Sistem Sederhana Pedagang Emas Forex

Peringkat broker opsi biner:

KELAS PEMULA

Pengenalan Forex

Forex adalah akronim atau singkatan dari Foreign Exchange yang memiliki arti pertukaran mata uang asing. Istilah umum atau nama lain dari forex adalah valuta asing (valas).

Berbicara mengenai forex, maka sebenarnya kita sedang berbicara mengenai perbandingan nilai suatu mata uang terhadap mata uang lain yang kemudian membentuk valuta atau kurs.

Contoh yang mungkin paling Anda kenali adalah kurs dolar Amerika (USD) dengan mata uang Indonesia, yaitu rupiah (IDR).

Perbandingan nilai antara USD dan IDR itulah yang kemudian kita kenal dengan istilah kurs dolar terhadap rupiah yang sering dituliskan dengan simbol USD/IDR.

Tahukah Anda bahwa dalam sepuluh tahun terakhir ini, trading forex di Indonesia kini tengah berkembang dengan begitu pesatnya?

Bahkan hampir seluruh lapisan masyarakat sudah mengenal dan terlibat langsung dalam perdagangan di pasar forex.

Hal tersebut tentunya menjadi sangat wajar mengingat peluang yang bisa diraih dari trading forex sangatlah besar.

Peringkat broker opsi biner:

Alasan utama mengapa peluang yang bisa didapatkan dari trading forex sangatlah besar adalah karena setiap kegiatan ekonomi dunia saat ini hampir semuanya bermuara ke mata uang.

Karenanya, pasar forex menjadi salah satu pasar finansial terbesar di dunia dengan volume transaksi lebih dari 5 triliun dollar setiap harinya!

Sehingga bisa dikatakan bahwa pasar forex akan tetap berjalan selama manusia masih melakukan kegiatan ekonomi.

Dalam trading forex online, Anda bisa melakukan transaksi kapan pun dan dimana pun yang Anda mau selama 24 jam sehari dan lima hari dalam seminggu yaitu, Senin hingga Jumat.

Volume Transaksi Forex

Jika Anda cermati grafik tersebut, Anda bisa melihat bahwa volume transaksi harian rata-rata di pasar forex hampir 9 kali lipat lebih besar daripada volume transaksi yang berlangsung di bursa saham New York (New York Stock Exchange).

Jual Beli dalam Trading Forex

Apakah Anda pernah menukarkan mata uang? Misalnya, menukarkan rupiah (IDR) dengan dolar Amerika (USD), ataupun dengan mata uang asing lainnya?

Ketika tukar menukar mata uang tersebut terjadi, maka sebenarnya Anda sedang terlibat dalam suatu transaksi di pasar forex yang disebut dengan trading forex.

Saat Anda menukar IDR ke USD, maka pada dasarnya Anda sedang menjual IDR dan membeli USD. Transaksi seperti ini bisa Anda lakukan melalui bank atau money changer.

Berkat adanya teknologi yang terus berkembang, kini Anda sudah bisa melakukan transaksi forex secara online hanya dengan menggunakan komputer pc/laptop yang terhubung ke internet.

Bahkan saking mudah dan praktisnya, Anda bisa melakukan transaksi forex kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan smartphone yang saat ini Anda genggam.

Selama Anda terhubung dengan jaringan internet, selama itu pula Anda bisa dengan bebas melakukan transaksi trading forex – kapanpun dan dimana pun Anda saat ini.

Ditemani secangkir kopi, teh hangat, ataupun cokelat panas sembari duduk-duduk santai dengan nyaman, Anda bisa meraih kesempatan untuk mendapatkan profit dari trading forex setiap harinya.

Kemudahan transaksi forex secara online ini bisa dengan mudah Anda dapatkan dari broker forex terbaik dan terpercaya yaitu, FOREXimf.

Berikut beberapa poin penting terkait trading forex online (dengan sistem margin) yang perlu Anda ketahui sebelum memulai transaksi forex trading.

Pelajari trading forex lebih detil melalui akun demo

Pelajari secara langsung pergerakan harga pasar yang sebenarnya di akun demo. Coba trading gratis tanpa modal + bonus virtual money hingga $500,000.

Objek Perdagangan

Dalam trading forex, objek perdagangannya masih sama, yaitu uang. Namun yang Anda transaksikan adalah kontrak berdasarkan nilai dari suatu mata uang.

Sederhananya, ketika Anda melakukan transaksi di suatu mata uang tertentu, maka seolah-olah Anda sedang membeli “saham” negara tersebut.

Pergerakan nilai mata uang negara tersebut merupakan gambaran tidak langsung dari sentimen pasar terhadap perekonomian negaranya.

Dalam trading forex, terdapat sejumlah mata uang yang disebut sebagai “major currency” .

Major currency adalah mata uang yang dimiliki oleh negara-negara maju yang ditransaksikan secara luas di pasar uang dunia.

Berikut tabel daftar mata uang yang termasuk dalam major currency.

Negara Simbol (Mata Uang) Nickname
Amerika Serikat USD (Dollar) Greenback
Anggota zona euro EUR (Euro) Fiber
Jepang JPY (Yen) Yen
Inggris GBP (Poundsterling) Cable
Swiss CHF (Franc) Swissy
Kanada CAD (Dollar) Loonie
Australia AUD (Dollar) Aussie
New Zealand NZD (Dollar) Kiwi

Secara internasional, simbol mata uang terdiri atas tiga huruf.

Dua huruf pertama merupakan identitas dari negara asal mata uang tersebut. Kemudian huruf ketiga merupakan inisial dari nama mata uang negaranya.

Dua huruf pertama (US) merupakan inisial dari nama negara United States (Amerika Serikat). Kemudian diikuti huruf ketiga yang merupakan nama dari mata uang negaranya yaitu, Dollar.

Namun yang unik adalah CHF, simbol dari mata uang Swiss franc.

CH merupakan inisial dari Confoederatio Helvetica yang merupakan nama latin dari Konfederasi Swiss, sedangkan huruf F-nya adalah inisial mata uangnya, yaitu franc.

Leverage & Contract Size

Dengan adanya fasilitas leverage, dana atau modal yang relatif kecil bisa melakukan transaksi dengan nilai kontrak yang jauh lebih besar.

Akan lebih mudah di pahami apabila leverage ini dianalogikan sebagai “dongkrak mobil”.

Dengan dongkrak, Anda hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk bisa mengangkat mobil yang mungkin beratnya bisa mencapai lebih dari 100 kilogram.

Cara kerja dari leverage dalam trading forex kurang lebih mirip seperti cara kerja dari dongkrak mobil tersebut.

Misalnya:

Anda memilih broker forex yang menerapkan leverage 1:100. Maka, untuk melakukan transaksi senilai $100,000, Anda hanya membutuhkan dana sebesar $1,000.

Uang sejumlah $1,000 itu disebut sebagai margin, sedangkan nilai transaksi sebesar $100,000 itu disebut Contract Size.

Artinya, modal yang dibutuhkan untuk memulai trading forex hanya 1% saja dari jumlah modal yang seharusnya dimiliki.

Berbeda halnya dengan transaksi forex secara konvensional.

Agar dapat bertransaksi forex sebesar $100,000 maka Anda harus menyediakan modal dengan jumlah yang sama besarnya yaitu, $100,000.

Dengan kata lain, modal yang Anda butuhkan agar dapat melakukan transaksi forex secara konvensional melalui bank atau money changer adalah sebesar 100%.

Arah Transaksi

Dalam jenis perdagangan lainnya, arah keuntungan yang bisa didapatkan biasanya hanya satu arah, antara jual atau beli ketika harga naik ataupun turun.

Namun dalam trading forex, keuntungan yang bisa didapatkan justru dua arah, yang biasa disebut dengan istilah “two-way opportunity” .

Artinya, Anda tetap bisa mencari dan mendapatkan peluang keuntungan di setiap kondisi yang terjadi di pasar forex, baik itu ketika harga naik ataupun turun.

Dalam forex, terdapat dua jenis transaksi, yaitu beli (buy) dan jual (sell). Dimana transaksi buy biasanya sering disebut dengan long, dan sell yang juga biasa disebut dengan short.

Jika harga sedang dalam kedaan naik, maka transaksi buy (long) bisa Anda lakukan untuk mencari keuntungan.

Sebaliknya, ketika harga sedang turun, maka Anda bisa melakukan sell (short) untuk mendapatkan keuntungan tersebut.

Waktu Perdagangan

Sebelumnya sudah kita ketahui bersama bahwa waktu perdagangan forex berlangsung selama 24 jam setiap 5 hari dalam 1 minggu, dari Senin-Jumat waktu Indonesia.

Hal ini bisa terjadi karena pasar finansial dunia berjalan silih berganti setiap harinya. Berikut tabel waktu perdagangan dunia:

* pada musim dingin, untuk WIB adalah GMT+8
Time zone GMT WIB*
New Zealand buka 23:30 04:30
Tokyo buka 00:00 07:00
New Zealand tutup (Tokyo masih buka) 07:00 14:00
London buka 08:00 15:00
Tokyo tutup (London masih buka) 09:00 16:00
New York buka 13:00 19:00
London tutup (New York masih buka) 17:00 24:00
New York tutup 22:30 03:30

Hal ini tentunya akan berbeda jika Anda memutuskan untuk melakukan transaksi forex secara konvensional.

Dalam transaksi konvensional, Anda harus menunggu money changer atau bank-nya buka terlebih dahulu baru kemudian Anda bisa mulai bertransaksi.

Bagi sebagian orang, hal ini tentu akan sangat merepotkan mengingat tidak semua orang – termasuk Anda bisa mengikuti jam buka dan tutupnya bank atau money changer tersebut.

Cara Bertransaksi Forex

Saat ini, hampir semuanya sudah serba online, bukan?

Bayar tagihan listrik, air, mengirim uang, atau bahkan untuk berbelanja sekalipun, Anda sudah tak perlu lagi untuk pergi keluar rumah.

Cukup nyalakan komputer pc/laptop atau smartphone yang terhubung ke internet, lalu voila! Transaksi pun terjadi.

Hal ini pun berlaku juga dalam transaksi trading forex. Agar bias melakukan transaksi forex, Anda hanya perlu komputer pc/laptop yang terhubung ke internet.

Bahkan beberapa broker forex seperti FOREXimf sudah menyediakan fasilitas mobile trading bagi nasabahnya.

Belajar trading forex sambil praktik di MetaTrader 4

Buka akun demo trading forex dan dapatkan aplikasi MetaTrader 4. Percepat belajar forex dengan praktik langsung di akun demo Anda sekarang juga.

Dengan fasilitas tersebut, Anda bisa melakukan transaksi lewat PDA atau smartphone yang Anda gunakan saat ini.

Telah disebutkan juga sebelumnya bahwa mata uang ditransaksikan dalam currency pairs. Namun sebelum melangkah lebih jauh, kita akan mempelajari mengenai currency pairs itu sendiri.

Jika dilihat dari jenisnya, currency pairs ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

Major Currency Pairs, atau Majors

Jenis currency pairs ini melibatkan mata uang major yang ditransaksikan terhadap USD. Mata uang yang termasuk major currency pairs adalah:

Cross Currency Pairs, atau Cross Rates

Mata uang yang disebutkan pertama kita sebut sebagai base currency, sedangkan mata uang yang ke dua kita sebut sebagai counter currency.

Ketika Anda melakukan transaksi beli (buy), maka sebenarnya Anda sedang membeli base currency, dan pada saat yang sama Anda juga sedang menjual counter currency.

Sebaliknya, ketika Anda melakukan transaksi jual (sell), maka yang Anda lakukan adalah menjual base currency, dan di saat yang bersamaan Anda juga sedang membeli counter currency.

Inilah salah satu sebab mengapa Anda bisa melakukan short (sell/jual) terlebih dahulu ketika harga turun.

Misalnya, ketika Anda melakukan sell di EUR/USD, maka semakin harga EUR/USD turun akan semakin besar juga keuntungan yang di dapat.

Setelah Anda mulai mengerti dan memahami tentang majors dan cross rates.

Selanjutnya Anda akan mempelajari mengenai bagaimana cara membaca harga yang berasal dari kurs pasangan mata uang tersebut.

Bid/Ask

Dalam trading forex, currency pair diperdagangkan dalam basis harga BID dan ASK.

Harga BID merupakan patokan bagi Anda yang ingin melakukan transaksi SELL. Sedangkan harga ASK merupakan patokan bagi Anda yang ingin melakukan transaksi BUY.

Penulisan Bid dan Ask biasanya seperti ini:

Dari contoh di atas, harga BID-nya adalah 1.30000, sementara harga ASK-nya adalah 1.30020.

Artinya, jika Anda melakukan transaksi buy diatas, maka transaksi Anda tersebut akan dilakukan di harga 1.30020.

Sebaliknya, jika Anda melakukan transaksi sell, maka transaksi Anda tersebut akan dilakukan di harga 1.30000.

Anda juga bisa melihat bahwa harga ask selalu lebih tinggi daripada bid.

Perbedaan antara ask dengan bid tersebut umumnya dikenal dengan istilah spread.

Bid juga sering disebut sebagai kurs beli yang artinya harga inilah yang dipergunakan pedagang jika mereka mau membeli dari Anda.

Sebaliknya, ask memiliki nama lain sebagai kurs jual yang artinya para pedagang selalu menggunakan harga ini ketika mereka akan menjual kepada Anda.

Berdasarkan contoh di atas, bisa disimpulkan bahwa:

Jika Anda akan membeli EUR dari pedagang, maka harga belinya sebesar 1.30020 per USD.

Sebaliknya jika Anda menjual EUR ke pedagang, maka harganya sebesar 1.30000 per USD.

Stop belajar sendiri! Buka akun sekarang juga, kami bantu Anda belajar.

Account Manager & Market Analyst FOREXimf akan memandu dan membantu Anda menguasai trading forex dengan cepat + strategi untuk menjadi seorang trader PRO.

Apa Itu Sistem Trading Forex?

Trading adalah aktivitas transfer barang atau jasa dari satu entitas (orang atau perusahaan) ke entitas lain. Dalam bahasa Indonesia lazim disebut sebagai perdagangan. Bentuk trading paling awal berupa barter, tetapi aktivitas trading saat ini umumnya melibatkan uang sebagai alat pembayaran. Produk yang diperdagangkan dalam aktivitas trading tersebut juga tidak terbatas pada komoditi fisik saja, melainkan juga surat berharga dan valas.

Aktivitas trading forex (perdagangan valas) berevolusi dari kebutuhan pertukaran uang antar pedagang dari wilayah yang berbeda. Sistem perbankan modern memungkinkan lahirnya pasar mata uang yang menjadi tempat jual-beli valas di luar bursa (over-the-counter) bagi entitas seperti pemerintah, perusahaan komersil, perbankan, dan lain sebagainya yang membutuhkan transaksi lintas negara. Seiring dengan perkembangan teknologi selanjutnya, perdagangan valas dapat dilakukan secara online semata-mata demi memperoleh keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang saja.

Orang-orang yang berupaya untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang itu disebut spekulan atau trader. Para trader forex berusaha menganalisis pergerakan nilai tukar di pasar dunia, kemudian melakukan jual atau beli mata uang berdasarkan hasil analisis dan sistem trading forex tertentu. Namun, apa itu sistem trading? Nah, dalam artikel Belajar Forex kali ini, kita akan mengulas mengenai apa itu sistem trading forex.

Salah satu tanda apakah seseorang sudah sukses belajar forex atau belum, dapat dilihat dari apakah dia sudah bisa mengembangkan sistem trading yang handal atau belum. Ini karena profit dalam trading forex tidak bisa didapat dari asal tebak, petunjuk primbon, atau tuntunan firasat saja. Sistem trading mutlak diperlukan agar modal yang ditanamkan bisa berkembang secara konsisten, bukannya ludes.

Struktur Sistem Trading yang Lengkap dan Efektif

Sistem trading adalah aturan-aturan yang ditentukan sebagai rencana awal oleh trader dan dijalankan terus menerus atau berulang-ulang dalam aktivitas jual-beli. Setiap orang bisa mengikuti dan mengembangkan sistem trading yang berbeda-beda. Akan tetapi, sistem trading forex sedikitnya meliputi pilihan aset, waktu trading, volume trading, ketentuan entry dan exit posisi trading, serta manajemen risiko per posisi.

1. Pilihan aset: Currency, Indeks, atau Commodity apa yang akan ditradingkan?

Ada banyak sekali aset finansial yang bisa ditradingkan untuk mendapat profit. Langkah pertama dalam membuat sistem trading adalah memutuskan mana yang akan ditradingkan. Jika memutuskan Currency, misalnya, maka pasangan mata uang apa? Ada tujuh pasangan mata uang mayor (major pairs) yang dapat diperdagangkan serta puluhan pasangan mata uang cross dan eksotik. Apabila masih pemula, maka sebaiknya fokus memilih trading pada maksimum tiga diantara tujuh pair yang jadi favorit trader, yaitu EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD, USD/CHF, NZD/USD, dan USD/CAD.

Selain Currency, Anda juga bisa memilih untuk trading Commodity dan Indeks. Namun, tetap saja harus menentukan aset persis-nya. Jika Commodity, apakah emas, oil, atau perak? Jika Indeks, apakah Dow Jones, Hang Seng, Kospi, atau yang lain? Saat awal mulai trading, sebaiknya Anda tak memilih terlalu banyak aset. Namun, setelah mahir dan profesional, maka dapat mengeksplorasi peluang profit lebih banyak dari beragam pilihan aset ini.

2. Waktu trading: kapan Anda akan bertrading?

Pasar forex dibuka selama 24 jam mulai Senin pagi hingga Sabtu dini hari. Ini artinya, Anda bisa memilih akan bertrading di siang hari, sore, atau malam, kapanpun ada waktu luang. Platform trading forex masa kini sudah tersedia dalam bentuk software untuk laptop/PC maupun aplikasi mobile, sehingga Anda bahkan bisa memanfaatkan situasi terjebak macet untuk mengincar profit. Namun, sebaiknya Anda menentukan waktu-waktu tertentu untuk menganalisis pasar dan mengeksekusi trading.

Seorang trader yang punya pekerjaan full-time lain, bisa membuat analisis pasar pada pagi hari sebelum berangkat ke kantor, lalu mengeksekusi trading seusai kerja. Sesi pasar paling ramai adalah pasar Eropa dan Amerika, antara pukul dua siang sampai dini hari, sehingga banyak trader Indonesia memilih beraksi malam hari. Anda bisa menyesuaikan sendiri waktu trading dengan jadwal kegiatan harian.

3. Volume trading: berapa ukuran (lot) per transaksi?

Penentuan ukuran (lot) per transaksi ini harus ditentukan selaras dengan besar modal dan leverage yang dipakai guna menjaga agar dana modal tidak lekas tersapu bersih. Umpama Anda menanamkan modal sebesar $500 dengan leverage 1:100, maka Anda hanya akan punya “kekuatan” untuk bertrading aktual setara $50,000 saja. Dengan dana ini, Anda tak dapat trading forex dengan lot standar ataupun lot mini, melainkan hanya bisa trading dengan lot mikro (0.01 lot atau setara 1000 mata uang dasar).

Semakin besar ukuran lot yang Anda gunakan per transaksi, makin cepat kemungkinan profit terkumpul, tetapi juga makin tinggi pula kemungkinan rugi-nya. Lho, kok bisa? Ya, karena perubahan harga aset dalam trading forex akan langsung direfleksikan dalam bentuk pertambahan keuntungan maupun kerugian dalam saldo akun Anda. Jadi, pastikan volume trading berada dalam jangkauan yang bisa dikendalikan. Apabila masih pemula, gunakan saja lot 0.01 terus dalam setiap posisi trading. Jangan bereksperimen dengan lot penuh (1 lot standar atau setara 100,000 mata uang dasar).

4. Aturan penentuan kapan masuk pasar atau buka posisi (Entry)

Setelah menentukan lot yang akan dipakai, langkah berikutnya adalah membuat aturan kapan Anda akan buka posisi trading. Ini tidak boleh sembarangan, karena dalam forex ada yang namanya analisa dan indikator, baik teknikal maupun fundamental.

Tergantung pada strategi trading apa dan indikator trading apa yang dipakai, setiap orang bisa mengembangkan taktik Entry-nya sendiri. Seseorang yang menggunakan strategi scalping dengan seperangkat indikator Moving Average, misalnya, bisa membuat aturan untuk bertrading hanya jika ada sinyal-sinyal indikator pada timeframe 5 menit atau 10 menit.

5. Aturan penentuan kapan bakal close atau menutup posisi (Exit Strategy)

Kalau sudah ada tata tertib untuk memulai transaksi, tentu harus pula ada tata tertib untuk mengakhiri transaksi. Tata tertib ini biasanya disebut “Exit Strategy” dan meliputi langkah-langkah yang menentukan kapan suatu posisi trading akan di-close, baik itu dalam kondisi profit, loss, ataupun impas (BEP).

Exit Strategy meliputi skenario untuk: Stop Loss (SL), Target Profit (TP), dan Cut Loss (ditutup sebelum mencapai SL maupun TP karena diperkirakan harga akan berbalik arah). Ketiga skenario itu sama-sama mungkin terjadi pada suatu posisi trading, walau tentu potensi profit akan lebih besar kalau strategi yang dipakai lebih akurat dan handal. Sebagaimana Entry, rincian Exit Strategy juga tergantung pada strategi dan indikator yang digunakan masing-masing trader.

6. Aspek sistem trading lainnya

Selain kelima poin di atas, ada lagi hal-hal lain yang bisa Anda kembangkan sendiri setelah belajar forex dan berlatih trading. Diantaranya adalah soal Rasio Risk/Reward (RR) dan Manajemen Risiko. Manajemen Risiko dapat pula disebut sebagai rencana cadangan apa yang akan dilakukan jika posisi trading tidak menguntungkan, beserta aturan-aturan lain yang menentukan cara Anda mengelola akun trading.

Rasio Risk/Reward merupakan rasio perbandingan antara target profit yang diharapkan dengan kemungkinan kerugian. Kadangkala juga diterjemahkan sebagai berapa poin SL dan berapa poin TP. Tentunya tidak lucu jika SL 50 poin, tetapi Target Profit hanya 10 poin. Nah, Rasio Risk/Reward digunakan untuk menimbang aspek ini. Umumnya trader menggunakan RR 1:2, yang berarti apabila SL 50 poin, maka TP harus 100 poin (dua kali lipat SL).

Manajemen Risiko mencakup aturan-aturan yang harus diikuti bila posisi trading loss. Ini erat kaitannya dengan poin kelima. Apakah posisi trading itu akan langsung di-cut loss, atau akan beralih (switching) dari buy ke sell (atau dari sell jadi buy), dan seterusnya. Semua sistem trading ini bisa Anda kembangkan sendiri dari membaca artikel-artikel tentang belajar forex di internet, buku, ataupun berbagi dengan kawan sesama trader.

Pentingnya Sistem Trading Bagi Semua Trader

Sistem trading yang lengkap dan efektif harus mencakup keenam aspek tersebut di atas dan dilaksanakan secara disiplin. Apabila Anda menyimpang dari sistem trading yang telah ditentukan, maka kemungkinan besar Anda akan membuka dan menutup posisi berdasarkan emosi sesaat atau malah bisikan orang lewat. Padahal, gejolak emosi dan rumor seperti itu merupakan faktor penyebab kerugian yang paling sering dialami oleh trader pemula maupun profesional.

Ambil contoh misalnya ketika Anda menyaksikan pergerakan harga berbalik ke arah yang berlawanan dengan prediksi. Awalnya, Anda menganalisis EUR/USD akan meningkat, sehingga membuka posisi buy. Tak dinyana, ketika Anda menengok posisi trading itu satu jam kemudian, pergerakan harga malah menurun dan posisi Anda sudah -15 pips. Apa yang akan Anda lakukan?

Apabila mengambil keputusan berdasarkan emosi, maka Anda bisa jadi akan langsung menutup posisi trading itu, lalu open lagi posisi sell EUR/USD dengan harapan memperoleh profit ketika harga menurun terus. Namun, itu merupakan keputusan yang salah. Bagaimana jika nantinya harga malah berbalik naik lagi!? Bukankah Anda malah akan rugi dua kali!?

Dalam situasi tadi, langkah yang paling tepat bagi Anda cuma satu: menengok sistem trading dan rencana open posisi awal. Perhatikan bagaimana aturan exit Anda. Apakah penurunan harga saat itu sudah mencapai titik exit untuk Stop Loss atau Cut Loss? Jika belum, maka selayaknya Anda biarkan saja posisi itu, karena kemungkinan nanti toh harga akan bergerak naik sesuai prediksi awal Anda. Apabila pergerakan harga sudah memenuhi syarat untuk Stop Loss atau Cut Loss, barulah Anda boleh close posisi tersebut dan mencari peluang trading lain. Hanya dengan cara ini lah Anda dapat mengurangi risiko kerugian dan mencapai profit konsisten dalam trading forex.

Contoh Sistem Trading yang Dapat Diaplikasikan

Apakah masih merasa bingung dengan penjelasan di atas? Untuk membantu Anda belajar forex secara lebih aplikatif, berikut ini contoh sistem trading yang cukup sederhana:

Pilihan Aset: EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY

Waktu Trading: pukul 15:00-20:00, atau bertepatan dengan Sesi London hingga New York

Volume Trading: lot 0.01 per posisi trading

Aturan Entry:

  1. Menggunakan indikator Bollinger Bands sesuai parameter default (bawaan Metatrader).
  2. Apabila harga bergerak melintasi garis tengah Bollinger Bands dari bawah ke atas, maka open Buy. Target profit setara dengan level tertinggi (high) sebelumnya.
  3. Apabila harga bergerak melintasi garis tengah Bollinger Bands dari atas ke bawah, maka open Sell. Target profit setara dengan level terendah (low) sebelumnya).

Aturan Exit:

  1. Rasio Risk/Reward 1:2, artinya jika target profit (TP) sebesar 20 pips, maka level Stop Loss (SL) ditetapkan pada jarak 10 pips dari harga entry.
  2. Close posisi manual jika pergerakan harga pada posisi buy sudah mencapai batas atas Bollinger Bands, atau jika pergerakan harga pada posisi sell sudah mencapai batas bawah Bollinger Bands.

Contoh sistem trading forex ini sangat sederhana, bukan!? Anda juga dapat mengaplikasikannya dengan mudah, berapapun modal awal trading Anda. Sebelum mencoba bikin sistem trading yang lebih baik, maka cobalah trial and error sistem ini dulu pada akun demo. Apabila sudah menguasainya dengan baik, memahami seluk-beluk pembuatan dan pelaksanaan sistem trading forex, barulah Anda dapat mengeksplorasi beragam alternatif lain.

Semua broker forex menyediakan akun demo gratis sebagai sarana bagi trader untuk belajar atau menguji sistem. Anda tak perlu menyetorkan modal sepeserpun untuk trading demo, karena broker telah menyiapkan uang virtual yang bisa diisi ulang. Tujuan akun demo memang untuk belajar dengan bebas, agar Anda memiliki bekal memadai untuk mendapatkan keuntungan. Jadi, manfaatkanlah kesempatan simulasi sistem trading dan memperkaya pengalaman ini semaksimal mungkin sebelum membuka akun forex riil.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: