Sebelum Penarikan Forex Kenapa Saya Gagal Withdraw Di Broker Forex – Artikel Forex

Peringkat broker opsi biner:

Kenapa Saya Gagal Withdraw Di Broker Forex?

Dibaca Normal 6 menit

Keluhan gagal withdraw sering dituduhkan pada ulah broker scam, padahal ada banyak sebab kenapa Anda gagal menarik dana dari broker.

Gagal withdraw termasuk jajaran teratas diantara komplain yang paling banyak ditujukan pada broker forex, terutama dari trader-trader pemula. Seringkali, keluhan tersebut bahkan berujung pada suatu broker di-cap sebagai “scam” alias broker penipu. Padahal, ada banyak sebab kenapa Anda gagal menarik dana dari broker. Cara untuk menanggulanginya pun beragam.

Sebab-Sebab Gagal Withdraw

1. Kekurangan Dana

Seharusnya sebab yang satu ini cukup mudah dipahami. Jika dana dalam akun lebih rendah daripada nominal yang akan ditarik, tentunya Anda takkan bisa menarik dana dari situ. Namun, menurut Helene Berkowitz yang sudah 9 tahun malang melintang di dunia perbrokeran forex dalam sebuah kolom di Finance Magnates, ada saja yang minta withdraw $1000 ketika balance yang dimilikinya hanya $25.

Kalau ingin berprasangka baik, bisa jadi ini terjadi karena salah ketik nominal dalam formulir withdrawal. Namun, ini bisa juga terjadi apabila seorang trader telah mendapatkan un-withdrawable bonus (bonus yang meski bisa digunakan untuk trading, tetapi tak bisa ditarik tunai), lalu salah hitung mengira itu bisa di-withdraw. Jadi, sebelum komplain ketika gagal withdraw, pastikan Anda tidak melakukan kekeliruan-kekeliruan semacam itu.

(ditulis oleh Aisha untuk Seputarforex.com)

Peringkat broker opsi biner:

2. Dokumen Tidak Lengkap

Secara hukum, setiap lembaga keuangan di negara manapun diharuskan meminta informasi identitas diri nasabah mereka. Bagi broker forex, data diri tersebut biasanya terdiri dari bukti ID (KTP atau Paspor), dan bukti tempat tinggal (bank statement atau tagihan rutin dalam enam bulan terakhir). Beberapa broker bisa meminta salah satu saja atau malah beberapa dokumen lagi, tapi intinya sama: membuktikan bahwa identitas yang digunakan mendaftar benar-benar milik sang nasabah dan bisa memenuhi undang-undang Anti Money Laundry yang berlaku.

Nah, disini perlu diketahui bahwa permintaan broker forex agar trader menyediakan dokumen-dokumen tersebut adalah wajar, bukan upaya untuk mempersulit atau mangkir. Hanya saja, memang ada perbedaan prosedur antar broker.

Ada yang memintanya saat nasabah mendaftar (dan tidak mengijinkan klien untuk bertrading sebelum mengunggahnya), tetapi ada juga yang baru mempersyaratkan dokumen-dokumen tersebut sebelum penarikan dana. Ada broker meminta dokumen dikirim softcopy dalam bentuk scan atau foto, tetapi ada juga yang meminta fotokopi fisik. Perbedaan-perbedaan tersebut wajar karena adanya perbedaan standar kebijakan AML antar negara dan SOP masing-masing perusahaan broker.

3. Ada Posisi Trading Terbuka Di Akun Anda

Sebagaimana diketahui, balance trader akan naik-turun sejalan dengan perubahan-perubahan pada posisi trading yang sedang terbuka. Oleh karena itu, mayoritas broker tak mengijinkan trader untuk menarik dana selagi masih ada Open Position (OP). Dalam hal ini, Berkowitz mengumpamakan tindakan menarik dana saat masih OP sebagai “mencoba mengiris roti saat adonan masih di oven”. Tak mungkin bukan? Karenanya, jika tak ingin gagal withdraw, pastikan sudah tidak ada OP di akun trading Anda.

Nah, tentang ini, Berkowitz dalam catatan yang sama mengungkapkan bahwa ada perusahaan broker tertentu yang berusaha untuk menahan dana klien dengan mengupayakan agar akun selalu aktif demi menjaga keberlangsungan likuiditasnya. Cara-cara tersebut legal dan sah meski tidak etis, tetapi semestinya bila trader sungguh berkehendak untuk menarik dana, maka broker harus mengizinkan.

4. Terikat Bonus

Trader sering menganggap sepele “Terms and Conditions” alias persyaratan promosi dan bonus yang diberikan oleh broker forex. Hal ini bisa jadi harus dibayar mahal dengan gagal withdraw. Sebabnya, persyaratan itu seringkali mengharuskan trader untuk lebih dulu bertrading sekian lot sebelum dana bisa ditarik. Di satu sisi, ini sebenarnya trik dari broker untuk menahan dana selama mungkin, sekaligus menciptakan situasi di mana Anda akan overtrading.

Apakah itu berarti bonus broker itu tipuan? Belum tentu. Hanya saja, Anda perlu teliti dalam membaca persyaratan promosi apa saja (termasuk tulisan lembut-lembut di footnote), serta memastikan tak akan keberatan dalam memenuhi semuanya, sebelum mendaftar untuk mendapatkan suatu bonus.

5. Broker Scam

Sebuah broker forex terindikasi scam bila permintaan withdrawal Anda tidak direspon hingga berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, padahal Anda sudah mengajukan WD sesuai prosedur dan berulang kali meminta penjelasan lewat kontak yang tersedia. Atau, request Anda ditanggapi dengan berbelit-belit oleh Customer Service (CS) dengan berbagai dalih akun dibekukan (frozen) atau 1001 alasan lain untuk menunda WD.

Dalam hal ini, Anda bisa memastikan ulang scam atau tidaknya dengan membawa kasus gagal withdraw ke forum online seperti Forex Peace Army atau testimonial broker Seputarforex.

Upaya Mencegah Gagal Withdraw

1. Hati-Hati Memilih Broker

Upaya mencegah gagal withdraw sebenarnya dimulai sejak trader mendaftar di suatu broker forex. Apabila memilih broker teregulasi dan termasuk broker dengan sejarah penarikan lancar, maka hal itu sudah menjadi jaminan perlindungan ekstra dari kasus gagal withdraw.

2. Ketahui Prosedur WD Di Broker Anda.

Bukan hanya perlu mengetahui jenis payment methods apa saja yang tersedia, Anda juga perlu menanyakan dengan jelas kepada Customer Service mengenai prosedur dan syarat-syarat penarikan dana jika belum dipaparkan di website broker. Selanjutnya, pastikan mengikuti dengan baik aturan-aturan tersebut. Juga, awas typo saat mengisi formulir dan kelengkapan withdrawal.

3. Withdraw Profit Secara Rutin.

Perlu dicamkan sungguh akan pentingnya menarik dana secara rutin. Jangan biarkan dana menggunung di akun trading Anda.

Sejumlah trader sengaja “menumpuk profit” dalam akun tradingnya dengan harapan bisa melakukan compounding. Akan tetapi, ini justru “menggoda” broker yang biasanya bersikap wajar untuk melakukan manipulasi agar Anda tidak withdraw dana yang jumlahnya sangat besar itu. Bisa dengan menempatkan order sepihak tanpa konfirmasi Anda, atau merekayasa alasan untuk meng-cancel profit yang sudah dihasilkan, atau menuduh melakukan pelanggaran tertentu dan harus membayar penalti. Hal-hal semacam ini umum terjadi, khususnya di broker bandar dan tak teregulasi.

Trader dapat menyempurnakan pemahaman dari ulasan di atas dengan menonton video berikut ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut perihal permasalahan Withdrawal, selain dari kolom komentar, Anda juga bisa langsung bertanya pada ahli kami di forum tanya jawab khusus deposit dan withdraw berikut.

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.

Inilah Yang Membuat Anda Gagal Dalam Trading Forex

Inilah Yang Membuat Anda Gagal Dalam Trading Forex. Jika Anda membaca artikel ini, maka saya akan berasumsi bahwa Anda mungkin sudah memiliki pengalaman dalam perdagangan pasar Forex.

Ada perjalanan yang tak terhindarkan yang dilakukan kebanyakan orang setelah mereka mengetahui tentang kemungkinan menjadi pedagang keuangan.

Kebanyakan orang memulai dengan buku, mempelajari dasar-dasarnya, dan beralih ke video youtube dan mungkin mereka menghadiri seminar di mana seorang penjual profesional memberi tahu Anda betapa mudahnya menghasilkan uang, dan bagaimana Anda dapat keluar dari pekerjaan dan menjadi seorang pedagang dan jadilah bosmu sendiri.

Semuanya terdengar luar biasa dan adrenalin Anda mulai berpikir tentang kemungkinan. Kebetulan, lonjakan adrenalin ini adalah emosi yang hampir sama yang hampir semua orang hadapi ketika mereka berdagang dengan psikologi perdagangan yang salah.

Apakah mungkin bagi siapa saja untuk menjadi pedagang, atau apakah kita siap untuk gagal?

Mari saya mulai dengan mengatakan bahwa menurut pendapat saya, siapa pun dengan tekad yang cukup dapat menjadi trader yang menguntungkan dan karenanya sukses. Tentu saja, kita semua dibangun secara berbeda, termasuk beberapa orang yang memiliki pola pikir perdagangan yang lebih ‘alami’ yang sudah kondusif untuk sukses.

Namun, tak perlu dikatakan lagi bahwa menjadi seorang pedagang yang sukses berarti menghentikan kebiasaan yang normal bagi orang setiap hari. Perdagangan tidak mudah! Apakah kita siap untuk berdagang sepanjang hari dan pulang tanpa uang sepeserpun untuk pekerjaan kita? Atau bahkan lebih buruk, untuk keluar dari saku untuk pekerjaan kita hari ini?

Atau apakah kita siap untuk dapat menahan perasaan demoralisasi semacam itu dan kemudian kembali keesokan harinya seolah-olah tidak ada yang terjadi, tersenyum dan pergi lagi?

Yah tentu saja kita tidak …

Rata-rata orang dalam suatu pekerjaan melakukan pekerjaannya dan mereka dibayar untuk pekerjaan itu tidak peduli seberapa baik atau buruk kinerja mereka.

Siapa yang memiliki sifat paling alami untuk psikologi perdagangan yang baik?

Jika Anda adalah seseorang yang selalu mengambil risiko yang diperhitungkan, (mungkin mungkin telah menjalankan bisnis Anda sendiri), maka Anda sudah mengetahui bagaimana rasanya bekerja tanpa jaminan bayaran.

Bagaimana dengan penanganan tekanan? Jika Anda memiliki tujuan pendapatan untuk dicapai dan pasar tidak memberi Anda kesempatan, apakah Anda sabar dan cukup disiplin untuk menunggu?

Bagaimana ketika menjadi terorganisir. Apakah Anda memperhatikan detail dan apakah Anda menyelesaikan tugas secara tepat waktu (seperti mengisi jurnal perdagangan Anda), atau apakah Anda sembarangan dalam pendekatan Anda?

Jelas, jika Anda sudah memiliki pengalaman dalam mengambil risiko yang diperhitungkan, dapat menangani tekanan, teratur dan disiplin, maka Anda sudah memiliki beberapa sifat yang diperlukan untuk berdagang dengan sukses. Inilah alasan mengapa banyak olahragawan profesional, atau mantan perwira militer dapat beralih ke perdagangan karena mereka telah mendapatkan pelatihan yang mereka butuhkan untuk berdagang dengan sukses.

Cara alami manusiawi kita tidak terprogram untuk kita menjadi pedagang. Kita harus melakukan kebalikan dari apa yang terasa alami, itulah sebabnya begitu banyak orang berjuang untuk menjadi sukses. Dalam hampir semua kasus, Anda harus melalui perjalanan transformasi pribadi.

Anda bisa menjadi ahli dalam melakukan analisis teknis dan memprediksi ke mana pasar akan bergerak, tetapi ini saja tidak menjamin bahwa Anda akan menghasilkan uang. Jika Anda tidak membangun sifat-sifat dasar seorang trader yang sukses maka Anda akan gagal, tidak peduli seberapa banyak pengetahuan yang Anda miliki.

Satu-satunya cara untuk berhasil adalah bekerja menciptakan kebiasaan kecil setiap hari dan pada akhirnya mengubah tindakan Anda dari apa yang terasa alami. Jika Anda dapat melakukan itu secara konsisten dengan langkah-langkah kecil setiap hari, Anda akan berubah menjadi orang yang tepat yang akan memberi Anda peluang terbaik untuk berhasil dalam perdagangan. Jika Anda tidak melakukan ini dan Anda hanya berkonsentrasi pada strategi, maka peluang keberhasilan Anda terbatas.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: