Manfaat Mata Uang Digital, Keuntungan Investasi Cryptocurrency

Peringkat broker opsi biner:

Apa Keuntungan Dan Kerugian Investasi Cryptocurrency?

Sudah satu tahun sejak pertama kali saya icip mata uang digital. Yeaps, dimulai dari artikel tentang Money test: Investasi Cryptocurrency, mulai banyak bermunculan pertanyaan seputar bitcoin, ethereum dan lainnya.

Usianya yang belum genap satu dekade, membuat orang masih penasaran tentang cryptocurrency, terlebih nilainya terus menembus batas atas hingga di akhir 2020. Sayangnya, mulai dari awal tahun 2020 hingga sekarang, kapitalisasi bitcoin diseluruh dunia menurun karena harganya yang ikut-ikutan drop. Mata uang digital lain? Sama saja bos!

Jika kita mau melihat secara makro, sebenarnya koreksi harga yang mencapai lebih dari 50% dari nilai tertingginya, yaitu dibawah 130 juta dari 260 juta, bisa dibilang wajar.

Loh, kok wajar? Penurunan segitu udah gila!

Santai, menurut saya ada penjelasan ilmiahnya. Begini sahabat,

Yang pertama, Cryptocurrency sedang mencari “nilai kewajaran”. Semua produk, entah itu properti, emas, saham, obligasi, dan lainnya selalu memiliki nilai kewajaran, dan investor memiliki pendekatan yang berbeda untuk menentukan titik tersebut.

Sebagai permisalan rumah ya, bila sang investor menilai rumah di Cakung harganya 2 Miliar, maka jika ada orang yang jual 1,5 M akan dibeli. Sementara bila orang jual 3 M, tidak akan dibeli. Begitu sederhananya.

Peringkat broker opsi biner:

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya juga sama.

Saat ini, hampir seluruh investor di dunia menilai bahwa harga Bitcoin sudah terlalu tinggi dibandingkan benefit yang diterima. Kenapa bisa demikian?

Alasannya gampang, mayoritas pemerintah masih belum “ngeh” dan ketakutan industri keuangan global akan pertumbuhan mata uang digital. Akibatnya, pertumbuhan merchant yang menerima mata uang digital belum meningkat sesuai ekspektasi.

Ingat, ekspektasi yang tidak tercapai akan menyurutkan minat investor untuk menambah portofolio.

Sementara yang kedua, ulah kepanikan para trader dan spekulan.

Apabila Anda mau sedikit meluangkan waktu menganalisa sebuah chart, maka akan tampak bahwa Bitcoin sedang masuk ke fase bearish. Fase ini menunjukkan trader sedang panik menentukan keputusan apakah akan bertahan di pasar atau tidak, dimana akhirnya para trader lebih condong untuk menyimpan uang fiat mereka. Untuk apa?

Jelas, untuk membeli bitcoin dan mata uang digital lain di harga serendah mungkin. Dengan demikian profit yang mereka dapat akan lebih tinggi.

Well, obrolan sebab musabab penurunan harga cryptocurrency (mata uang digital) atau sering disebut altcoin uda clear yak? Kita mau move on nih pembahasannya, lebih jauh lagi mendiskusikan untung rugi dari investasi cryptocurrency.

Keuntungan Investasi Cryptocurrency

1. Potensi Kenaikan Harga di Masa Mendatang

Sudah sering Anda dengar bukan, bitcoin dan mata uang digital lainnya sudah membuat puluhan orang kaya raya mendadak.

Trend yang meningkat dengan luar biasa adalah bukti otentik di masa lampau. Bagaimana di masa depan?

Bahkan penyihir pun tidak akan bisa meramal dengan tepat, tapi belajar dari pola yang ada, maka potensi kenaikan nilai bitcoin di masa mendatang bukan kemustahilan.

2. Kebebasan dan Kecepatan

Bitcoin, ether, dan mayoritas mata uang kripto lain menggunakan teknologi blockchain tanpa melibatkan pihak ketiga yakni perbankan. Dengan demikian, tidak ada aturan-aturan yang berpotensi menghambat proses payment.

Misalnya ketika melakukan transfer ke luar negeri, maka prosesnya tidak perlu menunggu hari kerja, tapi cukup dengan hitungan jam bahkan menit.

Kenapa bisa semudah dan secepat itu?

Karena pada prinsipnya, tujuan awal penciptaan mata uang kripto adalah untuk menghilangkan hambatan-hambatan di dunia keuangan. Meskipun saat ini, berbagai startup mulai melirik menerbitkan mata uang kripto sebagai sarana crowd funding melalui ICO.

Khusus untuk Anda yang doyan beli barang via “Deep Web”, maka sudah wajib hukumnya menggunakan mata uang digital. Jarang saya temuin penjual disana menerima pembayaran melalui transfer biasa.

3. Keamanan Identitas

Di dunia ini, ada saja orang yang memiliki kebutuhan aneh, macam menyembunyikan identitas ketika bertransaksi. Eits, jangan negative thinking dulu dah ah!

Bisa jadi karena ogah info personalnya diketahui Bank atau oleh merchant. Info semacam itu berharga dan rawan disalahgunakan lhoh. Maka dari itu, beberapa orang memilih menggunakan BTC dan ETH untuk menjamin informasi yang ada.

Tapi jangan digunakan di Indonesia, dilarang ntuh buat jual beli.

4. Menghindari pemalsuan uang

Salah satu problem dari penggunaan duit kertas maupun kartu kredit adalah rawan pencurian dan pemalsuan. Secara teknis di dunia digital, ada istilah “double spend”, yang bermakna dengan menggunakan uang yang sama, seseorang melakukan transaksi untuk dua hal yang beda.

Skema blockchain di mata uang kripto tidak memungkinkan hal ini terjadi, bisa dibilang aman!

5. Berpartisipasi dalam ICO

Sudah tau apa artinya ICO? Pernah loh saya tulis tentang Initial Coin Offering. Dimana perusahaan yang punya proyek, nerbitin mata uang digital untuk membiayainya.

Nah hebatnya, banyak ICO membuat orang menjadi kaya karena proyeknya berjalan dengan lancar sehingga nilai koinnya meningkat luar biasa drastis. Kita pake contoh lagi deh.

Misal proyek X menerbitkan Xcoin dengan harga ICO USD 0,01 per token(coin). Kemudian dalam setahun harganya meningkat menjadi USD 1 per koin. Naik 100 kali lipat dong!

Terus apa hubungannya dengan mata uang digital lainnya?

Saat ini, sebagian ICO minta BTC atau ETH untuk Anda yang mau berpartisipasi dalam proyek mereka, bukan melalui transfer duit konvensional. Itulah kenapa, paling tidak harus memiliki mata uang kripto kalo mau berpartisipasi dalam ICO.

Kerugian Investasi Mata Uang Kripto

1. Volatilitas Tinggi

Heiy, di intro kan sudah saya jelaskan masalah volatilitas ini!

Jadi sabar saja ya, mudah-mudahan lekas ketemu nilai wajarnya. Jadi investor dan company yang mau ICO bisa tenang gembira. Nah, tapi Anda juga tidak boleh abai terhadap beberapa poin lain yang berpotensi mengganggu investasi kita.

2. Potensi pelanggaran Hukum

Masalah utama dan paling pelik yang dihadapi oleh mata uang digital adalah regulasi.

Seandainya semua negara di dunia melarang bitcoin, bisa dipastikan nilainya akan runtuh dan tak berharga. Kenyataannya tidak bukan?

Ini karena beberapa negara sudah mengatur dan mengijinkan penggunaan mata uang kripto. Bahkan Swedia dikabarkan sebagai negara pertama yang ikut menerbitkan mata uang kripto-nya sendiri.

Saya sendiri melihat beberapa perusahaan keuangan global enggan menerima bitcoin dan semacamnya karena takut mengganggu bisnis yang selama ini telah dibangun.

Eksekutif dari JP Morgan sampai melarang karyawannya beli bitcoin lhoh, dan itu menggelikan menurut saya. Jika permasalahan dengan regulator sudah usai, nampaknya peningkatan valuasi mata uang kripto tidak akan bisa dihindari. Kita lihat kelak!

3. Kehilangan “kunci” wallet

Nah, ini nih yang paling bahaya untuk Anda yang pelupa.

Apabila Anda memiliki online wallet, jangan sampai kehilangan “private key” nya!

Pastikan Anda mencatat di komputer atau kalau perlu di print dan disimpan di beberapa tempat. Karena apabila Anda lupa dan kehilangan kunci wallet Anda, maka akan sangat susah dan hampir mustahil bisa mengakses dompet Anda.

Salah satu solusi yang menurut saya bisa dijadikan pertimbangan adalah menggunakan apps di handphone, tentu harus lebih user friendly dan mudah digunakan. Kali ini saya bekerja sama dengan Luno dan sudah mencoba keunggulannya sebagai wallet Bitcoin dan Ether.

Nah jadi sembari nunggu perkembangan dunia per-kripto-an, Anda bisa mulai mendaftar ke Luno.

Apakah harus Luno?

Silakan Anda coba aplikasi yang lain dan pilih sesuai keinginan masing-masing. Tapi menurut saya, wallet Luno adalah salah satu yang paling aman!

Tapi sebelum memutuskan mencari aplikasi lainnya, pastikan bahwa penggunaannya harus mudah dan secure. Apa gunanya Anda mendownload wallet jika ternyata tidak meminimalisir kemungkinan kehilangan token cryptocurrency. Ingat itu!

Itulah kenapa Luno menjadi topik bahasan sekarang karena memenuhi syarat yang saya tetapkan.

Bagaimana Cara Memiliki Wallet Luno?

1. Daftar Dengan Cara Download Aplikasi Luno di Android atau iOS

Persiapkan identitas diri seperti KTP dan no handphone sebelum Anda download Luno di smartphone. Identitas diri ini digunakan karena mau diverifikasi pihak Luno, dengan demikian akan meminimalisir potensi fraud yang ada. Kalau mau dapat bonus lebih, masukkan kode Y92JZ ke bagian promosi. Nanti kita berdua akan dapat bonus dari Luno, asyik kan?

2. Deposit

Setelah diverifikasi, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan deposit sejumlah rupiah ke Luno. Semampu Anda saja, kalau mampu se Miliar ya monggo, kalau bisanya seratus juta juga tak apa.

3. Beli

Nah kalau sudah deposit, maka Anda bisa mulai membeli Bitcoin dan Ether. Oh iya, jadi selain sebagai wallet, Luno juga merupakan exchanger jadi bisa langsung beli di aplikasi. Sounds great, right?

Well, nampaknya penjelasannya sudah jelas banget kaaan tentang keuntungan dan kerugian investasi mata uang digital. Risiko ada di tangan Anda sekalian, jangan salahkan orang lain apabila mengalami kerugian. Tapiiii, bolehlah dibagi-bagi kalau lagi untung gede.

Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?

Perkembangan mata uang digital atau cryptocurrency begitu cepat dan agresif.

Fundstrat Global melacak terdapat sekitar 630 uang digital di pasar. Jumlah itu belum termasuk produk investasi berbasis uang digital.

Perkembangan teknologi keuangan ini mulai mengguncang layanan keuangan dan sistem pembayaran global.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan mata uang digital atau cryptocurrency ini? Berikut ulasannya!

Apa yang dimaksud dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)

Cryptocurrency sudah ada sekitar sepuluh tahun lalu dan kini telah menjadi cukup populer, tersebar luas, serta dilingkupi juga atas banyak kontroversi dari perkembangan yang inovatif.

Mengutip dari situs Coinmarketcap.com, saat ini sudah ada 904 jenis mata uang kripto dan yang paling terkenal adalah Bitcoin.

Bitcoin ini pun berhasil mengerek harga mata uang kripto yang lain.

Cryptocurrency adalah mata uang digital di mana transaksinya dapat dilakukan dalam jaringan (online).

Tidak seperti halnya mata uang kertas yang dicetak, cryptocurrency didesain dengan memecahkan soal-soal matematika berdasarkan kriptografi.

Mata uang digital biasanya bersifat terdesentralisasi. Artinya, secara umum jauh lebih aman daripada yang sifatnya terpusat.

Nilai mata uang digital berbasis kriptografi berasal dari kelangkaannya, dan proses penciptaannya melalui pemecahan matematika yang rumit, nilai enkripsinya unik, dan kepercayaan dan penggunaannya juga berasal dari keseluruhan komunitasnya.

Cryptocurrency yang pertama kali hadir dan meraih kesuksesan adalah Bitcoin, yang ditemukan oleh Satoshi Nakamoto.

Kesuksesan Bitcoin ini menjadi inisiator munculnya tipe-tipe baru cryptocurrency yang mencoba untuk berkompetisi dengan Bitcoin.

Kapitalisasi pasar Bitcoin dan beberapa cryptocurrency populer lainnya seperti Litecoin, Ethereum, Dogecoin, dengan cepat mendekati US$100 miliar atau setara dengan Rp1,334 triliun.

Bagaimana Cara Cryptocurrency bekerja?

Satoshi Nakamoto telah berhasil menemukan sebuah sistem yang revolusioner yaitu sistem yang berfungsi untuk memudahkan transaksi uang digital terdesentralisasi.

Sistem uang terdesentralisasi adalah sebuah jaringan yang mampu menghubungkan para penggunanya tanpa kebutuhan perantara atau pihak ketiga atau otoritas pusat seperti perbankan atau pemerintah.

Hanya dengan smartphone berbasis Android atau laptop yang terhubung dengan internet, Anda dapat mengirim dan menerima uang dari manapun dan ke mana pun di seluruh dunia.

Menariknya lagi, hal tersebut dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tidak bergantung pada hari kerja bank atau hari kerja pemerintah, tidak ada downtime dan transaksi dapat dilakukan dalam hitungan menit.

Masalah yang sedang kita hadapi pada sistem terpusat adalah terkait dengan perlunya biaya lebih untuk membayar jasa pada pihak ketiga sebagai perantara.

Selain itu, peran pihak ketiga yang sekarang dimainkan oleh bank atau pemerintah pasti terdiri dari sekumpulan aturan dan batasan-batasan tertentu, sehingga dapat dikatakan masih jauh dari efisiensi dan efektivitas.

Masalah tersebutlah yang dicoba diselesaikan oleh teknologi yang sekarang diperkenalkan dengan nama Blockchain.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang blockchain:

Mekanisme Blockchain

Blockchain merupakan platform di mana mata uang digital cryptocurrency dijalankan.

Cryptocurrency, kosakata turunan dari kata cryptography atau kriptografi (bahasa persandian), merujuk kepada sebuah kesepakatan dari para pengguna dan proses penyimpanan yang diamankan oleh sandi-sandi yang kuat.

Fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk mengatur dan menjaga setiap penambahan data yang tersimpan pada tiap-tiap blok.

Blok-blok yang menyimpan data tersebut akan berhubungan satu sama lain dan membentuk jaringan terdesentralisasi atau peer to peer Networks (P2P).

Dalam blockchain, setiap data yang telah disimpan atau dicatat tidak dapat di sunting maupun dipalsukan.

Sederhananya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengirim emas melalui email.

Jaringan P2P adalah jaringan kesepakatan, oleh karena itu sistem ini mampu menghadirkan sistem pembayaran dan proses transaksi yang benar-benar baru dan efisien dalam bentuk uang digital.

Sebagai ilustrasi, cryptocurrency seperti Bitcoin terdiri dari jaringan-jaringan mandiri.

Tiap jaringan yang mandiri tersebut memiliki catatan yang lengkap tentang sejarah semua transaksi yang terjadi serta setiap saldo yang dimiliki oleh setiap akun pemilik Bitcoin.

Pada akhir setiap transaksi dan setelah adanya konfirmasi, suatu transaksi akan langsung, dapat diketahui oleh semua jaringan yang terhubung dengan jaringan blockchain tersebut.

Sebuah transaksi akan selalu berisi penjelasan bahwa telah terjadi transaksi dari A memberikan sejumlah Bitcoin kepada B dan kemudian ditandatangani secara digital oleh A dengan memberikan private key (dalam bentuk sandi alfanumerik) ke dalam sistem.

Setelah ditandatangani oleh A, maka transaksi itu akan secara otomatis diumumkan pada jaringan.

Informasi tersebut dikirimkan dari satu jaringan mandiri kepada seluruh jaringan mandiri yang lainnya yang tergabung dalam sistem.

Konfirmasi merupakan tahapan yang paling krusial serta kritikal dalam sistem cryptocurrency.

Konfirmasi adalah segalanya. Ketika sebuah transaksi tidak dikonfirmasi, maka akan ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut sedang dibajak atau dipalsukan.

Ketika sebuah transaksi telah dikonfirmasi, maka transaksi tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang disebut “Blocks”.

Catatan tentang transaksi tersebut tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat diubah dan tidak dapat dibajak atau dipalsukan. Catatan transaksi tersebut telah dianggap sebagai catatan yang permanen dari sejarah keseluruhan transaksi, inilah yang disebut dengan Blockchain atau rantai blok.

Blockchain mungkin dapat dikatakan mirip dengan buku besar yang tersedia dalam jaringan atau online, di mana setiap transaksi dicatat dan dapat dilihat oleh keseluruhan pengguna jaringan internet.

Bedanya dengan perbankan, buku besar bank disimpan dan dimiliki oleh bank itu sendiri, sedangkan pada blockchain semua orang bahkan yang bukan pengguna sekalipun dapat mengakses buku besar tersebut.

Serangkaian proses inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa cryptocurrency sama sekali tidak membutuhkan manusia atau kepercayaan antara para penggunanya.

Hanya dengan menggunakan pengamanan yang berupa algoritma matematika yang kompleks yang menjanjikan keamanan dan ketidakmungkinan untuk dimanipulasi.

Pekerjaan para Penambang Cryptocurrency

Pertama dan paling penting adalah semua orang dapat melakukan cryptocurrency mining atau menambang mata uang digital. Mereka yang melakukan ini disebut sebagai miner atau penambang.

Para penambang dibutuhkan karena memang secara alami dalam sistem jaringan terdesentralisasi ini tidak memiliki otoritas pusat untuk melakukan pembagian tugas.

Selain itu, cryptocurrency membutuhkan sebuah sistem untuk mencegah setiap bentuk perbuatan curang atau penyalahgunaan jaringan.

Sebagai contoh, seseorang mungkin saja menciptakan ribuan jaringan mandiri (peers) dan menyebarkan transaksi yang palsu, maka hal tersebut tentu dapat merusak sistem sehingga merugikan orang banyak.

Oleh karena itu, para penambang dibuat seolah-olah bekerja sama dengan jalan mengkonfirmasi dan memverifikasi setiap catatan dan transaksi yang terjadi pada sistem.

Dengan demikian, apabila ada yang memalsukan data transaksi atau berbuat curang, sistem dapat mengetahui dan memberikan hukuman secara langsung, tepat dan akurat sesuai dengan logika-logika matematika yang ada pada sistem tersebut.

Untuk menjadi seorang penambang, Anda perlu memecahkan sebuah teka-teki kriptologi yang berupa persoalan-persoalan matematika rumit yang telah diatur oleh pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto.

Apabila kalian berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka sebagai penambang Anda akan membangun sebuah block dan menambahkannya pada sistem blockchain.

Para penambang juga diberikan izin untuk menambahkan transaksi cryptocurrency ke dalam sistem yang akan secara otomatis memberikan sejumlah Bitcoin kepadanya.

Inilah satu-satunya cara valid untuk menghasilkan Bitcoin “baru”. Bitcoin baru hanya dapat dihasilkan dari proses seorang penambang berhasil memecahkan teka-teki kriptologi sebagaimana dijelaskan di atas.

Tingkat kesulitan penambang akan bertambah seiring dengan naiknya kebutuhan kekuatan listrik yang dimiliki oleh para penambang.

Bagaimana Menentukan Harga dari Sebuah Cryptocurrency

Harga sebuah cryptocurrency sangat bergantung kepada mekanisme pasar.

Pasar cryptocurrency adalah pasar yang memiliki tingkat perubahan (volatilitas) dan fluktuasi yang sangat cepat berubah dan ekstrem, bahkan dalam waktu beberapa jam saja sebuah cryptocurrency dapat mencapai kenaikan harga sampai dengan 1000%.

Harga dari setiap mata uang digital tersebut sama seperti produk-produk pada umumnya, yaitu tergantung kepada permintaan dan penawaran.

Jika banyak orang melakukan permintaan terhadap suatu mata uang tertentu sedangkan penawarnya tidak begitu banyak, maka nilainya akan meningkat.

Seperti Bitcoin misalnya, jumlah total keseluruhan Bitcoin disediakan oleh sistem adalah 21 juta.

Oleh karena itu, suplai dari Bitcoin akan menurun dari waktu ke waktu dan akan menyentuh puncak suplainya pada tahun 2140.

Hal inilah yang juga menjelaskan mengapa nilai Bitcoin selalu lebih tinggi jika dibandingkan mata uang digital lainnya.

Cryptocurrency dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan. Untuk saat ini, baru ada 3 kegiatan transaksi yang dapat Anda lakukan menggunakan cryptocurrency, yaitu:

#1 Jual Beli Bitcoin di Pasar Bursa

Kegiatan ini sangat menjanjikan keuntungan baik untuk profesional ataupun bagi para pemula.

Karena pasar bursanya masih dapat dikatakan sebagai suatu hal yang baru, di mana arbitrase dan margin trading masih dimungkinkan terjadi secara luas dan sesering mungkin.

Harga mata uang yang masih berubah-ubah secara drastis memainkan peran yang sangat penting untuk mendatangkan investor-investor baru ke dalam pasar ini.

Dibandingkan dengan pasar bursa finansial yang konvensional, pasar cryptocurrency dapat dikatakan sangat bebas hambatan dan sangat mudah untuk bergabung ke dalamnya.

Anda dapat langsung mendaftar, menukarkan mata uang fiat Anda untuk sejumlah Bitcoin, dan langsung dapat memulai kegiatan trading mandiri.

Namun perlu diwaspadai, Bitcoin bukanlah mata uang fiat, yang artinya naik turunnya harga tidak akan bergantung atau dipengaruhi oleh ekonomi maupun kebijakan sebuah negara.

Berbeda pula dengan pasar saham pada umumnya, tidak ada pasar yang resmi untuk Bitcoin.

Ratusan pasar crypto yang tersebar di seluruh dunia yang dapat Anda akses 24 x 7.

Karena tidak adanya pasar resmi, maka hal tersebut memiliki konsekuensi tidak adanya harga resmi untuk mata uang digital ini.

#2 Pengeluaran Personal

Anda dapat menggunakan mata uang digital untuk membeli barang apapun, selama perusahaan-perusahaan ini menerima pembayaran menggunakan mata uang digital.

#3 Penggalangan Dana Massal (Crowdfunding)

Anda bisa memberikan sesuatu pada komunitas dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penggalangan dana massal atau crowdfunding.

Keuntungan dengan memberikan donasi melalui Bitcoin adalah Anda tidak akan dikenakan biaya untuk transaksi tersebut dan uang yang Anda berikan tidak akan diberikan apabila proyek yang Anda danai tidak memenuhi atau mencapai kriteria.

Anda juga dapat menarik kembali donasi jika memang dirasakan tidak sesuai dengan tujuan awal Anda melakukan donasi.

Pahami dan Mulai Belajar Berinvestasi Cryptocurrency

Jadi Anda sudah tahu ‘kan apa itu cryptocurrency?

Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dengan mata uang digital dan bermain di pasar crypto?

Jika iya, Anda harus memahami risikonya terlebih dahulu. Silakan pelajari dan pahami risiko investasi mata uang digital di artikel ini.

Tetap waspada dan selalu pertimbangkan risiko yang ada sebelum berinvestasi apapun!

Apakah Anda sudah mulai berinvestasi mata uang digital atau cryptocurrency? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: