Strategi Forex Sederhana Yang Akurat, 4 Tip Untuk Entry Yang Akurat

Peringkat broker opsi biner:

4 Tip Untuk Entry Yang Akurat

Entry sangat penting dan menentukan hasil akhir dalam trading forex. Metode entry yang terukur dan effisien akan menentukan keberhasilan trading dalam jangka panjang. Namun demikian, banyak trader yang menganggap entry adalah hal yang mudah dilakukan dan tidak mencari kemungkinan entry yang terbaik untuk memperoleh hasil trading yang optimal.

Entry yang tepat akan memberikan potensi risk/reward yang lebih baik termasuk penempatan stop loss yang memadai. Berikut 4 tip untuk entry yang bisa membantu memperbaiki hasil trading bila diterapkan dengan konsisten:

1. Menggunakan Limit Order Untuk Akurasi Level Entry

Sebuah limit order adalah pending order yang ditentukan diatas atau dibawah harga pasar sekarang tergantung dari arah trading yang Anda lakukan. Jika Anda trading long (akan membuka posisi buy) maka Anda bisa membuka entry limit buy dibawah harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak turun hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order buy akan tereksekusi. Sebaliknya jika Anda trading short(akan membuka posisi sell) maka Anda bisa membuka entry limit sell diatas harga pasar sekarang. Jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi.

Selain limit order, pilihan lain untuk pending order adalah stop order, yaitu stop buy order dan stop sell order. Jika Anda trading long, maka Anda bisa membuka entry stop buy di atas harga pasar sekarang, dan jika harga bergerak naik hingga ke level entry yang Anda inginkan maka order sell akan tereksekusi, dan sebaliknya untuk stop sell order.

Namun demikian dari pengalaman trader, pada stop order sering terjadi slippage atau loncatan harga, sehingga Anda bisa mendapatkan harga yang lebih mahal ketika buy dan harga yang lebih rendah ketika sell. Slippage biasanya terjadi ketika volatilitas pasar sedang tinggi dan hanya pada stop order (stop buy maupun stop sell), oleh sebab itu trader lebih merekomendasikan limit order ketika menggunakan fasilitas pending order.

Limit order memungkinkan Anda mendapatkan harga entry yang akurat sesuai dengan yang diinginkan. Salah satu metode yang sering digunakan adalah entry limit order pada retracement 50% dari sinyal trading (misal pin bar) karena probabilitas penerusan trend pada level tersebut biasanya tinggi, dengan demikian Anda bisa menempatkan level stop (stop loss) dengan jarak yang sekecil mungkin hingga diperoleh risk/reward ratio yang tinggi.

2. Set Up Trade Pada Penutupan Pasar (New York Close)

Trader forex mengasumsikan harga penutupan adalah harga ketika pasar New York tutup. Pada saat itu hanya pasar Selandia Baru yang baru mulai buka dan volume perdagangan relatif sangat rendah. Untuk menghindari ‘noise’ pasar Anda bisa melakukan analisa dan setup pada sekitar waktu tersebut, menentukan level-level resistance dan support yang penting, melihat sinyal trading yang mungkin terjadi dan memperkirakan trend pergerakan harga pada hari berikutnya. Untuk analisa sangat dianjurkan untuk menggunakan time frame daily.

Peringkat broker opsi biner:

3. Konfluensi TLS (Trend, Level, Signal)

Konfluensi atau kecocokan antara trend yang sedang terjadi, level-level kunci (support atau resistance penting) dan sinyal trading akan memberikan probabilitas keberhasilan yang cukup tinggi. Berikut beberapa contoh entry dengan prinsip konfluensi TLS:

Pada chart GBP/USD daily diatas support penting 1.66679 sebagai level kunci. Trend jelas tampak sedang bullish, dan rejection pin bar yang membentuk formasi doji pada level support tersebut adalah sinyal buy. Level terendah pin bar tersebut berada sekitar 50% dari retracement pergerakan uptrend sebelumnya. Dengan demikian konfluensi TLS telah terpenuhi. Kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit buy pada level retracement 50% (saat harga mulai retrace).

Pada chart XAG/USD daily di atas, trend tampak jelas sedang bearish, dan rejection pin bar yang terbentuk pada level resistance penting (level kunci) tersebut adalah sinyal untuk sell. Level tertinggi pin bar sekitar 50% dari retracement pergerakan downtrend sebelumnya. Konfluensi TLS telah terpenuhi, dan kita bisa entry setelah sinyal pin bar atau dengan pending order limit sell pada level retracement 50% saat harga mulai retrace ke arah atas.

4. Checklist Untuk Entry Dan Evaluasi

Buatlah checklist untuk menentukan kriteria entry, seperti level-level support atau resistance yang dianggap penting, sinyal trading yang probabilitasnya tinggi, estimasi level entry, risk/reward ratio dan lainnya. Checklist ini juga untuk evaluasi hasil trading sebagai acuan atau untuk diperbaiki pada trade berikutnya. Checklist diperlukan untuk mempermudah mengenali karakteristik pergerakan pasangan mata uang yang Anda tradingkan.

Mengenal Strategi Forex Sederhana

Analisa Forex

Tak perlu bersusah payah menelusuri strategi forex yang berupa-rupa bentuknya, profit trading juga bisa diraih oleh para trader yang mengandalkan strategi forex sederhana. Percaya atau tidak, justru metode seperti inilah yang direkomendasikan oleh para profesional. Mereka yang telah lama mengarungi pasar forex, banyak merasakan asam garam di bidang ini dan masih bertahan tak pernah mengatakan bahwa strategi forex terbaik adalah yang paling rumit. Sebaliknya, mereka justru kompak mengatakan bahwa lebih sederhana itu lebih baik.

Fase pencarian “holy grail” dalam trading kadang tak bisa dihindari, terutama jika Anda sudah terlanjur memiliki minat besar terhadap bermacam-macam sistem dan indikator trading yang bisa diaplikasikan. Namun demikian, sadarilah bahwa terlalu memusatkan perhatian pada pencarian indikator terbaik justru akan menambah kebingungan dan semakin menjauhkan Anda dari hasil yang diharapkan.

Contoh mudahnya, bayangkan jika chart Anda dihuni terlalu banyak indikator, mulai dari trend, volume, oscillator, dsb. Bukannya mempermudah untuk mengenali pergerakan harga, sinyal-sinyal indikator yang saling sahut-menyahut dan bertentangan justru tak dapat memberikan arahan efektif untuk pengambilan keputusan trading.

Maka dari itu, banyak trader berpengalaman yang telah sadar akan “khilafnya” kemudian menuruti apa kata para master. Mereka mulai membersihkan chart dan mempertahankan indikator yang benar-benar esensial, serta menyederhanakan strategi mereka.
Proses “penyembuhan” ini sebenarnya tak perlu dilakukan jika Anda mampu mengenali bahaya pencarian holy grail sejak dini. Daripada harus menghabiskan banyak waktu, tenaga, serta uang untuk belajar dari pengalaman tersebut, tidakkah lebih baik jika Anda menghindarinya dengan menerapkan strategi forex sederhana sedari awal?

Ada beberapa bentuk strategi forex sederhana yang dianjurkan, dimana jenis terbaik tentunya adalah yang paling cocok dengan gaya Anda sendiri. Strategi forex sederhana memang banyak sekali macamnya dan bisa disesuaikan untuk beberapa metode terkenal yang sudah ada, seperti scalping, news trading, day trading, dsb. Untuk mempermudah pemahaman Anda, berikut ini penjelasan singkat dari masing-masing strategi tersebut.

Strategi Forex Sederhana Untuk Scalping
Menerapkan teknik scalping sederhana hanya membutuhkan 3 tahap: Menentukan arah trend, mengambil entry, dan memilih level exit. Dengan menjadikan time frame kecil (M5 sampai M30) sebagai basis, Anda dapat menentukan arah trend dulu dengan menerapkan indikator MA berperiode besar. Katakanlah MA 200 sedang bergerak di bawah harga, maka bisa dikatakan trend saat ini sedang bullish. Sebaliknya ketika MA 200 tampak berada di atas harga, maka sentimen trend saat ini sedang berpihak di posisi downside.

Pada langkah berikutnya, Anda dapat mengambil entry dengan mencari peluang melalui indikator momentum. Bagi seorang scalper, identifikasi momentum adalah sangat penting, karena sinyal ini bisa menginformasikan kekuatan trend yang sebenarnya. Grafik di bawah ini menunjukkan bagaimana cara Anda dapat mengambil entry dari indikator CCI yang termasuk dalam kategori momentum.

Sesuai dengan prinsip trend following, Anda dianjurkan untuk mencari potensi entry buy ketika harga mulai terangkat dari zona oversold. Di sisi lain, apabila harga berada dalam trend bearish, sebaiknya bersiaplah entry ketika harga beranjak turun dari level overbought.

Setelah masuk sesuai arah trend dan momentum, Anda bisa melengkapi strategi forex sederhana untuk scalping dengan menentukan level exit. Aturlah exit position sesuai batas toleransi risiko dan target profit Anda. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan metode perhitungan rasio risk/reward dan memanfaatkan trailing stop jika trend harga tampak menguat secara signifikan.

Strategi Forex Sederhana Untuk News Trading
Salah satu strategi news trading paling terkenal di kalangan trader adalah memasang jebakan pending order untuk mengantisipasi breakout. Namun sayangnya, langkah ini kurang efektif dan cenderung berisiko, karena volatilitas harga yang besar saat news release justru dapat mengakibatkan 2 pending order tersentuh dan trader tak dapat memperoleh hasil yang diharapkan. Dari segi konsumsi biaya trading, cara ini sudah pasti merugikan, karena trader akan terkena spread 2 kali.

Seorang trader ahli, Cory Mitchell, kemudian membagikan tips menarik tentang strategi sederhana forex untuk news trading. Menurutnya, adalah salah bagi trader untuk membuka posisi tepat sebelum perilisian suatu news berdampak tinggi. Prinsip news trading yang dibeberkan Mitchell menyarankan trader untuk:
Menunggu paling tidak 15 menit setelah rilis berita.
Menggunakan pair trading yang biasanya terimbas langsung oleh berita fundamental (contoh: EUR/USD untuk NFP)
Mengamati pair lain yang juga terpengaruh, tapi memiliki range pergerakan lebih besar (contoh: GBP/USD untuk NFP). Hal ini dilakukan untuk menentukan tingkat pengaruh dari suatu berita. Jika pair “sekunder” ini cenderung stabil dan bergerak kurang dari 50 pip, maka rilis data tersebut tak berefek banyak terhadap pergerakan harga. Jika demikian, sebaiknya jangan gunakan strategi forex sederhana ini dan tunggu kemunculan berita forex lain yang berdampak lebih besar.
Menjadikan inside bar sebagai pedoman. Setelah formasi candlestick ini muncul, lihat bagaimana bentuk harga selanjutnya. Apabila candle setelahnya berhasil tertutup di atas high inside bar, maka bersiaplah mengambil posisi buy. Sebaliknya, jika candle berikutnya ditutup di bawah level low inside bar, ambillah posisi sell.

Menempatkan stop loss 30 pip dari level entry.
-Jika harga bergerak sesuai ekspektasi, jangan tunggu hingga lebih dari 4 jam untuk menutup posisi. Periode tersebut adalah kisaran waktu yang dibutuhkan bagi harga untuk merespon suatu berita fundamental berdampak besar. Jika sudah melewati 4 jam, biasanya pengaruh berita itu akan mulai memudar. Namun apabila ingin mengantisipasi penguatan lanjutan, Anda bisa menerapkan trailing stop saja.
Membuka tak lebih dari 2 posisi.

Strategi Forex Sederhana Untuk Day Trading
Pada metode day trading, strategi forex sederhana yang dijalankan tak jauh berbeda dengan cara mudah mengenali trend. Ide dasarnya, gunakan time frame rendah (M15 – H4) dan aplikasikan trendline pada pola harga yang membentuk trend.

Untuk entry, amati pullback harga dari trend utama, dan ambil momen ktika harga memantul dari trendline. Sebagai konfirmator, Anda dapat mengamati price action reversal di area trendline tersebut. Jika bounce harga dipicu oleh pin bar, maka itu bisa menjadi strategi entry sederhana yang valid.

Kiat Menerapkan Strategi Forex Sederhana
1. Sesuaikan pola kegiatan trading secara proporsional. Jangan terlalu sering mengamati chart hingga menyebabkan overanalysis. Usut punya usut, kebiasaan inilah yang pertama kali mendorong trader untuk menyelami cara trading yang rumit tapi kurang bermanfaat.
2. Hanya gunakan indikator yang sudah diplot sedari awal. Seumpama Anda menerapkan strategi forex sederhana untuk scalping, maka manfaatkanlah indikator MA dan momentum saja. Jangan asal menambahkan indikator jika tidak benar-benar perlu dan sudah dibacktest performanya di akun demo.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: