Tips Memilih Broker Bagaimana Memilih Broker Forex Yang Baik Dan Handal

Peringkat broker opsi biner:

Bagaimana Memilih Broker Forex Yang Baik Dan Handal

Sebelum Anda bisa melakukan trading forex, Anda harus memilih broker forex dan membuka akun trading terlebih dahulu. Broker forex adalah perusahaan yang menyediakan fasilitas trading forex online, dan sebagai gantinya mendapatkan keuntungan dari selisih jual pada harga penawaran dan permintaan (Spread Forex). Namun, jumlah broker sangat banyak di seluruh dunia hingga ratusan perusahaan, sehingga kita harus berhati-hati memilih broker forex yang baik dan handal agar tidak terjebak dalam penipuan.

Bagaimana cara memilih broker forex yang baik? Cara termudah adalah dengan bertanya atau meminta rekomendasi teman yang telah berpengalaman dalam trading forex.

Bagaimana bila tak ada teman yang dapat memberitahu? Tak perlu bingung. Artikel ini akan mengulas berbagai kriteria yang seyogyanya dipertimbangkan saat memilih broker forex yang baik.

Kriteria Broker Forex Yang Baik Dan Handal

  1. Identitas Broker Jelas

Broker forex yang baik memiliki rekam jejak jelas, mulai dari kapan didirikan, dinaungi perusahaan apa, hingga dimana lokasi kantornya. Broker forex yang baik semestinya menyediakan medium komunikasi komplit, mulai dari chat, email, telepon, hingga alamat kantor. Sebaliknya, Anda perlu berhati-hati bila menemukan broker forex dengan alamat hanya berupa PO BOX atau justru alamat rancu posisi lokasinya.

Status Regulasi Broker Dapat Dibuktikan

Broker teregulasi seringkali dianggap lebih baik dibanding broker tak teregulasi, meskipun tak ada jaminan 100%. Broker teregulasi (Regulated Broker) artinya telah mendapatkan ijin (lisensi) dari regulator keuangan tertentu.

Broker forex yang baik harus tunduk di bawah peraturan dan pengawasan regulator keuangan di negara di mana broker forex tersebut berkantor atau beroperasi. Contohnya:

  • Di Amerika Serikat, broker harus terdaftar di Futures Commission Merchant (FCM), Commodity Futures Trading Commission (CFTC) serta menjadi anggota NFA.
  • Di Inggris, broker forex perlu mendapatkan lisensi dulu dari Financial Services Authority (FSA).
  • Di Siprus, regulasi broker forex di bawah kewenangan CySEC. Namun, penegakan hukumnya hanya berkualitas sedang.
  • Di Indonesia, regulator terkait yang menaungi broker forex adalah Bappebti (Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi).

Biasanya, broker akan mencantumkan status regulasi (“regulated” atau “licensed“) pada situsnya. Namun, kadangkala ada entitas mengaku teregulasi di suatu negara, padahal itu tidak benar. Oleh karenanya, Anda perlu melakukan crosscheck di website regulator terkait guna memastikan kebenarannya. Daftar lengkap regulator dan link menuju situs masing-masing dapat Anda akses di Daftar Regulator Broker Forex.

Tak ada salahnya bila Anda sengaja memilih broker forex tak teregulasi, karena tak sedikit pula jumlah broker seperti itu yang ternyata handal. Akan tetapi, sebaiknya hindari broker forex yang secara nyata melakukan penipuan mengenai status regulasinya.

Layanan Pelanggan (Customer Support) Komunikatif

Komitmen broker dalam memberikan support minimal 5 hari seminggu, harus menjadi persyaratan utama. Semakin lengkap metode komunikasi (email, telpon, fax, skype, chat) semakin baik. Fasilitas live support (chat) bisa sangat membantu kita, ketika membutuhkan asistensi guna mengatasi masalah-masalah teknis saat bertrading forex.

Kualitas dukungan dan respon dapat bervariasi antara satu broker dan broker lainnya, jadi pastikan untuk menguji mereka sebelum membuka akun. Berikut adalah tips yang bisa Anda coba: Buatlah beberapa pertanyaan seputar forex apa saja, lalu sampaikan ke mereka, bisa lewat email, telepon, chat, dsb, lalu lihat kecepatan dan kualitas respon mereka.

Memang biasanya layanan pra-penjualan lebih baik daripada layanan pasca-penjualan. Maka, kita ambil sederhananya saja, apabila servis pra-penjualan saja sudah mengecewakan, apalagi nanti kalau sudah jadi nasabah.

Fasilitas Broker Forex Memudahkan Dan Sesuai Kebutuhan Anda

Setelah membuktikan identitas, regulasi, dan kehandalan CS broker; langkah berikutnya adalah meninjau layanan dan fasilitas tradingnya. Pada umumnya, trader akan menilai broker baik bila menyediakan:

  • Spread rendah; semakin dekat dengan 0 (nol), semakin baik.
  • Leverage mulai dari 1:100. Leverage yang terlalu tinggi hingga ribuan bisa berbahaya dan mengakibatkan cepat bangkrut; tetapi jika lebih rendah dari 1:100, maka akan mengekang Anda saat akan membuka posisi trading.
  • Platform trading forex yang mudah diunduh dan digunakan. Pada umumnya, trader forex dunia menggunakan platform Metatrader. Namun, jika broker menyediakan platform berbeda maka tidak masalah; asalkan data harga bisa diperoleh secara lancar (tidak lag atau hang), eksekusi order cepat, tersedia perangkat analisa teknikal lengkap, dan Anda bisa menggunakannya dengan mahir.
  • Akun demo forex, yaitu akun trading yang bisa dipakai untuk mencoba platform dan layanan broker secara gratis tanpa perlu melakukan setor dana (deposit) terlebih dahulu.
  • Beragam metode deposit dan penarikan dana, mulai dari Bank Wire (transfer bank) hingga e-payment seperti PayPal, WebMoney, dan Fasapay.

Checklist Untuk Memilih Broker Forex Yang Baik

Secara keseluruhan, dari uraian di atas dapat disimpulkan dalam sebuah checklist singkat mengenai hal-hal penting saat memilih broker forex yang baik.

Memilih Broker Forex yang bagus

Banyaknya broker forex yang ada membuat anda mempunyai banyak pilihan, namun terkadang dalam memilih broker forex dapat membuat anda kebingungan karena banyak nya broker forex yang menawarkan kelebihannya. Kita harus lebih teliti dalam memilih broker forex tersebut. Sebab tidak sedikit dari broker forex yang fiktif / scam. Tetapi tidak sedikit pula broker yang mempunyai reputasi bagus, karena regulasinya yang jelas dan dapat dipercaya selama bertahun tahun.

Tips memilih broker forex

Pilihlah broker forex yang membebaskan anda untuk trading memakai strategi apapun juga, seperti scalping, hedging, trading saat berita dirilis dan segala strategi yang anda inginkan. Broker yang mencoba melarang anda untuk melakukan strategi tertentu seperti yang sudah disebutkan, sebaiknya langsung anda tinggalkan segera. Karena broker model seperti ini cenderung akan melakukan kecurangan.

Contohnya ketika anda sudah take profit dan balance di akun anda bertambah, tiba tiba di batalkan oleh broker, profit anda yang sudah masuk ke balance tadi, ditarik kembali dengan alasan yang tidak jelas. Alasannya antara lain floating posisi order anda dibawah waktu yang ditentukan. Jadi broker seperti ini juga menerapkan lama open posisi anda selama beberapa waktu yang ditentukan oleh pihak broker, barulah boleh di close. Jika anda close order sebelum batas waktu yang ditentukan, maka profit tidak akan dihitung. Peraturan seperti ini sangatlah merugikan trader untuk meraup keuntungan dalam setiap perdagangannya. Segera blacklist dari daftar pilihan broker anda jika menemukan broker seperti ini, karena masih banyak broker lain yang membebaskan anda untuk memakai strategi trading apapun juga.

Perhatikan Spread

Dalam memilih broker yang bagus dan yang cocok untuk anda, perhatikanlah spread tiap pair nya yang ditetapkan oleh broker. Ukuran spread pada umumnya untuk pair EUR/USD adalah dibawah 3 pip pada kondisi pasar normal. Dan ukuran spread untuk pair GBP/USD adalah dibawah 4 pip pada kondisi pasar normal. Perhatikan juga tipe spread nya apakah fixed spread atau floating spread. Jika spreadnya tipe fixed spread, maka akan wajar jika spread nya lebih mahal, karena broker jenis ini berani menjamin spread nya akan selalu tetap nilainya dan tidak akan pernah melebar dalam kondisi pasar apapun juga. Namun tipe fixed spread tidak cocok bagi trader yang gaya trading nya adalah scalping, karena spread nya yang cenderung mahal akan sulit mendapat profit jika anda melakukan scalping. Tipe fixed spread lebih cocok untuk trading jangka panjang.

Berbeda dengan floating spread, biasanya broker yang menyediakan tipe floating spread akan cenderung menetapkan spread nya lebih kecil dari yang fixed spread. Umumnya pada kondisi pasar normal spread EUR/USD adalah 2 pip atau dibawahnya , bahkan ada yang dibawah 1 pip. seperti 0.8 pip atau 0.6 pip. Dengan spread yang kecil maka akan cocok bagi trader untuk melakukan scalping. Namun diperhatikan juga saat berita release atau pasar sepi seperti saat bank libur atau menjelang akhir tahun karena spread nya akan melebar.

Peringkat broker opsi biner:

Regulasi Jelas

Pilihlah Broker Forex yang memiliki regulasi yang jelas dari negaranya maupun internasional. Regulator broker berfungsi menjadi badan pangawas atas kegiatan broker tersebut. Regulator internasional antara lain FCA, CySec, FMA, ACI.

Penarikan Dana / Withdraw

Pilihlah broker yang menyediakan beberapa alternatif deposit dan withdraw seperti lewat fasapay, paypal atau yang bisa langsung lewat bank lokal. Dan yang lebih penting lagi adalah waktu pemrosesan withdraw bisa secepatnya dicairkan, minimal dalam hitungan jam setelah anda request pada jam kerjanya. Tinggalkan Broker yang pemrosesan withdrawnya bisa memakan waktu sampai berhari hari, karena masih banyak broker lain yang bisa proses withdraw bisa lebih cepat dari itu.

Itulah beberapa tips yang dapat diberikan untuk anda yang sedang memilih broker forex untuk trading anda.

One thought on “ Memilih Broker Forex yang bagus ”

Sangat bagus infonya. Setelah membaca saya mencari info, menurut anda apa Pt. monex investindo future adalah perusahaan yang cocok buat saya untuk trading forex

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: