Pakar Bitcoin Indonesia, Ini 12 Tokoh Penggerak Industri Blockchain dan Crypto di Indonesia

Peringkat broker opsi biner:

Ini 12 Tokoh Penggerak Industri Blockchain dan Crypto di Indonesia

Home > Berita > Ini 12 Tokoh Penggerak Industri Blockchain dan Crypto di Indonesia

Ini 12 Tokoh Penggerak Industri Blockchain dan Crypto di Indonesia. Industri Blockchain semakin berkembang di Indonesia dengan meningkatknya jumlah pengguna mata uang kripto atau cryptocurrency. Berbagai perkembangan dari segi teknis pun semakin marak terlihat dengan munculnya banyak project-project berbasis teknologi yang berusaha menyelesaikan permasalahan nyata di Indonesia. Di balik perkembangan pesat ini, terdapat beberapa tokoh penggerak industri blockchain yang memang berperan besar dalam memajukan perkembangan industri di dunia blockchain dan cryptocurrency di Indonesia. Mari simak ke-12 tokoh tersebut di bawah ini!

1. Oscar Darmawan

Lima tahun yang lalu di tahun 2020, Oscar mendirikan Bitcoin.co.id yang sekarang lebih dikenal dengan Indodax, platform exchange terbesar di Indonesia. Sering disebut-sebut sebagai Mr. Bitcoin, dalam sebuah interview Maret 2020 lalu, Oscar menyebutkan bahwa jumlah trader di Indodax akan segera melampaui jumlah trader saham yang terdaftar di Indonesia. Oscar juga merupakan pendiri Tokenomy.

2. Steven Suhadi

Adalah chairman/ketua dan pendiri Asosiasi Blockchain Indonesia. Steven terlibat cukup dalam dan memiliki pengaruh besar pada industri blockchain dan cryptocurrency di Indonesia, berhubungan dengan banyak institusi seperti perusahaan korporat, perusahaan startup, dan juga pemerintahan. Steven memiliki beberapa perusahaan blockchain dan crypto yang hadir di Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Standard Alpha, Blocktech, and Blockchain Space, di mana semuanya berfokus pada pengembangan ekosistem blockchain.

3. Yos Adiguna Ginting

Adalah ketua penasehat Asosiasi Blockchain Indonesia, Yos juga memegang peran senior di Indonesia Service Dialogue (ISD), PT HM Sampoerna Tbk., dan juga di Kamar Dagang Indonesia (KADIN).

4. Pandu Sastrowardoyo

Co-founder dan Badan Direksi di Blockchain Zoo, dan juga Sekretaris Umum di Asosiasi Blockchain Indonesia, Pandu merupakan pembicara yang cukup dikenal di berbagai acara dan konferensi Blockchain di Indonesia dan Asia Tenggara. Melihat luasnya pengetahuan Beliau di bidang konsultasi dan network yang dimiliki, Pandu adalah seorang evanjelis bagi perkembangan dunia Blockchain di Indonesia.

5. Constantin Papadimitriou

Adalah presiden dari Pundi X, sebuah project Blockchain yang memimpin dan memberikan dampak global yang luar biasa pada dunia Blockchain dan crypto. Constantin juga pendiri Infinetworks, sebuah perusahaan penyedia solusi pembayaran dan e-banking di Indonesia.

Peringkat broker opsi biner:

6. Indrasari Wisnu Wardhana

Kini menjabat sebagai Kepala Bappebti – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi. Bappebti merupakan badan pemerintahan yang mengatur pertukaran aset digital di Indonesia, berhubungan dengan para pemain exchange, badan pemerintahan lainnya, serta Asosiasi Blockchain Indonesia dalam mengembangkan dan menyaring regulasi yang berkaitan dengan aset digital.

7. Regi Wahyu

Regi adalah pendiri dan CEO HARA, sebuah platform teknologi berbasis blockchain yang berfokus pada sektor agrikultur di beberapa negara di Asia, Africa, dan Amerika Selatan. HARA mendapat banyak dukungan dari sektor perbankan, perusahaan-perusahaan asuransi Amazon Web Services (AWS), dan juga memiliki salah satu komunitas Blockchain terkuat di Indonesia. Regi juga memiliki rekam jejak yang sudah terbukti di dunia startup dan perusahaan multinasional, ia juga tergabung dalam bagian Endeavor network, yang merupakan jaringan entrepreneur berpengaruh.

8. Merlina Li

Salah satu pendiri Indonesia Blockchain Network (IBN) – sebuah komunitas berisikan para penggiat Blockchain. Melalui IBN, Merlina memiliki pemahaman mendalam akan seluk beluk komunitas blokchchain dan crypto di Indonesia.

9. Roberto Capodieci

Merupakan seorang ahli/pakar dalam dunia programmer blockchain. Berasal dari Itali, Roberto kini menetap di Ubud, Bali sebagai CEO Blockchain Zoo. Robert memiliki puuhan tahun pengalaman dalam dunia programing blockchain dan crypto.

10. Gilang Bhagaskara

Adalah Direktur Teknis Blocksphere, sebuah perusahaan terkemuka pengembang software blockchain di Indonesia. Keahlian Gilang dalam Solidity dan kerangka Blockchain lainnya telah membawa Blocksphere menjadi mitra dari beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia.

11. Luke Devern

Berbasis di Asia Tenggara, Luke adalah co-founder dari Indonesia Crypto Network (ICN), yang merupakan jaringan media blockchain dan crypto terbesar di Indonesia. ICN memiliki jumlah audiens yang terdiri dari para penggiat crypto mencapai hampir 1 juta yang tersebar di berbagai platform seperti facebook, telegram, youtube, dan lain-lain.

12. Jeremiah Purba

Pengacara di Norton Rose Fullbright (NRF) yang merupakan firma hukum resmi dari Asosiasi Blockchain Indonesia. NRF juga merupakan firma hukum terkemuka di bidang blockchain dan cryptocurrrency di Australia, membantu Asosiasi Perdagangan Digital Australia (ADCA). Jeremiah memiliki pengalaman dalam membantu banyak project blockchain dan crypto dalam memasuki industri bisnis di Indonesia.

Nah sekian beberapa bahasan tokoh penggerak industri blockchain dan aset kripto di Indonesia. Ke depannya, tokoh penggerak industri blockchain di Indonesia pasti akan bertambah seiring dengan semakin berkembangnya industri blockchain di tanah air.

Menakar Masa Depan Bitcoin dan Mata Uang Digital di Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia — Bitcoin dan mata uang digital (cryptocurrency) belakangan kian populer di Indonesia. Bahkan pada Mei silam, nilai tukar satu keping BitCoin setara dengan 20 juta rupiah.

Namun begitu, tidak sedikit orang yang mempertanyakan masa depan mata uang digital, terutama terkait dengan fluktuasi harga dan keamanan bertransaksi.

Menanggapi hal itu, CEO Bitcoin Indonesia, Oscar Dermawan menyatakan bahwa cryptocurrency adalah pencapaian teknologi luar biasa. Sebelumnya, pendapat senada juga diutarakan pendiri Microsoft, Bill Gates.

Oscar mengungkapkan ada beberapa alasan yang membuat mata uang digital berbeda dengan versi konvensional. Salah satu alasannya, lantaran BitCoin dan mata uang digital lainnya memanfaatkan sistem yang bisa berjalan tanpa bergantung kepada server yang terpusat. Seluruh servernya terdesentralisasi dan seluruh transaksinya terverifikasi secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Lihat juga:

Sistem desentralisasi ini juga mengunci pasokan BitCoin yang ada pada jumlah tertentu saja, tidak dapat bertambah lebih dari yang sudah ditentukan.

“Cara kerja sistem ini bahkan dikomentari oleh Bill Gates dengan sebutan “BitCoin is a technological tour de force” yang berarti sebagai sebuah pencapaian teknologi yang luar biasa. Selama masih ada 1 pengguna saja, pengguna BitCoin di internet maka jaringan bitcoin tidak akan down karena sifat servernya yang terdesentralisasi,” terangnya dalam pesan surel kepada CNNIndonesia.com.

Sementara itu, peredaran BitCoin di seluruh dunia terdata oleh algoritma blockchain yang memungkinkan setiap pengguna dapat mengawasi atau melihat total pasokan BitCoin yang beredar dan transaksi yang ada di dalam jaringan digitalnya secara transparan.

“Karena servernya terdesentralisasi (tidak terpusat) sehingga tidak ada yang mampu mencurangi/mengubah data transaksi,” lanjutnya.

Karena perkembangannya yang pesat di beberapa negara maju seperti Jepang, negara-negara Eropa maupun AS, saat ini industri yang bergerak di bidang bitcoin diawasi oleh FSA (Financial Services Agency), badan serupa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia. Hal yang sebaliknya justru terjadi di Indonesia.

Lihat juga:

“Transaksi di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan transaksi BitCoin di dunia, mungkin belum ada 5 persen. Terutama jika dibandingkan dengan volume transaksi BitCoin di Jepang, Korea Selatan maupun China,” kata Oscar ketika ditanyai mengenai kondisi pertukaran BitCoin di Tanah Air.

Sebagai bentuk investasi, sayangnya harga BitCoin tidak bisa diprediksi akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Oscar mengatakan bahwa nilai tukar mata uang ini selalu bergerak mengikuti pasar.

“Saya kira tidak ada yang bisa memprediksi harga BitCoin dengan tepat karena semua tergantung kondisi pasar. Kita lihat saja bagaimana pasar memutuskan ke mana harga bitcoin akan bergerak hingga akhir 2020 ini,” tandasnya.

Namun seperti diketahui, lima tahun lalu harga BitCoin hanya 120ribu rupiah. Pada 2020 BitCoin menyentuk rekor tertingginya yakni mencapai 2.000 dolar AS (sekitar 26,6juta rupiah). Saat ini, bitcoin.co.id melego sekeping bitcoin senilai 50,6 juta rupiah.

Selain BitCoin, popularitas mata uang digital seperti Ethereum, Ripple, dan Litecoin juga mulai menggerogoti pangsa pasar. Transaksi BitCoin yang semakin besar dan transaksi yang semakin lambat disebut sebagai alasan meningkatnya permintaan terhadap mata uang digital lain.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: