Tanpa Menggambar Ulang Indikator Forex, Mendefinisikan sistem perdagangan laut samudra indonesia

Peringkat broker opsi biner:

Tanpa Menggambar Ulang Indikator Forex, Mendefinisikan sistem perdagangan laut samudra indonesia

Tidak ada sebuah sistem perdagangan yang bisa memberikan prediksi yang tepat secara keseluruhan, dan kegagalan pasti terjadi. Jika anda tanpa perhitungan yang bijaksana masuk ke dalam bursa dengan menggunakan sinyal yang asal, efisiensi daripada sebuah sistem perdagangan akan menurun. Inilah alasannya pedagang menggunakan berbagai macam penyaring yang bisa menghindari “sinyal-sinyal yang tidak bisa diandalkan”.

Maksud daripada penyaring ialah sebuah aturan (kondisi) dimana sesuatu harus terjadi sebelum membuat keputusan untuk transaksi. Kita bisa membedakan beberapa tipe penyaring:

  1. Indikator-indikator penyaring. Biasanya beberapa instrument perdagangan digunakan pada perdagangan indikator ini, dimana salah satu daripad aindikator ialah pembuat sinyal yang terutama, dimana 2-3 lainnya bergerak sebagai pisau yang memotong semua sinyal-sinyal palsu
  2. Fileter waktu, bisa digunakan ketika berdagang pada kondisi keluarnya berita atau ketika waktu menjadi elemen yang sangat penting dalam perdagangan.
  3. Analisa-analisa grafis dan candlestick membuat kita berdagang secara spesifik terhadap situasi bursa dalam suatu pola tertentu. Hanya dalam kasus ini maka transaksi bisa dibuat.
  4. Penggabungan. Kedua indikator dengan pola grafis seringkali digunakan dalam perdagangan, dan pengeluaran berita juga diperhatikan, maka dari itu beberapa filter juga digunakan.

Untuk perdagangan dengan indikator, dalam kasus ini hampir semua indikator bisa digunakan sebagai filter. Semuanya bergantung pada sistem perdagangan dan tipe perangkat apa yang digunakan untuk sebagai penyedia utama daripada sinyal-sinyal, dan dimana, untuk memfilter sinyal-sinyal palsu.

Indikator filtering sebagai dasar daripada sistem perdagangan

Fungsi daripada perangkat seperti ini bukan hanya untuk menghilangkan beberapa sinyal palsu dari yang lainnya. Perangkat dalam kategori ini bisa juga digunakan untuk penilaian umum daripada suatu situasi, dimana bisa menjadi dasar daripada sistem perdagangan.

Sebuah rata-rata bergerak yang konvensional bisa menjadi contoh itu, dimana, walaupun terlihat sangat sederhan, ia digunakan pada banyak item perdagangan untuk mengenali trend. Satu set MA bisa digunakan sebagai satu sistem perdagangan yang bisa berdiri dengan sendirinya. Coba anda pikirkn tentng indikator Alligator yang diciptakn oleh Bill Williams.

Kategori populer lainnya daripada indikator penyaring ini ialah beberapa macam osilator. Indikator Stochastic membelah pergerakan harga kepada area jenuh jual/jenuh beli dan digunakan sebagai sebuah penyaring.

Peringkat broker opsi biner:

Banyak modifikasi daripada indikator-indikator yang disediakan untuk MT4 sangat populer juga. Prinsip daripada penggunannya ialah sama, tetapi tampilan daripada informasi yang ada akan terlihat berbeda. Jadi, indikator Trend Filter tidak memiliki area untuk jenuh jual/jenuh beli, tetapi warna daripada indikator akan digunakan untuk menentukan kondisi bursa. Merah dan hijau biasanya digunakan pada saat datar setelah terjadi trend menurun atau menaik, dan kuning mengindikasikan ada trend yang mengikuti arah daripada indikator.

Indikator penyaring untuk segala situasi

Sangatlah mustahil untuk menyebutkan semua penyaring yang populer dalam satu artikel, jadi kami akan berfokus pada beberapa perangkat universal. Mereka bisa dengan mudah digabungkan e dalam berbagai macam sistem perdagangan dan hanya menambah efektifitasnya.

Rata-rata bergerak bisa dianggap memimpin dalam tingkatan daripada indikator-indikator penyaring. Sebagai aturan, mereka bergerak sebagai level-level penopang ataupun penahan, dan trend ditentukan dalam posisi daripada harga menurut level rata-rata bergerak. Periode ini bergantung pada kurun waktu kerja.

Indikator standar ADX yang disediakan di dalam platform perdagangan juga bisa menyaring area-area dimana bursa sedang tidak memiliki arah yang jelas, dimana MA tidak akan bisa membantu banyak dalam kasus ini. Ketergantungan itu sederhana – semakin besar nilai daripada indikator ini, maka semakin kuat trend yang akan terlihat. Nilai ADX daripada 25 ialah sebuah garis pembatas antara trend.

Sebagai penambahan daripada metode matematika untuk menganalisa bursa, psikologi juga sangatlah penting, jadi sangat baik untuk menambahkan sebuah indikator ke dalam daftar penyaring anda, indikator yang menunjukkan perasaan dalam bursa (rasio daripada bulls/bears). Tentunya, mayoritas opini tidak berarti bahwa harga akan bergerak kea rah yang benar, tetapi anda bisa memikirkan komponen tersebut.

Ditambah lagi, anda harus mengambil sedikit waktu untuk memikirkan statistik yang vital jika perdagangan dilakukan pada kurun waktu yang kecil dan bukan pada satu pasang mata uang. Dalam kasus ini anda memerlukan indikator-indikator penyaring yang bisa menduplikasikan kalender ekonomis ke dalam layar terminal. Pada perdagangan yang tenang, anda bisa memonitor berita-berita di dalam layar belakang dalam mode manual.

Membuat sebuah sistem perdagangan dengan menggunakan penyaring-penyaring

Kebanyakan daripada pedagang akan menggunakan indikator-indikator dan juga analisa grafis ke dalam perdagangan mereka, jadi perhatian akan terfokus kepada gabungan sistem perdagangan dalam kasus ini. Untuk masuk ke dalam bursa maka pedagang akan mengikuti arah daripada trend setelah pergerakan koreksi berakhir.

Tingkat-tingkat Fibonacci dan representasi grafikal harusnya digunakan sebagai pencipta sinyal terutama. Indikator-indikator akan digunakan sebagai pendukung saja. Ketika anda mengumpulkan aturan-aturan untuk masuk ke dalam bursa, anda hanya harus menyelesaikan beberapa kerjaan sebagai berikut:

  1. Tentukan apakah ada pergerakan trend di dalam bursa pada saat ini, dan tentukan arahnya jika ada;
  2. Tingkatan-tingkatan Fibonacci yang standar akan membutuhkan penyaring untuk konfirmasi bahwa harga sedang memantul dan pergerakan koreksi sudah selesai.

Untuk menyelesaikan tugas yang pertama, anda bisa menggunakan indikator-indikator ADX dan MA dan mengkonfirmasi selesainya sebuah koreksi dengan indikator Stokastik. Anda harus mengerjakan sistem ini dengan urutan sebagai berikut:

  1. Pertama, kehadiran dan arah sebuah trend harus teridentifikasi;
  2. Lalu, tingkatan Fibonacci akan bergerak sesuai dengan pergerakan kuat yang terakhir;
  3. Dekat level-level penting (38.2% dan 61.8% adalah level-level terpenting), anda cukup memperhatikan pergerakan harga dan nilai daripada Stokastik.

Untuk transaksi beli, harus diperhatikan bahwa harga setelah pergerakan kuat ke atas sudah bergerak pada level terdekat dan garis Stokastik sudah menembus pada area oversold. Aturannya ialah berlawanan dengan posisi jual. Ketika anda masuk ke dalam bursa seperti seorang penembak jitu, anda bisa memonitor situasinya dalam kurun waktu yang kecil.

Sebagai Rangkuman

Anda jangan mengganggap bahwa indikator-indikator penyaring ini ialah sebuah obat untuk semua kekalahan. Instrument ini hanya sebagai elemen pendukung, dimana jika digunakan akan meningkatkan efisiensi daripada sebuah sistem perdagangan. Jika sebuah algoritma perdagangan memiliki sebuah kesalahan yang tersembunyi, maka indikator-indikator ini tidak akan membantu.

Anda juga harus mengerti bahw semua indikator bisa berguna sebagai sebuah penyaring, semuanya bergantung kepada bagaimana cara sang pedagang menggunakannya. Indikator ichimoku bisa digunakan untuk mengenali sebuah trend dan bekerja sebagai sebuah sistem perdagangan dengan sendirinya.

Banyaknya jumlah penyaring ini pun tidak terlalu penting juga, 1 -3 indikator daripada sistem perdagangan manapun sebenarnya lebih dari cukup, kecuali pedagang hanya ingin tersesat dalam banyaknya sinyal-sinyal yang berlawanan dan efisiensi perdagangan akan gagal dengan sendirinya.

Belajar Trading Tanpa Menggunakan Indikator Teknikal

Belajar Trading. Banyak trader pemula mengira bahwa trading forex itu harus menggunakan indikator teknikal tertentu, seperti Moving Average, RSI, MACD, Stochastics, dan lain sebagainya. Padahal, trading tanpa indikator pun bisa dilakukan, dan sudah banyak dipraktekkan oleh trader profesional.

Kunci untuk belajar trading tanpa indikator hanya dua, yaitu membiasakan diri menggunakan grafik Candlestick serta mengenali level-level tertinggi dan terendah pada grafik harga.

1. Menggunakan Grafik Candlestick

Sebagai trader, tentu mengetahui adanya tiga jenis grafik dalam trading forex, yakni grafik garis (Line Chart), grafik batang (Bar Chart) serta grafik Candlestick. Dibandingkan jenis grafik lainnya, grafik Candlestick lebih informatif dan mudah dianalisa.

Grafik Candlestick sudah memuat harga pembukaan (Open), harga tertinggi (High), harga terendah (Low) dan harga penutupan (Close), secara ringkas. Ketika harga Close di atas harga Open, maka akan muncul Candle bullish (hijau). Sedangkan jika harga Open di atas harga Close, maka akan muncul Candle bearish (merah)

Belajar Trading Tanpa Menggunakan Indikator Teknikal

Dengan sekali lihat saja, kita bisa tahu apakah harga dalam satu timeframe itu sedang menurun atau naik, serta apakah buyer atau seller yang mendominasi pasar.

Karenanya, belajar trading tanpa indikator hanya bisa dilakukan menggunakan grafik Candlestick saja.

2. Memahami Seluk-beluk Level Tertinggi dan Terendah

Hanya menggunakan grafik Candlestick saja tidak cukup. Setelah membuka grafik harga, kita harus pula menarik garis tren berdasarkan Swing High dan Swing Low yang nampak. Contohnya seperti ini:

Garis tren berdasarkan Swing High dan Swing Low

Swing High muncul ketika harga bergerak naik hingga mencapai harga tertinggi tertentu, sebelum kemudian berbalik turun. Sebaliknya, Swing Low muncul ketika harga menurun terus hingga mencapai level rendah tertentu, sebelum kemudian berbalik naik. Masing-masing titik tertinggi dan terendah menandai batas pergerakan harga secara historis, yang bisa dijadikan patokan untuk Open Posisi, Stop Loss, maupun Take Profit.

Umpama pada gambar kedua di atas, ketika Swing Low berakhir dan harga berbalik ke atas, kita bisa mengekspektasikan harga akan mencapai level setara dengan level tertinggi sebelumnya, yaitu sekitar 1.17500. Hasilnya, memang benar harga mendekati kisaran tersebut (Swing High), sebelum kemudian nampak berbalik turun lagi. Pembalikan setelah Swing High itu, akan membawa harga kemana? Kemungkinan sampai mencapai level support sebelumnya diantara 1.6500-1.6000.

Pemahaman-pemahaman seperti inilah yang akan membantu Anda dalam belajar trading tanpa menggunakan indikator teknikal apapun. Saat baru memulai, pasti akan sulit. Namun, jika sudah terbiasa, maka Anda bahkan akan bisa memperkirakan kenaikan atau penurunan harga dengan selayang pandang chart saja.

Memang perlu latihan untuk belajar trading tanpa menggunakan indikator seperti ini. Anda pun tak perlu malu untuk berdiskusi dengan trader-trader lain yang lebih berpengalaman di komunitas atau forum online. Selain itu, untuk mempertajam analisa, dapat pula dilengkapi dengan pengetahuan mengenai pola-pola Candlestick berakurasi tinggi, seperti Engulfing, Morning Star, Evening Star, Shooting Star, dan lain sebagainya.

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: