Menjadi Trader Forex Profesional – Cara Kerja Trader Forex Profesional

Peringkat broker opsi biner:

Cara Kerja Trader Forex Profesional

Dibaca Normal 4 menit

Ada banyak faktor yang membentuk seorang trader forex profesional. Apa saja yang membedakan cara kerja trader pemula dan profesional?

Untuk bisa menjadi trader forex yang profesional, tidak cukup hanya dengan pengetahuan dan pengalaman trading saja, tapi diperlukan kesabaran, konsistensi dan mental trading yang telah teruji. Seorang trader forex profesional mengelola dana yang cukup besar, sehingga harus selalu berhati-hati dalam melangkah serta tepat dalam mengambil setiap keputusan.

Bagaimana sebenarnya cara kerja yang membedakan seorang trader profesional dan trader pemula atau amatir?

1. Trader Forex Profesional Tak Butuh Waktu Lama Untuk Prediksi Harga

Trader forex profesional tidak membutuhkan banyak waktu dalam memprediksi arah pergerakan harga. Mereka melihat pada chart Daily dan Weekly, serta melakukan analisa tren pergerakan harga dengan interpretasi berita fundamental dan indikator teknikal. Misalnya, membaca berita perkembangan krisis Zona Euro, kemudian melihat indikator Exponential Moving Average (EMA) 200-day, EMA 20-day, dan RSI pada chart EUR/USD Daily, untuk menentukan tren jangka panjang serta mengetahui keadaan jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold).

Jika ada sinyal trading dan telah sesuai dengan strateginya, mereka segera membuka posisi dengan yakin dan tanpa ragu. Mereka tahu bahwa pada chart Hourly banyak terdapat “noise”, sehingga selalu fokus pada trend jangka panjang dengan melihat pada time frame Weekly atau Daily.

2. Trader Forex Profesional Tidak Melibatkan Emosi

Trader forex profesional tidak pernah melibatkan emosinya ketika masuk pasar. Mereka telah bisa mengendalikan diri. Sangat disiplin dalam mengikuti rencana trading, dengan tidak pernah melakukan intervensi pada posisi yang telah dibuka. Level Stop Loss dan Target Profit benar-benar diterapkan sesuai dengan strategi dan Money Management. Sebagian besar tradingnya dilakukan dengan cara manual, dan jarang menggunakan robot atau software trading otomatis.

3. Trader Forex Profesional Melakukan Diversifikasi

Ada mitos bahwa trader profesional selalu profit. Pada kenyataannya tidak demikian. Mereka juga pernah mengalami kerugian. Perbedaannya, mereka tidak hanya trading di pasar forex, melainkan melakukan diversifikasi pada berbagai jenis pasar.

Peringkat broker opsi biner:

Dengan strategi tradingnya, kerugian trader forex profesional di salah satu pasar bisa ditutup dengan keuntungan dari jenis pasar yang lain. Selain itu, rata-rata persentasi profit seorang trader profesional cukup tinggi sehingga angka harapan profit (expectancy) juga tinggi.

4. Trader Forex Profesional Tidak Sering Buka Posisi Trading

Trader profesional sering menahan posisinya untuk jangka waktu yang agak lama dengan menggunakan teknik memaksimalkan profit semisal averaging atau pyramiding. Selain itu, mereka tidak membuka posisi trading jika tidak muncul sinyal yang valid untuk entry.

Karena trader forex profesional bekerja pada time frame tinggi (Daily atau Weekly), maka frekuensi trading-nya relatif kecil. Mereka lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas trading. Selain itu, trader profesional selalu mengambil waktu untuk bersantai dan menjauh dari pasar, terlepas dari saat itu sedang profit atau loss, sehingga tidak sepanjang waktu memonitor pasar.

5. Trading Dalam Beberapa Pasangan Mata Uang

Trader forex profesional biasanya melakukan diversifikasi pada beberapa pasangan mata uang. Mereka selalu mencermati faktor fundamental dan teknikal, serta pengaruhnya pada beberapa pasangan mata uang, hingga bisa menentukan posisi trading dengan tepat.

Mereka tahu arah pergerakan pasangan mata uang dalam jangka panjang maupun jangka pendek, sehingga bisa menentukan akan trading secara Daily, Weekly ataupun Monthly. Hal yang perlu diketahui adalah bahwa mereka tahu pasti apa yang mereka inginkan dan tidak terpengaruh sama sekali oleh rumor yang ada di pasar.

Trading di pasar forex memang sangat menguntungkan, asal dilakukan dengan cara yang benar. Kita bisa trading dengan benar bila sikap mental dan cara berpikir kita seperti mereka para trader profesional.

Trader pemula dan amatir bisa saja menghasilkan profit dalam jangka pendek, tetapi cenderung mengalami kerugian pada jangka panjang. Pengetahuan analisa pasar, Money Management dan pengalaman trading saja belum cukup untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Kita mesti belajar untuk bisa berpikir dan bersikap seperti para profesional.

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.

Komentar : 8

@ Fahmi Suryana:
– Biasanya trader profesional selalu melakukan diversifikasi karena mereka tidak hanya trading di satu jenis pasar.

– Ya, trading dengan beberapa pair yang beda termasuk diversifikasi. Pada dasarnya diversifikasi adalah pengaturan portofolio sedemikian rupa sehingga kemungkinan profitnya maksimum.

– Kalau Anda sudah paham satu jenis pasar maka untuk memahami jenis pasar yang lain relatif agak mudah karena antar pasar selalu berhubungan, atau disebut hubungan intermarket.

Ini cerita tentang trader forex pro yang dimana ya? Apa mereka yang pake dana pribadi dan duit investor atau trader yang kerja di hedge fund bank di luar sono? Kalo ini dipake oleh trader yang kerja di hedge fund bank, kog kayaknya enak bener ya?

Apa gak rugi tuh perusahaan, misal sinyal si trader cuma seminggu sekali, brarti trader tersebut cuma ngantor seminggu sekali juga?

Tapi penasarannya, kenapa mereka gak pake robot buat trading ya? Kan sistem mereka sudah pasti konsisten profitable, gak perlu mantengin chart, mikir lagi, narik-narik tren line kayak kurang kerjaan, profit tinggal transfer. Kenapa ya?

@ riana:
– Ini cerita tentang trader profesional yang independen dan telah menikmati financial freedom, jadi tidak lagi terikat pada pekerjaan bank atau institusi keuangan.

Mereka yang kerja di perusahaan hedge fund atau bank-bank besar itu biasanya ngikutin kemauan boss jadi nggak bisa trade seenaknya sendiri. Yang diceritain disini adalah trader pro yang selain trading dengan dananya sendiri juga mengelola dana klien.

– Trading dengan robot belum tentu selalu profit, dan biasanya selalu diperlukan setting parameter untuk penyesuaian. Trader pro biasanya jarang sekali yang menggunakan robot karena pada kenyataannya trading dengan robot tidak selalu profitable. Robot dibuat dengan program sedangkan kondisi pasar sangat dinamis dan tidak programmable.

@Martin master kadang saya trading dengan emosi, hasilnya nyangkut hehehe.. bagaimana caranya supaya kita bisa lebih disiplin dalam entry ke market sesuai dengan aturan-aturan yg telah direncanakan?

pertanyaan kedua, saya sering baca pengakuan trader yg MC, loss, bagaimana caranya supaya MC Loss gak menimbulkan stress, mungkin juga sampai gangguan jiwa, dikejar-kejar utang?

@ Maulana Haris:

Agar bisa disiplin dan menghasilkan profit yang konsisten, Anda harus punya sistem trading yang bisa diandalkan. Langkah-langkahnya:

1. Cari sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang.
Money management meliputi besarnya resiko per trade (dengan Stop Loss), serta risk/reward ratio (untuk penentuan Target Profit). Agar dalam jangka panjang bisa profitable sebaiknya risk/reward ratio lebih besar dari 1:1.

2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan lihat persentasi profitnya. Kalau persentasi profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

4.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasi keuntungannya. Jika Anda telah menggunakan sistem trading andalan, maka MC akan bisa dihindari karena besarnya risiko telah diperhitungkan.

Menjadi Trader Forex Profesional (1)

Dibaca Normal 10 menit

Menjadi seorang trader profesional tidak dapat diraih dalam waktu singkat. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh trader.

Untuk menjadi seorang trader forex profesional atau ingin hidup hanya dari trading (trading for living), tidak bisa ditempuh dengan cara kilat atau instan. Ada beberapa tahapan yang mesti dijalani dari waktu ke waktu.
Tulisan Nial Fuller tentang bagaimana menjadi trader forex profesional ini terdiri dari 4 bagian:

  1. Membangun pondasi yang kuat
  2. Menguji kemampuan trading
  3. Lepas landas menuju pasar riil
  4. Menggabungkan pengetahuan dan kemampuan trading

I. Membangun pondasi yang kuat
Membangun sebuah pondasi yang kokoh untuk menjadi seorang trader profesional diperlukan waktu dan usaha Anda dalam mempelajari semua aspek dalam pasar forex. Dari pengalaman Anda jatuh bangun dimulai dari seorang trader pemula hingga pada apa yang telah Anda capai sekarang tentu banyak hikmahnya. Jika Anda masih merasa kurang atau mungkin tertinggal, tentunya Anda tidak harus berkecil hati. Dengan tetap teguh pada tujuan Anda untuk menjadi seorang trader serta konsisten untuk terus belajar dan evaluasi diri, cepat atau lambat tujuan Anda akan jadi kenyataan.


Langkah 1: Proses trading yang benar

Menjadi seorang trader profesional dimulai dari hasil trading yang konsisten serta kemampuan trading yang berkembang dari waktu ke waktu. Jadi tahap pertama yang mesti Anda raih adalah hasil akhir trading yang konsisten dalam periode waktu tertentu, tentu saja harus profit. Hal ini dapat Anda capai tanpa harus trading dengan full time seperti pada umumnya para trader profesional. Yang penting Anda harus disiplin pada waktu dan usaha yang telah Anda rencanakan untuk trading forex.

Balance account yang kecil bukan berarti Anda tidak bisa trading dengan hasil yang konsisten setiap bulan. Jika balance awal Anda $1,000 dan target Anda diakhir bulan harus jadi $25,000, tentu hal ini sulit dicapai dan kurang realistis. Bisa-bisa Anda malah menutup account ditengah jalan. Anda tidak harus memaksakan diri dengan target profit yang fantastik. Bahkan seorang trader profesional yang mengelola dana cukup besar tidak memasang target profit yang terlalu muluk.

Hasil konsisten hanya bisa diperoleh bila Anda menerapkan money management dengan efektif, dan ukuran profit yang konsisten adalah relatif terhadap balance account Anda. Jika dengan balance awal diatas Anda tetapkan risk/reward ratio sebesar 1:3, atau Anda akan mendapatkan 3R (reward 3 kali resiko) tiap bulan, artinya dalam setahun Anda menghasilkan 3 X 12 =3 6R. Katakan resiko per trade Anda adalah $25 atau 2.5% dari balance awal Anda yang $1,000, maka dalam setahun Anda memperoleh profit $25 X 36 = $900, atau 90% return. Hasil yang sangat memadai bagi seorang trader profesional.

Nah, jika nantinya balance Anda $100,000, dengan target yang sama profit Anda $90,000 per tahun, dan dengan sejuta dollar keuntungan Anda per tahun jadi $900,000 jika resiko tetap 2.5% atau $25,000 per trade. Mungkin Anda merasa profit $900 per tahun kurang bisa diterima, tetapi proses trading yang Anda lakukan sudah benar dan inilah pondasi yang penting untuk melangkah ke tahap berikutnya. Banyak investor yang mengincar Anda jika Anda memang mampu trading dengan profit yang konsisten.

Langkah 2: Menguasai dasar dan metode trading
Jika Anda telah tahu tujuan trading forex bukan untuk menjadi kaya dalam waktu singkat melainkan menghasilkan profit yang teratur dan konsisten, maka langkah berikutnya adalah mengevaluasi pengetahuan Anda tentang dasar-dasar trading forex. Banyak trader yang telah lama berkecimpung di pasar forex tetapi masih kurang memahami margin, leverage, ukuran lot dan lainnya.

Jika Anda ingin serius di pasar forex, sudah seharusnya Anda melakukan evaluasi pengetahuan tentang dasar aturan baku dalam dunia forex. Anda mesti menguasai benar sebelum memilih dan menentukan metode trading, karena beberapa aturan baku tersebut sangat berhubungan erat dengan strategi money management yang akan Anda terapkan. Dan jika Anda telah memilih satu metode yang paling pas untuk trading, gunakan dalam account demo sampai Anda mahir dan terbiasa menerapkannya. Kalau Anda ingin serius menjadi seorang trader forex profesional, tentunya Anda harus menguasai dasar dan aturan baku dalam trading forex disamping mahir menggunakan metode dan strategi trading yang telah Anda pilih.

Langkah 3: Menggunakan strategi trading yang efektif
Strategi trading yang efektif adalah yang sederhana, tidak rumit, mudah diterapkan dan profitable. Sederhana berarti tidak banyak batasan atau sering merubah setting parameter, tidak rumit dengan banyaknya indikator teknikal serta mudah diterapkan dalam semua kondisi pasar baik trending maupun ranging. Salah satu contoh adalah strategi trading dengan price action yang dikombinasikan dengan level support dan resistance. Probabilitas strategi ini untuk menghasilkan profit cukup tinggi jika digunakan dalam time frame daily. Selain itu perlu juga strategi untuk memaksimalkan profit misalnya dengan menerapkan teknik averaging atau pyramiding jika kondisi pasar memungkinkan.

II. Menguji kemampuan trading

Bagian ini sangat penting dilakukan dalam proses menjadi seorang trader profesional. Mungkin Anda berpikir membuat rencana trading dan jurnal trading sangat membosankan dan Anda tidak membutuhkannya, bahkan mungkin Anda juga bosan dan tidak membutuhkan account demo. Tetapi bagaimanapun persepsi Anda tentang rencana trading dan jurnal trading, hal itu tidak merubah kenyataan bahwa kedua hal tersebut memang penting dan merupakan alat untuk trading yang sangat diperlukan apalagi jika Anda seorang trader pemula dan belum banyak pengalaman. Jika Anda mengabaikan hal tersebut, boleh jadi Anda akan tersungkur sebelum menjadi trader forex profesional.

Merencanakan langkah-langkah sebelum masuk pasar dan melakukan evaluasi hasil trading adalah dasar untuk menjadi seorang trader yang disiplin dan bisa berkembang. Rencana dan evaluasi merupakan bagian penting dari proses trading yang mesti Anda lakukan dengan konsisten. Setelah mengetahui bagaimana proses trading yang benar serta memilih metode dan strategi trading seperti langkah 1 sampai 3 pada bagian 1 artikel ini, berikut langkah-langkah selanjutnya untuk uji coba kemampuan trading Anda.


Langkah 4: Menguji rencana trading

Merencanakan trading sesuai dengan langkah-langkah dalam strategi Anda perlu dilakukan agar cara trading Anda sistematis dan terorganisir yang nantinya Anda rasakan manfaatnya bila telah terjun dalam account riil dengan uang beneran. Bukanlah suatu kebetulan jika trader yang tanpa rencana trading sering mengalami loss. Rencana trading berisi tahapan baku yang harus dilakukan dengan disiplin baik dalam menerapkan metode analisa untuk masuk pasar ataupun strategi money management yang telah Anda sepakati.

Tanpa rencana trading yang jelas, Anda akan cenderung untuk melibatkan emosi dalam trading yang berakibat fatal, selain itu Anda sulit memperoleh hasil yang konsisten karena tidak menggunakan kerangka acuan yang jelas dan sistematis. Nah, mestinya rencana trading yang telah Anda buat perlu diuji coba dalam beberapa kali trade atau masuk pasar, apakah sudah cukup efektif dan nyaman untuk dibuat acuan, atau perlu disesuaikan lagi dan disusun ulang. Tahapan dalam menguji sebuah rencana trading adalah:

1. Menguji metode trading – Apakah sudah cukup efektif dan profitable dalam sekian kali Anda masuk pasar? Jika masih kurang efektif karena mungkin agak rumit dalam interpretasinya, buatlah lebih sederhana dan langsung (to the point). Yang penting metode trading Anda bisa memberi probabilitas profit yang tinggi. Misalnya jika Anda kebetulan menggunakan metode price action, tentukan kriteria formasi bar yang terbentuk (pin bar, fakey bar, inside bar) untuk dibuat acuan entry disamping faktor pendukung yang tampak (level support dan resistance) serta kondisi pasar saat itu (trending dan sideways).

2. Menguji strategi money management – Apakah sudah cukup nyaman dengan risk/reward ratio yang telah Anda tetapkan? Diluar pengalaman Anda menentukan level stop loss dan target profit yang sesuai dengan kondisi pasar, faktor penentuan resiko lebih bersifat pribadi tergantung dari kondisi keuangan Anda. Tetapi jika setelah diuji coba Anda merasa kurang nyaman dengan risk/reward ratio sebelumnya, Anda bisa sesuaikan lagi asalkan masih logis dan sesuai kondisi pasar.

3. Menguji strategi memaksimalkan profit – Apakah kondisi pasar saat ini trending dengan kuat? Jika ya dan Anda telah menerapkan teknik averaging atau pyramiding, apakah peningkatan profitnya cukup signifikan? Kecakapan menggunakan teknik tersebut akan meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan frekuensi trading Anda.

Langkah 5: Menguji trading jurnal
Seperti telah pernah dibahas sebelumnya bahwa jurnal trading adalah sebuah track record evaluasi hasil trading serta alat untuk memantau perkembangan trading secara menyeluruh. Cobalah Anda menggunakannya dalam beberapa kali trade dengan mencatatkan hasil trading pada jurnal trading Anda. Untuk menguji apakah Anda sudah mendapatkan manfaat dengan jurnal trading tersebut, cobalah menjawab hal-hal berikut:

1. Apakah Anda sudah cukup disiplin? – Dengan evaluasi hasil trading pada setiap posisi yang telah Anda lakukan Anda akan mengetahui apakah Anda konsisten pada kriteria stop loss dan target profit pada rencana trading Anda. Jika Anda merubah kriteria pada rencana trading, usahakan tetap disiplin dan bertanggung jawab dalam penerapannya.

2. Apakah Anda perlu belajar lebih lanjut meningkatkan kemampuan trading? – Dari perkembangan hasil akhir trading Anda, tentu bisa diketahui persentasi profit (winning percentage) dan persentasi loss-nya. Jika Anda mersasa hasilnya kurang profitable, Anda bisa belajar lebih lanjut guna meningkatkan kemampuan dalam analisa pasar, money management dan lainnya.

3. Apakah Anda perlu meningkatkan hasil trading dengan misalnya mencari investor? – Jika Anda telah cukup puas dengan perkembangan hasil trading Anda selama ini yang tercermin dalam return yang Anda peroleh selama kurun waktu tertentu, Anda mungkin bisa mencari investor guna mengembangkan profesi trading Anda. Hal ini tentu tergantung dari rencana jangka panjang Anda, tetapi paling tidak Anda telah tahu sampai dimana perkembangan profesi trading Anda dengan melihat pada jurnal trading yang telah Anda buat.

Langkah 6: Menguji broker trading Anda lewat account demo
Account demo sangat Anda perlukan guna menguji coba semua aspek yang Anda pelajari dalam trading forex. Langkah 4 dan 5 diatas Anda lakukan dalam sebuah account demo yang Anda buka tentunya di broker forex favorit Anda. Biasanya trader menggunakan account demo selama 3-6 bulan sebagai persiapan sebelum ke account riil, atau untuk menguji coba sebuah metode trading baru.

Peran broker trading Anda sangat penting terutama untuk menyelaraskan proses trading yang Anda lakukan dengan rencana trading Anda. Perhatikan apakah proses eksekusi posisi yang Anda buka berlangsung cepat, lambat atau mungkin sering ‘re-quote’ (istilah pada platform Metatrader 4 untuk mengulang sebuah posisi yang dibuka). Selain itu hendaknya Anda memilih broker yang telah teregulasi dengan benar dan menawarkan kondisi trading yang berlaku umum, misalnya daya ungkit (leverage) yang tidak terlalu besar serta level stop-out (level margin untuk menentukan margin call) yang normal. Jika mungkin nanti Anda akan tetap menggunakan broker tersebut untuk membuka account riil, Anda mesti benar-benar tahu kualitas broker tersebut.

Gunakan account demo selama mungkin sampai Anda benar-benar siap ‘lepas landas’ terjun menuju pasar riil seperti yang akan dibahas dalam seri bagian 2 artikel ini.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: