Menukar Pilihan Uang

Peringkat broker opsi biner:

Cara Tukar Uang Kadaluwarsa Emisi 1998 dan 1999 di Bank Indonesia

Masih punya uang rupiah bergambar pahlawan nasional Bung Karno dan Bung Hatta, Cut Nyak Dien, Ki Hajar Dewantara, serta WR. Soepratman? Jangan disimpan saja di bawah bantal atau dibiarkan berdebu di laci lemari. Segera tukarkan 4 pecahan uang tersebut hingga 30 Desember 2020 sebelum benar-benar tak laku.

Bukan cuma makanan atau minuman yang memiliki masa kadaluwarsa, uang rupiah pun demikian. Biasanya umur edar uang rupiah sekitar 5-10 tahun. Selanjutnya uang akan dicabut dan ditarik oleh Bank Indonesia (BI). Pencabutan dan penarikan uang secara berkala oleh BI dilakukan karena pertimbangan masa edar uang yang sudah terlalu lama dan hadirnya uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman uang.

Setelah dicabut dan ditarik, tentu saja uang rupiah tidak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tahapan berikutnya, uang lama itu bakal dimusnahkan BI. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk menukar uang yang sudah kadaluwarsa ke bank umum dan BI dalam jangka waktu tertentu.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Tukar 4 Uang Kertas Rupiah Ini hingga 30 Desember

Tukar 4 Uang Kertas Rupiah Ini hingga 30 Desember 2020 via bi.go.id

Nah tahun ini adalah tahun terakhir penukaran 4 uang rupiah emisi lama 1998 dan 1999. Berdasarkan data BI, 4 pecahan uang kertas rupiah yang masih bisa ditukarkan masyarakat sampai tanggal 30 Desember 2020, antara lain:

Peringkat broker opsi biner:

1. Uang pecahan Rp10.000 Tahun Emisi 1998

Gambar depan adalah pahlawan nasional Cut Nyak Dien, dan di bagian belakangnya gambar Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan dominasi warna cokelat muda, uang kertas ini meluncur pada 23 Januari 1998.

2. Uang pecahan Rp20.000 Tahun Emisi 1998

Gambar pahlawan Ki Hajar Dewantara menghiasi bagian depan uang pecahan Rp20.000 tahun emisi 1998. Sementara gambar bagian belakangnya adalah kegiatan belajar.

3. Uang pecahan Rp50.000 Tahun Emisi 1999

Gambar muka di uang kertas ini adalah pencipta lagu Indonesia Raya, WR. Soepratman. Untuk di belakangnya, ada gambar pengibaran sang saka merah putih.

4. Uang pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 1999

Dua tokoh pahlawan Proklamator Soekarno dan Mohammad Hatta berada di bagian depan uang pecahan Rp100.000 tahun emisi 1999. Sedangkan di belakang terdapat gambar gedung MPR/DPR. Diterbitkan pada 1 November 1999, uang kertas tersebut berbahan polymer atau plastik dengan dominasi warna merah.

Ingat, masyarakat tak akan punya kesempatan lagi menukar uang tersebut pada 31 Desember 2020. Dengan kata lain, per 31 Desember ini, uang Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000 tahun emisi 1998 dan 1999 tidak akan berlaku lagi.

Sudah Kadaluwarsa Sejak 2008

Uang kertas rupiah emisi jadul itu sebenarnya sudah kadaluwarsa sejak 31 Desember 2008. BI sudah mencabut atau menarik 4 pecahan uang ini dari peredarannya. Namun masyarakat masih dapat menukarkannya selama 10 tahun sejak tanggal pencabutan. Tentu saja dengan ketentuan:

  • Mulai dari tanggal pencabutan sampai tahun ke-5, penukaran uang rupiah dapat dilakukan di bank umum dan BI
  • Setelah tahun ke-5 sampai dengan tahun ke-10, penukaran uang rupiah hanya dapat dilakukan di BI
  • Setelah tahun ke-10 dan seterusnya, uang rupiah yang sudah dicabut dan ditarik tidak dapat ditukarkan lagi.

Berdasarkan ketentuan di atas, BI sudah mengimbau masyarakat untuk menukar 4 pecahan uang kertas rupiah emisi 1998 dan 1999 di bank-bank umum sejak 5 tahun lalu, paling lambat 30 Desember 2020. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008 (tautan: file:///C:/Users/Cermati/Downloads/922422f017774744a2549df30dae907epbi_103308.pdf).

Tapi kalau belum sempat juga, masih ada waktu. Kesempatan penukaran terbuka lagi hingga 30 Desember 2020. Akan tetapi, hanya dapat ditukar di kantor BI, tidak di bank umum.

Tempat dan Tanggal Penukaran

Tempat dan Tanggal Penukaran via Instagram BI

Anda dapat menukarkan uang kadaluwarsa emisi 1998 dan 1999 pecahan Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000 di kantor pusat BI atau di kantor perwakilan BI yang tersebar di seluruh Indonesia (tautan: https://www.bi.go.id/id/tentang-bi/organisasi/Contents/Kbi.aspx)

Batas akhirnya cuma sampai Minggu, 30 Desember 2020. BI akan membuka layanan penukaran dari Senin-Jumat pukul 09.00-11.30 waktu setempat. BI mengoperasikan layanan khusus pada hari libur Sabtu dan Minggu (29-30 Desember) di jam yang sama.

Cara Tukar Uang Rupiah Emisi Lama

Cara Tukar Uang Rupiah Emisi Lama via bi.go.id

BI memberikan penggantian sebesar nilai nominal kepada masyarakat yang menukarkan uang kadaluwarsa sepanjang masih dalam jangka waktu 10 tahun sejak tanggal pencabutan dan masih dapat dikenali keasliannya. Contoh jika menukar uang kertas Rp100.000 emisi 1999, maka akan diganti uang baru pecahan Rp100.000.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 Tentang BI sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2004 Pasal 23 Ayat 4 disebutkan bahwa hak untuk menuntut penukaran uang yang sudah dicabut, tidak berlaku lagi setelah 10 tahun sejak tanggal pencabutan. Jadi buruan sebelum waktunya habis.

  1. Datang ke kantor BI atau kantor perwakilan BI terdekat
  2. Bawa uang yang ingin ditukar dan identitas yang masih berlaku
  3. Menuju kasir dan memberikan uang yang mau ditukar
  4. Kasir akan memeriksa apakah uang itu asli atau palsu. Jadi usahakan tidak lusuh atau rusak supaya dikenali keasliannya
  5. Jika terbukti asli, kasir akan memberikan uang baru sebesar nominal uang yang ditukar.

Tentu saja penukaran uang rupiah emisi lama hanya sebatas imbauan. Keputusan apakah ingin menukar atau mengoleksi uang tersebut ada di tangan Anda. Jika disimpan, lambat laun uang tersebut akan menjadi uang kuno atau barang langka. Bagi kolektor, uang kuno dijadikan ladang investasi jangka panjang dengan nilai jutaan hingga miliaran rupiah. Akan tetapi, apabila Anda bukan seorang kolektor, sah-sah saja untuk menukarkan uang lama dengan uang baru.

Menukar Rupiah ke Riyal merupakan satu hal yang harus dilakukan. Terlebih bagi anda yang akan melaksanakan ibadah umroh maupun haji di Arab Saudi. Akan tetapi, tidak jarang banyak calon jamaah yang melupakannya. Apakah anda termasuk salah satunya? ��

Atau, perjalanan ini merupakan pengalaman pertama untuk ibadah ke Tanah Suci. Ada perasaan bahagia sekaligus kebingungan di dalam diri anda. Termasuk salah satunya ialah info tentang cara penukaran uang Rupiah ke Riyal.

Jika anda termasuk salah satunya, tulisan kali ini sangat tepat untuk anda. Setelah cerita singkat mengenai suntik meningitis sebelum umroh , kali ini kami akan coba berbagi informasi dan pengalaman yang lain. Semoga info dan cerita sederhana ini bermanfaat bagi anda yang membutuhkan. Selamat menyimak ya, mari kita mulai!

Tips Menukar Rupiah ke Riyal Untuk Umroh dan Haji

Saat di Arab Saudi, calon jamaah akan berfokus untuk menjalankan rangkaian ibadah umroh maupun haji. Akan tetapi, pada waktu tertentu, ada saatnya para jamaah ingin membeli sesuatu di sana. Pada kesempatan itulah, anda akan membutuhkan mata uang lokal yang berlaku.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membawa mata uang Riyal. Pertanyaan yang seringkali kami dengar ialah kapan waktu yang tepat untuk menukar Rupiah ke Riyal? Apakah perlu membawa sejak dari Indonesia? Atau sebaiknya ditukar pada saat berada di Arab Saudi?

Bagaimana sih cara mengetahui nilai tukarnya? Kita ketahui, nilai mata uang akan berubah setiap hari. Ada satu cara mudah untuk dijadikan patokan nilai tukar. Anda bisa mengetikkan kata kunci berikut ke Google:

SAR to IDR

SAR to Rupiah

Silakan pilih salah satu dari kata kunci di atas. Setelah mengetikkan kata kunci tersebut, anda langsung mendapat informasi tentang patokan berapa sih nilai tukar 1 Riyal Saudi jika dikonversi ke mata uang Rupiah.

Pada saat tulisan ini dibuat, nilai konversi 1 Riyal Saudi ialah sebagai berikut:

Pertanyaan selanjutnya, sebaiknya menukar Rupiah saat di Indonesia atau di Arab Saudi saja? Dalam tips kali ini, kami akan mencoba berbagi pengalaman pribadi saat ibadah umroh . Anda tidak harus menjalankan semua tips di dalam tulisan ini. Silakan pilih opsi yang nyaman untuk anda jalankan.

#1 Membeli Riyal Saudi di Indonesia

Pilihan pertama untuk menukar Rupiah ke Riyal ialah melakukannya saat berada di Indonesia. Kami pun melakukan opsi ini ketika akan berangkat umroh beberapa waktu yang lalu. Ada banyak pilihan tempat untuk dijadikan lokasi penukaran uang.

Anda bisa memilih menukar uang di bank konvensional, bank syariah, maupun money changer lokal. Sebelum menukar, anda bisa lakukan survey sederhana. Kami sempat datang ke sebuah bank untuk menyelesaikan satu urusan. Saat berada di bank, kami sekalian bertanya tentang prosedur penukaran mata uang Rupiah ke Riyal Saudi.

Petugas bank lalu menjelaskan mekanisme penukarannya. Mata uang Riyal bukan menjadi mata uang primadona dalam transaksi sehari-hari. Akan tetapi, konsumen tetap bisa melakukan proses penukaran mata uang. Hanya saja, bank perlu waktu untuk memenuhi permintaan nasabah.

Dari informasi yang kami peroleh, bank membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari kerja untuk menukar Rupiah ke Riyal. Nasabah akan mendapat pemberitahuan lebih lanjut saat mata uangnya sudah siap. Patut diingat, prosedur yang berlaku di tiap bank bisa saja berbeda ya ��

Opsi lainnya, anda bisa datang ke Money Changer untuk menukar Rupiah ke Riyal Saudi. Kami rasa, di tiap kota ada yang membuka layanan penukaran uang. Jika tidak ada, anda bisa mencari informasi money changer yang letaknya dekat dari kota tempat tinggal anda.

Saat itu, kami pergi money changer GMC (Golden Money Changer) yang terletak di Jalan Dago nomor 89 Bandung. Jika anda punya langganan yang lain, silakan saja. Prosedur untuk penukaran sangat mudah.

Cukup sampaikan nominal Riyal yang ingin anda tukar dengan Rupiah. Petugas akan menghitung berapa Rupiah yang diperlukan. Selanjutnya, petugas money changer akan mempersiapkan permintaan anda. Jika tersedia, anda bisa langsung menyelesaikan transaksi saat itu juga. Jika ada pecahan mata uang Riyal yang kosong, pihak money changer akan menginformasikannya kepada anda.

#2 Menukar Rupiah ketika berada di Arab Saudi

Pilihan berikutnya, anda bisa menukar Rupiah ke Riyal saat sudah berada di Arab Saudi. Tidak perlu bingung mencari lokasi money changer. Dari pengalaman pribadi, pilihan money changer cukup banyak. Bahkan ada yang letaknya bersebelahan dengan hotel tempat kami menginap.

Kendala selanjutnya ialah faktor bahasa. Jika anda tidak pede, cukup gunakan bahasa isyarat sambil menunjukkan mata uang Rupiah. Petugas money changer biasanya akan langsung paham. Petugas akan mempersiapkan pecahan mata uang riyal untuk anda.

#3 Tukar mata uang Rupiah di Bandara

Opsi lainnya, anda bisa menukar mata uang Rupiah di bandara. Biasanya, ada money changer yang terletak di kawasan bandara. Jika menurut anda nyaman dan aman, anda bisa gunakan pilihan yang satu ini. Pastikan anda sudah memiliki patokan dan perbandingan ya.

Patokan, dalam hal ini berupa informasi dari Google mengenai nilai tukar Rupiah. Perbandingan, dalam konteks ini bisa berupa informasi yang anda miliki tentang kurs penukaran dari bank atau money changer tertentu. Jika anda cukup nyaman dengan perbedaan kurs tersebut, silakan langsung tukar saja di lokasi money changer yang ada temukan.

#4 Tukar dengan jamaah yang baru pulang umroh atau haji

Pilihan berikut ini juga bisa anda lakukan untuk menukar Rupiah ke Riyal Saudi. Terlebih lagi jika ada teman, sahabat atau keluarga yang baru saja pulang dari ibadah umroh atau haji. Anda bisa mendatanginya untuk menukar mata uang rupiah ke riyal. Siapa tahu masih ada sisa uang riyal yang dimiliki keluarga atau sahabat anda tersebut.

#5 Bertransaksi langsung di Arab Saudi dengan Rupiah

Pengalaman yang satu ini pernah kami lakukan secara langsung. Jamaah Indonesia yang datang ke Arab Saudi jumlahnya sangat banyak. Kedatangan jamaah juga berlangsung sepanjang tahun. Kondisi tersebut sepertinya memaksa para pedagang di Arab Saudi untuk beradaptasi.

Beberapa diantaranya ialah adaptasi pada area bahasa dan transaksi jual beli. Dari pengalaman, kami menemukan pedagang yang bisa berbahasa Indonesia. Tidak hanya itu, pedagang tersebut juga menerima pembayaran dalam mata uang Rupiah. Memang belum semua, tetapi saat menemukannya, kami sudah sangat senang.

Saat itu, kami berencana membeli mushaf Alquran di Mekkah. Pedagang tersebut bisa menebak kami berasal dari Indonesia. Tidak lama, beliau tampak menghitung sejenak. Sepertinya mengkonversi harga mushaf dalam mata uang Riyal menjadi Rupiah. Benar saja, tidak lama kemudian beliau menyebutkan harga mushaf tersebut dalam mata uang Rupiah. Kami pun langsung membayar mushaf Alquran secara tunai menggunakan Rupiah.

Sangat membantu yah! ��

Patut diingat, tiap tempat memiliki kurs mata uang yang berbeda. Anda tinggal mengumpulkan informasi sebelum mengambil keputusan. Satu cara paling mudah untuk mendapat informasi ialah melalui telepon. Anda bisa mempertimbangkan beberapa faktor berikut ini:

  • Nilai tukar Riyal yang lebih murah;
  • Ready stock atau tidak;
  • Pecahan Riyal yang tersedia lengkap atau tidak;
  • Dan lain-lain.

Minimal dari tiga faktor sederhana di atas, anda sudah memiliki bahan untuk mengambil keputusan. Tempat mana yang akan dipilih untuk menukar Rupiah ke Riyal.

Demikian sharing singkat pada kesempatan kali ini. Anda punya tips lain yang belum sempat kami sebutkan di sini? Silakan berbagi pengalaman anda di kolom komentar ya.

Persiapan untuk berangkat umroh maupun haji memang butuh perjuangan. Mulai dari ikhtiar untuk mempersiapkan biaya, persiapan fisik, hingga persiapan ibadah umroh lainnya. Semuanya memiliki seni dan cerita tersendiri.

Semoga informasi dan tips menukar Rupiah ke Riyal membawa manfaat bagi para pembaca semua. Terimakasih sudah bersedia menyimak tulisan kali ini hingga selesai. Sampai jumpa lagi pada cerita dan petualangan keluarga berikutnya ��

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: