Perdagangan Secara Elektronik Dengan Menggunakan Teknologi Internet Disebut – Penggunaan Teknologi

Peringkat broker opsi biner:

Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Melakukan Perdagangan Elektronik(E-Commerce)

Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Dengan internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi, sehingga informasi harus disaring untuk mendapatkan informasi yang tepat dan relevan. Hal tersebut mengubah abad informasi menjadi abad internet. Penggunaan internet dalam bisnis berubah dari fungsi sebagai alat untuk pertukaran informasi secara elektronik menjadi alat untuk aplikasi strategi bisnis, seperti: pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan. Pemasaran di Internet cenderung menembus berbagai rintangan, batas bangsa, dan tanpa aturan-aturan yang baku. Sedangkan pemasaran konvensional, barang mengalir dalam partai-partai besar, melalui pelabuhan laut, pakai kontainer, distributor, lembaga penjamin, importir, dan lembaga bank. Pemasaran konvensional lebih banyak yang terlibat dibandingkan pemasaran lewat internet. Pemasaran di internet sama dengan direct marketing, dimana konsumen berhubungan langsung dengan penjual, walaupun penjualnya berada di luar negeri.

“Pengguna internet di seluruh dunia berkisar 200 juta, 67 juta diantaranya berada di Amerika Serikat, internet di Indonesia berlipat dua kali setiap 100 hari” (Rhenald, 2000). Penggunaan internet telah mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang bisnis terutama pada perusahaan skala besar. Sejak ditemukannya teknologi internet tersebut pada tahun 1990-an penggunaannya meluas karena dipandang memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelancaran proses kegiatan bisnis/usaha. Motivasi dan manfaat e-commerce dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan serta meningkatkan daya saing perusahaan dalam hal ini menjadi sudut pandang dari penulis yang dijadikan sebagai obyek dalam penelitian ini. Melihat kenyataan tersebut, maka penerapan teknologi e-commerce merupakan salah satu faktor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah perusahaan. Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut kita dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line yang berupa e-commerce. Selama ini, sistem penjualan dari pelanggan yang digunakan oleh perusahaan hanya bersifat secara tertulis dan manual, yang tidak jarang cenderung menyesatkan.

Dengan adanya layanan jasa berupa e-commerce yang dapat secara cepat dapat dinikmati oleh pelanggan maupun perusahaan sendiri maka segala layanan yang diinginkan oleh para pelanggan dapat segera ditindak lanjuti dengan secepat mungkin, sehingga perusahaan tersebut akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik dan tercepat bagi para pelanggan. Dengan pemanfaatan dan penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif tersebut. Perusahaan yang mampu bersaing dalam kompetisi tersebut adalah perusahaan yang mampu mengimplementasikan teknologi dan informasi kedalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce (e-commerce) untuk memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dalam penggunaan teknologi tersebut, berbagai pihak yang terkait dengan perusahaan seperti investor, konsumen, pemerintah akan ikut berperan. Dengan semakin matangnya teknologi internet dan web, teknologi-teknologi ini meningkatkan kemampuan perusahaan yang canggih dalam hal komunikasi bisnis dan dalam hal kemampuannya berbagi informasi, selain itu berbagi sumber daya lain yang bernilai.

Ide dasar serta manfaat e-commerce dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan serta meningkatkan daya saing perusahaan dalam hal ini menjadi sudut pandang dari penulis yang dijadikan sebagai obyek dalam tulisan ini. Melihat kenyataan tersebut, maka penerapan teknologi e-commerce merupakan salah satu faktor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah perusahaan. Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line yang berupa e-commerce.

Dengan adanya layanan electronic commerce (e-commerce) ini maka pelanggan dapat mengakses serta melakukan pesanan dari berbagai tempat. Dengan adanya era teknologi yang canggih saat ini para pelanggan yang ingin mengakses e-commerce tidak harus berada di suatu tempat, hal itu dikarenakan di kota kota besar di Indonesia telah banyak tempat tempat yang menyediakan suatu fasilitas akses internet hanya dengan menggunakan laptop/notebook ataupun dengan Personal Digital Assistant (PDA) dengan menggunakan teknologi wifi. Maka dari itu saat sekarang sangat diperlukan dan diminati perusahaan-perusahaan yang menerapkan layanan e-commerce. Penggunaan e-commerce di Indonesia masih sangat terbatas. Dari latar belakang yang ada maka penulis akan membahas bagaimana pemanfaaatan e-commerce dalam kepentingan bisnis mereka.

Judul Situs

MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENJALANKAN PERDAGANGAN ELEKTRONIK (E-COMMERCE)

Oleh : kelompok 3

Peringkat broker opsi biner:
  1. Ambar Junina = 14110274
  2. Sri WahyuniPurba = 15910520
  3. IkhwanFadilah = 14110122

Tebing Tinggi : 2020 / 2020

Menggunakan Teknologi Informasi Dalam Menjalankan Perdagangan Elektronik (hal)

  1. Penggunaan Teknologi informasi dalam menjalankan e-commerce……………………. 1

a.2. Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik…………………………………………………….. 3

a.3. Faktor Kunci Sukses Dalam e-commerce…………………………………………………….. 4

a.4. Manfaat Dari Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik………………………………….. 4

C.Strategi e-commerce dan Sistem Interorganisasional……………………………………….. 7

  1. Pertukaran Data Elektronik (EDI)…………………………………………………………….. 9
  2. Strategi Business – to – consumer (B2C) untuk e-commerce…………………………. 11
  3. Langkah e-commerce Berikutnya……………………………………………………………. 12
  4. Menggunakan Internet………………………………………………………………………….. 13
  5. Aplikasi Bisnis Internet………………………………………………………………………… 14

i.1. e-commerce danManajemen Rantai Pasokan Rumah Sakit………………………………. 15

  1. Saran – Saran Keberhasilan Penggunaan Internet………………………………………… 16
  2. Dampak Internet Pada Bisnis di masa Mendatang………………………………………… 16
  3. E-commerce di Indonesia………………………………………………………………………. 17

l.1. Perkembangan e-commerce di Indonesia……………………………………………………… 17

l.2. Masalah e-commerce di Indonesia ………………………………………………………………. 17

Kesimpulan dan saran

MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENJALANKAN PERDAGANGAN ELEKTRONIK (E-COMMERCE)

  1. Penggunaan teknologi informasi dalam menjalankan e-commerce

Berkembangnya penggunaan teknologi melalui jaringan elektronik dalam kehidupan sehari-hari telah meliputi berbagai aspek, tidak terkecuali dalam kegiatan perdagangan.Sejak zaman dahulu manusia telah mengenal kegiatan perdagangan lintas Negara, yang dilakukan dengan menjelajahi benua-benua diseluruh dunia dengan kendaraan atau transportasi sederhana.Perkembangan teknologi sangatlah membantu manusia dan membuat kehidupan manusia menjadi lebih mudah.

Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis kegiatan perdagangan lintas negara tidak perlu lagi dilakukan secara berhadap-hadapan langsung antara penjual dan pembeli. Dimanapun kita berada perdagangan dapat terjadi dengan bantuan teknologi melalui jaringan elektronik.

Menurut Rieschel : Internet hanya menyelesaikan 10% dari proses transaksi, sementara 90 % lainnya adalah biaya untuk persiapan infrastruktur back-end, termasuk logistic.

Perdagangan melalui jaringan elektronik adalah segala kegiatan transaksi bisnis yang dilakukan dengan menggunakan akses jaringan internet melalui computer. Ada 3 alasan mengapa bisnis membuhkan teknologi informasi :

  • Pendukung Operasional Bisnis
  • Pendukung Pengambilan Keputusan Manajerial
  • Pendukung Strategi Keunggulan Kompetitif

Seperti yang kita ketahui perkembangan sistem informasi manajemen sudah sangat pesat.Sejak asal mula internet berasal ketika pemerintahan US membentuk suatu jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Reaserch Projects Agency Network) yang bertujuan untuk memungkinkan personil militer dan periset sipil bertukar informasi yang berkaitan dengan hal-hal militer. ARPANET (1979) merupakan jaringan pertama yang memperlihatkan kemampuan transmisi data dalam bentuk paket dari komputer ke komputer lain. Bersama dengan CSNET (Computer Science NETwork) dan NSFNET (National Science Foundation NETwork) membentuk apa yang dinamakan internet. Pada tahun1989, Tim Berners Lee seorang ilmuan komputer dilaboratorium partikel eropa, menemukan cara yang lebih baik bagi fisikawan untuk berkomunikasi. Idenya adalah menggunakan hypertext (dokumen-dokumen) dalam bentuk elektronik yang saling berkaitan dengan cara tertentu. Para fisikawan dapat mengklik kata atau kalimat yang ditampilkan dilayar komputer mereka dan mengambil hypertext itu.Ide itu menjadi kenyataan pada tahun 1992 dalam bentuk world-wide web, dan sejak itu jauh melampaui harapan awalnya.Bukan hanya menangani materi text tapi juga mampu menyimpan dan mengambil hypermedia (multimedia yang terdiri dari text, grafik, audio, dan vidio).WWW adalah ruang informasi di internet tempat dokumen-dokumen hypermedia disimpan dan dapat diambil dengan suatu skema alamat yang unik.sehingga tetap tidak mengurangi kesulitan untuk mencari dokumen-dokumen tersebut.

Teknologi informasi mempengaruhi proses pengembangan strategi pemasaran karena teknologi informasi memberikan lebih banyak informasi ke manajer melalui pemakaian sistem pengambilan keputusan (Decision Support System atau DSS). Teknologi informasi memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan berbagai bagian yang berbeda dalam organisasi dan menyediakan banyak informasi ke manajer.Sebagai contoh, sistem informasi eksekutif (executive Information System atau EIS) mempengaruhi aliran informasi secara vertikal dalam perusahaan.Pihak manajemen atas memiliki akses informasi yang lebih besar dan mengurangi ketergantungan sumber informasi terhadap manajemen menengah.Jaringan telekomunikasi memungkinkan informasi mengalir dengan mudah dan cepat di antara departemen dan divisi yang berbeda.

Teknologi informasi juga mempengaruhi antarmuka – antarmuka organisasi dengan lingkungan, seperti pelanggan dan pemasok.Sistem antarorganisasi yang dilengkapi dengan pertukaran data elektronis (EDI) menciptakan hubungan yang lebih dekat antara organisasi dan pemasok, memfasilitasi manajemen sediaan yang lebih efisien dan memungkinkan pendekatan tepat waktu dalam melakukan pemesanan kembali.

a.1. Perdagangan elektronik(Electronic commerce)

Adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website).

E-commerce dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

  • e-commercebisnis ke konsumen (business-to-consumen—B2C) mengacu pada transaksi-transaksi yang terjadi antara sebuah bisnis dan konsumen akhir produk
  • e-commercebisnis ke bisnis (business-to-business—B2B) mengacu pada transaksi antarbisnis dimana tidak ada pihak yang menjadi konsumen akhir, Melibatkan orang yang relative sedikit, dan pihak yang terlibat sangat terlatih dalam penggunaan system informasi dan mengenal proses bisnis

a.2. Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik

Beberapa orang mendefenisikan perdagangan elektronik (e-commerce) dengan sempit, yaitu perdagangan yang hanya meliputi transaksi-transaksi bisnis yang berhubungan denagan pelanggan dan pemasok.Defenisi ini mengartikan bahwa hanya transaksi-transaksi yang hanya melintasi batas perusahaan saja yang dapat diklasifikasikan sebagai e-commerce. Jika suatu transaksi tetap berada di dalam batas perusahaan, orang-orang iini akan menyebutnya sebagai transaksi bisnis elektronik. Membatasi transaksi internal versus eksternal tidak akan menawarkan banyak bantuan, karena kebanyakan orang menganggap bisnis elektronik dan perdagangan elektronik sebagai satu hal yang sama.

Diartikan secara luas, yaitu bahwa e-commerce dapat memfasilitasi operasi internal maupun eksternal perusahaan. Dengan pandangan ini, istilah bisnis elektronik dan pedagangan elektronik adalah sama. Banyak operasi perusahaan adalah internal, dan Bisnisjuga telah mengalami penyebaran secara fisik, dengan pabrik yang beralokasikan di berbagai daerah maupun Negara. Dalam defenisi luas, kita akan menggunakan akses jaringan, system berbasis computer, dan antar muka sebuah browser WEB akan memenuhi persyaratan sebagai perdagangan elektronik.

a.3. Faktor Kunci Sukses dalam E-Commerce

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

  • Menyediakan harga kompetitif
  • Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah
  • Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas
  • Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon
  • Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian
  • Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain
  • Mempermudah kegiatan perdagangan

a.4. Manfaat dari perdagangan melalui jaringan elektronik, yaitu :

Perusahaan melakukan e-commerce untuk dapat mencapai perbaikan organisasi secara keseluruhan. Perbaikan ini diharapkan merupakan hasil dari3 manfaat utama yang akan memberikan konstribusi pada stabilitas keuangan perusahaan dan memungkinkannya bersaing dengan lebih baik didalam dunia bisnis yang menerapkan teknologi computer, yaitu:

  1. Pelayanan pelanggan lebih baik
  2. Hubungan dengan pemasok dan masyarakat keuangan yang lebih baik
  3. Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik meningkat

Dari segi pengelompokkan manfaatnya, dapat dilihat dari :

  • Keuntungan bagi perusahaan
  • Perluasan jaringan mitra bisnis. Pada perdagangan tradisional, sangatlah sulit suatu perusahaan, menemukan letak geografis mitra bisnisnyayang berada di negara lain ataupun benua lain.
  • Efisien. Terbilang sangat efisien, karena setiap perusahaan tidak memerlukan peralatan untuk menjalankan bisnis ini, dan hanya butuh internet semata. Dan menurunkan segala tingkat biaya operasional, agar terkesan tidak mahal. Karena dijalankan melalui jalur online.
  • Perluasan pasar. Jangkauan akan semakin sangat luas, karena tidak dibatasi oleh letak geografis dimanapun perusahaan itu berada.
  • Memperpendek Jarak. Perusahaan-perusahaan dapat lebih mendekatkan diri dengan konsumen.Dengan hanya mengklik link-link yang ada pada situs-situs. konsumen dapat menuju ke perusahaan dimana pun saat mereka berada.
  • Keuntungan Bagi Konsumen
  • Efektif. Konsumen dapat memperoleh informasi tentang produk atau jasa yang dibutuhkan dan bertransaksi dengan cara cepat dan murah.
  • Aman secara fisik. Konsumen tidak perlu mendatangi toko tempat perusahaan menjajakan barangnya dan ini memungkinkan konsumen dapat bertransaksi dengan aman sebab didaerah-daerah tertentu mungkin sangat berbahaya jika berkendaraan dan membawa uang tunai dalam jumlah yang sangat besar.
  • Fleksibel. Konsumen dapat melakukan transaksi dari berbagai lokasi, baik dari rumah, kantor, warnet atau tempat lainnya.
  • Keuntungan Bagi Masyarakat Umum
  • Mengurangi Polusi dan Pencemaran Lingkungan.
  • Membuka Peluang Kerja Baru.
  • Menguntungkan Dunia Akademis.
  • Meningkatkan Kualitas Sumber daya Manusia
  • Perbaikan layanan pelanggan sebelum, selama, dan setelah penjualan
  • Perbaikan hubungan dengan pemasok dan komunitas keuangan

Perlu diingat, peningkatan laba tidak termasuk ke dalam manfaat yang diharapkan dari e-commerce karena laba adalah hasil dari sebuah organisasi yang mencapai tujuannya sedangkan e-commerce adalah sarana pendukung yang kuat yang dapat membantu organisasi mencapai tujuannya.

a.5. Kendala-Kendala E-Commerce

Pada tahun 1996, dilakukan survey dan didapati 60 persen perusahaan yang memberikan respons menunjukkan bahwa mereka belum mengimplementasikan e-commerce dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya dalam waktu tiga tahun ke depan.Ketika ditanyakan mengenai alasannya, perusahaan tersebut menyebutkan tiga kendala dengan urutan sebagai berikut:

  1. Biaya Tinggi,
  2. Masalah keamanan
  3. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia
  4. Tidak semua perusahaan ikut dalam keramaian perdagangan melalui jaringan elektronik.
  1. INTELIGENSI BISNIS (BUSINESS INTELLIGENCE)

Inteligensi bisnis atau business intelligence menjadi sangat dibutuhkan karena pengambilan keputusan pelaksanaan e-commerce itu terlebih dahuluu harus mengetahui tentang perusahaan dan hubungannya dengan para pelanggan, pesaing, pemasok, dan pihak-pihak eksternal lainnya.

Inteligensi bisnis (business intelligence—BI) adalah aktivitas pengumpulan informasi mengenai unsur – unsur di dalam lingkungan yang berinteraksi dengan perusahaan.

b.1. Basis Data Eksternal

Perusahaan tidak harus mengumpulkan informasi lingkungannya sendiri.Tersedia sejumlah basis data komersial penting yang memberikan informasi mengenai hampir semua subjek. Perusahaan menggunakan berbagai basis data ini untuk mendapatkan kecerdasan bisnis karena ia lebih cepat dan lebih murah daripada meneliti beragam jenis sumber informasi.

Basis data pemerintah juga merupakan sumber informasi penting lainnya seperti perpustakaan, biro sensus, biro statistik tenaga kerja, dan sebagainya.Perusahaan menjadi semakin condong untuk melakukan pencarian eksternal sendiri untuk kecerdasan pasar.Pencarian eksternal telah dibantu oleh adanya fakta bahwa semakin banyak perusahaan memberikan informasinya sendiri di web.

  1. 2. Mesin Pencari

Suatu mesin pencari (search engine) adalah suatu program computer khusus yang menanyakan satu kata atau kelompok kata kepada pengguna untuk dicari. Program ini kemudian mencari isi situs-situs web di internet untuk melihat apakah kata atau kata-kata tersebut terdapat di situs-situs web tersebut. Beberapa contoh mesin pencari ini adalah seperti Yahoo!, Google, MSN, Altavista, dan sebagainya.

  1. STRATEGI E-COMMERCE DAN SISTEM INTERORGANISASIONAL

Dalam kegiatan perdagangan melalui jaringan elektronik juga di butuhkan stategi-strategi yang khusus agar perusahaan dapat mencapai tujuan yang diinginkan :

  • Sistem Antar Organisasi (Interorganizatonal System-IOS) :

Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal.Mitra Dagang atau Mitra Bisnis adalah perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS.

  • Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange – EDI) :

Transmisi data dalam bentuk terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer antara beberapa perusahaan.

  • Transfer Dana secara Elektronik (Electronic Fund Transfer – EFT)

Data yang mewakili uang ditransmisikan melalui jaringan computer.

  1. SISTEM INTERORGANISASIONAL (IOS)

Sebuah perusahaan dapat membuat hubungan elektronik dengan perusahaan lain untuk menciptakan suatu sistem interorganisasional (IOS) sehingga semua perusahaan bekerja bersama sebagai suatu unit yang terkoordinasi, meraih manfaat yang tidak dapat diraih sendiri oleh setiap perusahaan.

d.1. Manfaat IOS

a.Manfaat IOS secara langsung terbagi dalam dua kategori :

  1. Efisiensi Komparatif, Para mitra bisnis dapat menyediakan barang dan jasa dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing mereka.

Ø Efisiensi Internal, perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data dan menganalisisnya lebih cepat serta membuat keuputusan lebih tepat dan cepat.

Ø Efisiensi antar-organisasi,perbaikan-perbaikan diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain. Sehingga memungkinkan menawarkan lebih banyak barang dan jasa, melayani lebih banyak pelanggan, memindahkan pekerjaan tertentu ke pemasok atau pelanggan, serta mudah mengumpulkan data lingkungan.

  1. Kekuatan Tawar Menawar, kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggan yang menguntungkan dirinya. Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar :

Ø Keistimewaan produk yang unik, pemesanan lebih mudah, pengiriman yang lebig cepat, waktu respon atas permintaan informasi yang lebih cepat.

Ø Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian, mengurangi biaya belanja dalam mencari pemasok, dapat mengidentifikasi produk alternative dengan mendapatkan harga yang terendah.

Ø Peningkatan biaya peralihan, perusahaan ingin jika pelanggan beralih ke pesaing maka biaya peralihannya menjadi mahal. Ketergantungan produk satu dengan yang lainnya sangat tinggi.

  1. Manfaatsecara tidak langsungIOS:
  2. Mengurangi kesalahan.
  3. Mengurangi biaya.
  4. Meningkatkan efisiensi operasional.
  5. Meningkatkan kemampuan bersaing.
  6. Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
  7. Meningkatkan pelayanan pelanggan.
    1. Pertukaran Data Elektronik (EDI)

Metode untuk saling bertukar data bisnis atau transaksi secara elektronik melalui jaringan komputer. Pertukaran data elektronik adalah proses transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer di antara beberapa perusahaan. Transmisi tersebut memungkinkan data yang ditransmisikan dan diterima tanpa pengetikan ulang. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.

Electronic Data Interchange adalah Pemindahan data secara elektronik antara 1 perusahaan maupun lebih. Electronic data Interchange membuat form standar yang termasuk dalam pembelian order suatu barang, penagihan serta kofnfirmasi yang lebih baik dari ASN. Electronic data interchange sangat penting untuk setiap industri baru, termasuk retail, health care, finansial,otomotif dengan penggunaannya untuk untuk setiap kegiatan operasional. Saat ini makin banyak industri yang mulai memperhitungkan keuntungan untuk mengurangi cost dan menaikkan pelayanan dan kepuasan pelanggan dengan penggunaan aplikasi EDI.B.

Ø Hubungan EDI yang Umum

Hubungan EDI yang umum membentuk kaitan antara perusahaan dengan pemasoknya dan pelanggannya.Kaitan dengan pemasoknya dinamakan sisi pasokan (supplay side) dan kaitan dengan pelanggannya dinamakan sisi pelanggan (customer side). Set transaksi adalah suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur. EDI memungkinkan terjadinya Pengisian Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara Elektronik

  • Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12.
  • Standar Internasional dinamakan EDIFACT.

Ø Tingkat Penerapan EDI

EDI bukanlah suatu strategi yang harus dilaksanakan sekaligus (mutlak) atau sama sekali tidak. Para mitra bisnis dapat menerapkannya dalam berbagai tingkatan. Tingkatan yang dimaksud yaitu :

  1. Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang yang terbatas.
  2. Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang, melampaui lini industri.
  3. Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke banyak mitra dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI.

Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi elektronik.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keputusan penerapan EDI, faktor-faktor tersebut adalah :

– Kekuasaan yang dilaksanakan

– Dukungan manajemen puncak

Manfaat Langsung : manfaat yang berasal dari teknologi

Manfaat Tidak Langsung adalah manfaat lain yang dihasilkan dari manfaat langsung.

Hubungan manfaat langsung dan tidak langsung :

– Meningkatkan efisiensi operasional

– Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang

– Meningkatkan pelayanan pelanggan

  1. STRATEGI Business-to-Cunsumer (B2C) UNTUK E-COMMERCE

Semakin banyaknya jumlah produk dan jasa yang tersedia untuk pengiriman digital dan semakin banyaknya pelanggan yang mampu mengatasi keengganan mereka untuk melakukan pembelian menggunakan web.Kecepatan komunikasi yang lebih cepat dari komputer-komputer rumahan juga telah membuat pengiriman produk-produk ditgital menjadi lebih praktis.

  1. Produk-produk Digital

Produk dan jasa tertentu dapat dikirim kepada konsumen langsung melalui internet.Contoh produk digital seperti lagu, film, perangkat lunak.Produk dan jasa dapat langsung dikonsumsi setelah didownload.

  1. Produk-produk Fisik

Produk dan jasa tertentu yang tidak dapat langsung dikonsumsi melalui internet, tetapi harus dikirimkan kepada konsumen. Order penjualan dan pembayaran dapat diterima melaui internet, setelah itu dilakukan pengiriman kepada pembeli.

  1. Penjualan Maya Versus Campuran

Penjualan maya (virtual sales) adalah penjualan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang tidak mengoperasikan tempat berjualan fisik.Dengan penjualan maya, tidak ada toko dimana pelanggan dapat masuk dan membeli produk. Penjualan campuran (hybrid sales) terjadi ketika perusahaan memiliki tempat berjualan secara fisik dan situs web dimana pelanggan dapat membeli produk. Kedua strategi penjualan eceran ini perlu menginformasikan biaya dan fitur produk kepada pelanggan, mengatur pembayaran pelanggan, dan menghasilkan pengiriman produk.

Penjualan maya paling sering dipergunakan ketika perusahaan tidak dapat membangun sebuah tempat berjualan fisik atau menemukan tempat berjualan fisik yang layak secara ekonomis.Penjualan campuran terkadang disebut sebagai operasi brick-and-click.Kebanyakan perusahaan memiliki tempat berjualan karena biasanya hal tersebut dibutuhkan untuk rencana bisnisnya.

Contoh yang paling populer pada saat ini adalah penjualan produk melalui jejaring sosial seperti Facebook atau situs lain seperti www.kaskus.us, dimana penjualan yang mereka lakukan biasanya merupakan penjualan maya atau pun penjualan campuran.

4.Pemerintahan Elektronik

Pemerintah juga dapat mengambil manfaat dari e-commerce. Pemerintahan elektronik atau e-government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan.E-government dapat diaplikasi pada legislatif, yudikatif, atau administrasi public, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah government-to-citizen atau government-to-customer (G2C), government-to-business (G2B) serta government-to-government (G2G).keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.

Contohnya pemerintahan elektronik untuk di Indonesia yang sudah sangat mengikuti perkembangan adalah kantor pelayanan pajak yang memiliki pemerintahan elektronik yang dapat diakses melalui internet dengan alamat situs www.pajak.go.id

  1. LANGKAH E-COMMERCE BERIKUTNYA

Tantangan bagi e-commerce lebih dari sekedar jenis barang yang ditawarkan.Banyak pelanggan lebih nyaman menggunakan telepon selular dari pada menggunakan keyboard komputer.

  1. Perdagangan Bergerak

Perdagangan bergerak adalah penggunaan telepon selular dan asisten digital pribadi (personal digital assistant—PDA) untuk melakukan e-commerce nirkabel.Seiring dengan berkembangnya teknologi telepon selular dari generasi analog menjadi generasi digital, istilah telekomunikasi generasi ketiga (third generation—3G) telah secara longgar dipergunakan untuk teknologi-teknologi nirkanel yang mampu memindahkan data.

  1. Nirkabel Berkelas Bisnis di Semua Tempat

Hot spot internet kabel cukup memadai untuk penggunaan Web umum maupun pribadi, namun memeriksa e-mail di sebuah kedai kopi starbucks adalah suatu cara yang kurang memadai bagi para profesional bisnis. Karena ketergantungan pada sambungan komunikasi kabel dan kecilnya cakupan jarak oleh suatu poin akses nirkabel menjadikan akses nirkabel secara terus-menerus mustahil untuk dilakukan. Komunikasi nirkabel yang kecepatannya cukup memadai melalui penyedia jasa komunikasi yang sama dengan telepon seluler akan memungkinkan terciptanya komputasi nirkabel berkelas bisnis hampir di semua bisnis hampir di semua tempat. Verizon menawarkan suatu rencana akses pita lebar (broadband) yang berjalan pada kecepatan mulai dari 400 sampai 700 kilobit per detik, namun layanan ini tersedia dibanyak wilayah metropolitan dan tidak terbatas hanya pada poin akses terdekat untuk suatu jaringan menggunakan kabel.

  1. MENGGUNAKAN INTERNET

Internet bermula dari ketika pemerintah AS membuatsutu jaringan dengan nama ARPANET. Usaha yang diawali ditahun 1989 mengarah pada World Wide Web.

  1. World Wide Web

Pada tahun 1989, Tim Berners-Lee, seorang ilmuwan komputer yang bekerja di CERN, laboratorium fisika partikel eropa, menemukan cara yang lebih baik bagi fisikawan untuk saling berkomunikasi. Ide ini adalah menggunakan hypertext-dokumen untuk elektronik yang saling terkait.Ide ini menjadi kenyataan pada pertengahan tahun 1992 dalam bentuk World Wide Web.Ia juga memungkikan dikirimkannya hypermedia-multimedia yang terdiri dari teks, grafik, audio, dan video – melalui World Wide Web.

World Wide Web adalah informasi yang dapat diakses melalui internet dimana dokumen-dokumen hypermedia(file-filekomputer) diimpan dankemudian diambil dengan cara-cara yang menggunakan metode penentuan alamat yang unik.Para pengguna juga dapat menyalin file ke komputer mereka dari semua situs Web dengan menggunakan File Transfer Protocol (FTP). Beberapa perusahaan membuat situs FTP di luar premis utama mereka untukmemberikan file yang memuat informasi produk, update peranti lunak, rilis berita, dan informasi lain.

  1. Cyberspace Dan Superhighway Informasi

Dua istilah lain yang juga dikaitkan dengan internet dan Web-cyberspacedan superhighway(jalan bebas hambatan super) informasi. Istilah cyberspace diperkenalkan pada tahun 1984, ketika penulis William Gibson menggunakan dalam bukunya “Neuromancer” untuk menggambarkan suatu masyarakat yang sudah menjadi budak teknologi.Kini, cyberspace berarti dunia internet dan World Wide Web.

  1. Standar Internet

Salah satu alasan utama mengapa internet dan Web telah diterima dengn tangan terbuka oleh para pengguna komputer di seluruh dunia adalah karena keduanya bekerja sama pada suatu system tunggal yang dapat digunakan dari platform komputer apapun. Agar hal ini memungkinkan terjadi, setiap orang yang memberikan kontribusi pada internet dan arsitektur Web harus mengikuti aturan-aturan yang sama.

  1. APLIKASI BISNIS INTERNET

Pertumbuhan jumlah situs internet yang fenomenal telah menjadikan internet sebagai sumber informasi tidak dapat diabaikan.Internet Software Consortium (www.isc.org) telah membuat grafik peningkatan nama-nama domain dari hanya beberapa di awal 1990-an, menjadi lebih dari 353 juta pada bulan Juli 2005.Domain-domain baru ini mencerminkan kemungkinan pelanggan-pelanggan, pemasok dan sekutu-sekutu bisnis baru.

Semua area perusahaan dapat menggunakan internet, tetapi satu area yang penting adalah manajemen pasokan.Khususnya, manajemen rantai pasokan bagi penyedia layanan kesehatan mendapat perhatian khusus karena cepatnya kenaikan biaya jasa-jasa medis.Aplikasi ritel juga penting dan menjadi satu tandingan yang baik bagi contoh B2B pada manajeman rantai pasokan.

i.1. E-commerce dan Manajemen Rantai Pasokan Rumah Sakit

Rumah sakit harus memesan persediaan, dan merupakan hal yang sangat penting bagi layanan pasien bahwa persediaan medis yang tepat tersedia bagi kebutuhan para pasien.Rumah sakit telah melakukan sebagian besar pembelian mereka seara online. Manfaat ekonomis dari pembelian online sebagai ganti dari pembelian manual hanya berkisar 5% dan jika dibandingkan dengan keuntungan yang direalisasikan dari semakin kecilnya kesalahan pesanan pembelian, standardisasi produk yang lebih baik, membaiknya kepatuhan atas kontrak, dan kepentingan-kepentingan manajerial lainnya.

Cap Gemini Ernst & Young telah merangkum suatu bursa perdagangan klinis (clinical commerce exchange) yang digunakan melalui Internet. Global Healthcare Exchange membantu rumah sakit mengimplementasikan bursa pedagangan klinik. Perusahaan ini telah membantu Cape Fear Valley Health System di California Utara, dalam membuat satu sambungan bursa perdagangan baru dengan satu vendor dalam waktu satu jam. Kecepatan dan kemudahan sambungan ke vendor baru pada e-commerce adalah insentif yang kuat untuk perubahan.Akan tetapi pengalaman dari Cape ear Valley System menunjuk pada perubahan-perubahan manajerial yang penting.Pertama, dalam sistem sebetulnya pembeli cenderung membeli apapun yang diinginkan oleh dokter dan pegawai klinik lain, tanpa melihat harganya.Kedua, tingginya biaya untuk membuat EDI membuat vendor-vendor kecil tidak dapat melakukan e-commerce dengan rumah-rumah sakit.

i.2. Aplikasi Ritel

Aplikasi bisnis web yang paling dikenal masyarakat umum adalah ritel. Sebagian besar rantai ritel besar telah hadir di web. Banyak peritel membuat home pagemereka yang dapat secara langsung diakses melalui web. Beberapa lebih memilih untuk bergabung dengan toko-toko lain di suatu situs gabungan yang disebut mal maya (virtual mall) dengan harapan bahwa satu nama mal akan lebih mudah untuk dikenali dan ditemukan daripada nama toko mereka masing-masing.

Statistik pembelian onlinejuga menarik. Suatu studi pada tahun 2005 menemukan bahwa 70% pembeli dewasa di Amerika Serikat menggunakan internet sebagai sumber informasi untuk membantu dalam perbelanjaan mereka. Trennya adalah semakin banyak belanja online.

  1. SARAN-SARAN KEBERHASILAN PENGGUNAAN INTERNET
  • Pastikan situs Web Anda kuat.
  • Pastikan browser dan struktur basis data Anda fleksibel maupun intuitif.
  • Menekankan isi.
  • Sering diperbarui.
  • Melihat di luar pelanggan.
  • Tujukan isi pada kebutuhan spesifik pengguna.
  • Menjadikan Internet intuitif.
  • Berada di lokasi Web yang tepat.
  • Ciptakan rasa kebersamaan.
  • Carilah bantuan jika Anda membutuhkannya.
  1. DAMPAK INTERNET PADA BISNIS DI MASA MENDATANG

Amerika Serikat telah melihat tingkat pertumbuhan tahunan e-commerce yang substansial sebesar hampir 15% selama lima tahun terakhir. Jumlah e-commerceyang luar biasa terjadi antar bisnis.E-commerceB2B nampaknya tidak berdampak pada pelanggan, tetapi harga yang lebih rendah dan layanan pelanggan yang lebih baik yang dimungkinkan oleh B2B adalah hal yang membuat organisasi bisnis kompetitif. Masih ada dampak lain yang akan diberi oleh jasa telepon 3G pada e-commerce B2C.

Amerika Serikat telah lambat dalam mengambil keuntungan dari jasa ini, dan Eropa khususnya Jepang terus maju dengan aplikasi-aplikasi bisnis yang inovatif. Ini juga akan memungkinkan pelanggan dengan telepon 3G melakukan pembelian dengan menggunakan telepon mereka sebagai kartu debit atau kartu kredit. Bahkan telepon 4G yang lebih cepat telah diuji di Cina dan Jepang.Jepang mengambil posisi pimpinan dalam penggunaan telepon selular untuk transaksi-transaksi keuangan.Seiring dengan AS yang mulai mengejar ketertinggalannya dalam penggunaan jasa seluler 3G yang lebih luas, seperti jasa seluler “broadband” Verizon, AS dapat menjadi satu pemimpin dunia dalam bidang e-commerce melalui peralatan selular.

L.E-COMMERCE DI INDONESIA

l.1. Perkembangan E-commerce di Indonesia

E-Commerce di Indonesia sedikit-banyak tentu terkait dengan perkembangan e-commerce di negara-negara maju, misalnya seperti Amerika Serikat. Dengan ribuan inovasi cara belanja yang dihadirkan para merchant, warga AS semakin dimudahkan mendapat barang yang mereka inginkan secara mudah, cepat, dan aman.

Lebih dari 10 tahun terakhir para merchant dan punggawa bisnis IT di Indonesia terus menaikkan kemampuan masing-masing dalam hal kemudahan dan inovasi transaksi.Anda yang sebelumnya tidak dapat membeli produk secara online, dimudahkan dengan beragam pilihan produk.Lalu Anda yang sebelumnya harus mengontak merchant demi membeli produk, belakangan cukup dilakukan dengan mengisi formulir tertentu, dan produk dapat Anda terima tanpa perlu mengangkat telepon sekalipun.

Faktanya, jumlah penjual dan pembeli online di Indonesia memang terus meningkat dari waktu ke waktu. Asumsi ini tentu dapat menjadi tolok ukur lain potensi e-commerce di Indonesia yang masih menyisakan peluang besar. Tetapi, para merchant online perlu lebih “jor-joran” mengenalkan sistem e-commerce di Indonesia.Dengan pasar pengguna internet yang diperkirakan berjumlah 35-50 juta pengguna, merchant tak hanya perlu mengenalkan sistem e-commerce pada calon pembeli online, tetapi juga menarik calon pembeli offline lewat promosi dan edukasi pasar.

l.2. Masalah E-commerce di Indonesia

Kelihatannya, Indonesia bukan hanya terkenal akan pasar mobile-nya yang besar, namun juga apapun yang berhubungan dengan sosial, e-commerce dan games. Banyak orang yang tertarik dengan e-commerce di Indonesia, tahun lalu adalah tahunnya e-commerce, ditandai dengan diluncurkannya lebih dari 20 perusahaan e-commerce.Dan tentu saja banyak yang kemudian gagal, menyisakan para pemain yang telah mapan seperti Rakuten, TokoBagus, Plasa, Berniaga, Kemana, Tokopedia, dll.

Namun sejauh ini, belum ada yang cukup sukses di pasar yang sangat luas dan penuh kesempatan ini.Ada beberapa masalah yang mereka hadapi dalam menjalankan usahanya, diantaranya perilaku, sarana pembayaran, mobile, sarana logistik, dan peraturan.

KESIMPULAN DAN SARAN

  1. E-Commerce di Indonesia sedikit-banyak tentu terkait dengan perkembangan e-commerce di negara-negara maju, misalnya seperti Amerika Serikat. Dengan ribuan inovasi cara belanja yang dihadirkan para merchant, warga AS semakin dimudahkan mendapat barang yang mereka inginkan secara mudah, cepat, dan aman.
  2. Internet tidak berdampak pada pelanggan, tetapi harga yang lebih rendah dan layanan pelanggan yang lebih baik yang dimungkinkan oleh B2B adalah hal yang membuat organisasi bisnis kompetitif.
  3. Aplikasi bisnis internet meliputi : manajemen rantai pasokan rumah sakit, dan aplikasi ritel.
  4. Internet bermula dari ketika pemerintah AS membuat suatu jaringan dengan nama ARPANET. Usaha yang diawali ditahun 1989 mengarah pada World Wide Web.
  5. Langkah e-commerce berikutnya adalah dengan menjalankan perdagangan bergerak dan nirkabel berkelas bisnis di semua tempat.
  6. Strategi business to consumer adalah strategi yang mengacu pada transaksi-transaksi yang terjadi antara sebuah bisnis dan konsumen akhir produk
  7. Pertukaran data elektronik adalah Transmisi data dalam bentuk terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer kekomputer antara beberapa
  8. Sistem Interorganizational adalah Suatu kombinasi perusahaan – perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal
  9. Transfer Dana secara Elektronik (Electronic Fund Transfer – EFT)
  10. Pertukaran Data Elektronik (Electronic Data Interchange – EDI)
  11. Sistem Antar Organisasi (Interorganizatonal System-IOS)
  12. Strategi e-commerce dan system interorganisasional ada 3 :
  13. Inteligensi bisnis menjadi sangat dibutuhkan karena pengambilan keputusan pelaksanaan e-commerce itu terlebih dahulu harus mengetahui tentang perusahaan dan hubungannya dengan para pelanggan, pesaing, pemasok, dan pihak eksternal
  14. Teknologi informasi mempengaruhi proses pengembangan strategi pemasaran karena teknologi informasi memberikan lebih banyak informasi ke manajer melalui pemakaian sistem pengambilan keputusan (Decision Support System atau DSS)
  1. Faktor kunci sukses dalam e-commerce tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan. Menurut kami, kita sebagai pembeli atau pemasok produk tersebut juga harus bijak dalam melakukan transaksi perdagangan elektronik. Sebab jika semua faktor dari pihak penjual atau perusaan sudah bagus tetapi kita sebagai pembeli tidak mengikuti peraturan ataupun tata cara yang diberikan perusahaan, maka transaksi tersebut tidak dapat dikatakan sukses. Maka, penjual dan pembeli dalam perdagangan elektronik harus sama – sama mengetahui dan menjalankan tugasnya sesuai porsi masing – masing.
  1. Kendala e-commerce paling utama adalah biaya yang tinggi, Menurut kami, dalam mengurangi berbagai kendala diatas, dibutuhkan kebijakan perusahaan agar membuat berbagai macam jenis – jenis barang yang diproduksi, mulai dari harga yang relatif murah, sehingga dapat dinikmati oleh mereka yang kondisi keuangannya menengah ke bawah. Sehingga perdagangan elektronik akan berhasil di dalam suatu bisnis.
  1. E-commerce di indonesia belum ada yang cukup sukses di pasar yang sangat luas dan penuh kesempatan ini. Ada beberapa masalah yang mereka hadapi dalam menjalankan usahanya, diantaranya perilaku, sarana pembayaran, mobile, sarana logistik, dan peraturan. Menurut kami, seharusnya perusahaan – perusahaan di indonesia ini harus ikut andil dalam perdagangan elektronik, dengan tujuan semakin banyaknya perusahaan maka akan semakin banyak pilihan – pilihan yang akan di beli oleh kita, contohnya yang masih sedikit adalah dibidang jasa. Peruahaan dalam bidang jasa harus turut serta dalam e-commerce ini agar lebih memudahkan pemakai jasanya dalam bertransaksi. Dan perusahaan juga harus menerapkan peraturan – peraturan yang harus dilakukan oleh pembeli, sehingga keamanan tetap terjaga. Sarana media elektronik seperti mobile juga harus lebih di kembangkan, bisa dengan media apapun seperti warnet yang akan lebih membantu masyarakat dalam menjalankan e-commerce.

Daftar Pustaka

Akbar, Ali, ST. 2006. Panduan Cepat Menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi. Gava Media Yogyakarta

Jr Mcleod, Raymond. 2001. Sistem Informasi Manajemen versi Bahasa Indonesia. Edisi ketujuh. PT Prenhallindo. Jakarta

Nugroho, Adi. 2006. E-commerce Memahami Perdagangan Modern Dunia Maya. Informatika. Bandung

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: