Volume Perdagangan Opsi Harian – Mengenal Volume Perdagangan Sekuritas

Peringkat broker opsi biner:

Mengenal Volume Perdagangan Sekuritas

Dalam perdagangan sekuritas seperti saham, obligasi, komoditas, investor / trader perlu memahami dengan baik tentang volume perdagangan. Berikut penjelasan tentangnya.

Apa itu Volume Perdagangan?

Volume perdagangan merupakan jumlah total saham atau kontrak yang diperdagangkan untuk sekuritas tertentu. Volume ini dapat diukur di semua jenis sekuritas yang diperdagangkan selama hari perdagangan.

Trade volume diukur pada sekuritas seperti obligasi, saham, kontrak opsi, kontrak berjangka dan beragam jenis komoditas.

Penjelasan lebih detail tentang trade volume

Volume perdagangan mengukur jumlah total saham atau kontrak yang ditransaksikan untuk sekuritas tertentu selama periode waktu tertentu pula. Hal ini termasuk jumlah total saham yang ditransaksikan antara pembeli dan penjual selama transaksi. Ketika sekuritas lebih aktif diperdagangkan, volume perdagangannya tinggi, dan ketika sekuritas kurang aktif diperdagangkan, volume perdagangannya rendah.

Setiap bursa / pasar pertukaran melacak volume perdagangannya dan menyediakan data volume. Jumlah volumenya dilaporkan, biasanya satu jam selama hari perdagangan berlangsung. Trade volume yang dilaporkan setiap jam ini adalah perkiraan.

Trade volume yang dilaporkan pada akhir hari juga merupakan estimasi. Angka faktual final dilaporkan keesokan harinya. Investor juga dapat mengikuti volume tick sekuritas atau jumlah perubahan dalam harga kontrak sebagai pengganti volume perdagangan. Ini karena harga cenderung lebih sering berubah dengan volume perdagangan yang lebih tinggi.

Volume tersebut dapat menginformasikan kepada investor tentang aktivitas dan likuiditas pasar. Volume yang lebih tinggi untuk sekuritas tertentu berarti likuiditas yang lebih tinggi, eksekusi order yang lebih baik, dan pasar yang lebih aktif untuk menghubungkan pembeli dan penjual.

Peringkat broker opsi biner:

Ketika investor merasa ragu-ragu tentang arah pasar saham, volume perdagangan berjangka cenderung meningkat. Hal ini sering menyebabkan opsi dan berjangka pada sekuritas tertentu diperdagangkan jauh lebih aktif.

Volume secara keseluruhan cenderung lebih tinggi di dekat waktu pembukaan dan penutupan pasar, dan pada hari Senin dan Jumat. Volume cenderung lebih rendah saat makan siang dan sebelum liburan.

Trader dan Volume Perdagangan

Trader menggunakan berbagai faktor perdagangan dalam analisis teknis. Trade volume adalah salah satu faktor teknikal paling sederhana yang dianalisis oleh trader saat mempertimbangkan perdagangan di pasar.

Volume perdagangan selama kenaikan atau penurunan harga besar, seringkali berperan penting bagi trader karena volume tinggi dalam perubahan harga dapat menunjukkan katalis perdagangan tertentu.

Volume tinggi yang terkait dengan perubahan arah harga juga dapat membantu memperkuat dukungan untuk nilai sekuritas. Tingkat volume juga dapat membantu trader menentukan waktu khusus untuk suatu transaksi. Trader mengikuti volume perdagangan harian rata-rata dari sekuritas selama periode jangka pendek dan jangka panjang ketika membuat keputusan tentang waktu perdagangan. Trader juga dapat menggunakan beberapa indikator analisis teknikal yang menggabungkan volume.

Definisi Perdagangan Opsi Adalah

Perdagangan Opsi adalah perdagangan sebuah kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga tertentu dan jangka waktu tertentu. Namanya hak, maka tentu saja boleh dieksekusi (dijalankan) maupun tidak. Oleh sebab itu opsi bukanlah sebuah keharusan untuk dieksekusi. Opsi tersebut dapat dijalankan jika pemegang opsi mendapatkan keuntungan.

Berikut ini sebuah contoh konsep opsi saham.

Rani membeli opsi saham PT ABCDE sebanyak 10 lot (1.000 lembar) pada harga Rp500 pada tanggal 1 Agustus 2020. Kapan opsi tersebut dieksekusi atau tidak?

  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp1.500. Maka Rani akan mendapat keuntungan jika mengeksekusi opsi tersebut.
  • Tepat pada tanggal 1 Agustus 2020, ternyata harga saham PT ABCDE adalah Rp100. Maka Rani tidak perlu mengeksekusinya. Jika Rani mengeksekusi opsi tersebut, maka Rani akan mengalami kerugian (100 – 500) – biaya opsi.

Contoh perdagangan opsi saham:

  • Contract name = nama kontrak
  • Calls = hak/kontrak untuk membeli
  • Puts = hak/kontrak untuk menjual
  • Strike Price = harga kesepakatan atau harga suatu saham pada saat dibeli (saat call option) atau pada saat dijual (saat put option)

Opsi Beli atau Call Option

Opsi beli atau call option adalah hak untuk membeli saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi beli yaitu:

  • Membeli Opsi Beli atau Call Option Buyer atau Long Call
  • Menjual Opsi Beli atau Call Option Seller atau Short Call

Opsi Jual atau Put Option

Opsi jual atau put option adalah hak untuk menjual saham (atau aset lainnya) pada harga kesepakatan (strike price) dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ada dua jenis opsi jual yaitu:

  • Membeli Opsi Jual atau Put Option Buyer atau LongPut
  • Menjual Opsi Jual atau Put Option Seller atau ShortPut

Harga Premi Opsi

Harga sebuah opsi dipengaruhi oleh:

  1. Jumlah permintaan (demand) dan pasokan (supply), semakin banyak investor yang berminat untuk membeli, semakin mahal pula harga opsinya.
  2. Gejolak harga (volatility), semakin bergejolak harga suatu saham, semakin mahal pula preminya. Semakin stabil harga saham, semakin stabil pula harganya.
  3. Harga opsi berbanding lurus dengan harga strike price.
  4. Harga saham acuan (underlying stock), jika harga saham acuan naik, maka harga opsi call-nya akan naik.
  5. Masa berlaku, semakin lama masa berlaku, semakin tinggi harga opsinya.

Nilai Kontrak Opsi

Nilai kontrak opsi dibedakan berdasarkan jenis opsinya:

Pada opsi beli (call option)

  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = harga saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Pasa opsi jual (put option)

  • In-the-money: harga kesepakatan (strike price)
  • At-the-money: harga kesepakatan = saham pada saat transaksi.
  • Out-of-the-money: harga kesepakatan > harga saham pada saat transaksi.
  • Near-the-money: harga kesepakatan yang mendekati harga nyata (harga aset acuan).

Jenis atau Gaya Opsi

Perdagangan opsi mengenal beberapa gaya yaitu:

  • Opsi Eropa: yaitu suatu kontrak opsi yang hanya bisa di laksanakan pada hari terakhir saat tanggal jatuh tempo masa berlakunya opsi tersebut.
  • Opsi Amerika: yaitu suatu kontrak opsi yang bisa dilaksanakan kapan saja di dalam masa berlakunya kontrak opsi.
  • Opsi Bermuda: yaitu suatu kontrak opsi yang dapat dilaksanakan pada saat tanggal jatuh tempo ataupun sebelum jatuh tempo. Ini merupakan kombinasi dari opsi Eropa dan opsi Amerika.
  • Opsi bersyarat atau barrier optionyaitu suatu opsi yang mensyaratkan keharusan dicapainya suatu harga tertentu pada aset acuan sebelum pelaksanaan opsi dapat dilakukan.

Apakah Anda pernah melakukan perdagangan opsi? Silakan share pengalaman Anda melakukan transaksi perdagangan opsi.

  • Abraham Lembong. 2009. Options The Art of Making Money. Bandung: TriExs Media
  • Wikipedia – Perdagangan Kontrak Opsi
  • Option Trading – https://goo.gl/2ESEZX

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 a n (GRATIS)

Peringkat broker opsi biner:
Di mana menginvestasikan uang
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: