Perkembangan Forex Di Indonesia Harga merek minyak di forex

Peringkat broker opsi biner:

Harga Minyak Mentah Meningkat Hingga Bulan Maret

Analisis dan Berita mengenai Harga Minyak Mentah:

  • Tanda bahwa ekonomi Tiongkok mulai stabil dan berita mengenai penurunan stok minyak mentah AS secara tiba-tiba mendukung harga minyak mentah.
  • Kekuatan terbaru dengan persaingan antara Libya dan US sanctions terhadap Venezuela dan Iran.

Kenaikan Harga Minyak Mentah

Harga minyak mentah AS terus naik. Hal tersebut ditandai dengan tingkat kestabilan perekonomian Tiongkok, serta meningkatkan harapan demand perusahaan dari ekonomi terbesar kedua di dunia. Selain itu, berdasarkan rilis data dari American Petroleum Institute pada hari Selasa diperkirakan ada kenaikan 1,7 juta barel. Tetapi data menunjukkan persediaan minyak mentah turun 3,1 juta barel dalam sepekan hingga 12 April.

Grafik Harga Minyak Mentah AS, Timeframe Harian (17 Desember 2020 – 17 April 2020)

Berita ini berpengaruh terhadap kenaikan harga minyak. Harga minyak telah meningkat tajam tahun ini pada persaingan di Libya dan US sanctions pada dua produsen utama lainnya: Venezuela dan Iran. Sementara itu, harga minyak sejauh ini tidak terpengaruh potential end to production curbs oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia.

Dalam waktu dekat,traders akan menunggu untuk melihat apakah (Rabu) Departemen Energi AS mengkonfirmasi data resmi penurunan persediaan. Tetapi, berdasarkan grafik di atas, ada sedikit tanda belum berakhirnya kenaikan harga di tahun ini.

Proyeksi Harga Minyak Terbaru Dari Bank Dunia

Berita Forex

Bank Dunia berada dihari kamis kemarin telah menaikkan tingkat proyeksi akan harga minyak untuk tahun 2020, memicu aksi anggota dari OPEC yang sedang mempersiapkan diri di dalam membatasi produksi minyak mereka.

Peringkat broker opsi biner:

Di ketahui bahwa harga energi yang termasuk dari minyak, gas alam dan batu bara di kirakan mendapatkan kenaikan sampai dengan 25% berada di tahun depan, menjadi kenaikan terbesar dari perkiraan sebelumnya di bulan Juli. Berada di dalam laporan Prospek Pasar Komoditas yang terbaru, bank yang mempunyai basis ada di Washington ini memperkirakan harga minyak mentah di tahun 2020 bisa mencapai 55 dollar AS/ barel, kini meningkatkan proyeksinya dari $53/barel untuk Juli. Sementara dari harga minyak di sisa akhir tahun ini dalam perkiraan $43.

“Kami yang telah memperkirakan kenaikan yang kuat berada di harga energi, di pimpin dari harga minyak pada tahun depan,” terang dari John Baffes, penulis laporan tersebut.

Dirinya menyebutkan kalau perkiraan itu masih di bawah ketidakpastian, karena pasar mengharapkan rincian dan pelaksanaan perjanjian dari OPEC.

Di ketahui harga logam dan mineral di kirakan akan semakin meningkat sebesar 4,1% berada di tahun depan, mendapatkan revisi dari kenaikan 0,5% poin disebabkan pasokan yang menipis. Untuk harga Seng yang di perkirakan meningkat lebih dari 20% menyusul penutupan dari beberapa tambang seng dan penurunan ada di tahun sebelumnya. Emas juga di proyeksikan bakal menurun untuk tahun depan menjadi $ 1.219 per troy ons, hal ini disebabkan karena suku bunga cenderung meningkat dan adanya pembelian safe haven.

Laporan tersebut yang sudah mengatakan kemampuan OPEC dalam memberikan pengaruh harga minyak kemungkinan akan di uji dari ekspansi pasokan minyak dari beberapa sumber non konvensional, termasuk dari minyak Shale AS.

OPEC sendiri mengumumkan pada akhir September niatanya adalah agar produksi minyak berkurang dari 33,24 juta barel/hari dan bisa menjadi 32,50 juta barel/hari. Akan tetapi rincinnya bakal di bicarakan di saat anggota bertemu lagi di Wina November mendatang.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: