Sistem Perdagangan Hari Valas Domino, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 8 Agustus –

Peringkat broker opsi biner:

Penutupan Perdagangan, Rupiah Melemah ke Posisi 14.147 per Dolar AS

08 Jan 2020, 17:43 WIB Diperbarui 08 Jan 2020, 17:43 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah belum mampu mempertahankan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa pekan ini. Hal itu didorong dolar AS cenderung menguat terhadap mata uang utama lainnya.

Pada penutupan perdagangan, rupiah melemah terhadap dolar AS. Mengutip data Bloomberg, Selasa (8/1/2020), rupiah merosot 65 poin atau 0,46 persen ke posisi 14.147 per dolar AS. Sepanjang Selasa pekan ini, rupiah bergerak di posisi 14.002-14.162 per dolar AS.

Rupiah sempat menguat pada pembukaan perdagangan Selasa pekan ini. Rupiah menguat 23 poin terhadap dolar AS. Rupiah di posisi 14.059 per dolar AS pada penutupan kemarin 14.082 per dolar AS.

Sedangkan kurs referensi Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor), rupiah menguat 74 poin atau 0,5 persen ke posisi 14.031 per dolar AS pada posisi 8 Januari 2020 dari posisi 7 Januari 2020 di posisi 14.015.

Penguatan rupiah ini terjadi sejak 3 Januari dari posisi 14.474 per dolar AS ke posisi 14.350 per dolar AS pada 4 Januari 2020.

Peringkat broker opsi biner:

Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede menuturkan, rupiah tertekan didorong penguatan dolar AS. Hal itu lantaran pelaku pasar menanti perkembangan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

“Selain itu, dolar AS juga sudah melemah beberapa hari ini sehingga sekarang dolar AS menguat,” ujar Josua saat dihubungi Liputan6.com.

Ia prediksi, nilai tukar rupiah masih cenderung tertekan pada perdagangan Rabu pekan ini. Hal itu lantaran tren dolar AS menguat dan menanti pembicaraan negosiasi perdagangan antara AS-China. “Rupiah akan bergerak di kisaran 14.075-14.225 per dolar AS,” ujar dia.

JK Harap Dolar AS Kembali Turun

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berharap nilai dolar Amerika Serikat (AS) kembali turun. Dia juga optimistis menjaga penguatan rupiah terhadap dolar AS.

“Mudah-mudahan nanti (dolar AS) bisa turun lagi,” kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa 8 Januari 2020.

Dia juga menuturkan kinerja positif yang dilakukan Bank Indonesia (BI) dan Menteri Keuangan. Menurut dia, salah satu pendorong penguatan rupiah adalah investasi asing yang mulai masuk kembali.

Oleh karena itu, Bank Indonesia menaikkan suku bunga secara bertahap selama enam bulan terakhir dari 4,25 persen menjadi 6 persen. Di sisi lain JK pun menilai faktor eksternal dapat berpengaruh di mana ekonomi Amerika Serikat sedikit goyah.

“Yang dulunya keluar sekarang (investasi asing) kembali masuk lagi karena lebih tertarik dari pada itu. Di samping itu juga ekonomi Amerika tidak sekuat, apa, banyak masalah-masalah, sehingga mereka lebih memilih untuk investasi keluar sehingga rupiah kita menguat,” kata JK.

Sebab itu untuk menjaga penguatan rupiah, JK menjelaskan pihaknya akan berupaya jaga defisit perdagangan dan anggaran tidak terlalu besar ke depan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih memiliki potensi untuk terus mengalami penguatan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS terus menguat. Pagi ini, Rupiah menguat paling perkasa diantara mata uang negara lain di Asia.

Perdagangan Terakhir 2020, Rupiah Ditutup Melemah

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berbalik melemah pada hari terakhir perdagangan di tahun 2020, Jumat (28/12/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik melemah 7 poin atau 0,05% di level Rp14.568 per dolar AS, setelah bergerak pada kisaran Rp14.539-Rp14.573 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah sebelumnya dibuka menguat 0,05% atau 8 poin di level Rp14.553 per dolar AS, setelah pada perdagangan Kamis (27/12) rebound dan berakhir terapresiasi 16 poin atau 0,11% di level Rp14.561 per dolar AS.

Dengan pelemahan ini, rupiah tercatat telah jatuh hingga 7,80% sejak awal tahun 2020 ini. Dengan level terendah mencapai Rp15.284, sedangkan level tertinggi rupiah menyentuh Rp13.263 tahun ini.

Meskipun melemah, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pergerakan rupiah akan positif tahun depan, salah satunya didorong oleh neraca pembayaran kuartal IV/2020 yang diproyeksikan surplus US$4 miliar sehingga mendorong arus modal masuk.

“Rupiah saat ini masih undervalued dan BI akan terus berupaya mengendalikan stabilitas pasar,” ungkap Perry, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (28/12/2020).

Perry juga mengungkapkan perkiraan perlambatan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve AS serta meredanya ketegangan perdagangan AS-China akan menurunkan premi risiko.

“Ketidakpastian global akan tetap ada pada tahun 2020, tetapi tidak akan setinggi tahun ini,” ungkapnya.

Rupiah melemah di saat mata uang lainnya di Asia bergerak variatif, dengan penguatan dipimpin oleh yen Jepang yang terapresiasi 0,56%, sedangkan yuan Offshore melemah paling tajam hari ini sebesar 0,17%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,256 poin atau 0,27% ke level 96,225 pada pukul 18.12 WIB.

Pergerakan indeks dolar sebelumnya dibuka dengan kenaikan tipis 0,028 poin atau 0,03% di level 96,509, setelah pada perdagangan Kamis (27/12) ditutup melemah 0,59% atau 0,569 poin di posisi 96,481.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: