menguntungkan, yakni Reksa Dana Pasar Uang, deposito, dan P2P Lending. Namun, jangan ceroboh mengambil keputusan tanpa pertimbangan yang matang.

Tentukan dahulu tujuan finansial dan kebutuhan Anda, kemudian pertimbangkan beberapa perbandingan di atas. Dengan demikian Anda bisa berinvestasi dengan memuaskan. Selamat memilih!

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai investasi jangka pendek paling menguntungkan lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: