Strategi Trading Opsi – Cara beli bitcoin tahun 2020

Peringkat broker opsi biner:

Strategi Trading Bitcoin yang Terbukti Membawa Keberhasilan

Bagaimana sih strategi trading Bitcoin agar mendapat keuntungan besar?

Tentunya Anda para investor juga pernah mempertanyakan hal ini bukan?

Mari jadikan investasi Anda lebih menguntungkan dengan mengenal beberapa strategi trading Bitcoin yang terbukti membawa keberhasilan berikut ini!

Trading Bitcoin Itu Sulit?

Pasar cryptocurrency atau mata uang digital terkenal akan rentang fluktuasi harganya yang ekstrim. Hal ini juga yang menyebabkan mereka menarik untuk dilakukan, namun sulit untuk dipelajari.

Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa mayoritas orang melakukan trading Bitcoin untuk memperoleh keuntungan.

Dengan demikian, jelas bahwa Anda tidak bisa asal-asalan melakukannya, melainkan harus memahami teknik dasarnya terlebih dahulu.

Teknik paling mendasar dimulai dengan mengenal kondisi pasar yang umumnya terbagi menjadi 3 kondisi berikut:

Peringkat broker opsi biner:

#1 Kondisi Pasar Super Positif

Kondisi pasar super positif merupakan sebuah kondisi di mana harga Bitcoin cenderung akan terus naik sepanjang hari.

Sebagai contoh suatu pagi harga Bitcoin adalah Rp42.000.000, namun 3 jam kemudian naik menjadi Rp42.100.000, dan 5 jam berikutnya naik kembali menjadi Rp42.300.000, dan demikian seterusnya.

Dengan mengingat prinsip trading Bitcoin yakni, “Membeli di harga yang rendah dan menjualnya di harga yang lebih tinggi”, maka bisa dibilang kondisi pasar seperti ini sangat mendukung.

Anda bisa menikmati kenaikan sedikit demi sedikit hingga kenaikan pasar menjadi jenuh.

Saat pasar jenuh, beristirahatlah membeli sejenak hingga harga bisa turun kembali.

#2 Kondisi Pasar Super Negatif

Berkebalikan dari kondisi pasar pertama tadi, kondisi pasar super negatif menunjukan penurunan harga dalam perdagangan Bitcoin.

Sebagai contoh suatu pagi harga Bitcoin adalah Rp42.000.000, namun 3 jam kemudian turun menjadi Rp41.900.000, dan 5 jam berikutnya turun kembali menjadi Rp41.700.000, dan demikian seterusnya.

Saat kondisi pasar sedang seperti ini, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk membeli karena kemungkinan besar Anda akan mengalami kerugian. Kecuali Anda memang memikirkan investasi jangka panjangnya.

Namun, bukan berarti kondisi pasar ini tidak bisa membawa keuntungan lho!

Sebagai contoh, saat Anda memiliki 2 Bitcoin dengan harga beli Rp42.000.000, kemudian harga turun menjadi Rp41.900.000. Anda kemudian menyadari bahwa ada kecenderungan harga akan turun kembali menjadi Rp41.700.000.

Pada saat itulah Anda bisa menjual 2 Bitcoin dengan harga Rp41.900.000, sehingga Anda memperoleh Rp83.800.000.

Dengan uang tersebut, Anda kemudian bisa membeli kembali Bitcoin saat harganya sedang turun menjadi Rp41.700.000. Alhasil Anda memperoleh 2.01 Bitcoin.

Setelah itu, beristirahatlah hingga ada pergerakan naik pada harga Bitcoin, dan mulailah lakukan trading kembali.

Mengingat pada jangka panjang demand Bitcoin semakin meningkat sehingga harganya pun berpotensi untuk terus naik.

#3 Kondisi Pasar Stagnan

Kondisi ketiga dalam trading Bitcoin adalah saat kondisi pasar stagnan alias harga Bitcoin seolah tidak berubah.

Umumnya kondisi pasar seperti ini membuat para investor bosan. Eits, namun jangan salah kondisi pasar ini juga bisa memberikan keuntungan bagi Anda lho!

Hal ini mungkin terjadi bagi para pedagang Bitcoin yang melakukan scalping (perdagangan pada kondisi jangka waktu yang sangat pendek, kurang dari 1 jam dengan frekuensi sering dan dengan target penjualan kecil).

Pergerakan harga saat kondisi stagnan sangat mudah diprediksi, yakni dengan memasukkan jaring harga beli di low dan tentukan harga jual sedikit lebih tinggi dari harga tadi. Secara otomatis Anda akan memperoleh keuntungan dengan cara ini.

Dengan demikian, jangan pernah merasa bosan atau jenuh dengan kondisi stagnan.

Justru Anda bisa memanfaatkannya dengan cara di atas di mana Anda akan terus memperoleh notifikasi transaksi berhasil dan mendapat keuntungan sedikit demi sedikit.

Sebagai trader Bitcoin, bukan hanya kondisi pasar saja yang perlu diperhatikan. Anda juga harus menentukan strategi yang akan digunakan.

Selain itu, jangan sampai Anda lupa akan salah satu hal yang paling penting dalam keuangan, yaitu perencanaan.

Lakukan perencanaan keuangan sedini mungkin agar kebebasan finansial dapat tercapai.

Miliki panduannya dengan men-download ebook Finansialku berikut! GRATIS!

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Anda bisa mengetahui hal apa saja yang harus direncanakan secara keuangan saat ini dan masa mendatang. Lakukan sekarang juga!

Strategi Trading Bitcoin Agar Membawa Keberhasilan

Dibutuhkan pengalaman untuk dapat melihat proses trading Bitcoin secara menyeluruh, di mana Anda akan belajar dari kesalahan dan bagaimana solusi untuk mengatasinya.

Melalui beberapa pengalaman trader Bitcoin, maka diperoleh 5 strategi yang perlu Anda perhatikan saat melakukan jual beli atau trading Bitcoin sebagai berikut:

#1 Day Trading

Day trading merupakan strategi trading Bitcoin di mana Anda membuka dan menutup trading dalam jangka waktu satu hari.

Tujuannya adalah untuk membuat keuntungan secara cepat dari intraday price movements.

Strategi ini menghindari biaya dan risiko yang terasosiasi dengan menahan posisi lebih dari sehari. Namun, dibutuhkan perhatian dan fokus penuh untuk menjalankan strategi ini.

Jadi strategi ini bisa Anda gunakan saat Anda menyediakan waktu cukup untuk berjual beli.

#2 Scalping

Scalping merupakan salah satu bentuk dari day trading dengan frekuensi tinggi, di mana tujuan Anda adalah untuk memperoleh profit kecil dari jual beli dalam jumlah besar.

Strategi ini mencakup posisi opening yang sejalan dengan trend, dan kerap kali masuk dan keluar pasar berkali-kali seiring perkembangannya.

Individual trades akan ditahan hanya dalam beberapa detik hingga menit paling lama, sehingga bisa dibilang strategi ini adalah strategi dengan jangka waktu paling pendek.

Scalping bisa dibilang sebagai strategi jual beli yang efektif dalam menangani aset dengan rentang fluktuasi harga (volatilitas) yang ekstrim seperti Bitcoin.

Hal ini berlaku demikian karena Anda memperoleh keuntungan di awal dan meminimalisasi kerugian dengan posisi closing secepatnya jika pasar berubah.

#3 Trend Trading

Layaknya scalping, trend trading merupakan sebuah jenis trading yang menggunakan posisi opening yang sejalan dengan trend.

Namun bedanya adalah tujuan Anda yakni untuk memaksimalkan profit dengan menahan posisi open selama yang Anda bisa, daripada berpindah posisi dengan cepat.

Strategi ini bisa berlaku jangka pendek, medium, hingga panjang karena trend bisa berkembang dalam jangka waktu manapun.

Menggunakan strategi ini artinya Anda membutuhkan pemahaman akan indikator teknis yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi trend, termasuk dampak dari berita terbaru dan event ekonomi di pasar.

#4 Swing Trading

Swing trading memfokuskan pada osilasi harga dalam sebuah trend, bertujuan untuk memperoleh profit semaksimal mungkin dalam volatilitas pasar dengan cara bergerak di kedua arah seiring trend berkembang.

Meski strategi yang satu ini membuka lebih banyak peluang untuk memperoleh profit, namun Anda akan kesulitan berjual beli pada pergerakan harga yang pasti.

Hal ini juga disebabkan oleh kesulitan mengindentifikasi pergerakan atau swing yang akan terjadi.

Serupa dengan trend trading, strategi ini membutuhkan pemahaman akan indikator teknis dan faktor yang akan mempengaruhi pergerakan pasar.

#5 Position Trading

Position trading mencakup kegiatan menahan posisi untuk jangka waktu lebih dari satu hari, biasanya bisa mencapai berminggu-minggu, bulan, hingga bertahun-tahun.

Alasannya adalah Anda ingin posisi dengan lebih sedikit jual beli dibandingkan strategi lain yang telah disebutkan sebelumnya.

Jika Anda mencari posisi jangka panjang dalam strategi trading Bitcoin, strategi ini sangat sesuai. Sebagai contohnya adalah dengan mempertimbangkan teknologinya, rate of adoption, dan competitor.

#6 Automated Trading

Automated trading adalah cara trading dengan memanfaatkan program yang berjalan otomatis layaknya robot yang telah diprogram. Di sini Anda bukan lagi pengeksekusi kapan dilakukannya jual beli, tapi robot tersebut.

Jangan khawatir, robot sudah diprogram dengan algoritma trading sehingga tidak akan asal jual beli.

Anda bisa memprogram robot dengan Application Programming Interface (API), yaitu protokol untuk membangun aplikasi di atas sistem tertentu, misalnya untuk membangun BOT di atas Bitcoin Exchange.

Jadi intinya, BOT yang akan menggantikan Anda memantau pergerakan Bitcoin. Layaknya trading manual dengan membaca candle stick, Anda akan membuat algoritma sehingga BOT mampu melakukannya.

Anda berperan sebagai pilot awalnya, dan BOT yang akan melanjutkannya.

Tetapi, karena perkembangan Bitcoin sangat cepat, maka BOT mungkin saja tidak lagi bekerja maksimal dan tidak bisa membaca arah.

Nah, pada saat inilah Anda harus evaluasi dan mengubah algoritma sesuai perkembangan saat itu. Sampai akhirnya BOT bisa dinamis membaca situasi saat itu dan terus menjadikan dirinya harus profit ketika transaksi.

Bonus: Tips dalam Trading Bitcoin dan Cryptocurrency Lainnya

Sebuah strategi berguna dalam pengambilan keputusan, namun masih banyak faktor lain yang bisa menentukan kesuksesan Anda sebagai trader.

Misalnya saja pengalaman, sifat disiplin, dan dengan memanfaatkan beberapa tips berikut ini:

#1 Pelajari Soal Bitcoin

Dalam berinvestasi, serupa dengan investasi manapun, Anda harus mengetahui seluk beluknya dengan jelas sebelum mulai bermain di dalamnya.

Terlebih pada pasar Bitcoin yang terus berkembang, tentunya selalu ada informasi baru yang bisa Anda peroleh.

Sebagai contohnya, jika Anda ingin mempelajari Bitcoin, Anda bisa langsung mengunjungi situs Finansialku.com dan membaca artikel-artikel terbaru tentang Bitcoin, misalnya saja yang satu ini:

#2 Menentukan Tujuan dengan Jelas

Serupa dengan investasi manapun, Anda harus memiliki tujuan yang jelas sebelum melakukan investasi tersebut.

Dengan demikian Anda tahu betul ke mana arah yang ingin dituju dan bagaimana memosisikan diri Anda.

Idealnya, ada 2 pandangan umum dalam perdagangan Bitcoin, yaitu:

  • Hanya ingin mengumpulkan Bitcoin, dan
  • Ingin mengejar keuntungan dengan cara berjual beli

Jika Anda memutuskan untuk menjadi seorang trader Bitcoin, maka Anda harus memfokuskan diri untuk mengumpulkan keuntungan, bukan mengumpulkan Bitcoin.

#3 Menentukan Target

Saat berjual beli Bitcoin, Anda perlu meninggalkan jauh-jauh yang namanya sifat serakah.

Anda perlu memiliki rasa puas akan pencapaian Anda alih-alih selalu haus akan sesuatu yang lebih.

Salah satu cara mudah untuk menghindari keserakahan ini adalah dengan menentukan target penjualan di awal sehingga saat target tercapai Anda bisa merasakan kepuasan.

#4 Cerdas Menganalisis Kondisi Pasar

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, terdapat beberapa kondisi pasar yang akan mempengaruhi teknik trading Bitcoin.

Nah, saat Anda mampu menganalisis kondisi pasar dengan baik, maka Anda bisa menentukan apa tindakan yang sebaiknya dilakukan demi memperoleh keuntungan.

Di sinilah emosi yang stabil kembali berpengaruh, karena Anda harus melandaskan tindakan akan kondisi pasar dan data, bukan dengan emosi.

#5 Mampu Mengestimasi Harga Pasar

Di sini Anda perlu memahami beberapa indikator tertentu untuk dapat membantu Anda mengestimasi harga di masa depan.

Jika Anda sebelumnya pernah bermain jual beli forex, maka poin kelima ini umumnya mudah.

Namun bagi Anda yang masih pemula, jangan khawatir! Berikut beberapa tips dalam mengestimasi harga pasar di Indonesia:

  • Harga Bitcoin di Bitcoin Exchange Indonesia jarang sekali berada di bawah pasar Rusia dikarenakan pasar yang positif dengan supply yang terbatas.
  • Bitcoin Exchange di Indonesia bisa dibilang “follower” karena trader-nya tidak mau rugi namun takut untuk mengambil risiko. Mereka cenderung melihat harga luar terlebih dahulu sehingga bisa memanfaatkan harga internasional di ticker. Dengan demikian Anda bisa menebak harga yang akan terjadi.
  • Harga Bitcoin di Indonesia cenderung jarang berada di atas harga Bitcoin di negara penguasa Bitcoin (Amerika, Jepang, Eropa). Hal ini disebabkan masyarakat Indonesia yang belum terlalu spekulatif dan aktif layaknya negara tersebut. Dengan demikian saat pasar Indonesia berada di atas harga rata-rata pasar Bitcoin, maka bisa diestimasikan bahwa harga Bitcoin di Indonesia akan jatuh atau menurun.

Bagaimana? Apakah tips-tips tersebut bermanfaat? Aplikasikan dan buktikan tips ini bermanfaat dalam trading Bitcoin sekarang juga!

Kesimpulan

Bagi mereka yang baru memulai trading Bitcoin, tentunya merasakan kesulitan luar biasa.

Terutama karena Bitcoin memang tergolong sebagai suatu hal yang masih baru dan asing di kalangan masyarakat, serta karena asumsi dibutuhkan modal besar untuk membeli Bitcoin yang harganya sangat tinggi ini.

Namun, kami berharap Anda bisa memanfaatkan beberapa strategi trading Bitcoin beserta tips-tips di atas untuk memperoleh keuntungan lebih dalam berjual beli Bitcoin.

Intinya, Anda bisa memulai dari jumlah yang kecil terlebih dahulu agar bisa meminimalisasi kerugian.

Setelah Anda mengetahui celah-celahnya dan menemukan strategi terbaik dalam trading Bitcoin, Anda bisa meningkatkan jumlah yang diperjualbelikan.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai strategi trading Bitcoin yang terbukti membawa keberhasilan lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini.

Prediksi Harga Bitcoin: Nilai BTC di Tahun 2020

Home > Berita > Prediksi Harga Bitcoin: Nilai BTC di Tahun 2020

Prediksi Harga Bitcoin: Nilai BTC di Tahun 2020. Sekarang ini, semua orang di dalam komunitas kripto mungkin sedang bertanya-tanya bagaimana masa depan Bitcoin bagi para investornya di tahun 2020 dan seterusnya. Pasar bursa kripto terkenal akan harganya yang sangat mudah berubah dari harga sangat tinggi ke harga sangat rendah dalam periode waktu yang singkat.

Walaupun keadaan ini sangat menguntungkan bagi para trader yang menggunakan metode investasi beli rendah jual tinggi, hal ini juga membuat asset digital seperti Bitcoin menjadi media yang buruk dalam hal penyimpanan nilai. Selain itu bagi keadaan seperti ini juga mempersulit para investor jangka panjang karena mereka harus terus menerus mengecek perubahan nilai untuk meyakinkan keamanan status investasi mereka. Jika harga berubah secara sporadis, pengecekan nilai akan menjadi cukup sulit untuk dilakukan.

Meskipun sifat berubah-ubah ini membuat masa depan bursa kripto sulit untuk diprediksi, hal ini tidak membuat para pemain berhenti menerka-nerka kemungkinan masa depan aset digital, khususnya harga Bitcoin. Walapun hampir seluruh prediksi berakar dari spekulasi belaka di lingkup dunia kripto, beberapa di antaranya berasal dari metode prediksi kuantitatif yang cukup kompleks. Dari riset dan permodelan untuk membuat tolak ukur khusus, para ahli bekerja keras untuk membuktikan bahwa Bitcoin akan tetap bertahan. Prediksi harga Bitcoin untuk tahun 2020 sangatlah luas, antara $20.000 sampai $1 juta dolar AS.

Investor-investor awal yang membeli aset kripto ketika nilainya sangat murah berhasil menjadi miliuner ketika nilainya meningkat tajam sampai ribuan dolar AS. Hampir seluruh miliuner tersebut muncul di bulan Desember 2020 di mana harga Bitcoin memecahkan rekor tertingginya mencapai $20,000 dolar AS. Sejak itu, harga Bitcoin mengalami beberapa penurunan dan membuat market lebih buruk daripada yang diperkirakan.

Faktor lainnya yang membuat masa depan Bitcoin sulit untuk diprediksi adalah fakta bahwa penggunaannya tidak meningkat dengan signifikan di tahun 2020, yang menandakan adanya stagnansi pasar. Nyatanya, adopsi masal tidak terjadi secepat yang diharapkan para pemain industry kripto.

Selain dari laju adopsi yang sekarang, ada beberapa faktor lainnya yang dapat dipertimbangkan dalam menganalisa nilai mata uang kripto dan harga Bitcoin di masa depan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kemajuan teknologi dan modifikasi jaringan seperti hard fork dan perbaharuan software
  • Kejelasan tujuan dan roadmap sebuah platform
  • Pengumuman kemitraan baru atau kerja sama sponsorship tertentu
  • Paten baru dan penemuan oleh firma riset dan pengembangan kripto
  • Adanya listing exchange baru
  • Peraturan/regulasi baru terkait dunia kripto

Adalah sangat penting untuk mempelajari ulang faktor-faktor di atas daripada mengikuti prediksi yang ada secara mentah-mentah. Investor juga harus mempelajari prediksi-prediksi yang ada, melihat alasan-alasan spesifik di balik prediksi yang dipaparkan.

Beberapa prediksi harga Bitcoin tahun 2020 oleh Tokoh Industri Terpercaya

John McAfee

Ia merupakan pencipta software antivirus popular, McAfee antivirus dan tokoh yang dikenal cukup baik di industry kripto karena prediksinya yang unik dengan background yang menarik. Baru-baru ini, ia memprediksi Bitcoin akan mencapai angka $1 juta dolar AS. Menurutnya, prediksinya ini didasarkan pada model yang ia buat sendiri. Dengan modelnya ini, ia pernah memprediksi bahwa Bitcoin akan mencapai $5,000 di tahun 2020.

Tom Lee

Thomas Lee, co-founder dan kepala riset di Fundstrat Global Advisors, perusahaan riset kripto terkemuka, memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai angka $15,000 di akhir tahun ini

Osato Avan-Nomayo

Analis Bitcoinist Osato Avan-Nomayo memprediksi bahwa reward mining Bitcoin akan mengalami halving dari 12.5 BTC menjadi 6.25 BTC di tahun 2020. Walaupun ia tidak memprediksi harga spesifik BTC, analisis mereka memprediksi harga baru dapat mencapai $20,000 dolar AS.

Fran Strajnar

CEO Brave New Coin, Fran Strajnar telah memprediksi harga Bitcoin mencapai $200,000 di tahun 2020 dengan meningkatnya laju adopsi teknologi Blockchain dan penggunaan Bitcoin. Menurutnya, dengan semakin banyak pengguna yang bergabung ke dalam jaringan, akan semakin banyak wallet dan aplikasi yang dibuat dan digunakan. Dengan meningkatnya penggunaan, maka harga BTC juga akan meningkat dalam jangka panjang.

Point Penting

Berapa harga bitcoin 2020?

Bitcoin di akhir tahun 2020 mengalami penurunan cukup signifikan menyentuh 57 jutaan rupiah, namun di tahun 2020 bisa mencapai 200 juta rupiah

Bagaimana prediksi harga bitcoin?

Beberapa tokoh memprediksi harga bitcoin akan melonjak di tahun 2020 termasuk John McAfee yang memprediksikan Bitcoin menyentuh harga 1 juta Dolar AS

Faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin?
  1. Kemajuan teknologi dan modifikasi jaringan seperti hard fork dan perbaharuan software
  2. Kejelasan tujuan dan roadmap sebuah platform
  3. Pengumuman kemitraan baru atau kerja sama sponsorship tertentu
  4. Paten baru dan penemuan oleh firma riset dan pengembangan kripto
  5. Adanya listing exchange baru
  6. Peraturan/regulasi baru terkait dunia kripto
Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: