Salah Satu Investasi Yang Menguntungkan, 4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

Peringkat broker opsi biner:

4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula – Jaman sekarang ini, mencari jenis investasi menguntungkan sebenarnya tidak lagi susah. Yang susah itu adalah menentukan jenis investasi mana yang cocok untuk kamu.

Dalam berinvestasi, hal kecil yang sering disepelekan pun berdampak besar terhadap keuntungan investasi. Maka, jangan heran bila kamu sewaktu-waktu mendapatkan kerugian yang cukup signifikan terhadap keuangan, terutama terhadap investasi kamu.

Banyak orang yang tidak menyadari, bahkan tidak mau tahu, bagaimana pentingnya berinvestasi. Orang-orang yang sadar akan pentingnya investasi pasti akan mempertimbangkan baik-baik, mana uang yang harus ditabung dan mana yang harus diinvestasikan.

Bila kamu sudah tahu betul bagaimana pentingnya berinvestasi dan ingin mencari tahu lebih lanjut jenis investasi menguntungkan untuk tahun 2020 ini, artikel ini cocok untuk kamu.

Agar kamu lebih terarah dalam menentukan jenis investasi, berikut 4 jenis investasi yang cocok untuk pemula yang bisa kamu coba sekarang juga.

4 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

Bahkan investor pemula sekalipun tahu betul bahwa reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang cocok untuk pemula.

Nominal minimal untuk turut serta dalam investasi reksadana pun terbilang rendah, mulai dari Rp 100.000.

Peringkat broker opsi biner:

Ada banyak jenis reksadana yang bisa diikuti, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham.

Dana investasi yang kamu alokasikan nantinya akan ‘dimainkan’ oleh Manajer Investasi, maka pilih tujuan reksadana yang tepat. Baca juga prospektusnya dan pahami seluk-beluk di baliknya.

Bila kamu sudah familiar dengan rekening bank, mendaftar investasi reksadana pun sebenarnya mirip ketika membuka rekening di bank tertentu.

Nantinya kamu akan akrab dengan istilah Unit Penyertaan (UP) dan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Cara menghitung keuntungan investasi reksadana sebenarnya cukup mudah.

Misalnya, NAB untuk A seharga Rp 1.500. Maka bila kamu membeli 1.000 UP, kamu akan membelinya dengan harga Rp 1.500.000. Di akhir tahun, apabila NAB untuk A naik menjadi Rp 2.000.000, maka kamu untung Rp 500.000.

Bila NAB turun menjadi Rp 1.100.000, berarti rugi Rp 400.000. Rekomendasi yang paling tepat ketika NAB turun di akhir tahun adalah jangan menjualnya terlebih dahulu agar kamu bisa meredam kerugian. Lihat tabel berikut:

UP NAB NAB Tahun I Keterangan
1.000 Rp 1.500.000 Rp 2.000.000 Untung Rp 500.000
1.000 Rp 1.500.000 Rp 1.100.000 Rugi Rp 500.000

Sembari berinvestasi, kamu juga bisa mempelajari cara menjaga aset reksadana agar keuntungan investasi kamu dapat terus dimaksimalkan.

Saat ini, anak muda banyak sekali yang sudah mulai terjun ke investasi saham. Bukan tanpa sebab, akses terhadap pasar saham kini semakin mudah.

Ada banyak perusahaan sekuritas yang bisa diakses di mana-mana untuk mendaftar dan mulai berkontribusi terhadap pasar saham.

Keuntungan dari investasi saham yang bisa didapat antara lain dari jual-beli setiap kepemilikan dan juga dividend dari perusahaan yang sahamnya kita miliki.

Saham cocok dijadikan sebagai investasi untuk pemula karena sekarang sumber daya untuk pembelajaran sudah semakin banyak, sehingga semakin mudah untuk memulainya.

Investasi emas bisa dibilang salah satu jenis investasi yang paling mudah untuk dimulai. Sederhananya, investasi saham bisa didefinisikan sebagai kepemilikan fisik atas emas batangan, bisa berupa emas ANTAM, atau secara value di platform online yang bergerak di bidang investasi emas.

Baca berbagai artikel ini untuk memahami lebih jauh tentang seluk-beluk investasi emas:

Kamu juga bisa melihat pergerakan harga emas hari ini di grafik berikut:

Berinvestasi pada properti memang membutuhkan uang dengan jumlah yang besar. Namun, keuntungan yang akan kamu dapatkan juga akan besar dalam jangka panjang.

Selain kamu bisa menciptakan passive income dengan aset properti, kamu juga bisa menjadikannya sebagai sebuah investasi yang bisa dijual dalam beberapa tahun ke depannya.

Cobalah berinvestasi dengan dua jenis investasi menguntungkan dan investasi yang cocok untuk pemula di atas secara perlahan sembari mengumpulkan modal, atau kamu juga bisa memulai bisnis.

Secara perlahan, bila kamu sudah memiliki cukup dana, cobalah membeli rumah yang sederhana saja namun berada di daerah yang strategis. Ada banyak rumah yang bisa kamu beli dengan harga mulai dari Rp 450 juta.

Rumah tersebut kemudian bisa kamu sewakan sehingga kamu memiliki pendapatan setiap bulan atau tahun.

Saat membeli rumah, cobalah untuk membeli rumah di daerah yang memiliki potensi untuk berkembang, seperti daerah yang di sekitarnya akan dibangun proyek transportasi, pelebaran jalan, dan sebagainya.

Rumah yang kamu beli nantinya akan bertambah nilainya dalam jangka panjang, apalagi karena berada di lokasi yang strategis dan berkembang, bisa mengalami peningkatan harga sekitar 15% hingga 22% setiap tahunnya.

Atau bila kamu berniat untuk menyewakannya, harga sewanya biasanya memiliki rentang 4% hingga 10% per tahunnya.

Contoh, bila kita mengandaikan bahwa kamu membeli rumah seharga Rp 400 juta di Bandung, bila kamu menyewakannya seharga Rp 16 juta per tahun kepada keluarga baru menikah yang biasanya masih memiliki keuangan terbatas, kamu bisa meraup passive income dari aset tersebut sebesar Rp 16 juta setiap tahunnya.

Selain mendapatkan passive income, harga rumah tersebut berangsur-angsur akan meningkat. Bila peningkatan harga rumah tersebut sebesar 15% setiap tahun dari harga awal, itu artinya dalam 10 tahun harga rumah tersebut menjadi:

Rp 400 juta x 15% = Rp 60.000.000

Rp 60.000.000 x 10 tahun = Rp 600.000.000

Itu artinya, dalam 10 tahun, aset kamu menjadi:

Rp 400.000.000 + Rp 600.000.000 = Rp 1 Miliar

Untuk mendapatkan aset tersebut dengan cepat dan berinvestasi padanya, kamu tentu harus mengumpulkan dana.

Bila pun kamu tidak memiliki dana untuk sekarang, kamu bisa mengajukan KPR ke bank dan langsung menyewakannya, agar cicilan KPR bisa dibayar dengan bantuan uang sewa penyewanya.

Nah itulah 4 jenis investasi yang cocok untuk pemula yang patut untuk dipertimbangkan. Tapi jangan buru-buru, ada baiknya kamu paham investasi apa yang benar-benar cocok untukmu, baik dari segi resiko, modal, dan berbagai analisis teknikal yang dibutuhkan.

Belajar Fundamentalnya Lewat Pendanaan di Peer to Peer Lending

Di tanah air, pendanaan P2P Lending mungkin masih baru dan mungkin masih banyak yang belum menyadari eksistensinya.

Baca Juga:

Di P2P Lending, kamu sebagai pendana bisa menyalurkan pendanaan ke peminjam sesuai dengan tujuan peminjaman.

P2P Lending bukanlah secara khusus sebuah instrumen investasi, bukan, tetapi merupakan sarana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan modal dan mendapatkan imbal hasil darinya.

Aktivitas pendanaan seperti ini terbilang sangat menguntungkan. Khusus di KoinWorks, kamu bisa mendapatkan bunga efektif mulai dari 18% per tahun.

Semakin tinggi tingkat risiko pendanaanmu, tentunya semakin tinggi pula bunga keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Dan sama seperti investasi reksadana, pendanaan online P2P Lending di KoinWorks juga bisa dimulai dari Rp 100.000.

Bedanya, di KoinWorks, kamu bisa menentukan sendiri kepada siapa kamu akan berinvestasimu berdasarkan segala informasi yang termuat di dalam factsheet masing-masing peminjam.

Tenor pendanaan kamu bisa berjangka waktu mulai dari 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan. Dan tentunya kamu bisa memilih sendiri jangka waktu sesuai kebutuhan.

Apabila kamu mendanai di KoinWorks dengan nominal Rp 1.000.000 dan bunga keuntungan 12% dalam setahun, kamu sudah bisa mendapatkan Rp 1.120.000 di tahun pertama.

Itupun untuk pendanaan dengan risiko terendah dan belum termasuk compounding effect . Hitung keuntungan pendanaanmu dengan kalkulator berikut.

Atau bila investasi properti belum cocok untuk kamu karena belum memiliki dana yang cukup, cobalah mendanai di P2P Lending di KoinWorks, karena dengan Rp 100.000, kamu sudah bisa mendapatkan bunga efektif mulai dari 18% setiap tahunnya.

Menguntungkan, bukan? Yuk mulai sekarang di KoinWorks!

Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut: Isi Survei .

3 Jenis Investasi Menguntungkan Untuk Pemula

Apa saja jenis investasi yang menguntungkan cocok untuk pemula, khususnya bagi orang awam yang belum pernah berinvestasi?

Kali ini, kami akan bahas lebih dalam investasi yang cocok untuk pemula.

Apa Saja Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula?

Sebagai seorang perencana keuangan, saya Melvin Mumpuni CFP sering menemui pertanyaan:

Apa saja investasi yang cocok untuk pemula, khususnya orang awam?”.

Jika Anda termasuk orang awam yang ingin tahu investasi, saya akan coba jelaskan investasi menurut kami di Finansialku.com.

Salah satunya seperti teman kita berikut ini:

Pertanyaan:

Finansialku, mohon bantuannya! Saya memiliki pertanyaan. Kira-kira apa saja 3 investasi yang cocok untuk pemula di tahun 2020? Apakah benar Bitcoin, Etherum atau cryptocurrency lainnya?

Jika Anda memiliki pertanyaan silakan like Facebook Finansialku dan kirimkan pertanyaan Anda.

Investasi Apa yang Sebenarnya Anda Butuhkan?

Sebelum saya menjelaskan lebih detail mengenai pilihan produk investasi, saya ingin jelaskan terlebih dahulu tentang INVESTASI.

Investasi boleh dibilang adalah “kendaraan”, sama seperti mobil, sepeda motor, kereta api, pesawat terbang dan kapal. Kendaraan bertujuan untuk membantu kita mengantarkan dari titik awal (sebut titik A) menuju ke titik tujuan (sebut titik B).

Investasi juga sama, fungsinya membawa kita dari titik A (kondisi keuangan saat ini) menuju ke titik B (mewujudkan tujuan keuangan Anda: DP rumah, beli mobil, dana pernikahan, liburan ke luar negeri, perjalanan Ibadah, pensiun dan lain sebagainya).

Jadi, Apa Investasi yang Cocok untuk Pemula?

Jika ditanya “Apa jenis investasi yang cocok untuk pemula, seperti saya?”

Pertanyaannya sama seperti Anda bertanya: “Kendaraan apa yang cocok untuk saya?”

Jawabannya, pasti tergantung donk. Jaraknya berapa kilometer, berapa lama dan lain sebagainya.

Saya ingin pergi dari kantor Finansialku (kota Bandung) menuju ke Jakarta dalam waktu 5 jam. Maka saya memiliki banyak alternatif, seperti mobil, travel (shuttle), bus, kereta api dan lain sebagainya.

Pilihannya akan berbeda jika: Saya ingin pergi dari kantor Finansialku (kota Bandung) menuju ke Jakarta dalam waktu 2 jam. Maka alternatif saya yang mungkin adalah naik helicopter.

Masih bingung apa saja investasi yang cocok untuk pemula? Tenang Finansialku punya video menarik tentang hal itu.

Menjalankan Investasi = Mengendarai Kendaraan

Sebagai perencana keuangan, saya lebih menyarankan pemula untuk BELAJAR BERINVESTASI. Jangan berpikir untung besar di awal, jangan berpikir profit besar di awal.

Satu hal penting adalah:

Bagaimana cara berinvestasi yang benar? Atau Bagaimana cara trading yang benar?

Salah satu guru saya (sekaligus penulis buku Trading for A Living) bernama Alexander Elder mengatakan: ketika kita bisa berinvestasi dengan benar atau trading dengan benar, maka keuntungan (profit) akan mengikuti.

Ini 3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Pemula

Berikut ini 3 investasi yang cocok untuk pemula, khususnya jika Anda saat ini:

  1. Mahasiswa semester akhir atau fresh graduate
  2. Penghasilan Rp2 juta – Rp4 juta per bulan
  3. Tidak memiliki dasar atau pengetahuan investasi sebelumnya

Jika saat ini Anda sudah memiliki gaji lebih dari Rp6 juta per bulan, maka saya sarankan Anda buat dulu rencana keuangan (Gunakan Aplikasi Finansialku atau hubungi Perencana Keuangan).

Dengan sebuah rencana keuangan, Anda dapat mempermudah dan mempercepat investasi Anda.

#1 Investasi Reksa Dana

Investasi reksa dana adalah investasi yang paling mudah, karena Anda tidak perlu pusing-pusing.

Anda cukup buka akun investasi reksa dana, memilih produk reksa dana dan beli. Setelah itu, manajer investasi akan membantu mengelola uang Anda.

4 Jenis Reksa Dana yang Perlu Anda Ketahui, Cobalah dari Reksa Dana Pasar Uang

Ketika saya membuat tulisan ini, saya teringat masa-masa saat fresh graduate dan mendapatkan gaji-gaji pertama. Pada saat itu saya pergi ke bank, buka akun investasi reksa dana dan transfer uangnya.

Bagaimana cara memilih produknya? Pada zaman itu, saya belum tahu ilmu perencanaan keuangan. Sebagai seorang fresh graduate hanya berpikir sederhana: cari saja yang return besar.

Kalau saran saya, Anda coba buka dulu akun investasi reksa dana. Setelah itu coba beli reksa dana pertama (modal minimal Rp100.000). Jangan berharap Rp100.000 bisa jadi Rp1 miliar dalam 1 – 2 tahun.

Sambil membeli produk reksa dana (menambah pengalaman dan jam terbang Anda), sekaligus pelajari bagaimana cara mengoptimalkan hasil investasi.

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Setelah Anda coba buka rekening dan coba beli reksa dana, silakan share pengalaman Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Selain itu, Anda dapat menghubungi saya langsung melalui Aplikasi Finansialku (menu Tanya Jawab).

#2 Investasi Peer to Peer Lending

Investasi yang saya sarankan untuk pemula adalah investasi peer to peer lending (P2P Lending).

Tentunya pilih perusahaan yang sudah di bawah dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Peer to Peer Lending Investasi Zaman Now yang Juga Sudah Mulai Diawasi oleh OJK

P2P Lending ini sangat mudah sekali, karena Anda cukup membuka akun secara online (dan GRATIS).

Setelah itu, kita transfer sejumlah uang dan cari perusahaan yang ingin didanai.

Jumlah dana yang digunakan untuk investasi awal P2P lending ini bervariasi, mulai dari Rp100.000 hingga Rp10 juta.

Jadi Anda dapat menyesuaikan modal Anda dengan minimum investasinya.

#3 Nabung Saham

Pilihan investasi yang cocok untuk pemula adalah saham. Nabung saham ini artinya Anda membeli saham secara berkala, misal membeli saham setiap bulan.

Menabung saham itu seperti apa?

  1. Sama seperti yang lain, pertama kali Anda perlu membuka akun saham.
  2. Setelah itu Anda transfer sejumlah uang ke rekening saham Anda.
  3. Kemudian beli saham sesuai dengan hasil analisis Anda.

Sebagai perencana keuangan, saya harus memberi tahu tidak semua saham dapat ditabung. Beberapa cara memilih saham yang dapat ditabung:

  1. Jika Anda mengenal produknya, itu pilihan yang bagus. Misal saham Bank, saham rokok, saham mie instan, saham pasta gigi, saham air mineral dan lain sebagainya.
  2. Cari perusahaan yang profitnya bertumbuh dari tahun ke tahun.
  3. Cari perusahaan yang cashflow-nya (operating cash flow) positif.
  4. Jika bisa Book Value di bawah rata-rata industri.
  5. Jika bisa rasio utang (khususnya utang konsumtif) menurun.

Saya tahu memang sedikit rumit dan teknis pembahasan di bagian saham. Jika Anda benar-benar pemula, saya sarankan baca penjelasan lebih lengkap di: Ebook Panduan Berinvestasi Saham untuk Pemula. Silakan di-download, GRATIS.

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai investasi saham, mulailah mencari dari keyword: analisis fundamental, value investing, berinvestasi seperti Warren Buffett.

Kata kunci tersebut akan membawa Anda memahami cara analisis saham untuk investasi.

Sekarang Saatnya Mencoba

Setelah membaca penjelasan saya di atas, saya ingin merangkum beberapa hal penting. Jadi, investasi yang cocok untuk pemula:

  1. Investasi itu ibarat kendaraan, pilih yang sesuai tujuan Anda.
  2. Di awal mindset-nya: BERINVESTASI dengan BENAR, maka profit akan mengikuti
  3. Tiga pilihan untuk pemula: Reksa Dana, P2P Lending dan Saham.
  4. Pilih satu dari tiga pilihan, kemudian coba daftar dan beli. Setelah itu pelajari cara mengoptimalkan keuntungan di investasi tersebut.
  5. Selamat mencoba, jika ada pertanyaan silakan hubungi saya melalui Aplikasi Finansialku (Fitur tanya jawab).

Jika Anda ingin belajar bersama komunitas Finansialku (via telegram), silakan daftar gratis. Semoga penjelasan saya dapat bermanfaat untuk Anda.

Ow ya mungkin saja ada teman-teman di grup Whatsapp Anda yang juga memiliki pertanyaan yang sama.

Anda akan menjadi orang yang bermanfaat, jika Anda mau membagikan (share) artikel ini di Grup Whatsapp.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: