Sistem Perdagangan Fss30 Versi 3 – Yang berpikir untuk berinvestasi di forex

Peringkat broker opsi biner:

Sistem Perdagangan Bursa Bisa Lakukan 7,5 Juta Transaksi

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan pemutakhiran sistem perdagangan yang dikenal dengan istilah Jakarta Automated Trading System Next Generation (JATS NextG). Ini akan meningkatkan kapasitas order dan transaksi dari yang semula sebesar 5 juta order dan 2,5 juta transaksi per hari menjadi 15 juta order dan 7,5 juta transaksi per hari.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menjelaskan peningkatan sistem perdagangan di bursa meningkat pesat. Sebagai perbandingan, lanjut Tito, dalam setengah hari perdagangan Senin (7/5), volume transaksi sudah mencapai 246.000 kali.

“Sebelum sistem baru, volume rata-rata transaksi perdagangan tahun kemarin hanya 386.000 kali, sekarang dengan sistem baru, dalam setengah hari saja sudah bisa sampai 246.000 kali,” ujarnya kepada media ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (7/5).

Hal itu disebabkan penerapan JATS NextG ini menggunakan aplikasi sistem perdagangan X-stream INET yang telah diimplementasikan di beberapa bursa lainnya di dunia. Selain itu, aktualisasi perdagangan efek meliputi pemindahan pusat data perdagangan efek (Data Center) dari gedung perkantoran ke gedung khusus Data Center dengan spesifikasi tier 3.

Di samping itu, kecepatan transaksi perdagangan saham BEI akan meningkat dari sebelumnya 4.000 order per detik, menjadi 12.500 order per detik.

BEI telah melakukan 24 kali pengujian sistem secara menyeluruh guna memastikan pemutakhiran sistem JATS NextG ini berjalan dengan baik. Pengujian sistem ini dilakukan bersama Anggota Bursa, Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta perusahaan penyedia data perdagangan efek.

Pemutakhiran sistem perdagangan tersebut, merupakan salah satu langkah dalam mencapai visi BEI sebagai bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia.

Peringkat broker opsi biner:

Sebagai informasi, Sistem Otomasi perdagangan di BEI pada mulanya diterapkan dengan sistem komputer JATS (Jakarta Automated Trading Systems) pada 22 Mei 1995.

Namun, dalam rangka menjawab tantangan untuk bangkit dari krisis global, maka pada awal 2009, BEI meluncurkan sistem perdagangan baru bernama JATS NextG yang memiliki kapasitas 1 juta order dan 500 ribu transaksi per hari dan mampu menangani multi products dalam single platform.

Kemudian, kapasitas sistem perdagangan JATS NextG terakhir dikembangkan dan disempurnakan kembali pada 2020 untuk mengakomodasi sebanyak 5 kali lipat jumlah order dan transaksi dibandingkan kapasitas sebelumnya. (hps)

BEI Siapkan Sistem Perdagangan Kebijakan Baru

Antara, Selasa, 29 Oktober 2020 | 19:08 WIB

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menyiapkan sistem perdagangan terkait pelaksanaan kebijakan baru yakni penurunan jumlah saham dalam satuan lot dan fraksi harga (tick price) dalam aktivitas tawar menawar saham di pasar reguler.

“Banyak yang harus dipersiapkan seperti sistem perdagangan, dan lainnya,” ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Selasa (29/10).

Samsul mengatakan bahwa pelaksanaan rencana kebijakan baru Bursa itu baru dapat dilakukan pada 6 Januari 2020 jika persiapan sistem perdagangan belum sempurna.

Rencana sebelumnya, pelaksanaan penurunan jumlah saham dari 500 lembar menjadi 100 lembar dalam satuan lot dan fraksi harga baru itu akan diberlakukan pada 2 Desember 2020.

Ia mengharapkan dengan adanya penurunan jumlah saham dalam satuan lot itu dapat meringankan investor terutama ritel dalam mengakumulasi saham sehingga transaksi dapat lebih semarak. Demikian juga dengan fraksi harga baru dapat membuat keberhasilan transaksi saham di BEI menjadi lebih baik.

“Kebijakan itu untuk menyempurnakan struktur pasar saham di BEI. Tujuan Bursa itu agar tercapainya likuiditas lebih baik,” kata Samsul Hidayat.

Di samping likuiditas, lanjut dia, BEI juga wajib menyelenggarakan perdagangan yang teratur dan efisien dengan harga saham yang wajar.

Saat ini, Bursa menetapkan lima kelompok fraksi harga yakni, nilai saham di bawah Rp 200 memiliki fraksi harga Rp 1, saham Rp 200-Rp 500 dengan fraksi harga Rp 5, saham Rp 500-Rp 2.000 memiliki fraksi harga Rp 10, saham Rp 2.000-Rp 5.000 dengan fraksi harga Rp 25, dan saham Rp 5.000 dengan fraksi harga Rp 50.

Rencananya, BEI akan mempersempit kelompok fraksi harga itu menjadi tiga yakni, nilai saham kurang dari Rp 500 memiliki fraksi Rp 1, saham Rp 500-Rp 5.000 sebesar Rp 5, dan harga saham lebih dari Rp 5.000 dengan fraksi Rp 25. (ID/ths/ant)

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: